"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Saturday, September 1, 2012

Second Drama - Chapter 1



Jae han sedang berjalan ditaman hotel sambil membawa segelas kopi dan membaca sms dari salah satu pacarnya ketika dia menabrak seorang petugas yang sedang membersihkan kebun di area perhotelan. Kopinya pun tumpah meski tidak mengenai badan siapapun, namun Jae han yang merasa dirinya tidak bersalah kemudian membentak petugas itu yang tak lain adalah Santhi. Santhi pun meminta maaf, namun Jae han tak terima.



Katanya “ya.. kamu harus mengganti rugi kopi ini, aku belum sempat meminumnya namun sudah kamu tumpahkan”

Santhi yang tidak sabaran karena harus membereskan pekerjaannya sebelum tamu-tamu penting datang hanya bisa berkata “besok kamu kesini lagi cari aku, akan aku ganti kopimu, sekarang aku lagi sibuk”.

Tak percaya seorang petugas rendahan memerintahnya, Jae han pun mengomel dan bertanya siapa namanya “Siapa namamu? Owh.. kamu bukan orang korea ya? Apa kamu bekerja ilegal disini? Aku laporkan pada polisi tahu rasa kamu"

Santhi pun menjawab “Maaf tuan, aku bekerja secara legal dinegara ini, jadi tak usah repot-repot melaporkanku. Kalau kamu masih mau ganti rugi kopi itu silahkan cari aku besok, tapi kalau kamu tidak datang aku anggap kamu tak mempermasalahkannya lagi. Permisi aku banyak pekerjaan” dengan tak sabaran Santhi meninggalkan Jae han yang menganga keheranan.

“tskk.. wanita kok kasar begitu” katanya dan berlalu pergi menuju kedalam hotel.

Didalam hotel Jae han disambut oleh Mr. Park yang tak lain adalah pemilik hotel itu. Mereka lalu menuju kerestoran untuk makan siang. Mereka membicarakan tentang event besar yang akan diadakan sebulan lagi dihotel itu yang akan diikuti oleh seluruh pemilik hotel-hotel besar di Korea. Jae han merupakan salah satu pemilik hotel yang akan hadir disana dan menjadi wakil president dari persatuan hotel seluruh Korea yang ketuanya tak lain adalah Mr. Park sendiri.

Sesampainya di dalam locker pegawai, Santhi kemudian berbenah-benah dan siap-siap meninggalkan hotel tempatnya bekerja sebagai petugas housekeeping. Dia kemudian ke tempat pemberhentian bus dan menaiki salah satu bus yang datang dan menuju tempat kerja lainnya.

Nampaknya Santhi memiliki beberapa pekerjaan yang dia lakukan setiap hari untuk mendapat uang tambahan. Dia berhenti disebuah rumah mewah dan masuk melalui pintu belakang rumah tersebut menuju ke arah tempat tinggal pegawai pengurus rumah tangganya. Dan ketika hari mulai petang Santhi pun berpamitan dan pulang menuju rumahnya yang mungil. Nampaknya Santhi bukan pengurus rumah tangga permanent karena dia tidak tinggal didalam rumah majikannya. Dia hanya datang untuk mebersihkan rumah dan halaman lalu setelah pekerjaannya selesai dia akan langsung pergi.

Jae han terlihat memasuki sebuah bar untuk minum-minum bersama temannya, Han seol. Mereka mengobrol tentang bagaimana Jae han berganti-ganti pasangan namun tak pernah bertahan lebih dari sebulan.

Jae han pun menjawab “wanita-wanita yang datang itu tidak ada yang datang karena benar-benar suka padaku, mereka hanya mencari apa yang aku punya”

Dijawab oleh Han seol “dengan sifatmu seperti itu, siapa yang tahan.. “ dan merekapun tertawa.

Nampaknya jae han suka menduakan wanita. Ketika dia berpacaran dengan satu wanita, dia akan berpacaran lagi dengan wanita yang lain. Han seol menyebutnya “laki-laki yang tak siap berkomitmen” Jae han pun menanyakan kepadanya “memangnya kamu sudah siap? Apa itu aku dengar kamu seminggu pergi ke pulau Jeju dengan seorang wanita, namun kemudian tak ada kabar lagi. Kamu juga tidak serius. Umur segini belum waktunya untuk berkomitmen. Aku akan menikah kalau umurku sudah empat puluh tahun” katanya.

Han seol hanya mendengus “Itu hanya kabar burung, lagipula wanita itu ternyata tak sehebat itu diranjang” gelak tawa mereka berdua.

Mereka kemudian dihampiri oleh dua orang wanita yang meminta ditraktir minum. Jae han kemudian mengajak salah satu wanita itu untuk berdansa kemudian mereka berpamitan kepada Han seol. Sebelum pergi, Jae han berbisik ke telinga Han seol.

“Kalau kamu tak bergerak juga, wanita itu akan meninggalkanmu” Han seol pun mengusirnya dan menyuruhnya menikmati waktunya sendiri.

Karena han seol terlihat tak tertarik kepada wanita itu, wanita itupun meninggalkannya. Han seol kemudian meneguk minuman terakhirnya dan pergi setelah membayar bill minuman mereka.

4 comments:

  1. Mbak shin.... Next chapternya kapan nich??? Kayaknya masih banyak drama"yg chapternya gantung n mati suri nich.... 😞😓😭😩☹

    ReplyDelete
  2. Mbak shin.... Next chapternya kapan nich??? Kayaknya masih banyak drama"yg chapternya gantung n mati suri nich.... 😞😓😭😩☹

    ReplyDelete
  3. kelanjutannya mana ya? ditunggu nich...

    ReplyDelete
  4. kapan ya dilanjutin..?... penasaran nich....

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.