"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Friday, November 30, 2012

Sixth Drama - Chapter 17 (story idea by sy ana)



Sudah sebulan berlalu sejak Tetsuya mengabarinya tentang kejatuhannya. Meski dia mencintai laki-laki itu, namun hati kecilnya berteriak tak ingin terlibat lagi dengan kehidupan yang susah.

Tumbuh dalam keluarga miskin, ayah mabuk-mabukan dan tukang judi, hidupnya sengsara sedari lahir. Dia tak ingin mengulangi itu semua. Terlanjur dibuai oleh kekayaan dan segala kemudahan, sangat berat bagi Yura untuk menerima dia tak akan memiliki segalanya seperti sebelumnya. Sebelum Tetsuya kehilangan hampir semua hartanya.

Tetsuya masih memiliki 10% saham atas perusahaannya, Hashimoto Financial Group. Perusahaan yang berdiri menggunakan nama keluarganya. Ironis bila kemudian perusahaan itu dikuasai oleh orang lain. Dari total saham sebelumnya yang dia miliki sebesar 41%. Berkurang sebanyak 30%.


Dalam rapat direksi, Chairman Hashimoto terpaksa menjual saham keluarganya agar terhindar dari kebangkrutan. Dia pun di berhentikan dari kursi Chairman dan Tetsuya diturunkan dari jabatannya sebagai Presiden Direktur. Mereka dianggap tak becus lagi mengurus masalah perusahaan.

Tetsuya geram namun tak ada yang bisa dia lakukan. Dia tak mengetahui 30% saham miliknya yang terjual dibeli oleh Keisuke. Kini dia mengangkat dirinya menjadi Presiden Direktur Hashimoto Financial Group dan istrinya Rina menduduki kursi Chairman.

Tapi apakah itu cukup? Tidak. Beberapa rumah mewah milik keluarganya telah disegel dan diiklankan untuk dijual. Ayahnya telah pergi keluar negeri untuk menghindar dari kejaran publik, dia tak sanggup menahan malu karena kehilangan perusahaan yang telah berpuluh-puluh tahun dibangun oleh keluarganya.

Namun mereka tak semiskin perkiraan orang. Meski perusahaan itu bukan lagi milik mereka, masih ada beberapa usaha yang tak tergabung dalam Hashimoto Financial Group dan tak terkena imbas. Seperti hypermarket dan transportation service. Tapi itu tidaklah sebanding dengan yang hilang.

“Maaf membuatmu menunggu”

“Tak apa. Aku belum memesan makanan. Aku menunggumu” kata Yura.

“Bagaimana? Sukses?” tanya Yura lagi.

“Yah, tak buruklah. Minggu depan aku sudah bisa menjalankan perusahaan ini. Meski tak sebesar sebelumnya, aku akan berusaha sekuat tenagaku agar bisa kembali seperti dulu”

Dia menggenggam tangan Yura dan menatapnya lekat. Wajahnya bercahaya penuh kebahagiaan.

“Terimakasih kamu masih berada di sisiku, Yura. Kamu adalah dewiku, penolongku. Cintaku”

Tetsuya mengecup tangan yang digenggamnya. Pipi Yura pun merona.

“Tapi kamu harus bekerja keras. Aku akan meninggalkanmu kalau kamu bermalas-malasan dan menghancurkannya lagi” Yura pura-pura marah.

“Iya cantik. Aku akan bekerja semaximal mungkin. Hingga tubuhku tak bernyawa lagi. Aku akan membawa kita naik lagi ke atas. Aku akan membahagiakanmu” janjinya.

Mereka kemudian memesan makanan. Yura menemani Tetsuya pergi ke Bank untuk mengirimkan proposal pinjaman, dia akan membangun kembali perusahaannya dari nol.

Di sudut ruangan restoran mewah itu, Keisuke memandang mereka dengan penuh kebencian. Tatapannya dingin menusuk. Tetsuya menyadari tatapan itu. Dia melihat Keisuke sedang duduk disana, tangannya memegang segelas whisky.

Keisuke bangkit, dia menghampiri mereka. Mengundang dirinya untuk duduk di meja mereka.

“Wah..waah.. apa yang aku temukan disini. Presiden Direktur Hashimoto, oh bukan, kamu sudah bukan Presiden Direktur lagi kan Tetsuya” katanya dingin.

“Bukankah aku sudah bilang, aku akan membalaskan dendamku padamu? Aku akan mengambil semua milikmu. Ini baru permulaan Tetsuya” senyumnya licik.

Tetsuya geram, dia menendang kursi dibawahnya, merenggut kerah baju Keisuke. Mengancamnya untuk melayangkan tinjunya pada laki-laki itu.

Keisuke tertawa mencibir. Dia tak gentar sama sekali dengan ancaman Tetsuya. Dua orang bodyguard bertubuh besar datang dan melepaskan tangan Tetsuya darinya. Dia meluruskan pakaiannya kemudian menoleh pada Yura. Pandangannya melembut menatap wanita itu.

“Kamu tetap cantik seperti dulu Yura” kata Keisuke padanya. Tangannya menyentuh pipi Yura.

Tetsuya tak terima, dia menerjang tubuh Keisuke dan mendaratkan sebuah pukulan di wajahnya. Mulut keisuke robek oleh pukulan itu.

“Jangan sentuh wanitaku!!” teriak Tetsuya.

Bodyguard milik Keisuke bergerak cepat mengangkat tubuh Tetsuya dari Keisuke. Dia meronta berusaha lepas dari bodyguard itu. Mereka terlalu kuat untuknya. Tetsuya tak berdaya dipiting oleh kedua bodyguard itu.

“Cuih” Keisuke meludah, darah keluar dari sudut bibirnya.

“Huh!! Masih bersifat arogan ha?” pipi Tetsuya memerah ditampar dengan keras oleh Keisuke.

“TETSUYA!!” teriak Yura.

“Hentikan kamu, Keisuke. Hentikan!!” teriaknya putus asa.

Keisuke mencengkeram tangannya yang mencoba memukuli dadanya.

“Tak ada yang tak bisa aku lakukan sekarang Yura. Bila kamu ingin dia ku lepaskan. Jadilah milikku” senyum licik bermain diwajahnya.

“Jangan HARAP!! Aku tak akan pernah bersamamu lagi!” teriak Yura melengking.

Mereka telah menjadi pusat perhatian semua orang yang berada di dalam restoran itu. Manajer restoran tak berani berbuat apa-apa. Restoran itu adalah milik Akagiri Foundation, perusahaan yang dimiliki istrinya. Namun semua orang tahu, siapa bos sebenarnya disana. Mereka tak berani membayangkan bila melawan Keisuke.

“Oh ya.. Kamu akan bersamaku Yura. Kamu akan menjadi milikku. Aku akan memilikimu. Hanya untukku seorang. Saat hari itu tiba, saat laki-laki busuk ini hancur dengan parah, kamu akan mencariku Yura. Mencariku.. karena aku “BISA”. Aku bisa memberikanmu apa yang kamu inginkan” bisiknya di samping telinga Yura.

“Sampai jumpa lain kali, Tetsuya. Nikmatilah jabatanmu sebagai Manajer baru. Dan bersiaplah, karena ini belum usai. Aku akan menjatuhkanmu dan membuatmu menggelandang dijalan hingga Yura tak ingin bersamamu lagi”

Keisuke meninggalkan tempat itu diikuti oleh bodyguardnya. Tawa kemenangannya terdengar di seluruh ruangan.

“Kamu tak apa-apa Tetsuya?” Yura menghampirinya.

“Laki-laki setan. Ternyata dia dalangnya selama ini. Pertarungan ini baru dimulai, baiklah. Aku akan meladenimu. Akan kuhancurkan hidupmu!!”

Tetsuya terluka, harga dirinya terluka. Dia merasa diremehkan. Laki-laki yang dianggapnya tak akan pernah mampu menjatuhkannya, akhirnya telah dengan sukses membuatnya terpuruk.

“Kini kamu kena batunya, Tetsuya” katanya pada dirinya.

Botol-botol minuman keras bertebaran di dalam ruang kerjanya. Dia tak menggubris rengekan Yura yang membujuknya agar tak mabuk-mabukan. Mungkin Yura akan membencinya, dia sangat membenci ayahnya yang pemabuk.

Kamar itu telah gelap. Hanya lampu dari toilet yang bersinar redup menerangi isi kamar. Tetsuya menyiram tubuhnya dengan air dingin. Dia memerlukannya untuk menghilangkan amarah dalam hatinya.

Saat dia memandang ke atas ranjang, terlihat Yura yang sedang tidur pulas di sisi ranjang, dia menghadap ke luar. Tetsuya tahu, wanita itu tak sedang tidur. Diapun mengambil tempat disampingya.

Dipeluknya tubuh wanita itu dengan erat, dikecupnya lehernya.

“Maafkan aku Yura”

Mereka tidur berpelukan, tak ada yang berkata-kata setelah itu. Hanya isak tangis Yura yang samar terdengar sesekali. Tetsuya membuatnya takut, dia takut Tetsuya akan berubah seperti ayahnya. Tapi Tetsuya bukanlah ayahnya. Dia tak akan seperti itu. Karena dia mencintai Yura.

~~~~

“Aku berangkat, Yura” kecup Tetsuya di pipi Yura sebelum menaiki mobilnya, dia akan memulai perusahaannya hari ini.

Sebuah perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi. Rina diam-diam membantunya bangkit dari keterpurukan. Dia memberikan beberapa proyek yang cukup besar untuk ditangani oleh Tetsuya, tanpa sepengetahuan Keisuke.

Setelah berada satu tahun di Amerika, mereka telah kembali lagi ke Jepang. Namun kondisi ayahnya tak kunjung membaik. Dia masih harus dibantu dengan selang oksigen dan infus. Kini ayahnya dirawat dirumah mereka oleh lima orang perawat dan dua orang dokter yang khusus dibawa dari Amerika.

Dia tak pernah mendengar Keisuke menghubungi Yura lagi. Dia tetap hangat padanya. Selalu membanjirinya dengan cinta hingga Rina melupakan apa yang dia dengar saat itu. Kini mereka semakin mesra dan Keisuke selalu melakukan apa yang dia suruh.

Dia telah menyerahkan posisi Presiden Direktur Akagiri Foundation pada Keisuke, keputusannya tak salah. Dibawah Keisuke, perusahaan itu kini semakin maju dan merambah perusahaan-perusahaan lain agar bergabung dibawah sayap Akagiri Foundation. Namun dia sangat kaget ketika Keisuke mengambil alih perusahaan milik Tetsuya.

“Mereka menjualnya, Rina. Aku hanya berusaha untuk membantu. Bila mereka tak melakukan hal itu, perusahaan mereka akan dilikuidasi dan disegel oleh pemerintah. Mereka hanya punya opsi itu, satu-satunya yang tak akan membuat mereka dipenjara karena menipu uang negara” jelas Keisuke padanya dulu.

Meski tak menyetujui tindakan Keisuke, Rina tak menghentikannya. Dia tahu keputusan Keisuke benar. Yang dia tak tahu, bahwa Keisuke lah penyebab hutang perusahaan milik Tetsuya semakin besar hingga perusahaan itu tak sanggup membayarnya.

Dia pulalah yang menyuap Direktur Bank Central agar menolak pengajuan Tetsuya untuk menagguhkan hutang mereka. Rina tak tahu apa yang Keisuke sanggup lakukan agar Yura menjadi miliknya. Laki-laki itu adalah iblis. 

19 comments:

  1. oh nooooooo..
    mbaaaaaaaaak.. kenapa urusannya jadi pelit begini??
    tetsuya, berjuanglah, apapun yg terjadi cobalah untuk berusaha, Yura justru akan meninggalkanmu kalau kau tidak menghargai dirimu sendiri..

    mbak Haido, this story is so complicated.. aku ga bisa menebak jalan ceritanya...
    good story mbak... DAEBAK!!!!

    *aku udah promosiin ke temen2, tp maaf mbak mungkin pd ga bs komen krna pada ngadu sama aku, kok komen aku di blogspot ga masuk2 mer.. susah ya komennya.. huhuhuhu... sampein maaf sama penulis ya, tp sampein juga klo kita suka cerita2nya.. bagus, keren, dan konfliknya seruu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. typo kaaan.... maksudnya "pelik" bukan pelit.. aigoooo...
      maaf ya mbak, maklum, aku kan miss typo sejagad.. hehehehe

      Delete
    2. hahahaha... tu sist tanya mastermind dibelakang semua ini +synadee. dibikin ribet jumplit ama dia. ahiahiahaiiaiahi.. tp aku jg pengen menerima sedikit kredit dr sini. makaacciiiiii hihiiihih :jd seneng dapet pujian:terharu:

      iya nih sist, emang rada susah kl komen. bilangin aku jg mnt maaf ya ama temen2nya soalnya komen box nya bikin mereka stres. :haihaihia: blogspot mgkn emang suka eror2 gini. kadang aku di blog org mau komen jg suka eror meski pake komputer.

      n sampein jg ke temen2nya, terimakasih banyak udah mampir kesini n baca cerita picisan ini... terimakasih banyak atas dukungannya. n kl ada kritikan n masukan saya dengan senang hati menerimanya. mgkn kl ngebet bgt ngasi masukan bisa kirim email kesini : myowndramastory@gmail.com

      kl gak ada ya gpp. udah dibaca aku dah seneng bgt, salam ya ama temen2nya :)

      Delete
    3. hahaha ndak apa2 sist ^__^ sering2 ya komennya. eike suka banget cyin.. :tempel pipi:

      Delete
  2. great plot...next but not right now, when u have the feeling to writing...lol

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha.. i wish i have a typer. then i can speak while he/she type it for me. lol..

      Delete
  3. Tes tes masuk ga ya komen'y
    Mba keren ceritanya susah ketebak
    Daebak deh
    Tetsuya jangan pantang menyerah ya
    Yura kau harus slalu setia dengan tetsuya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba ak tau ini blog dari Merry loh ^^
      Slam kenal ya :D

      Delete
    2. hahah masuk kok sist. makasi ya udah mampir kesini. salam kenal ya sist ^__^

      Delete
  4. mmmmm....
    kyk'y aq velum pernah meniggalkan jejak nih disini....
    kren ceritanya... g sabr nggu posting berikut'y... hehehe
    makasih mbk shin.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2 sist. makasi jg udah kesini ya ^__^

      Delete
  5. mmmmm....
    mbk shin.... ko yura'y blm hdr jg y mbk.... kangen nih ma yura'y.... hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. dua hari sekali skrg Yura nya hadir sist. lol...

      Delete
  6. Aaaaaaaaa nice sis... lanjutkan sis,aku selalu menuggu ><

    ReplyDelete
  7. sekarang temennya Kyu jadi tambahan satu lagi yaitu Keisuke selain Jung Min,
    wkkwkwkwwkwk
    semangat ya kakak"\
    hohohohoh

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.