"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Tuesday, January 1, 2013

Eleventh Drama - Chapter 15



“Jangan sentuh aku” kata Linda dingin.

Tubuh Hyun Jae membeku, dia melepaskan pelukannya dari tubuh Linda. Memandang sedih pada wanita itu.

“..Aku telah melukaimu..” ujarnya lirih. Tangannya menyentuh dagu Linda namun ditepiskan oleh wanita itu.


Rahang Hyun Jae mengeras, tidak terbiasa mendapatkan penolakan. Seumur hidupnya belum pernah ada orang yang berani terang-terangan menolak permintaannya atau perlakuannya.

“Aku akan melakukan apapun agar kamu memaafkanku, Lin..” katanya putus asa.

Hyun Jae tidak pernah belajar dari kesalahannya, mengira segalanya bisa digantikan, karena ada kalanya kesalahan yang dia perbuat harus dia bayar dengan mahal atau bahkan tidak dapat untuk dimaafkan.

“Kamu telah mendapatkan apa yang kamu inginkan Choi. Bebaskan ayahku dan keluarganya, jangan ganggu mereka lagi” Linda tidak mau menatap mata Hyun Jae, matanya memandang kosong pada wajah laki-laki itu.

“Baik Linda, aku akan membebaskan mereka dan tidak akan mengganggu mereka lagi. Aku bersumpah. Bagaimana dengan..kita..?” Hyun Jae memelankan suaranya, ragu dengan pertanyaannya.

Hyun Jae tidak ingin Linda meninggalkannya, setelah apa yang dia lakukan pada wanita itu, Hyun Jae pasti sangat beruntung bila Linda masih mau bersamanya.

Setelah semua ini, Hyun Jae tidak memiliki kemampuan untuk menyakiti wanita itu lagi, dia tidak mampu untuk memenjaranya di dalam rumahnya yang megah, tidak pula memenjara wanita itu dalam hatinya.

Linda bisa dengan bebas pergi dari sisinya bila dia menginginkannya. Hyun Jae tidak akan menghalanginya, dia bersalah pada wanita itu.

“..Aku akan tetap berada disini. Aku sudah menanda-tangani kontrak itu, Choi. Kamu telah membeliku” desisnya.

“Lin.. Jangan berkata seperti itu.. Aku tidak bermaksud untuk mengatakan aku telah membelimu. Kamu.. lebih dari sekedar barang yang aku beli. Kamu..wanita..Lin.. Kamu adalah wanitaku. Aku mencintaimu, Lin..”

Linda tidak bereaksi mendengar pengakuan cinta Hyun Jae padanya. Dia tidak akan percaya laki-laki itu mencintainya saat apa yang dia lakukan mengungkapkan sebaliknya.

“Tidak usah berbual, Choi. Aku tidak butuh cintamu. Memang kamu telah memiliki tubuhku, namun kamu tidak akan pernah memiliki hatiku. Aku tidak akan pernah membalas cintamu, Choi” nada suara dingin dari mulut Linda membuat bulu kuduk Hyun Jae berdiri.

Tubuhnya meremang mendengar ucapan wanita itu. Tangannya gemetar hendak menyentuh tubuh Linda namun diurungkannya. Dia merasa hatinya tercubit nyeri, belum pernah dia merasakan sakit seperti ini sebelumnya. Bahkan pada saat Kimberly, saat mengetahui perbuatan wanita itu yang mengkhianati dan menjerumuskan hidupnya, apa yang dia rasakan hanyalah amarah dan kebencian yang mendalam.

“Lin.. Aku.. tidak membual. Aku bersungguh-sungguh dengan ucapanku. Aku benar mencintaimu..” katanya getir. Bagaimana dia harus mengatakan pada Linda agar wanita itu mempercayainya.

Linda hanya diam mematung tanpa membalas perkataan Hyun Jae. Laki-laki itu mengepalkan tinjunya, wajahnya terluka. Tanpa berkata apa-apa, dia mengangkat kakinya dari kamar itu. Meninggalkan Linda yang kemudian melepaskan topeng dinginnya tanpa dilihat laki-laki itu.

Tubuhnya ambruk ke bawah, menangis meraung-raung menebah dadanya yang sakit.

Diluar pintu kamar itu, Hyun Jae bersandar, menatap sedih pada langit-langit rumahnya, mendengar dengan jelas raungan tangisan Linda. Tanpa diinginkan oleh laki-laki itu, air mata mengalir turun dari kedua belah matanya. Air mata penyesalan yang selalu datang terlambat.

“Prankk!!” suara kaca pecah terdengar dari dalam kamar itu. Dengan panik Hyun Jae membuka pintu kamar dan menatap seluruh ruangan mencari sumber suara itu.

Hyun Jae melihat Linda sedang berdiri di samping jendela lebar yang telah pecah seluruh kacanya, rambut wanita itu tertiup angin yang masuk ke dalam ruangan. Berkibar membelai wajahnya yang sedang tersenyum pada Hyun Jae.

Tak lama kemudian tubuh Linda melayang di udara, melompat dari jendela kamarnya yang berada di lantai dua dan tergeletak tak berdaya di atas semen keras yang menerima tubuhnya dengan suara mengerikan.

“LINDAAAAA!!!!!!” teriak histeris Hyun Jae dari jendela tempat Linda melompat. Wajahnya pucat, ketakutan setengah mati.

Dia merasa nyawanya telah dicabut dari tubuhnya saat menyaksikan Linda melompat dari jendela itu. Setelah wanita itu memberikan sebuah senyuman termanisnya padanya. Senyum yang mungkin tak akan dilihatnya lagi.

Para pelayan dan pengawal mengerubungi tubuh Linda yang kaku tak bergerak, Ki Joon membuka jalan bagi Hyun Jae yang berlari secepat mungkin untuk melihat wanita itu. Saat dia melihatnya, tanpa memperdulikan semen yang keras, dia berlutut disamping Linda dan memanggil-manggil nama wanita itu.

Tangisnya yang menyebut nama Linda menyayat hati para pendengarnya, laki-laki arogan yang tidak kenal belas kasihan itu menangis meraung-raung memanggil nama kekasih hatinya yang tak berdaya di dalam pelukannya.

“Cepat, siapkan mobil. Kita kerumah sakit!!” teriaknya pada Ki Joon.

Dengan hati-hati Hyun Jae mengangkat tubuh Linda meski seluruh tubuhnya lemas memikirkan telah kehilangan wanita itu. Hyun Jae memangku tubuh Linda di dalam mobil hingga mereka mencapai rumah sakit.

Rombongan mobil berwarna hitam membelah jalan raya yang padat dan menerobos jalur jalan pengemudi lain agar bisa mencapai rumah sakit secepatnya.

Tubuh Linda diletakan diatas troli dan didorong menuju kamar pemeriksaan. Tak lama kemudian perawat dan dokter membawa Linda masuk ke dalam ruang operasi.

Hyun Jae mencegat salah seorang dokter yang memeriksa keadaan Linda, menanyakan pada dokter bagaimana kondisi Linda.

“Dokter, apakah..dia masih hidup??” dia hampir tidak merasakan udara mengisi paru-parunya saat mengucapkan hal itu.

Kepalanya berdenyut-denyut kencang menunggu jawaban dokter yang mungkin akan menghancurkannya.

“Dia masih hidup sekarang, tapi kami tidak bisa menjamin operasi ini bisa menyelamatkan nyawanya. Luka dikepalanya terlalu parah. Maaf saya harus bergegas”

“Kamu harus menyelamatkan dia dokter!!” Hyun Jae menarik kerah kemeja dokter itu, matanya yang merah berapi-api penuh amarah.

“Dia tidak boleh mati.. Aku belum meminta maaf dengan sungguh-sungguh padanya. Kalian harus menyelamatkannya” teriaknya histeris. Ki Joon dan seorang pengawalnya menarik tangan Hyun Jae dari tubuh dokter itu.

Laki-laki itu menangis meraung-raung di koridor rumah sakit dan meninju lantai dibawahnya, tubuhnya bersimpuh di atas lantai menyesali semua perbuatannya pada Linda.

Tangisnya terhenti ketika mendengar suara orang yang paling dibencinya. Adiknya Hyun Jung.

“Apa yang terjadi pada Linda? Katakan Choi! Apa yang kamu lakukan padanya?!” dia mengangkat tubuh Hyun Jae dengan kasar, mendorong tubuh laki-laki itu melawan tembok.

“Kamu ingin membunuh semua orang, Choi? Setelah Kimberly, kini kamu ingin membunuh LINDA??!!!” Hyun Jung membentak marah kakaknya.

Hyun Jae hanya terdiam, membiarkan Hyun Jung menahan tubuhnya dengan kedua tangannya yang menekan pada leher Hyun Jae.

“Bukan aku yang menyebabkan Kimberly mati. Wanita iblis itu melompat dari teras lantai dua dan menyebabkan dirinya mati. Itu bukan salahku, dia pantas mendapatkannya” jawab Hyun Jae dingin.

“Apa? Aku tidak mempercayainya! Bagaimana mungkin dia bunuh diri setelah mendapatkan semua keinginannya?? Setelah menghancurkan hidupku, perusahaanku? Keluargaku??” Hyun Jung bagai singa kelaparan membentak tepat didepan wajah Hyun Jae.

“Dia tidak mendapatkan semuanya, dia tidak mendapatkan status yang diinginkannya, Eun Ji membuka seluruh tipuannya pada pesta pertunangan kami. Mereka berbicara di teras lantai dua, tempat pesta itu dirayakan. Aku dan Ki Joon saksinya. Kamu bisa menanyakan Ki Joon. Kimberly menarik tubuh Eun Ji dan melompat bersamanya dari teras itu. Dialah yang menyebabkan Eun Ji terbaring lumpuh seperti yang kamu ketahui” Hyun Jae menatap mata Hyun Jung, menantang laki-laki itu untuk membantahnya.

“Jadi dia juga yang mencelakakan Eun Ji..? Bagaimana mungkin aku bisa pernah mencintai wanita seperti itu? Dia..begitu baik di depanku. Dia begitu sempurna.. Kami bahkan berjanji untuk menikah di Inggris..” Hyun Jung melepaskan kerah kemeja Hyun Jae, melangkah mundur kebelakang, mengingat kembali hubungannya dengan Kimberly.

“Mengapa kamu berada disini? Kamu tidak berhak berada disini. Kamu sudah bersumpah tidak akan menginjakan kakimu dinegara ini lagi” Hyun Jae memperbaiki pakaiannya yang kusut.

“..Aku akan membawa Linda ke inggris, bila dia bisa melewati operasi ini, aku akan membawanya. Dan kamu tidak akan menghalangiku” Hyun Jung mengepalkan tinjunya, tak ingin wanita pilihan hatinya direbut lagi oleh Hyun Jae.

“Dan apa yang membuatmu merasa aku akan membiarkanmu membawa Linda bersamamu? Dia milikku, dia tak akan pernah menjadi milikmu!” mereka saling berhadap-hadapan. Mata dengan mata, hidung dengan hidung. Saling menatap tajam penuh benci.

“Karena kamu sudah mendapatkan kesempatanmu, Choi. Kamu telah merebut wanitaku, dulu.. Dan kini.. wanita ini.. adalah bagianku” desis Hyun Jung.

“Aku tidak merebut Kimberly, kamulah yang merebutnya dariku. Kalian bermain api dibelakangku!” teriak Hyun Jae tak terima.

“Aku berhubungan dengannya lebih dulu, Choi! Dia sudah kutiduri sebelum kamu menidurinya!!” teriakan mereka sahut menyahut dengan keras.

Beberapa perawat dan dokter menonton mereka, tak ada yang berani menghentikan pertengkaran mereka. Koridor rumah sakit itu dipenuhi oleh belasan pengawal pribadi berpakaian hitam menjaga tempat itu.

“Apa katamu?! Dia..? tak mungkin?” desis Hyun Jae.

“Benar, Choi.. Saat pertama kalian bertemu, kami sudah berhubungan selama dua bulan. Dia sangat manis diranjang, hah? Dia akan menuruti apapun yang kamu mau. Mengerang dengan manja dibawah tubuhmu. Dia gadis pemalu, Choi. Wanita polos yang bisa kamu kendalikan, hah?” katanya berapi-api.

“Kamu bercanda?? Dia wanita liar!! Dia tak mungkin seperti yang kamu katakan. Dia senang mengambil alih atas semua hal yang dia lakukan di atas ranjang. Dia tak akan pernah malu-malu untuk berjalan telanjang bulat di dalam rumah disaksikan banyak orang. Sama sekali berbeda dengan wanita yang kamu katakan!!”

“Maka kita ditipu mentah-mentah, Choi. Apa yang membuatmu merasa dia tidak menipumu bulat-bulat?  Kamu tidak masih percaya kalau dia pernah mencintaimu, kan?” senyum licik tersungging di sudur bibit Hyun Jung. Mencibir kakaknya yang masih menipu dirinya mengenai hubungannya dengan Kimberly.

“...Tak bisa menjawab? Jadi kamu akui, kamu percaya dia mencintaimu? Dan kamu dengan bodohnya mencintainya juga?” tawa penuh kemenangan terdengar dari mulut Hyun Jung.

Memukul dengan telak pada hati Hyun Jae yang terdiam menyadari kenyataan yang tak ingin diyakininya.

Wanita licik itu tidak pernah mencintainya, Choi Hyun Jae yang sempurna, hebat dan terhormat. Yang hanya menipu dirinya sendiri. Siapa yang tak akan jatuh cinta padanya.

“Kamu masih mencintai wanita itu, Choi? Kamu menyesal kenapa dia mati? Ini semua kesalahanmu. Kamu jugalah penyebab Eun Ji lumpuh seperti sekarang. Kamu harus menanggung semua akibat perbuatanmu. Semua akibat kesombonganmu. Linda.. Kamu tidak pantas mendapatkannya” kata Hyun Jung geram.

Hyun Jung meninggalkan tempat itu, mencari lokasi lain untuk menunggu Linda yang sedang menjalani operasi.

Sementara Hyun Jae hanya berdiri mematung disana, lama. Pikirannya kembali pada masa lalu ketika Eun Ji membongkar semua tipu daya Kimberly di depan para tamu undangan pesta pertunangan mereka.

Eleventh Drama - Chapter 16 
Eleventh Drama - Chapter 14 

38 comments:

  1. Dear Author,,,
    Ku bermohon padamu,,,jangan kw bunuh karakter Linda disini,,
    Klo kw bunuh,,,siapa yg akan m'jadi peran utamany???
    Aku RELA untuk m'gantikan posisi Linda,,
    Berada ditengah2 si Kembar Choi,,,melayang kemana2 perasaanku,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuuuuuu sm Mba Riskaaa...
      Mba Shin yg cntik,,baik hati nan tdk smbong..Linda sm Hyun Jae ajja (pembaca maksa)
      Hadeeehhhhh,,,
      Knp ksus Kimberly keulang lg??knp Linda g ngiris tgnny ajja pk kaca jgn lncat??knp Hyun Jae hrs jahat bgtz bgtu??knp oh knp... (Gaya drama)

      Delete
    2. dear reader..
      permohonanmu akan kukabulkan bila aku merasa itu diperlukan. wkkwkwk peacee.. kabur ahhhh....

      @vie : ya maklum disana gak ada senjata apa2 buat bunuh diri..selain terjun payung ehh terjun langsung.. ^^ ya kl diiris trus ndak mati?? ehh... wkkwkwkwkw :kabur:

      Delete
    3. Dear Authorq saiank yg baik hati, tidak sombong, penyayang & gemar menyapa,,,
      Tolong kabulkan permohonanq,,
      Minimal kw buat si Linda koma b'tahun2 (t'ingat Rafiny ARSAS),,

      Delete
    4. Dear Reader..

      ntar ceritanya gak kelar-kelar cin.. trus eike musti ngisi apaan tuh ceritanya?? kwkwkwkw... musti ganti new female lead biar bisa jalan ceritanya? hiihiihi.. konfliknya udah bikin kepalaku mumet, ndak pengen nambahin lg.. huahauhuahauaa

      Delete
  2. Aaaaaaaaaakkkkkkk,,,Lindaaaaaaaanya terjun bebaasss....
    Kenapaaaaa???kenapaaaaa??? *gaya drama*
    Mba Shin,,Linda jgn sm Hyun Jung,,hukz..hukz..
    Smg Linda slmat n bs sm Hyun Jae..
    Mksh Mba Shin,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha semoga gak ada yg ngamuk2 ama endingnya nanti. lol... :kabur ah tatutt:

      Delete
    2. wahh,,,mbak shin dah ngasih kode spt ini...
      akankah linda bersama hyun jung???
      ataukah linda mati???
      *pertanyaan yg terus bergulir..ehmmm...

      Delete
    3. mari kita ikuti setelah pesan2 berikut nanti..

      Delete
  3. hyaaaaaaaaa... lindaaaaa..
    kenapa sampe loncat dari lantai dua sayang??
    Hyun Jae, klo sampe linda kenapa2 awas ya kamu..
    aku lempar kamu ke dari lantai dua juga..
    mbak shiiiiiiiinn.. oh mbak shiiiin..
    malam ini menggalau lagi deh kita para pembaca..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihhihiihi... awal tahun mari kita galau bareng,,,,

      Delete
  4. mari berdrama2 ria kkkk
    owh mba shin yg cantik, author yg baik hati plus tukang bikin galau *piss mba :D
    peliss bnget jangan biarin linda dibawa sama hyun jung. Tpi, mba ini kejadiannya nyatakan? Bukan khayalan hyun jae? :D
    daku tunggu chap selanjutnya *alay lebay

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkkwkw ya kenyataan donk ciinnnn............. sip sip sip

      Delete
  5. hyun jun,jgn kau ambl linda.biarkan jae menebus kesalahanny pd linda,argh jgn amnesia y,kg lucu

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak mau,,,,,
      baca gak sih sbnrnya hyun jun itu tau kl kimberly gak pernah cinta sama hyun jae,,,,

      dia tega bgt sama jae tau,,,


      mba sin please yah jgn sampe linda milih hyun jun, gak tega liatnya....

      Delete
    2. jgn ngamuk woe... woe.. kwkwkkwkw

      Delete
    3. aku gak ngamuk mba,,,,
      semangat membara pas bangun tidur ini....
      hehehehe

      Delete
  6. riska nova... pengen terjun bebas ya...kwkwkwk

    ReplyDelete
  7. Hah??? Aq terjun bebas??
    Owh tidaaaaaaaaaaaaaaaaak,,,
    Klo terjun bebas ke pelukan Hyun Jae & Ji Jeong aq maauu,,, Nilaaa

    ReplyDelete
  8. Hah??? Aq terjun bebas??
    Owh tidaaaaaaaaaaaaaaaaak,,,
    Klo terjun bebas ke pelukan Hyun Jae & Ji Jeong aq maauu,,, Nilaaa

    ReplyDelete
  9. critanya tegang beud,,,
    komentarny ajibbbb ngakak beud,,,

    ReplyDelete
  10. ehmmmm....
    kacian linda,,,
    kpan dia di buat bahagia mbak???

    ReplyDelete
    Replies
    1. kapan ya.. ehm.. ini drama thriler lho sist... bukan drama romantis kwkwkkwkw... mgkn endingnya rada2 nyeleneh ntr wkkwkwkwk :kabur:

      Delete
    2. jiaaaahhh,,,,jdi beneran ni di buat thriller,,,
      *tepok jidat jung nam...hadehh,,,

      ehmmm...aku mulai berpikir nih mbak....jgn2 di rumah hyun jae ada arwah gentayangannya si kimberly trus masuk ke badannya linda n lompat deh...woooahhh,...*tutup mata(ga sanggup ngebayanginnya,,jdi di pikirkan aja,,,lol)...^^

      Delete
    3. thriller sist.. bukan horor.. kwkwkwkw

      Delete
  11. Sist.. Bc nya di komuter, hiks, jd pengen nangisss, cm ditahan2 takut maskaraku luntur, ;-)
    emang sistah paling bs bikin galau...:-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa tuh komuter sist? komidi puter? :D jgn nangis donk, ntr dikira ada yg ngerjain km. hahhahaa

      Delete
  12. Wkwkwkwk, naik komedi puter ke ktr enak x yee, nyoba ahh besokk, ;-):-B
    Sist, next chapternya kpn????? Galaunya blm sembuh nehhh, :-(

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg eleventh belum punya aku sist :( ntr malem sih biasanya aku update jam 10 wita gt. cb deh nanti, mdh2an udah ada ya :D

      Delete
  13. hehehe, aku setia menanti kok sist.. Kalo yg ini blm punya, tp si Ji Jeong nya udah ad kan sist???? #ngarep.com#
    Sista di mana neh, kok wita?? Kirain di jkt sist, :-B

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha jeong biasa.. jam 2 atau 3 sore n jam 5 atau 6 sore diposting. mdh2an bisa 2 chapter trus sehari. aku di denpasar sist, bali :D

      Delete
  14. Aduh.. Mau nangis ak..x_x
    Lnjut deh mbk..
    Sip bgt :d

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha.. cup cup cup.. sini aku nyumbang tissue sist ^^

      Delete
  15. Salam kenal aku bru liat nih blognya mbak shin..emang sengaja korea mania ya?
    Tmenku pasti suka banget ini!!!
    Gak sabar mau ngasih tau
    d tunggu next chapternya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal jg sista :D

      kebetulan utk bikin ceritanya lebih kebayang make korea, krn dramanya jg emang bagus2 ditipi. heheheh..

      sip sip. makasi ya sist udah mampir dimari. semoga betah.. salam ama temennya ^^

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.