"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Thursday, November 22, 2012

Sixth Drama - Chapter 12 (story idea by sy ana)



“Mari kita sambut Wakil Presiden Direktur kita, Mr. Keisuke Wataru” tepuk tangan riuh rendah mengiringi langkah Keisuke ke atas panggung.

Hari ini dia diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur mendampingi istrinya yang menjadi Presiden Direktur Akagiri Foundation. Kedudukan yang sangat strategis untuknya menjalankan rencana jahatnya. Sebentar lagi semua kontrol akan ada ditangannya.

Rina sangat mempercayainya, semenjak mereka menikah, Keisuke tak pernah mengecewakannya. Semua tugas yang diberikan dia selesaikan dengan hasil yang memuaskan. Bahkan ayah Rina tak lagi ikut campur dengan urusan perusahaan. Dia mempercayai semuanya kepada mereka berdua.


Dengan ayah yang sakit-sakitan dan sering keluar masuk rumah sakit, Rina mengendurkan pengawasannya pada Keisuke. Dia tak tahu bahwa Keisuke telah menggelapkan milyaran Won uang perusahaan dan mengatas-namakan hampir semua aset yang dimiliki oleh keluarga Akagiri.

Dia merayu istrinya dengan keahliannya di atas ranjang, memujanya bak dewi dari khayangan. Melimpahkannya dengan kasih sayang yang memabukkan. Rina pun memberikan hampir semua akses pada keuangannya, baik pada perusahaan maupun harta keluarganya.

Keisuke dengan bebas menggunakan uang itu untuk kepentingannya sendiri. Dia membangun rumah yang mewah dan memberi hidup yang layak untuk keluarganya. Dia juga menyediakan tabungan deposito yang tak sedikit untuk kedua orangtuanya, menyekolahkan adiknya diluar negeri. Meski tak ada yang salah dengan hal itu. Sampai dia mulai mendekati Yura dan membanjirinya dengan hadiah-hadiah mahal hingga hati wanita itu menjadi galau.

Tetsuya pun menjadi curiga ketika akhirnya mengetahui suami yang Rina sembunyikan selama ini adalah Keisuke. Dia terkejut mengetahui orang yang dia remehkan selama ini akhirnya membuktikan perkataannya. Dia khawatir dengan Rina dan perusahaannya. Dengan semua yang pernah terjadi di masa lalu, Tetsuya yakin Keisuke pasti akan melakukan hal buruk yang harus diantisipasinya.

Tetsuya belum menyadari gerak-gerik Keisuke yang mulai mengumpulkan para pemilik saham perusahaan Hashimoto Financial Group. Dia hendak menguasai seluruh saham perusahaan itu dan menendang keluar Tetsuya dan keluarganya untuk membalaskan dendamnya.

Tetsuya pun merasa Yura mulai sering termenung dan menjauhinya. Dia tak lagi bersemangat dengan aktivitas berbelanjanya. Sudah hampir enam bulan mereka tinggal serumah, Yura hanya mengizinkannya untuk menciumi tubuhnya dan dia terpaksa melayani dirinya sendiri. Namun mendengar kabar Keisuke mulai mendekati Yura lagi, kemarahan Tetsuya tak terbendung.

Dia muncul di pintu rumah mereka dengan mata menatap tajam penuh kebencian. Yura sedang menerima rangkaian bunga mawar merah yang dikirim oleh Keisuke melalui kurir. Dia pun terkejut melihat kedatangan Tetsuya, refleks dia menyembunyikan rangkaian bunga itu. Namun Tetsuya telah melihatnya. Dia menggertakkan giginya dengan marah.

Dengan langkah lebar dia mendekati Yura dan merampas rangkaian bunga itu lalu menghempaskannya ke tanah. Dia menarik tangan Yura dengan kasar ke dalam rumah.

“Berani-beraninya kamu.. dasar wanita murahan!!!” bentak Tetsuya.

Yura mencoba untuk menarik lepas tangannya, namun tenaganya tak sebanding dengan tenaga emosi seorang laki-laki yang sedang cemburu buta. Tetsuya mengangkat tubuh Yura ke dalam kamar mereka. Yura meronta-ronta dengan putus asa.

Dia tahu apa yang akan Tetsuya lakukan padanya. Namun dia tak ingin Tetsuya melakukannya seperti ini. Tapi Tetsuya yang telah gelap mata tak menggubris kata-kata Yura.

Dia menindih tubuh Yura dan membuka dengan paksa pakaiannya. Tak pernah terbayang oleh Yura laki-laki yang mulai dia sayangi itu akan memaksa untuk menyetubuhinya.

Ketika semuanya telah berakhir, Yura hanya mampu mengeluarkan air matanya yang merasa terhina akan perlakuan Tetsuya. Disampingnya Tetsuya yang menyesal menyentuh Yura dengan lembut.

“Maafkan aku Yura.. andai semua bisa  diulangi, aku tak ingin melakukannya seperti ini denganmu. Tapi aku tak sanggup lagi. Aku cemburu. Aku tak ingin laki-laki itu merebutmu dariku lagi” Tetsuya memeluk tubuh Yura dengan posesif.

Meski mulutnya berkata menyesal, di dalam hatinya dia sama sekali tak menyesalinya. Yura telah menjadi miliknya sepenuhnya. Dan dia akan mempertahankannya seperti itu.

~~~~

Dari balik meja kerjanya, Keisuke berbicara dengan seseorang di telephone. Pembicaraan mereka mencurigakan.

“Jangan sampai ada yang melihatmu. Bereskan tanpa cela” katanya sambil menutup telephonenya.

Senyum licik bermain di wajahnya. Namun saat Rina muncul di kantornya, senyum licik itu berubah, berganti menjadi senyum menggoda untuk istrinya. Dia memainkan dua perannya sekaligus. Mereka berciuman dengan hangat.

“Ready? Kita akan makan siang dengan ayahku sebentar lagi. Dia pasti sedang menuju rumah makan saat ini, meski..aku lebih senang menghabiskan waktu makan siang ini bersamamu ditempat lain..” katanya manja.

Keisuke tertawa renyah menimpali rayuan Rina. Dia kali ini mencium bibir istrinya dengan panas. Mereka hampir bermesraan bila tidak diganggu oleh bunyi handphone milik Rina.

“Angkatlah..” kata Keisuke dengan serak.

Dia merapikan pakaiannya dan mengancingkan kembali baju dalam Rina. Dengan sabar dia menunggu istrinya menerima telephonenya.

“Apa katamu?? Mobil yang ditumpangi ayahku jatuh ke jurang?? Apa yang terjadi..?” Rina kemudian pingsan sebelum melanjutkan pertanyaannya.

Keisuke merengkuhnya, mencegahnya jatuh ke lantai. Dia menutup handphone Rina dan tersenyum culas. Semua berjalan seperti rencananya. Akhirnya ayah Rina berhasil dia singkirkan. Kini kekayaan mereka akan menjadi miliknya. 

6 comments:

  1. y ampun keisuke bener2 jahat y mba....
    sini panggil polisi biar aku yg jadi saksinya,,,
    rina bener2 kasihan....

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya nih, Keisuke jd tokoh antagonistnya. kl dia gak dihukum kyk nya gak adil ya ^__^

      Delete
  2. i want to see yura when she fall in love with tetsuya...i think this story moving so fast..lol

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeah, i ride my jet plane.. that's why so fast.. lol

      Delete
  3. waduch,,,,
    Kei lebih licik + jahat dari pada Tetsuya ya???
    yeah,,,,
    akhirnya Yura jadi milik Tetsuya sepenuhnya, hohoohhooh

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.