"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Tuesday, December 18, 2012

Eight Drama - FINAL



“Kamu terlihat sangat cantik Ji Han..” kata Ji Jeong bangga. Dadanya penuh sesak dengan kebahagiaan saat Ji Han keluar dari kamar rias mengenakan gaun pengantinnya yang indah.

Ibunya memeluk Ji Han, tangis wanita tua itu tak pernah berhenti saat memandang anak gadisnya telah menjadi wanita dewasa. Dengan gaun pengantinnya dan rangkaian bunga mawar merah ditangan.


Lima menit lagi upacara pemberkatan akan dilaksanakan. Jung Min telah menunggu dengan cemas di depan altar. Matanya melirik ke arah pintu keluar menunggu kemunculan mempelainya.

Saat akhirnya musik theme dimainkan, alunan piano yang berdenting mengiringi langkah pengiring pengantin yang mengawali dimulainya acara pernikahan mereka.

Sepasang bocah berusia 4 tahun memasuki ruangan sambil menabur kelopak bunga mawar merah disepanjang jalan menuju altar. Dibelakangnya diikuti Jung Nam dan Jung In yang tersenyum bahagia. Tangan Jung In menggandeng lengan Jung Nam yang diangkat di depan tubuhnya.

Jung Min semakin gelisah saat belum juga terlihat Ji Han muncul dari luar. Jantungnya berdebar kencang, bertanya-tanya apa yang mungkin terjadi pada gadis itu.

“Kamu siap?” tanya Ji Jeong pada adiknya.

Ji Han menarik nafas panjang untuk ketiga kalinya sebelum memberi anggukan kecil pada kakaknya. Dia tak bisa merasakan kakinya menginjak lantai dibawahnya. Dia begitu gugup dan takut akan terjatuh atau menginjak gaun pengantinnya saat berjalan menuju altar.

Ji Jeong menepuk lembut tangan adiknya yang sedang digandengnya.

“Kakak disini.. Jangan takut” Ji Jeong tersenyum pada adiknya.

Saat bunyi piano terdengar dari dalam ruangan upacara, Ji Jeong membimbing adiknya berjalan menuju tempat dimana suaminya berdiri, menunggu dengan gelisah.

Wajah laki-laki itu pucat, dia terlihat memikirkan terlalu banyak hal. Ji Jeong hanya tersenyum padanya. Akhirnya wajah itu kembali ceria setelah melihat pengantinnya melangkah disamping kakaknya.

Dia begitu cantik, begitu anggun. Kerudung renda tipis menutupi wajahnya, namun kecantikannya tak dapat terhalang kain tipis itu. Dengan samar siapapun dapat melihat senyum bahagia dibibir Ji Han. Hari ini adalah hari bersejarah baginya. Hari pernikahannya dengan laki-laki yang dicintainya.

Disaksikan oleh seluruh anggota keluarga yang menyayanginya, tak terasa setetes air mata haru menitik di pipinya. Disampingnya, berdiri kakaknya yang tercinta, yang membimbing langkahnya untuk maju ke depan menggapai Rajanya. Raja Kegelapannya.

Kakaknya menepuk tangannya saat mereka telah sampai di depan altar. Ji Jeong mengambil sebelah tangan Jung Min dan menyatukan tangan itu dengan tangan adiknya terkasih.

“Kuserahkan adikku yang berharga padamu. Hormati dan jagalah dia seperti menjaga kristal yang rapuh. Sayangi dan cintailah dia sepanjang nafasmu. Segeralah hapus air matanya bila kamu membuatnya menangis. Sediakanlah maaf tak terhingga dalam hatimu. Karena dia sangat berharga dan tak tergantikan”

Ji Jeong pun mundur dan bergabung dengan Jung Nam dan Jung In yang berdiri disamping meja altar.

Suasana hening dan sakral mengiringi upacara pernikahan itu. Saat kedua mempelai mengucapkan janji suci, seluruh saksi berdiri dan bertepuk tangan meriah untuk mereka. Akhirnya mereka resmi menjadi pasangan suami istri.

Jung Min mencium bibir istrinya di depan ratusan saksi yang menghadiri pernikahan mereka. Saat air mata bahagia menetes di pipi istrinya, Jung Min mengusapnya dengan lembut.

“Aku mencintaimu, Ji Han. Istriku.. Hidupku..” bisiknya.

“Aku juga mencintaimu suamiku...” bisik Ji Han.

Mereka berciuman lagi, kini dengan mesra hingga semakin riuhlah tepuk tangan para tamu undangan.

Jung Min menggandeng tangan istrinya dengan wajah berseri-seri bahagia. Tamu undangan menyalami mereka satu persatu. Memberi ucapan selamat dan mendoakan pernikahan mereka. Nyonya Park bahkan menangis haru melihat putranya telah menikah.

Mereka akan langsung terbang ke Hawaii untuk berbulan madu selama dua minggu penuh. Ji Han memeluk seluruh keluarganya sebelum menerima tangan Jung Min yang membimbingnya masuk ke dalam sebuah mobil limousine hitam yang akan mengantarkan mereka ke bandara.

Pesawat pribadi telah menunggu yang akan membawa mereka transit di Singapura sebelum terbang ke Hawaii.

“Jangan lupa kabari kami kalau kalian telah sampai disana...” teriak nyonya Lee pada Ji Han sambil melambaikan tangannya mengantarkan kepergian pengantin baru itu berbulan madu.

“Ya.. Ji Jeong..” senggol Jung Nam pada besannya.

“Apa?”

“Adikmu sudah menikah.. Kamu kapan?” tanya Jung Nam padanya.

Jung In yang sedang berdiri dibelakang mereka menjadi tegang. Dia memasang telinganya lebar-lebar, ingin tahu jawaban laki-laki itu.

Ji Jeong hanya mendengus pendek. “Aku belum memikirkan kesana. Aku ingin mewujudkan mimpiku dulu” katanya sambil tersenyum.

Jung In tak dapat menyembunyikan kekecewaannya meskipun senyum Ji Jeong yang selalu diimpikannya menghiasi bibir laki-laki itu.

Senyum itu tak dapat mengobati kekecawaan Jung In. Dia tak berharap mendengar jawaban seperti itu darinya. Meski mereka bahkan tak pernah berbicara, namun hatinya tahu. Dia telah terbelenggu pada laki-laki itu. Laki-laki yang berusia tiga belas tahun lebih tua darinya.

“Ya, Tuhan.. Aku menyukai seorang om..om..” teriak Jung In dalam hatinya.

~~~~

“Bagaimana keadaanmu Ji Han? Kamu lelah?” tanya Jung Min sembari memijat kaki istrinya.

Mereka baru saja tiba di hotel mereka di Hawaii. Kepulauan eksotis ditengah samudera pasifik.

“Sedikit..” desah Ji Han saat merasakan pijatan tangan Jung Min di kakinya. Tangan itu begitu nakal, perlahan-lahan naik ke atas pahanya.

“Sudah hampir dua minggu aku tak menyentuhmu Ji Han.. Aku tak akan melepaskanmu sedetik pun selama kita disini..” kata Jung Min menggodanya.

Ji Han berguling dari dekapan Jung Min, berlari ke arah teras villa pribadi yang mereka sewa. Terdapat sebuah kolam renang dan jacuzzi yang didesain berdampingan di dalam halaman belakang villa itu.

“Hey gadis  nakal.. Mau lari kemana kamu?” kejar Jung Min.

Ji Han menantangnya untuk menangkap dirinya. Tangannya memanggil-manggil menggoda suaminya. Kemudian Ji Han berteriak saat menyadari Jung Min telah berlari mendekatinya. Dia tertawa terpingkal-pingkal karena berhasil menghindar dari dekapan Jung Min.

Saat akhirnya dia terpojok di pinggir kolam, tawanya mereda.

“Kamu tak bisa lari lagi manis..” kekeh Jung Min, tangannya mengembang menghalangi gadis itu kabur.

“Pilihanmu hanyalah terjun ke kolam atau ke dalam pelukanku..” matanya menggoda nakal.

“Park Jung Min.. Kamu pervert..” teriak Ji Han sebelum mendorong tubuh suaminya ke dalam kolam. Diapun berlari sambil tertawa ke dalam kamar mereka.

Dengan sigap Jung Min naik dari kolam. Melepaskan pakaiannya yang basah hingga memperlihatkan tubuh telanjangnya.

Saat laki-laki itu masuk ke dalam kamar mereka, Ji Han hanya sanggup menahan nafasnya. Dia tak kuasa menggerakan kakinya. Seluruh tubuhnya seolah lumpuh ketika melihat tubuh suaminya yang telah menegang.

“Kamu tak tahu apa yang sudah kamu lakukan padaku Ji Han..” kata Jung Min serak saat memeluk tubuh istrinya. Kejantanannya telah mengeras dan tegak berdiri.

Ji Han memekik perlahan saat Jung Min mengangkat tubuhnya dan membawanya ke luar kamar mereka. Dengan lembut diturunkannya tubuh gadis itu di dalam bak jacuzzi yang mengalir.

Dibukanya seluruh pakaian istrinya hingga tubuh telanjang mereka terpantul di kaca pintu kamar.

Tak ada yang bersuara, hanya desah nafas mereka yang terdengar saling sahut-menyahut diantara deburan ombak pantai yang tak jauh dari villa.

Tangan Jung Min bergerak menyentuh tubuh istrinya. Perlahan dari pundaknya kemudian turun ke dada, perut hingga paha Ji Han.

“Sudahkah aku katakan betapa aku mencintaimu Ji Han..?” bisiknya pelan.

“Setiap saat..suamiku..” jawab Ji Han tersenyum. Dia merasakan sensasi yang baru dalam hatinya saat memanggil laki-laki dihadapannya sebagai suaminya.

“Aku mencintaimu Ji Han.. Istriku..selamanya..” Jung Min meraih tubuh istrinya dan mencium bibirnya dengan lembut.

Dipeluknya pinggang itu dengan posesif, sekarang Ji Han telah menjadi miliknya seutuhnya. Tak akan ada lagi yang bisa memisahkan mereka kecuali kematian.

“Selamanya milikmu Jung Min.. selamanya..” bisik Ji Han lirih di telinga suaminya.

Dua minggu bulan madu di Hawaii mereka lalui dengan bahagia. Kenangan bulan madu mereka tak akan terlupakan. Candle light dinner yang dirancang khusus oleh Jung Min untuk mereka, dansa di pinggir pantai dikala senja, kemudian dilanjutkan dengan berjalan-jalan dan berbaring di atas pasir sambil menyaksikan matahari terbit. Siang harinya berbelanja oleh-oleh untuk keluarga mereka di Korea. Tak ketinggalan percintaan panas yang selalu meramaikan suasana villa pribadi mereka.

Jung Min hanya berharap mereka akan seperti itu sampai mereka tua nanti. Saat malam terakhir mereka berada disana, saat Ji Han telah tertidur pulas setelah percintaan yang melelahkan sepanjang malam, Jung Min mencium kening istrinya dan memeluknya erat sebelum dengkurannya yang halus mengisi kesunyian malam.

Esok mereka akan kembali ke Korea dan membangun sebuah keluarga bahagia bersama anak-anak mereka kelak..


Happily ever after


 
Jung Min & Ji Han
~~~~#The End#~~~~

25 comments:

  1. asyik... happy ending :)
    drama yg bagus M Shin... tq udah d sharing...
    *selama ini jadi silent reader aja ;))

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, makasi banyak sist udah sempetin baca selama ini. n makasi jg karena akhirnya mau menunjukan diri. hihihiihhii...

      Delete
  2. hohoh happy ending :D seneng bgt,congrats ji han dan jung min,trharu ih ma kt2nya ji jeong :) mba crtain khdupan pernikahan mreka jg dunk,blm rela berpisah ma jung min

    ReplyDelete
    Replies
    1. tunggu kelanjutannya di Loves In The Parks 2 ya sist. ntr disana lanjutannya, tp tokoh utamanya si ji jeong n jungin ;) hehehehe...

      Delete
  3. akhirnya bahagia juga :D
    kalo ji jeong om om jung min juga om om dong kkkkk~
    ditunggu ceritanya jung in sama ji jeong ya mba :)

    ReplyDelete
  4. Howreee,,,pergi pestaaa,,,,,xixixixxxixiii

    ReplyDelete
  5. tamat tamat...bye bye jung min ku.. *peluk mb shin*

    ReplyDelete
  6. awww, so sweet ini yaa *tarik tisu*
    sukaa bgt ama ucapan ji jeong pas nyerahin ji han k jung min

    ReplyDelete
  7. Jung min amah ji han nikah !!
    Jadi irih sama mereka ???
    Kapan nyusul mereka yah ???

    ReplyDelete
  8. hai mba aku fina. aaaaaa seru bgt deh iniii. suka sama karakter jung min dan jung nam nya!!! >.<
    ga sabar pgn cpt cpt baca ceritanya Ji Jeong-Jung In sama Jung Nam nih! ayo mba cpt selesaikan season yg Jung Nam karakter utamanya yaaa hehehehe sukses terus mba! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai sist Fina..

      ahha.. ayo di marathon bacanya, biar ceritanya lebih meresap hiihih...
      iya nih jung nam br dimulai, mdh2an bsa sampe kelar dengan mulus ya n gak stuck ^^>

      Delete
  9. Aku sukaaaaaaa.... Suka bgt malah.. Alur ceritanya bagus.... Makasih makasih makasih mbak shin :) hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2 sista :D baru nemu ni komen uahuahua

      Delete
  10. Br slesai bc dr kmrn..
    Nice story m'shin.. :)

    sng knl dg m'shin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi banyak sista.. salam kenal jg ya. semoga betah baca2 disini :D

      Delete
  11. happy ending.. ,
    slsai jga bca nya.. ,
    dri tdi pgi aku bca... ,

    mksi mba shin... ,
    *bighug

    ReplyDelete
  12. akhirnyaaaaaa JI MIN FOREVER xixixixixixixi

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.