"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Thursday, December 6, 2012

First Drama - Chapter 9



Lee Han melempar berkas yang dibacanya kearah jendela dan kertas – kertas pun beterbangan berserakan dilantai. Wajahnya mengeras, darahnya mendidih dan diapun melayangkan tinjunya keatas meja kerjanya.

“Shin Jae Min brengsek!!! Aku bunuh kau!!” maki nya dengan keras.

Lee Han kemudian melayangkan pandangannya ke arah detektif didepannya. “Aku ingin kamu mengatur semuanya, siapkan orang, aku akan merebut Soo hyun dari tangan orang itu” perintahnya.


Lee han menjadi tak sabar untuk menunggu esok hari, dia berencana untuk mencari Soo hyun kedesa tempat Direktur Shin menyekapnya. Dia bertekad akan merebut Soo hyun apapun resikonya. Harga dirinya telah terluka, lebih dari itu Soo hyun miliknya dirampas secara paksa dari sisinya. Lee han tak bisa menerima hal itu.

~~~~

“Soo Hyun? Kamu tidak apa-apa?” tanya Direktur Shin saat menemukan Soo Hyun sedang muntah-muntah di toilet. Wajah wanita itu pucat pasi dan dia terlihat sangat lemah.

Sejak kembali dari gubuk itu, dia sering sakit, bahkan makanan yang dia telan dimuntahkannya. Dia juga tak sanggup berlama-lama berdiri di dapur saat membantu kakak perempuan Direktur Shin memasak.

Direktur Shin membantunya berdiri dan memapahnya ke tempat tidur mereka. Dia mengelap bibir dan wajah Soo Hyun yang berkeringat, bibir gadis itu putih seperti tak ada darah mengalir disana.

“Kamu istirahat dulu ya, aku akan panggilkan dokter untukmu” kata Direktur Shin dan berlalu ke ruang kerjanya untuk menelphon dokter terdekat.

Saat dia kembali ke kamar mereka, kakaknya mengikutinya dan bertanya tentang keadaan Soo Hyun. Dia curiga dengan keadaan wanita itu. Sudah hampir sebulan dia berada di rumah itu dan Direktur Shin tak pernah meninggalkannya sendirian saat dia berada di rumah ini.

“Shin Jae, kamu keluar dulu. Kakak ingin berbicara dengan Soo Hyun” pinta kakaknya sambil tersenyum.

“Tapi kak, Soo Hyun sedang sakit..” bantahnya. Dia tak ingin meninggalkan Soo Hyun kesakitan.

“Sudah, kamu tunggu dokternya saja” perintah kakaknya.

Dengan terpaksa Direktur Shin menuruti permintaan kakaknya. Meski tak mengerti, dia menutup pintu dibelakangnya dan menuju halaman depan rumahnya.

Disana belasan bodyguard berjaga-jaga, lengkap dengan senjata api ditangan. Rumah itu bagai rumah sarang mafia.

“Ada kabar tentang gerak-gerik Lee Han Jun?” tanya Direktur Shin pada bodyguardnya.

“Mereka akan bergerak ke tempat yang telah kita buat untuk menipu mereka, Boss. Mereka tak akan bisa menemukan tempat ini” jawabnya.

“Bagus. Hingga minggu depan, kalian harus bekerja extra ketat. Jangan sampai lengah” perintah Direktur Shin.

“Baik!!”

Sementara Direktur Shin menunggu dokter tiba di drumahnya, kakaknya mulai bertanya pada Soo Hyun.

“Soo Hyun-ah.. Aku tak bermaksud tak sopan dengan menanyakanmu hal ini. Tapi, aku ingin bertanya.. kapan terakhir kamu menstruasi?” tanyanya lembut.

Dia tak ingin wanita yang dicintai adiknya ini kaget dan menjadi panik. Meski hal itu pasti tak terhindarkan.

“A..aku.. semestinya aku haid dua minggu yang lalu, kak..” jawabnya mulai mengerti kemana arah pertanyaan kakak Direktur Shin.

“Hmm.. baiklah, bagusnya kita tunggu dokter tiba ya, dia akan lebih mengetahui apa yang terjadi padamu. Kuatlah” katanya menghibur.

Dia menepuk-nepuk lengan Soo Hyun dan meminta wanita itu agar beristirahat demi kesehatannya.

~~~~

“Tak ada siapa-siapa dirumah ini! Kalian menipuku?!” teriak Lee Han marah pada anak buahnya.

Dia merasa gusar karena ternyata telah ditipu mentah-mentah setelah menghabiskan banyak uang, waktu dan energinya tanpa hasil.

Dengan geram dia merenggut kerah kemeja Detektif Jin dan mencaci-makinya karena tak becus dengan pekerjaannya.

“Kamu bilang kita akan menemukannya disini!! Tapi mana mereka?? Apa kamu juga anak buah orang itu hah?!!”

Dia begitu ingin membunuh laki-laki dihadapannya itu. karena mempercayainya, karena menipunya.

“Maafkan aku tuan, aku tak menyangka ternyata juga telah di tipu. Mereka sungguh licik, aku tak mengira akan seperti ini. Aku berjanji, lain kali tak akan salah lagi” katanya ketakutan.

“Lain kali??? Katamu lain kali?? Kamu kira apa yang akan terjadi pada Soo Hyun saat lain kali itu tiba??” bentaknya marah.

Kepalanya berdenyut-denyut seperti mau pecah. Jantungnya berdebar kencang dikuasai amarah dalam dadanya. Dia berjuang sendirian untuk menemukan Soo Hyun kembali. Dengan putus asa dia melepaskan kerah Detektif Jin yang merosot jatuh ke tanah. Dengan langkah lunglai dia kembali ke dalam mobilnya.

“Bawa aku ke pulang” katanya pelan pada sopir pribadinya.

Setibanya Lee Han di apartemennya, dia terkejut melihat seorang wanita sedang berdiri dengan kopernya di depan pintu apartemenya. Wanita yang tak diharapkannya akan menemuinya setelah meninggalkannya tanpa kabar selama dua tahun saat di Amerika. Han Yu Na. Tunangannya.

“Mengapa kamu kembali kesini? Tempat ini bukan untukmu lagi” kata Lee Han dingin.

“Aku masih memiliki hak untuk tinggal disini Lee, setengah apartemen ini adalah milikku. Kita membelinya bersama, kamu ingat?” senyum terhias diwajahnya tak menghiraukan sambutan dingin yang dia dapat dari Lee Han.

“Hak mu sudah hilang bersama kepergian mendadakmu dua tahun yang lalu. Kita tak ada urusan lagi Yu Na” katanya lagi sambil membuka kunci pintu apartemennya.

“Pergilah. Aku tak menginginkanmu disini” Lee Han mengusirnya tanpa menatap wajahnya. Dengan kasar dia membuka pintu apartemennya dan melangkah masuk meninggalkan wanita itu menatapnya sedih.

“Kamu tak ingin mendengarkan penjelasanku Lee? Mengapa aku meninggalkanmu dua tahun lalu saat hari pernikahan kita?” suaranya tercekat saat menanyakan hal itu pada Lee Han.

“Apa gunanya sekarang? Semua sudah berubah Yu Na, aku tak sama lagi” jawabnya masih memunggungi wanita itu.

“Tapi aku masih sama Lee.. Aku masih mencintaimu” tangis mulai turun di wajahnya.

Lee Han menghela nafasnya panjang. Hari ini sudah cukup berat baginya tanpa harus dipusingkan dengan kedatangan “cinta” lamanya. Bila Yu Na berada di dekatnya, dia takut cinta lamanya akan tumbuh kembali.

Wanita ini, dengan dia lah Lee Han merasakan cinta pertamanya. Dengan dia pulalah dia merasakan sakit hati pertamanya yang masih membekaskan luka hingga sekarang. Meski mereka dijodohkan oleh kedua orang tua mereka, namun mereka telah saling jatuh cinta sejak masih kanak-kanak.

Semua orang berpikir mereka adalah pasangan serasi, namun saat Yu Na tak muncul di hari pernikahan mereka, dia telah menghancurkan hidup Lee Han sepenuhnya. Laki-laki itu harus terpuruk berbulan-bulan untuk menyembunyikan sakit hati dan rasa malu yang di dapat keluarganya. Dia tak akan membiarkan hal itu terjadi lagi. Han Yu Na mampu membuatnya untuk terluka lagi, bila dia memberikannya kesempatan untuk masuk ke dalam hidupnya.

Saat Lee Han tak mengatakan apa-apa lagi, Yu Na perlahan memutar tubuhnya dan beranjak pergi dengan kopernya. Tangis gadis itu tak henti-hentinya mengalir. Dia tak tahu apakah harus tinggal disini atau kembali ke Amerika setelah Lee Han menolaknya. Namun dia tak menyangka sesaat kemudian tubuhnya di dekap dengan erat oleh Lee Han. Mungkin jauh di dalam hatinya laki-laki itu masih memiliki sedikit cinta untuknya.

“Aku menerimamu tinggal disini untuk semalam, hanya karena aku tak ingin melihatmu berjalan seperti itu dan membahayakan dirimu. Besok pagi, kembalilah ke Amerika” katanya saat melepaskan pelukan mereka.

Lee Han tahu dia berbuat bodoh dengan menerima Yu Na ke dalam apartemennya. Tapi hati kecilnya tak dapat menolak wanita itu. Cinta pertama memang akan selalu berbekas di hati sampai kamu mati. 

8 comments:

  1. jiiiaaaahhhh...mbak shin...buat galau deh...T_T...

    soo hyun ama lee han ya...please....

    yg di perut soo hyun anak siapa ya???

    #penasaran badai...hihhihi..
    slalu di tunggu lanjutannya...
    thanks mbak shin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha... ^__^ bagusnya Soo Hyun ama siapa donk sist?

      Delete
  2. Cinta pertama memang akan selalu berbekas di hati sampai kamu mati. ====>> bener mbak Shin,,,

    aq setujuuuuuu!!!

    ReplyDelete
  3. lee harus sama soo hyun...

    kalo gak, hugo aku culik hehehehe

    ReplyDelete
  4. jadi jadi jadi
    Yuna itu cinta pertamanya Direktur Lee ya???
    yang membuat jadi seseoarang yang dingin...
    hehheheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. direktur Lee kyk nya gak diingin deh sist. yg dingin itu si direktur Shin :D

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.