"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Thursday, December 27, 2012

Eleventh Drama - Chapter 10



Sudah sepuluh hari Linda berdiam diri dirumah itu, hari-hari yang membosankan disana membuatnya depresi. Dia tidak bisa keluar dari rumah itu, Sam Seuk menempatkan beberapa orang laki-laki berjubah hitam menjaga pintu masuk dan keluar dari rumah itu. Organisasi apa yang dia jalankan?

Bukan hanya Hyun Jae, namun Hyun Jung juga memiliki pengawal-pengawal pribadi yang mengikuti kemanapun dia pergi.


Sudah lima hari belakangan Hyun Jung meninggalkan Linda seorang diri dirumah ini, bersama beberapa pelayan dan pengawal tentunya. Dia hanya menghabiskan waktunya melamun dan memikirkan kondisi ayah dan adiknya Hyun. Linda tidak akan memaafkan Hyun Jung bila keluarganya mendapat celaka karena telah menculiknya dari Hyun Jae.

“Sedang melamunkan apa?” Hyun Jung muncul dibelakangnya, dengan senyumnya yang khas. Yang membuatnya berbeda dari Hyun Jae.

“Aku bosan dirumah ini. Aku ingin tahu keadaan ayahku dan adikku”

Hyun Jung mengambil kursi dan duduk disamping Linda. Ikut menelusuri pandangan Linda diluar sana.

“Ayahmu dan keluarganya.. Mereka baik-baik saja. Hyun Jae mengurung mereka disebuah rumah yang tidak aku ketahui. Tapi aku tahu mereka baik-baik saja. Kamu tidak perlu cemas”

“Benarkah? Jadi ayah sudah terbebas dari penjara? Hyun Jae melepaskannya?” Linda tidak dapat menyembunyikan kelegaannya mendengar kabar itu. Setidaknya ayahnya selamat dan Hyun Jae tidak melukai mereka.

“Iya, dia melepaskannya. Kamu merasa dia baik? Tunggu saat dia menemukanmu dan apa yang akan dia lakukan padamu” Hyun Jung menatapnya dingin.

“Ini semua salahmu. Kamu lah yang menyebabkan semuanya menjadi berantakan. Aku tidak akan berada disini menunggu dengan khawatir kabar tentang keluargaku dan sekarang? Aku harus mengkhawatirkan Hyun Jae mungkin akan membunuhku juga?” Linda berteriak histeris pada Hyun Jung. Meronta melawan saat laki-laki itu memegangi tangannya yang histeris. 

“Jadi kamu lebih suka menjadi budak seks Hyun Jae?? Itukah yang coba kamu katakan, Lin?” desis Hyun Jung di depan matanya.

Linda terpaku mendengar sebutan yang Hyun Jung berikan padanya. Budak seks?  Begitukah namanya? Itukah yang akan diserahkannya pada Hyun Jae? Menjadi budak seks nya?

“Apa yang kamu harapkan Lin? Dia akan menikahimu? Tidak Lin.. Dia tidak akan menikahimu. Dia sekarang hidup bersama dengan wanita lain.. Kamu tidak tahu apa yang mereka telah lakukan, kan? Laki-laki dan perempuan, tinggal dalam satu rumah, apa yang kamu kira bisa mereka lakukan Lin? Mengobrol sepanjang hari? Oh tidak.. Lebih dari itu Lin.. Hyun Jae.. Kakakku itu.. Dia bisa merebut wanita adiknya.. Dia juga mampu untuk meniduri kakak tirinya.. Apa kamu kira dia akan menjadikanmu istri? Kamu..hanya..mainannya..Lin... budak seks milik Hyun Jae..”

Linda merasa darahnya mendidih mendengar ucapan Hyun Jung. Mempermalukannya dengan sebutan seperti itu. Tidak, dia bukanlah budak seks siapapun. Meski dia miskin, dia tidak memilih untuk menyetujui permintaan Hyun Jae. Dia terpaksa.

“Bila kamu begitu membenci kakakmu, mengapa menggunakanku untuk balas dendam padanya? Kamu laki-laki pengecut Hyun Jung!!” teriak Linda di depan wajah laki-laki itu.

“Aku bukan laki-laki pengecut Lin.. Kamu tidak tahu apa yang bisa aku lakukan padamu sekarang. Satu hal yang memang aku akui.. aku memang menggunakanmu untuk balas dendam pada Hyun Jae. Kita akan lihat reaksinya setelah mengetahui aku meniduri lebih dulu barang  yang dibelinya..” mata laki-laki itu berkobar penuh kebencian, kebencian pada kakaknya yang dilampiaskannya pada diri Linda.

Hyun Jung merapatkan tubuhnya pada Linda, mendesakan tubuhnya pada wanita itu hingga tubuhnya membentur tembok dibelakangnya. Mengurungnya dalam penjara lengannya yang kokoh.

“Hyun Jae belum sempat memasukimu, kan Lin?” Hyun Jung berbisik ditelinganya, dengan sengaja menyentuhkan bibirnya sepanjang leher Linda. Membuat darah dalam tubuh wanita itu berdesir.

“Kamu tidak akan melakukannya” desis Linda marah pada laki-laki itu.

“Aku akan melakukannya, Lin.. Kamu tidak bisa melawanku. Hyun Jae tak tahu tempat ini, dia tidak akan bisa menolongmu seperti aku menolongmu, dulu..” bibir laki-laki itu kini mengecup lehernya dan mendesakan tubuhnya makin rapat pada tubuh Linda. Memaksa kepala Linda mendongak ke atas saat Hyun Jung menikmati kulit lehernya yang mulus.

“Tidak! Kamu tidak menolongku, semua telah kamu rencanakan. Kamu benar-benar iblis!!” tangannya meronta tak berdaya dalam cekalan tangan Hyun Jung. Memakukan punggung tangan Linda diatas tembok yang dingin.

Hyun Jung tergelak sinis. Matanya menyala-nyala menatap wajah Linda.

“Sekarang kamu tahu, jadi aku tidak akan sungkan-sungkan lagi, Lin.. Hyun Jae memang tahu bagaimana memilih wanita.. Aku heran mengapa selera kami selalu sama.. Kami tidak pernah mengalah bila hanya tersedia satu benda yang sama didunia ini.. Kami akan saling bertempur untuk mendapatkannya. Ini..sudah takdir kami..”

Linda tak sempat membalas perkataan Hyun Jung karena laki-laki itu telah menguasai mulutnya dengan rakus. Memaksa masuk kedalam mulutnya dengan lidahnya. Hyun Jung begitu ahli memainkan lidahnya di dalam mulut Linda, membuat wanita itu perlahan-lahan terbuai dalam gairah mereka.

Gairah yang awalnya tercipta karena ingin menyakiti, namun kini berubah karena desakan nafsu yang muncul.

Tangan Hyun Jung membelai tubuh Linda, gaun tanpa lengan yang dipakainya dengan mudah disingkapkan oleh tangan Hyun Jung. Tangan laki-laki itu masuk ke dalam gaunnya dan merayu kulit tubuh Linda hingga wanita itu menggelinjang geli.

Jari tangan Hyun Jung bermain dibelakang punggungnya. Menelusuri kulit dibalik tulang punggungnya dari bawah leher turun hingga menuju pinggangnya.

Tangannya dengan nakal masuk ke dalam celana dalam Linda dan meremas pantat wanita itu gemas. Bibirnya yang menguasai bibir Linda memagut bibir itu tanpa ampun.

“Kamu suka, Lin...? Aku bisa merasakan tubuhmu menyukai apa yang aku lakukan padamu.. Tak usah malu.. Setiap manusia normal memiliki hasrat untuk berhubungan intim.. Tak terkecuali gadis perawan seperti mu...”

Linda tidak mengerti dengan tubuhnya, begitu mudahnya dia terayu buaian fisik Hyun Jung, dia menginginkan laki-laki ini. Namun dia teringat saat tubuhnya berada dalam pelukan Hyun Jae, tubuhnya juga memberikan reaksi yang sama. Tidakah tubuhnya bisa membedakan fisik saudara kembar ini..??

Linda tidak menjawab pertanyaan Hyun Jung, dia hanya diam menunggu apa yang akan laki-laki itu lakukan terhadapnya. Bila dia melawan, akahkan laki-laki ini murka seperti Hyun Jae? Mereka kembar.. Tentunya banyak persamaan yang mereka miliki, kan?

“Aku mengartikan diam-mu sebagai persetujuan.. Aku akan melakukannya dengan lembut, Lin.. Kamu akan tahu bedanya berada diranjangku dengan ranjang Hyun Jae.. Meski aku tak yakin kamu akan pernah berada diatas ranjangnya lagi..” senyum licik masih bermain diwajah Hyun Jung.

Linda tak tahan mendengar kekehan culas laki-laki itu. Dia berharap seseorang akan menolongnya dari sini. Sudah cukup dia disamakan dengan barang yang bisa diping-pong dan dilucuti oleh dua bersaudara ini.

Rupanya doa Linda terkabul, pintu kamar mereka digedor dari luar. Sesaat kemudian, Sam Seuk muncul dari balik pintu. Wajahnya terkejut melihat adegan di depan matanya. Posisi tangan Hyun Jung masih di dalam celana dalam Linda, gaunnya tersingkap hingga memperlihatkan pahanya yang putih mulus. Tubuh Hyun Jung yang mendesak tubuh Linda terlihat erotis dan memancing.

“Siapa yang menyuruhmu masuk??!!”

Hyun Jung berteriak membentak Sam Seuk yang berdiri pucat di pintu. Dia melangkah panjang mendekati Sam Seuk yang berdiri mematung dengan wajah pucat. Pukulan Hyun Jung pada wajahnya membuatnya tersungkur di lantai.

“Kamu melewati batas Sam, kamu tahu apa akibatnya, ha? Keluar!!” bentaknya lagi.

Linda mulai menyadari kesamaan lain antara saudara kembar itu. Emosi mereka meledak-ledak dan kasar pada orang lain. Pastilah hidup mereka yang keras telah membentuk mereka menjadi seperti itu.

Hyun Jung menyeret tubuh Sam Seuk keluar, menarik kerah bajunya dan mendorong tubuh laki-laki itu terhuyung di depannya. Dengan kasar dia membanting pintu kamar dibelakangnya, meninggalkan Linda berdiri masih ditempat Hyun Jung meninggalkannya.

Dia tidak tahu harus lega atau khawatir karena Hyun Jung pergi dari kamar itu.


Namun, Linda yakin, Hyun Jung akan kembali lagi. karena itu adalah kamarnya.. dan Linda tidur di atas ranjang milik laki-laki itu. 

Eleventh Drama - Chapter 11 
Eleventh Drama - Chapter 9 

12 comments:

  1. ini loh mba sin yg aq maksud di komen tadi.

    owh tidakk jangan sampai.

    ReplyDelete
  2. Huaaaaa,,,jangaaannnn sm Hyun Jung Mba Shiiiinnnn...
    *getok kepala Hyun Jung*
    Mksh Mba Shin,,dpt 2chapter mlm ni...
    #dance

    ReplyDelete
  3. ah,,,,hyun jung mah nolong ada maunya,mau dpt yg pertama,,,,:)

    ReplyDelete
  4. ah jgn ma hyun jung,ih sdra kembar gila y? ckckc

    ReplyDelete
  5. mba shin *manggil mba shin manja* hhe aku komen disini bwt 2 chap ya :)
    ada ji jeong disini? Owh jadi itu kakak tirinya toh. Hhe
    tu kan hyun jung emang penjahat. Berani bnget fitnah kakaknya. Plis mba jangan biarin hyun jung nyentuh linda..

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha.. waduh.. ada yg manja2an nih..
      sip sip dimana aja boleh komen sist ;)

      lol... hyun jung gt krn salah paham aja, banyak yg dia gk tahu yg disembunyiin kakaknya, makanya dia jd benci n dendam kesumat ama hyun jae :D

      Delete
  6. o ooowww...
    bakalan gawat nih..
    Hyun Jung tidak sebaik yg dibayangkan...

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.