"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Friday, August 10, 2012

First Drama - Chapter 1



Hampir tengah malam saat Kim Soo Hyun keluar rumahnya untuk membuang sampah seperti yang biasa dia lakukan. Ketika itu dia mendengar suara tabrakan didekat rumahnya. Sebuah mobil menabrak tiang listrik dan pengemudinya pingsan. Soo Hyun perlahan-lahan mendekatinya dan memanggil-manggil dari luar 


“Ajusshi..ajusshi.. km tak apa-apa?” 


Namun pengemudi itu hanya bergeming sedikit, terlihat darah mengalir dipelipis dan turun ke pipinya. Orang yang dipanggil ajusshi itu hanya bergumam “tolong aku…”. 


Soo hyun pun menjadi panik dan mencari-cari handphonenya namun dia meninggalkannya dikamar. 


Karena malam yang sudah larut dan tak ada seorang pun yang bisa dia mintai pertolongan, Soo hyun pun membuka pintu mobil itu dan menolong si ajusshi keluar dan memapahnya ke rumahnya.


Meski tertatih-tatih, akhirnya mereka sampai kedalam, dan Soo hyun mengobati luka si ajusshi. Soo hyun kemudian memanggil polisi dan mengabarkan tentang kecelakaan yang terjadi. 

Lima menit kemudian polisi dan ambulance datang membawa si ajusshi kerumah sakit, Soo hyun pun disuruh untuk menemaninya sebagai penjamin ajusshi itu. Karena kebaikan hatinya, dia pun mengikuti ambulance itu dan menunggu si ajusshi hingga keesokan paginya. 


Nampaknya keluarga si ajusshi tidak bisa dihubungi karena mereka berada diluar korea saat ini sehingga tidak ada keluarganya yang akan menemani dan terpaksa pula Soo hyun lah yang harus merawat ajusshi itu.

Tak sadarkan diri selama dua hari, akhirnya ajusshi sadar dan yang pertama yang dia lihat adalah Soo Hyun dan dia bertanya 

“Siapa kamu? aku dimana? apa yang terjadi?” 


Soo hyun pun menjawab, “Ajusshi, anda sekarang ada dirumah sakit, karena anda mendapat kecelakaan, dan saya yang menolong anda dan membawa anda kesini”. 


Mencoba untuk bangun dari tempat tidurnya namun ajusshi merasa pusing dan terjatuh lagi, Soo hyun memintanya untuk tetap berbaring dan dia memanggil dokter. Kata dokter luka di kepala ajusshi tidak parah, dan dia bisa pulang dua hari lagi dan berkata kepada ajusshi itu 


“Anda beruntung ada nona ini yang menolong anda dan merawat anda selama beberapa hari anda pingsan” kemudian dokter itu tersenyum dan pergi.

Si ajusshi pun mengenalkan dirinya kepada Soo hyun 

“Aku Lee Han Jun, terimakasih nona sudah menolong dan merawat saya, siapakah nama nona kalau boleh tahu?” 


Soo hyun menjawab “Saya Kim Soo Hyun, saya senang ajusshi sudah sadar, semoga ajusshi cepat sembuh, sekarang saya akan kembali ke kantor untuk bekerja, malam nanti saya akan menengok anda lagi, adakah yang bisa saya bawakan untuk anda?” 


Lee Han pun menggeleng dan mengucapkan terimakasih. Ketika Soo hyun menengok si ajusshi malam itu, dia telah pindah keruangan lain dan Soo hyun pun panik mengira hal buruk telah terjadi, namun ketika dia sampai diruangan Lee han yang baru, dia terkejut karena melihat banyak orang berada disana sedang berbicara dengan Lee Han. 


Lee han pun melihatnya dan berkata “Direktur Park, ini nona Soo hyun yang telah berbaik hati menolongku dan merawatku selama aku disini” 


Direktur Park pun mendekati Soo hyun dan memberi hormat sembari berkata 


“Terimakasih nona Soo hyun, anda telah menolong President kami, apabila ada yang bisa kami bantu, katakan saja jangan sungkan” 


Soo hyun pun membalas memberi hormat dan mengatakan dia tak mengharapkan imbalan apa-apa, dapat membantu orang lain dia sudah senang dan berkata karena Lee han sudah ada yang mengurus maka dari itu dia akan berpamitan dan pulang ke rumahnya. 


Meski Lee han nampak segan dan mencoba membujuknya untuk tinggal lebih lama, namun Soo hyun berkata dia ingin beristirahat setelah dua hari kurang tidur karena menunggu Lee han yang sedang pingsan. 


Lee han pun menjadi tidak enak hati dan membiarkan Soo hyun pergi dan menyuruh salah satu anak buahnya untuk mengantarkan Soo hyun dengan mobil ke rumahnya dan dia bersikeras agar Soo hyun tidak menolak. Karena hanya itulah yang sedikitnya bisa dia berikan saat itu. Soo hyun pun mengangguk dan mengucapkan terimakasih.

Dikamarnya, Soo hyun mengingat kembali pertemuannya dengan Lee han dan moment-moment kebersamaan mereka dimana ketika Lee han sedang pingsan, Soo hyun menyanyikan dia lagu, merawatnya dan menjadi perhatian kepadanya. Namun Soo hyun berpaling dan berkata 

“Apa yang aku pikirkan, aku bahkan tak kenal dia tapi kenapa aku tetap berpikir tentangnya” kemudian Soo hyun pun mematikan lampu kamarnya dan beranjak tidur.

Hingga empat minggu kemudian tak ada yang istimewa yang terjadi, Soo hyun melanjutkan hidupnya, bekerja di kantor pemasaran dan pergi ke danau pada akhir pekan bersama teman-temannya. 

Hingga di suatu hari minggu ketika dia sedang membaca buku ditaman kota, dia dihampiri oleh seorang laki-laki berpakaian jas rapi lengkap dengan rompi dan dasinya. Dari penampilannya, Soo hyun bisa menebak kalau orang itu tidak disana untuk jalan-jalan, karena siapa yang akan jalan-jalan menggunakan pakaian resmi seperti itu dan hey, dia membawa bunga. 


Soo hyun pun menoleh ketika laki-laki itu memanggil namanya “Soo hyun-sshi” dan Soo hyun merasakan jantungnya berdetak kencang ketika dia menyadari orang itu adalah Lee han, yang sudah sembuh, meski sedikit luka masih terlihat dipelipisnya dan sedang tersenyum kepada Soo hyun. 


Tak dapat berkata-kata, Soo hyun pun menjadi gagap “Lee..lee..han..jun..-sshi.. anyeong..” 


Lee han pun duduk disamping Soo hyun dan bertanya apakah dia terkejut melihatnya, karena dari wajahnya Soo hyun seperti melihat hantu dan tertawa.


Soo hyun menyangkalnya, dia berkata tidak menyangka akan ada orang yang akan memanggilnya ketika dia sedang serius membaca. Lee han pun mengambil bukunya dan membaca judulnya “Oh, kamu suka membaca novel?” 


Soo hyun tak tahu kenapa pipi nya tiba-tiba menjadi merah, entah apa yang dia pikirkan namun Lee han melanjutkan kata-katanya 


“Ah.. maafkan aku datang tiba-tiba dan mengejutkanmu. Bahkan aku tak mengabarimu setelah aku keluar dari rumah sakit. Aku sangat berterimakasih dan bunga ini untukmu, karena telah menolongku” 


Soo hyun pun ternganga, karena rangkaian bunga itu sungguh indah, dia mencium wanginya dan mengela nafas lega. 


Lee han berkata “Apa kamu sendirian disini?” sambil menoleh kesamping mereka. 


Soo hyun mengangguk, sembari berpura-pura sedang fokus dengan novelnya dan berkata “Lee han-sshi, apakah kamu sudah sembuh? Lukamu sudah tidak apa-apa?” 


Lee han menjawab “Aku sudah baik, hanya tinggal sedikit luka dipelipis ini." "Soo hyun-shhi bolehkah aku mengajakmu makan siang? Sebagai tanda terimakasihku” katanya sambil tersenyum. 


Soo hyun memandang wajah Lee han dan kemudian berkata “Baik” .  Lee han pun mengajak Soo hyun naik ke mobilnya dan mereka menuju sebuah restoran mewah didalam kota.

“Memang anda sudah boleh naik mobil lagi?” tanya Soo hyun. 

Lee han menjawab “Kenapa tidak, tenang saja, aku hanya tertidur waktu itu sehingga menabrak tiang dipinggir jalan” sambil tertawa cengengesan. 


Siang itu mereka habiskan dengan makan siang dan mengobrol, dari situ Lee han tahu kalau Soo hyun tinggal bersama kakaknya namun saat ini kakaknya sedang bekerja diluar negeri untuk sementara waktu, bahwa dia sudah tak memiliki orangtua lagi dan dia bekerja disebuah perusahaan pemasaran. 


Soo hyun berkata dia berusia duapuluh dua tahun, dan Lee han menyebutkan dia lebih tua sepuluh tahun dari dirinya. 


Soo hyun pun nyeletuk “Maka dari itu aku harus memanggilmu ahjussi” 


Lee han menjadi senewen dan menyuruhnya memanggilnya oppa yang dibalas dengan tertawa oleh  Soo hyun yang mengatakan bagaimana mungkin orang sekelas Lee han menjadi oppa nya dan mengganti topik tentang Lee han, pekerjaanya, keluarganya dan kenapa tidak ada yang datang ketika dia opname dirumah sakit. Lee han mengatakan keluarganya tinggal di Amerika dan untuk alasan tertentu mereka belum akan ke Korea dalam waktu dekat.

Ketika hari sudah petang, Lee han mengantarkan Soo hyun ke depan rumahnya, Soo hyun mengucapkan terimakasih atas makan siang dan obrolannya dengan Lee han. 

Lee han berkata “Apabila kamu memerlukan sesuatu, hubungi aku” sembari memberikan kartu nama nya. 


Disana tertera “Lee Han Jun – President & Managing Director of Dae Han” 


Soo hyun pun memberi hormat dan membalas “Baiklah, terimakasih banyak Lee han Jun-sshi” 


Lee han menyuruh Soo hyun masuk terlebih dahulu ke dalam rumahnya, sambil memandang punggung Soo hyun menghilang, Lee han pun menghela nafasnya dan masuk kedalam mobilnya dan beranjak pergi.

5 comments:

  1. ceritanya bagus... Aku suka... Izin baca yaa Mba Shin...

    ReplyDelete
  2. Drama Korea memang menarik untuk dilihat. Banyak orang yang menyukai drama Korea terutama bagi mereka kalangan perempuan. Terima kasih untuk informasinya.

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.