"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Thursday, January 17, 2013

Betrayal In Motion 12th Drama - Chapter 1



“Enakkah Rin? Ha…? Aku tahu kamu menikmatinya, kan?” ujar Jin Ho sembari terengah-engah diatas tubuh wanita itu.

“Diam! Aku tak akan tergoda lagi untuk melakukannya denganmu!” teriaknya, namun tubuhnya tak kuasa menahan nikmat yang dihujamkan Jin Ho padanya dengan intens.


“Oh ya? Benarkah? Jangan menipu dirimu Rin. Aku tahu kamu menginginkanku juga. Bila tidak, tubuhmu tak akan melunak saat kucium bibirmu tadi. Dan kita tidak akan berakhir diatas ranjang dan melakukan hal ini sekarang” Jin Ho memeluk erat tubuh Rin yang telanjang dibawahnya. Tubuh mereka menyatu dalam gairah panas yang tak direncanakan yang membawa mereka ke dalam kamar hotel itu.

“Setan kamu Jin Ho! Kamu memanfaatkan kelemahanku! Aku membencimu!” Rin tak dapat menahan lagi air matanya, merasa malu pada dirinya karena menikmati percintaan mereka yang tak semestinya boleh dilakukan.

“Aku tahu kamu menginginkannya juga, Rin. Kita telah lama menipu diri. Kita tidak bisa menepiskan ketertarikan kita. Aku sudah bosan dengan penghindaranmu. Mulai saat ini, mau tak mau kamu harus menjadi milikku” geram Jin Ho. Dia menindih dengan ketat tubuh Rin yang tak berdaya dibawahnya.

“Tidak! Aku tak akan pernah menjadi milikmu. Kita tamat Jin Ho! Aku menyesal telah menerima tawaranmu!” Rin mencoba mendorong tubuh Jin Ho dari atas tubuhnya namun pergelangan tangannya dicekal oleh laki-laki itu.

“Dan apa yang akan kamu lakukan? Menghindariku? Menjauh? Tak akan kubiarkan, Rin. Orang-orangku akan membuntutimu kemanapun kalian pergi. Sedetik pun tak akan kubiarkan kamu lepas dari pandanganku” gertaknya.

“Kamu setan Jin Ho! Aku tak menyangka hatimu seperti iblis!” teriak Rin lagi.

“Aku memang iblis, Rin! Aku menjadi iblis saat memperebutkan milikku. Dan kamu adalah milikku!” desisnya, kini bibir laki-laki itu menciumi leher jenjang Rin tanpa menghentikan hujaman tubuhnya dalam tubuh wanita itu.

“Ough!! Lepaskan!” teriak Rin lemah. Dia dibuat tak berdaya oleh Jin Ho. Tak pernah dia merasakan yang seperti ini sebelumnya. Laki-laki ini memberikannya kenikmatan yang belum pernah dikecapnya.

“Bukankah ini yang kamu inginkan, Rin? Aku tahu bagaimana kamu merindukan kenikmatan ini. Kenikmatan yang tak pernah kamu dapatkan. Aku akan memberikannya untukmu, Rin. Kapanpun kamu ingin, akan kuberikan” seringai Jin Ho licik.

“Argh!!” Rin mendesah tertahan, sesuatu dalam tubuhnya berhasil dikoyakan oleh laki-laki itu. Tubuh mereka menegang bersamaan.

Rin tercekat karena sakit yang menerjang tubuhnya, nyeri, perih dan ngilu yang tiba-tiba menyerangnya. Jin Ho diatasnya membeku dan menegang, tak menyangka mendapatkan apa yang tak diharapkannya.

Namun dia telah kepalang basah, dia telah bersumpah untuk terjun kedalam jurang itu, dia telah terjun setengahnya dan tak ada jalan untuk naik lagi ke permukaan.

“Kamu.. masih perawan?” tanyanya tercekat.

Rin hanya termangu, tak mampu menjawab pertanyaan laki-laki itu. Dia sendiri tak mengharapkan akan terjadi hal ini. Sejujurnya dia tak tahu.

“Oh, Rin.. Mengapa tak kamu katakan?” mata laki-laki itu semakin bergairah. Dengan lembut diciumnya bibir Rin yang membuka pasrah dibawahnya.

Setelah menyadari dirinya masih perawan, Rin dengan sukarela menyerahkan dirinya pada laki-laki itu, laki-laki yang kini memenuhi ruang hatinya. Namun, dia bertekad hanya malam ini..

~~~~

“Mengapa kamu menghindariku lagi, RIN?!” bentak Jin Ho lewat telephone. Dahinya berdenyut, betapa marahnya dia mendapati wanita itu menghindarinya lagi dan pergi dari sisinya.

“Kita tak bisa bersama, Jin Ho. Kita tak mungkin bersama..” katanya sedih.

“Apa maksudmu kita tidak bersama? Dia.. dia bahkan tak menyentuhmu. Mengapa kamu masih ingin bersamanya? Lalu apa artinya percintaan kita malam itu? Apa artinya perasaan kita selama ini, Rin?” Jin Ho memaki putus asa.

Dia sungguh tak ingin kehilangan wanita itu lagi. Selama dua tahun belakangan Rin telah menghindarinya, berkali-kali wanita itu selalu berhasil melarikan diri darinya.

“..Jin Ho.. Ini kali terakhir aku akan menerima telphonemu. Setelah ini, aku akan pergi dan kita tak akan berhubungan lagi. Maafkan aku karena pernah menerimamu dalam hidupku, maafkan aku karena membuatmu jatuh cinta padaku. Malam itu adalah malam paling bahagia yang pernah aku rasakan. Tapi aku tak bisa seperti ini lagi, aku tak bisa meninggalkannya” Jin Ho mendengar isak tangis Rin dari seberang sana.

“Mengapa.. Rin.. Bila kamu mencintaiku juga, kamu akan meninggalkannya. Dia masih bisa hidup tanpamu, tapi aku.. Aku tak bisa hidup tanpamu, Rin.. Kembalilah padaku, aku mohon. Aku tak perduli bila hubungan kita hanya seperti ini. Selama kamu berada disisiku, aku rela, Rin.. Kembalilah, tolong..” Jin Ho mengacak rambutnya frustasi. Dia telah kehabisan kata-kata untuk membujuk Rin, dan wanita itu tak pernah menggubris permohonannya.

“Maafkan aku, Jin Ho. Lupakanlah aku..” Rin kemudian mencabut kartu SIM dari handphonenya dan mematahkannya menjadi beberapa bagian, kemudian dilemparkannya patahan-patahan itu ke dalam toilet rumahnya. Dia telah bertekad untuk meninggalkan semua kenangannya bersama laki-laki itu. Cukup sampai disana perjalanan mereka.

“Rin..” panggil seorang laki-laki dari luar kamar mandi padanya.

Dengan tergesa-gesa Rin mengusap air matanya, mengeringkan wajahnya dengan tissue lalu membuka pintu itu dan tersenyum lebar, pada suaminya.

“Aku keluar..” katanya dengan senyum simpul yang terlukis diwajahnya. 

Betrayal In Motion 12th Drama - Chapter 2 

26 comments:

  1. ha?? suami?? nah, trus knp Rin masih perawan??
    suaminya lemah ya? impotent?? *ups

    mbak shiiiiiin, ini penuh dg teka teki..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hauhahuahuauha... iya donk.. huehueueuhe... heuueuhe huehue :puas2in ketawa dulu:

      Delete
  2. Ih...tanggung gini mbak...sengaja ya *pusing2...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah tunggu BIM 2... biar gak nanggung ^^

      Delete
    2. Mw ada lanjtnya ya mba?wahhh epridey slalu menggalau nih...

      Delete
    3. iya, mau aku kembangin sist ehhehee...

      Delete
  3. kasian, -___- duh lanjutin lagi sist.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah siapa yg kasian sist??

      Delete
    2. itu yang barusan keluar, :p suami nya ya? ya gak salah juga si rin nya mungkin udah kelewat sabar yaa :D

      Delete
  4. wah ada cerita baru nih....
    asyik.....lagi mbak shin...hehehehehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahaha sabar ya cin.. ni lg diketik lol

      Delete
  5. Pastiiii mrk nkahny krn djodohin.. *mengarang bebas*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha mari kita mengarang bebas.. lol

      Delete
  6. Gilaaaa,,,,si Jin Ho hebat bener,,
    Top dagh,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. hebat ngapain sist? ngak ada ngapa2in jg ahahha

      Delete
    2. Hebat gitu2an, sistaaah,,
      Hahahahahhahahahaaaa,,

      Delete
    3. gitu2an apaan tuhhhhh... huwhwuhwuhuwhuw

      Delete
  7. Jully say:

    sssyyyyeeeeettttt daa....uda punya suami tp msh perawan....??aq mau dong kyk gt!
    Bs gk ya.....??hehe
    mbak shin....emang drimu T.O.P BGT dah.....salutttttt....*sambil tepuk tangan*
    jgn slhkan daku klo aq mencintai drimu mbak shin.......haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhahahahhaa.... dirimu dah merid ya sist? lol... hauauuhauha... bisa sist.. operasi perawan lagi.. wkkwkwkw

      hahaha.. ampun cin.. eike masih normall.. masih suka belalai.,hauauauhauhuhaa

      Delete
  8. mba shin,crt bru lg.dtggu ah belalainya,eh salah y.hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha... Betrayal In Motion aka BIM berubah jadi 12TH drama ya sistaa... check it out ;)

      Delete
  9. ŎŐŎŐ.. Kirain Short story Shin... Kok awal tiba2 ML ? Heheh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah biar beda pengambilan ceritanya sist.. :D

      Delete
  10. baru sakarang bc,,,
    kereeeennn,,,
    cinta terlarang,,,

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.