"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Sunday, December 30, 2012

Eleventh Drama - Chapter 13



warning : 18 yo or older, for sexual content and violence/abusive behaviour etc

Ciuman Hyun Jung pada lehernya membuat Linda melenguh panjang, matanya terpejam merasakan desiran darahnya yang semakin cepat. Hyun Jung mencumbunya dengan lembut sekaligus menggodanya tanpa paksaan. Ketika tangan Linda bergelung pada leher laki-laki itu, Hyun Jung mendapatkan keinginannya.


Tak memperdulikan kedua orang di kursi depan mobil itu, Hyun Jung merebahkan tubuh Linda dibawahnya, memposisikan tubuhnya diatas tubuh wanita itu dan menciumi sekujur tubuh Linda yang terbuka.

Tangannya membuka kancing-kancing baju Linda, memperlihatkan payudaranya yang menyembul keluar terbungkus bra kuning berenda.

“Kamu sungguh cantik, Lin..” suara Hyun Jung serak saat menatap payudara wanita itu.

Linda merasa dadanya hangat mendengar pujian Hyun Jung, wajahnya bersemu merah merasakan tatapan panas laki-laki itu pada tubuhnya.

Tangan Hyun Jung semakin berani bermain di atas tubuh Linda, membuka semua kancing baju Linda yang memperlihatkan kulit tubuhnya yang mulus. Wajahnya kini didesakannya pada dada wanita itu, menghirup wangi tubuh Linda dan bergetar menahan gairah yang muncul dalam tubuhnya.

Diciuminya pelan-pelan dada Linda, memainkan lidahnya dengan lihai diatas sana. Bibirnya mengecup kulit mulus itu dan membuat tanda merah diatasnya.

Saat tangannya hendak membuka kait bra milik Linda, tubuh mereka tergoncang menghantam dinding mobil dan berjatuhan kebawah saat sebuah mobil van hitam lain menabrak mobil yang Hyun Jung dan Linda naiki.

Ketika mereka masih kebingungan dan berusaha bangkit, pintu mobil itu diserbu oleh beberapa laki-laki berpakaian hitam dengan senjata api ditangan yang ditodongkan pada kepala mereka.

Sam Seuk dan seorang pengawal yang duduk dikursi pengemudi hanya bisa mengangkat tangan mereka saat digiring keluar dari dalam mobil. Dua laki-laki berseragam hitam lain menarik tangan Hyun Jung dan membuatnya berlutut diatas aspal.

Semua pengawal milik Hyun Jung telah dilucuti dan melakukan hal yang sama dengan bossnya, berlutut sembari mengangkat tangan mereka dikepala. Sepuluh orang laki-laki berpakaian hitam menodong kepala mereka dengan pistol.

Hyun Jae turun dari mobil Mercedes Benz hitam yang terparkir dipinggir jalan. Memandang dingin pada Hyun Jung yang terlihat kaget karena Hyun Jae berhasil menemukannya.

Hyun Jae melongok ke dalam van yang tertabrak itu, memandang penuh amarah pada sosok Linda yang sedang mengancingkan kembali pakaiannya yang dibuka Hyun Jung tadi.

“Wanita murahan!” umpat Hyun Jae padanya.

“Bawa dia dan kurung dikamarnya” perintah Hyun Jae pada pengawalnya yang dengan sigap mencekal lengan Linda dan menawan wanita itu masuk ke dalam mobil van mereka.

Hyun Jung dan pengawal-pewangalnya tak berdaya melawan Hyun Jae dan pengawal-pengawalnya, mereka kalah jumlah. Dengan penuh kebencian, Hyun Jung memandang kepergian rombongan mobil Hyun Jae yang membawa Linda dengan paksa.

~~~~

“Mandikan dia, apapun. Siapkan dia untukku malam ini. Rela tidak rela, aku akan memaksanya” wajah Hyun Jae merah karena menahan amarah didadanya.

Ki Joon menghubunginya dan mengatakan telah menemukan Hyun Jung bersama dengan Linda. Bergegas mereka membuntuti Hyun Jung dan mencegatnya di tengah jalan.

Alangkah marahnya dia saat menemukan Linda dalam keadaan seperti itu, bercumbu didalam mobil didepan orang lain dan dia terlihat rela saat Hyun Jung menyentuh tubuhnya.

Hyun Jae menuangkan whisky di gelasnya berkali-kali. Mencoba meredam amarah dihatinya pada wanita itu. Namun bukannya menjadi tenang, kemarahan Hyun Jae semakin membumbung tinggi pada Linda. Dengan tak sabar dia masuk ke dalam kamar tempat Linda dikurung. Mengusir semua pelayan yang sedang membujuknya untuk membersihkan diri.

“Keluar kalian semua. Selain aku, tidak ada yang boleh keluar masuk kamar ini!” perintahnya pada pengawalnya. Mereka kemudian menutup pintu kamar itu dan berjaga dengan senjata api di depan pintu kamar.

Wajah Hyun Jae garang karena dikuasai kemarahannya. Dia melepaskan pakaiannya satu persatu. Bersiap untuk menyentuh Linda.

Saat dia hanya bertelanjang dada, dihampirinya Linda yang sedang berdiri di sudut dinding mencoba untuk menghindar dari tatapan buas Hyun Jae.

“Kamu memaksaku untuk berbuat seperti ini, Lin.. Kamu mengkhianati kepercayaanku dan lari dengan manusia itu. Aku tak akan mengampunimu” desisnya marah.

Perlahan-lahan dihampirinya Linda yang ketakutan tak menemukan celah untuk melarikan diri.

“Jangan coba-coba melarikan diri lagi. Aku tak akan membiarkanmu lolos lagi dari sini. Aku berencana membersihkan badanmu dari sentuhan manusia itu, namun setelah kupikir kembali, tak ada gunanya, kamu memang pantas untuk dibagi” tawa culas bermain di wajahnya yang tampan namun menyeramkan.

“Jangan mendekat..” teriak Linda panik.

Jarak tubuh mereka hanya beberapa meter, semakin dekat tubuh Hyun Jae padanya, semakin paniklah Linda.

“Cegah aku kalau kamu bisa, Lin.. Aku akan mendekatimu, sedekat yang aku mau.. ah tidak.. sedalam yang aku mau!” gigi laki-laki itu bergemeretak menahan amarah.

Dicekalnya tubuh Linda dengan kedua tangannya, mencium paksa bibir wanita itu dan tak mengindahkan perlawanan Linda. Hyun Jae menggamit tubuh Linda dan menghempaskannya ke atas ranjang, mengurung tubuh wanita itu dengan tubuhnya.

“Pengawal!!” teriak Hyun Jae pada pengawalnya yang datang kemudian.

“Ikat tangan wanita ini” perintahnya. Mata Linda membelalak mendengar perintah Hyun Jae pada pengawalnya. Dia berteriak-teriak histeris menolak perlakuan kasar Hyun Jae padanya.

“Hentikan. Jangan. Jangan lakukan ini padaku, tolonglah. Choi..” pinta Linda sedih, air matanya menetes di pipi.

Namun  Hyun Jae tak berkutik, masih menahan tubuh Linda dibawahnya saat kedua pengawalnya mengikat pergelangan tangan Linda dengan kain sutra merah dikepala ranjang, membentangkannya hingga terbuka dan Hyun Jae dengan bebas bisa mencumbuinya. Kini Linda tidak bisa berontak dengan kedua tangannya lagi.

Kedua pengawal itupun pergi dan menutup pintu dibelakangnya, suara pintu terkunci membuat Linda mengkerut diranjang, menyadari tak ada yang bisa dia lakukan untuk menghindari apa yang akan Hyun Jae lakukan padanya.

Hyun Jae tersenyum licik, bibirnya mencibir menghina. Linda memalingkan wajahnya tak ingin melihat penghinaan diwajah Hyun Jae. Hidupnya yang penuh penderitaan kini harus menerima penghinaan dari laki-laki itu lagi. Dia tak sanggup menahan sakit di dadanya.

Tangisnya turun deras tanpa keluar isak tangis dari mulutnya. Dia begitu tabah menghadapi penderitaannya.

“Pandang aku, Lin.. Tatap mataku saat kurenggut tubuhmu. Lihatlah apa yang bisa aku lakukan padamu, sehingga kamu tidak akan berani membantahku lagi”

Linda tak menggubris perintah Hyun Jae, dia tetap memalingkan wajahnya dari laki-laki itu. Air matanya masih turun tanpa henti.

Hyun Jae berdecak kesal, tanpa memperdulikan tangisan Linda, laki-laki itu melepaskan seluruh pakaian Linda hingga wanita itu telanjang bulat dibawahnya. Matanya takjub memandang tubuh telanjang Linda.

Putih mulus kulitnya dengan buah dada ranum menggantung dengan besaran yang sesuai dengan besaran tubuhnya. Perutnya yang langsing dan pinggangnya yang seksi menambah gairah yang meletup-letup dalam dada Hyun Jae.

Rambut kemaluannya yang tumbuh rapi dan bersih disekitar organ kewanitaannya yang menyembul dan berwarna merah muda saat Hyun Jae menyibakan bagian itu, sedikit cairan pelicin telah membasahi daerah kewanitaan Linda.

Tanpa melepaskan celana panjangnya, Hyun Jae merangkak diatas tubuh Linda dan mulai mencumbu wanita itu dengan lembut. Linda telah diam dibawahnya, telah kalah dan tanpa perlawanan. Dia hanya diam membisu saat Hyun Jae menciumi bagian atas tubuhnya. Linda merasakan tubuh Hyun Jae menegang diatasnya tatkala laki-laki itu melihat tanda merah pada dada Linda, tanda merah yang dibuat oleh Hyun Jung sebelumnya.

Nafasnya berat menahan amarah yang tumbuh kembali dalam dadanya, dengan gemas dia menciumi daerah itu dan menghisap kulit dada Linda dan menggantikannya dengan tanda merah buatannya sendiri. Lebih besar dan lebih menyakitkan Linda.

Wanita itu menggigit bibir bawahnya menahan sakit yang disebabkan oleh gigitan Hyun Jae pada tubuhnya. Erangan kesakitan tercetus dari mulutnya yang membuat laki-laki itu menghentikan gigitannya. Kulit dada Linda memerah dan mengeluarkan setitik darah, terasa perih terkena udara.

Hyun Jae menatap wajah Linda yang kesakitan, kemudian diciuminya bekas gigitannya itu untuk menghilangkan sakit yang Linda rasakan. Lidahnya menyentuh dan menjilat lembut kulit itu dengan hati-hati, tak ingin menyakiti Linda.

Tangan Hyun Jae bermain di atas pucuk payudara Linda dan memainkan putingnya dengan dua jari tangannya. Memilin dan memutar pelan puting itu dan memijat buah dada Linda yang ranum. Erangan tertahan keluar dari wanita itu, cumbuan Hyun Jae pada tubuhnya membakarnya perlahan-lahan.

“Kamu adalah milikku, Lin.. Hanya milikku..” kata Hyun Jae berapi-api.

Dengan itu Hyun Jae melepaskan sisa pakaiannya. Tanpa banyak kata dia menghujam kejantanannya yang telah berdiri tegak pada rongga kewanitaan Linda. Cairan pelicin pada daerah kewanitaan Linda tidak cukup untuk melicinkan jalan masuk kejantanan laki-laki itu ke dalamnya.

Hyun Jae tidak memperdulikan tangisan kesakitan Linda dibawahnya, dengan kejam dia menembus rongga kewanitaan Linda, menghujamnya berkali-kali tanpa ampun dan mencengkeram pinggang wanita itu. Linda yang terikat dibawahnya tak berdaya untuk melawan.

Ketika akhirnya Hyun Jae berhasil menembus selaput keperawanan Linda, tubuh laki-laki itu membeku. Matanya nyalang menatap ke arah Linda, wanita itu mengucurkan air mata, bibirnya berdarah karena gigitannya, menahan rasa sakit yang Hyun Jae berikan padanya.

Namun Hyun Jae telah kepalang basah, dia telah dibutakan oleh nafsunya. Namun demikian, Hyun Jae tak sekasar sebelumnya, dia bergerak maju mundur diatas tubuh Linda dan mencium bibir wanita itu. Membersihkan darah yang mengalir dari bibir Linda dengan lidahnya, mengelus bibir yang terluka itu.

Linda mengerang kesakitan dibawahnya, dia sama sekali tidak bisa menikmati penyatuan tubuh mereka. Linda merasa dirinya terhina, diperlakukan seperti binatang, tangannya diikat dan Hyun Jae menyetubuhinya dengan buas.

Saat akhirnya Hyun Jae menegang diatas tubuhnya, mencengkeram pundak Linda dengan kuat, menahan gelombang pelepasan yang dirasakannya dan menyemburkan cairan kenikmatannya yang panas didalam rahim Linda, Hyun Jae telah membunuh harapan Linda untuk bertahan hidup.

Linda merasa dia masih sanggup hidup menjadi wanita simpanan laki-laki itu, namun..untuk menjadi budak seks Hyun Jae dan diperlakukan sekasar ini, jiwanya telah mati.

Linda hanya menatap kosong saat Hyun Jae bangkit dari atas tubuhnya, menatap datar pada tubuh Linda yang tak bereaksi.

Laki-laki itu hendak membuka mulutnya, mencoba mengatakan sesuatu pada Linda. Namun rahangnya mengeras dan meninggalkan tempat itu setelah mengenakan celana panjangnya.

Sebelum pergi, matanya tertumbuk pada warna merah darah di atas ranjang, seprai putih dibawah tubuh Linda. Darah keperawanan Linda yang telah direnggutnya dengan kasar.


Di depan pintu kamar itu, Hyun Jae berbisik pada dirinya. “Maafkan aku Lin..”

Eleventh Drama - Chapter 14 
Eleventh Drama - Chapter 12 

34 comments:

  1. aaakkkk Hyun Jae dateeeengggg,,,,
    aduuuhhhhh koq galak bgtz sihhh... LInda pan jd benciiii nntiiii Hyun Jae... *pukul2 Hyun Jae*
    mksh Mba Shiiiinnnn... g sia2 nunggu shrian akhrnya dposting jugaaaa..xixixxi..

    ReplyDelete
  2. whoaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,,,kenapa Hyun Jae maen kasar sistah???
    kasian kan si Linda,,,
    keperawanannya direnggut dengan cara yang sama~sekali tidak halus,,,
    Engkau b'hasil menjungkir~balikkan suasana hatiku, sistah,,,
    anyway,, danke so mad yagh,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe... kan drama thriller katamu genrenya. lol hehee same2 cinta...

      Delete
    2. owh,,iyayaaa,,hehehhee,,,
      lupa aq,,maaphken,,#membungkuk

      Delete
  3. gak tau mw ngomong apa, cuma satu bagus sumpah mba shin,,,
    moga hyun jae bisa sadar kalo gak smua cewek kaya kimberly, aamiinnn

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi cin.. jgn ngamuk2 lg ya.. :huahauhuauhahu:

      Delete
    2. mbak fathy pan klo ngamuk ga kenal waktu sistah,,,
      #kabuuuuuuuuuuuurrr

      Delete
    3. waduh.. aku ndak ikut2 lho.. :Riska.. tunggu aku.. ikut kaburr...:

      Delete
    4. mang aku sering ngamuk yah??
      maaf y aku gak bermaksud apa2, cumaa bercanda aja kok

      maaf y mba shin n riska

      Delete
    5. mba shin, aku gak ngajak kemana2 kok,,,
      sumpah deh

      Delete
  4. hadew kasar bnget sich hyun jae...
    bisa trauma itu ntar si linda...
    mkasih mbak shin,..

    ReplyDelete
  5. Jiah..sist,,, kok galau lageee??? Kasian sm Linda, knp seh Hyun Jae bs sekasar ituu??? Hikshikshiks..pliss, kado thn br nya yg happy-happy aj ya sist.. :-):-) *ngerayu sist Shin*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaa ni baru mulai cin galaunya... sabar ya. ehhehehehhee. ya mungkin kl linda udah gak perawan wkt digituin gak akan sesakit itu, malah enyak enyak enyak... wkkwkwkw

      Delete
  6. aaaaaaa.. bacanya bikin jantungku berdegub kencang...
    mbak shiiiin... hyun jae menakutkan..
    huhuhuhu....
    *kabur aja kepelukan mas Spidy

    ReplyDelete
  7. Replies
    1. "27. EXHIBITIONISM
      Perasaan puas yang timbul kalau memamerkan organ seksualnya atau melakukan aktivitas seksual di muka umum,seperti yang sering ditunjukkan pasangan baru." diambil dari : http://forum.viva.co.id/seks/213768-50-jenis-dan-arti-dari-penyimpangan-s*ksual.html

      hahaha gak juga sist. dia gak memperoleh kesenangan apapun dr memamerkan permainannya didepan org lain, hanya saja kebetulan suasananya lg pas... wkkwkwkwkwk :peace:

      Delete
  8. galau,bgt,pke sangat.hah hyun jan kau tega :((

    ReplyDelete
  9. mbak shinnn.....knapa pake kasar sih???kacian linda...
    tapi tetap senang krna hyun jae yg 'dpat'..heheheh...
    ntar buat hyun jae jdi romantis ya mbak...pliiisssss.....^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hyun jae pan emang kasar... :D hehehhe... iya hyun jae yg dapet tenang aja..

      Delete
  10. hah *narik nafas dalem* dari kemarin malem susah banget pengen komen disini udah berkali-kali tapi ga masuk2 :(
    akhirnya hyun jae yang dapet perawannya linda hhe..
    kenapa kasar amat sih hyun jae rada kesel juga sih mbak kkkkkk
    kayaknya masalahnya bukan cuma kimberly ya mba yang bikin kembar choi musuhan pasti ada masalah lain yang bikin mereka berdua musuhan kayak gitu.. owh iya mba, linda ga bakalan di culik lagi kan? dia bisa stress beneran itu... gila dong ntar *bergidik ngeri

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiihihihii... pertanyaannya menarik...tp jawabannya belum ada nih sist ^^

      Delete
  11. linda itu plin-plan ini mau itu mau -_- giliran hyunjae nangis kalo hyunjung malah menikmati, ya pantes aja hyun jae emosi kebakaran jenggot kek gitu...aku jdi gedek sama hyunjung >//< aaarrgh *diplototin author* aku emosi jadinya o.0 tapi aku ikut sedih jadi linda nasibnya nelangsa cyiin... serba salah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha.... :muwah.. sini pelukan dulu:

      Delete
    2. askkk dapet pelukan.hehe..
      iya nih bisa aja ngaduk emosinya >//<

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.