"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Monday, October 29, 2012

Dear Dad..



Dear Dad,

If you were really care about your children;

Please don’t bother to have them,
Don’t even bother to raise them as the way you did,
Don’t even bother to threat them as the way you used to,
Don’t even bother to get respects when you won’t give one,
Don’t even bother to ask for a good children when you didn’t tell how,
Don’t even bother to show them sincere if it wasn’t at all,
Don’t even bother to claim when you didn’t care

Since become your friend with benefits get much more appreciations than your family

Monday, October 15, 2012

First Drama - Chapter 8



Direktur Shin menghembuskan asap rokoknya keras-keras sembari membaca file yang ada ditangannya. Sejak pagi dia belum keluar dari ruang kerja dirumahnya dipedesaan. Dia tiba disana pukul 2 dini hari. Nampak dia sibuk berbicara melalui telephone genggamnya mendiktekan beberapa perintah kepada lawan bicaranya. Dia kemudian meletakkan telephone genggamnya setelah berbicara selama satu jam. Sembari merebahkan punggungnya diatas kursi kerjanya, dia berbisik seakan pada dirinya sendiri.

“Seminggu lagi, dan tak akan ada yang bisa memisahkan kita” senyum pun terukir diwajahnya.

Soo hyun sedang membantu didapur ketika Direktur Shin masuk keruangan itu. Dia duduk dikursi meja makan sambil memandang punggung Soo hyun yang sedang asyik memotong sayuran dan mengobrol dengan kakaknya. Terbayang dalam kepalanya ketika suatu saat nanti mereka telah menikah, Soo hyun akan menyiapkan makanan untuk keluarga mereka, Direktur Shin, Soo hyun dan anak-anak mereka. Direktur Shin sudah menyiapkan sebuah rumah dipinggiran kota yang akan mereka tempati nanti setelah mereka menikah. Rumah seluas 300 meter persegi dengan bangunan semi modern, kolam renang dan halaman kebunnya yang luas. Tak lupa dilengkapi dengan pengamanan terbaik, cctv bahkan penjaga keamanan. Dia tak ingin beresiko seseorang akan mengganggu keluarganya apabila dia tidak memperketat penjagaan, terutama apabila Soo hyun berkeinginan untuk melarikan diri darinya. Dia tak akan pernah memaafkan dirinya apabila membiarkan Soo hyun pergi darinya tanpa pengawasan, selama laki-laki itu masih bisa mendekatinya.

Thursday, October 11, 2012

Arang and The Magistrate Episode 17

Finally.. Arang confess her feeling to Saddo. She tells him that although She will end in Hell and lost all of her memories, she IS in love with Saddo. When Arang tell him Good Night, Saddo grab her hand and put his lip to Arang's, kissing her gently with all of his love. Kissing passionately our Sarang. 






Maybe this is the only scene i talk, i haven't watch the raw video yet. :D lol. But here some pictures that happened in Episode 17. Yay... finally they KISSSSS. A long kiss :*

Arang heals Saddo's wound 





Arang fix Satto's hanbok while She's confessing her true feeling


Tuesday, October 9, 2012

First Drama - Chapter 7



Pagi – pagi Direktur Shin berpamitan kepada Soo hyun dan keluarganya, dia berangkat ke kota selain untuk membereskan pekerjaannya, juga untuk membelikan Soo hyun pakaian dan perlengkapan untuknya selama tinggal di pedesaan. Dia pun mengutus anak buahnya untuk mengirimkan pakaian dan perlengkapan untuk Soo hyun, sementara dia berada di kota hingga beberapa hari. Dia juga menyuruh orang untuk menjaga rumahnya di desa untuk mengawasi Soo hyun ataupun orang yang datang kesana agar tidak mengganggu keluarganya.

Dengan pengawasan yang seperti itu membuat Soo hyun menjadi tertekan. Namun dia cukup terhibur dengan kakak Direktur Shin yang sangat baik hati dan mengerti keadaan Soo hyun.