"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Saturday, January 12, 2013

Eleventh Drama - Chapter 27



warning 18 yo or older

Keesokan harinya suasana hati Linda tak berubah, namun melihat Hyun Jung yang penuh semangat menyambut hari baru dan melemparkan beberapa lelucon untuknya mampu membuat Linda melupakan ciuman mereka semalam.

Setelah kembali ke kamarnya, Linda tak dapat memejamkan matanya sekejap pun, dia merindukan Hyun Jae, ciuman panas Hyun Jung hanya membuatnya semakin merindukan laki-laki itu. Namun maukah Hyun Jae menemuinya lagi? laki-laki itu mungkin saja telah memerintahkan orang untuk melarang mereka kembali ke Korea.


“Kita akan pergi ke Milan besok, kamu sudah siap?” tanya Hyun Jung pada Linda yang sedang melamun.

Dia tak menyentuh makanannya sedikitpun. Saat ini mereka sedang menyantap sarapan pagi yang disajikan oleh dua orang pelayan yang melayani mereka dengan cekatan.

Linda hanya mengangguk lemah, dia tak yakin ingin bepergian saat cuaca begitu buruk di Eropa. Musim dingin kali ini diberitakan memiliki badai salju terburuk sepanjang sejarah, dan Linda tidak menyukai berlama-lama diluar ruangan. Udara dingin menyebabkan tulang-tulang punggungnya ngilu bila terlalu lama berada diluar ruangan.

“Makanlah sarapanmu, kamu memerlukannya. Aku akan kembali malam nanti, kita bertemu besok pagi, sebelum berangkat ke bandara, ok?” Hyun Jung sedang membuka-buka berita eletronik dari peralatan iPadnya, sarapannya kini telah habis setengahnya.

Saat laki-laki itu menghampirinya untuk mendaratkan sebuah ciuman pada kening Linda, mata Hyun Jung menyipit mendapati Linda belum menghabiskan makanannya.

“Kenapa? Kamu tidak enak badan?” tanyanya cemas.

“Tidak, aku hanya sedikit tak berselera. Nanti aku akan makan siang lebih banyak, aku belum terlalu lapar pagi ini” kilah Linda pada Hyun Jung.

Laki-laki itu mengangguk, mencium kening Linda dan berpamitan untuk pergi kekantornya. Hyun Jung menjalankan bisnis perhotelan dan jasa pelayanan transportasi yang sedang sukses, bisnis yang dirintisnya sejak enam tahun yang lalu, sejak pertama menginjakkan kakinya setelah diusir oleh Hyun Jae dari Korea. Kini dia bisa berbangga hati karena telah mampu mengembangkan bisnisnya hingga merambah negara Eropa lain.

Hyun Jung dan Linda tiba di Milan, Italia untuk menghadiri peragaan busana yang dimiliki sahamnya sebesar dua puluh persen oleh Hyun Jung. Mereka akan menginap di hotel FourSeason Milan, merupakan salah satu hotel berbintang lima yang tergabung dalam rantai kerjasama dalam bidang bisnis perhotelan miliknya. 

Saat itu mereka sedang berjalan kaki menuju tempat diadakannya peragaan busana, ketika Hyun Jung melihat seorang temannya dan asyik berbicara dengan orang itu, dan melupakan Linda yang dengan senang hati melihat-lihat pemandangan Piazza del Duomo. Sebuah lapangan square yang luas dan mengagumi sebuah patung yang terletak di tengah-tengah Piazza yang terbuat dari batu marmer dengan tulisan terpahat pada dindingnya “Vittorio Emanele II” Raja pertama dari Italia.

Saat mengagumi arsitektur patung itu, mata Linda menangkap sosok laki-laki yang berdiri mematung di depannya, memperhatikan gerak-geriknya yang sedang mengagumi patung itu. Tanpa curiga, Linda menoleh pada sosok itu. Linda tersenyum padanya, namun kemudian dia menyadari, laki-laki itu bukanlah orang yang dikiranya.

Laki-laki itu memandangnya dengan tajam, matanya dingin menusuk mata Linda. Tangannya dimasukan ke dalam saku jas hangatnya, cuaca memang sangat dingin diluar sana. Linda bahkan dapat melihat asap dingin yang dihembuskan dari hidung laki-laki itu saat dia bernafas.

“Hyun Jae..?” bisiknya pelan. Air matanya menetes saat menyadari siapa laki-laki yang berdiri di depannya. Laki-laki yang sangat dirindukannya, laki-laki yang selalu dibayangkannya mengisi ranjangnya yang dingin setiap malam selama enam bulan mereka berpisah.

Tubuh Linda gemetar, dia ingin mendekat dan memeluk laki-laki itu, namun dia takut bila matanya salah menerka laki-laki dihadapannya adalah Hyun Jung dan bukannya Hyun Jae. Mereka memakai jas hangat yang sama, Linda tak dapat membedakannya, hanya mata itulah yang dikenalnya. Mata yang selalu menatapnya seperti itu sebelum dia melompat dari lantai dua kamarnya. Dulu..

Seolah mengerti dengan keraguan di mata Linda, laki-laki itu menghampirinya, dengan putus asa Linda mencoba untuk mundur dan berlari dari laki-laki itu. Langkah kaki laki-laki itu semakin cepat, tak ingin melepaskan Linda dari pandangannya.

Saat jarak mereka hanya sejengkal, dia menarik tubuh Linda dalam pelukannya dan mencium bibir wanita itu dengan penuh kerinduan. Mendesakkan tubuh mereka dan memeluknya dengan erat.

Kini Linda dihantui oleh perasaan bersalah, dia tidak tahu siapa laki-laki yang sedang menciuminya dengan begitu bergairah. Ciuman ini sama dengan ciuman yang Hyun Jung berikan padanya semalam, sama dengan ciuman yang selalu Hyun Jae berikan padanya saat malam-malam percintaan mereka yang menggebu-gebu.

Linda hanya bisa meneteskan air matanya dan menerima ciuman yang begitu dirindukannya. Hyun Jae atau Hyun Jung, dia tak perduli lagi. Meskipun bila dia buta, dia bisa merasakan, laki-laki inilah yang dinginkannya. Dia tak perduli nama laki-laki ini.

“Pergilah bersamaku, Lin..” desahan suara itu.. Hyun Jae-nya. Hyun Jae kembali untuknya.

Linda memeluk leher Hyun Jae dan mencium bibir laki-laki itu dengan penuh penderitaan. Begitu menyakitkan tak bisa bersama dengan laki-laki yang dicintainya dan mengetahui bahwa dia tak lagi diinginkan telah membuat harapan hidupnya menipis.

Namun disinilah dia, berciuman dengan laki-laki yang dicintainya, melepaskan seluruh kerinduannya pada laki-laki itu dan ingin terjatuh bersamanya dalam jurang yang terdalam.

“Bawa aku pergi, Choi.. Bawa aku pergi..” isak tangis Linda dalam pelukan Hyun Jae.

Laki-laki itu kemudian merengkuh pinggang Linda dan membawanya pergi dari Piazza itu, masuk ke dalam mobil Bentley hitam yang membawa mereka meninggalkan lapangan itu jauh dari pandangan mata Hyun Jung yang memperhatikan mereka sedari tadi.

~~~~

Hyun Jae menciumi seluruh tubuh Linda yang telanjang dibawahnya, mereka berdua telah melepaskan seluruh pakaian dan berada di atas ranjang kamar hotel Hyun Jae. Bercumbu dengan panas setelah enam bulan lamanya tak bertemu.

Gairah itu masih meletup-letup dalam tubuh mereka. Saling menarik bagai magnet, saling menginginkan.

Linda mengerang nikmat dibawahnya saat Hyun Jae memainkan lidahnya di selangkangan wanita itu. Menghisap dengan keras dan menusukkan lidahnya pada lubang kewanitaan Linda, keluar masuk hingga wanita itu menggelinjang merasakan kenikmatan yang luar biasa disana.

Lidahnya kini menjilati daerah kewanitaan Linda dari bawah ke atas, berulang-ulang tanpa henti dan Linda pun mengejang merasakan gelombang orgasme menghantamnya.

Hyun Jae tak menghentikan lidahnya disana, kini lidah itu menyusuri perut Linda yang langsing, yang telah lama tak disentuhnya, menciumi buah dadanya yang ranum dan kenyal, menghisap putingnya dengan nikmat.

Lidahnya mengembara dileher Linda, menciumi daerah ini dan mengecup nikmat leher Linda yang jenjang.

Bibirnya menggigit-gigit dagu Linda, menjilat tulang rahang wanita itu dan mengecup pipi-pipinya lalu berhenti dipucuk hidung Linda. Lidahnya mencari dan menjilati bibir Linda dan memilin lidah wanita itu kemudian menciumi bibir itu lagi dengan ganas. Hyun Jae membalaskan dendamnya setelah lama tak bersama dengan Linda.

Linda merasakan kejantanan Hyun Jae menyundul-nyundul perutnya karena gesekan tubuh Hyun Jae diatasnya. Laki-laki itu masih menciuminya dengan penuh nafsu.

Linda sangat ingin menyentuh kejantanan Hyun Jae, ketika dia masih terbaring tak berdaya, Hyun Jae melarangnya untuk menyentuh daging itu karena mencemaskan tulang punggungnya yang harus menekuk bila ingin mengulum kejantanan Hyun Jae.

Namun kini dia telah sembuh, dia ingin melakukannya. Dia ingin mengecap rasa kejantanan Hyun Jae di lidahnya. Menikmati tubuh laki-laki itu sebelum dimasukan kedalam tubuhnya.

Linda mendorong pelan tubuh Hyun Jae, menghentikan Hyun Jae dari aktifitasnya dengan lidah Linda.

“Aku ingin merasakan kejantananmu, Choi..” bisik Linda lirih.

Hyun Jae tak menjawabnya, dia hanya duduk disamping Linda dan mengarahkan tangan wanita itu pada kejantanannya, membimbing wajah Linda mendekati kejantanannya hingga kejantanannya itu masuk sepenuhnya ke dalam mulut Linda.

Permainan lidah Linda pada kejantanannya membuat Hyun Jae terpaksa memejamkan matanya. Merasakan kenikmatan yang tiada duanya pada ujung kejantanannya. Linda masih menghisap kejantanannya saat Hyun Jae meremas-remas payudara wanita itu dan memainkan lagi jari-jari tangannya pada selangkangan Linda yang dibukanya perlahan.

“Shhh...shh.. Ah.. Nikmat sekali Lin..” desis Hyun Jae saat mulut Linda menghisap ujung kejantanannya dan menggesek batang kejantanannya dengan cepat.

Hyun Jae mengangkat wajah Linda, menciumi bibir wanita itu dan merebahkan tubuh mereka. Hyun Jae menindih tubuh Linda dan memposisikan tubuhnya sedemikian rupa hingga kejantanannya yang telah mengeras menyundul-nyundul lubang kewanitaan Linda dan perlahan-lahan menembus lubang itu hingga habis.

Dengan tangannya Hyun Jae mengangkat sebelah paha Linda kemudian menggerakan pinggangnya maju mundur dengan semakin cepat. Linda begitu basah, cairannya menetes dan menempel pada paha Hyun Jae yang bertubrukan dengan pahanya dengan keras. Menjalin cairan itu hingga membentuk benang lengket yang tak putus-putus.

Semakin cepat rithme gerakan pinggul Hyun Jae, semakin keraslah erangan yang dikeluarkan mulut Linda. Sebuah erangan panjang akhirnya keluar dari mulut itu. Tubuhnya bergetar merasakan sebuah orgasme lagi melanda tubuhnya.

Hyun Jae mencabut kejantanannya dari tubuh Linda, menarik tubuh wanita itu kesisi ranjang dan membantunya berdiri.

“Aku ingin melakukannya dari belakang, Lin.. membungkuklah dan tumpukan tanganmu pada ranjang” perintah Hyun Jae pada Linda.

Tubuh Linda sudah lemas karena menerima dua buah orgasme yang berdekatan. Tubuhnya merosot diatas ranjang, sementara kakinya yang menginjak lantai goyah, hanya karena tangan kokoh Hyun Jae yang menopangnya maka Linda masih bisa berdiri dan mengerang tertahan saat kejantanan Hyun Jae menusuknya dari arah belakang, menusuk lebih dalam dan lebih nikmat pada lubang kewanitaannya.

Linda menutup mulutnya merasakan hantaman kenikmatan demi kenikmatan yang Hyun Jae hujamkan pada tubuhnya. Dia pun menangis dan berteriak saat hujaman kejantanan Hyun Jae dengan kejam keluar masuk tubuhnya tanpa ampun. Tubuh mereka beradu, paha bertemu dengan pantat dan menyerukan suara yang menggairahkan bercampur dengan teriakan tangisan Linda menahan nikmat yang dirasakannya disana.

Hyun Jae tak pernah mempercayai istilah “bercinta hingga terkencing-kencing” sebelumnya, namun kali ini, bercinta dengan Linda dengan kecepatan torpedo, jari-jari tangannya bermain pada klitoris Linda dan tak lama kemudian wanita itu mengeluarkan cairan bening tak berbau dari daerah kewanitaannya.

Suara rengekan Linda memohon untuk dihentikannya siksaan kenikmatan itu tak membuat Hyun Jae iba padanya, tangisan wanita itu justru semakin memacu birahinya bercinta lebih lama dengan Linda.

Bed cover putih itu telah basah hingga jatuh di atas karpet dibawahnya oleh cairan kenikmatan Linda yang tak ada habis-habisnya. Wanita itu masih bergetar selama semenit lebih dan Hyun Jae hampir tak sanggup lagi menahan cairan kenikmatannya yang telah menusuk-nusuk pertahanannya.

Saat lenguhan-lenguhan nikmat keluar dari mulutnya, cairan-cairan itu kembali memenuhi rahim Linda dan membuat wanita itu semakin menggelinjang merasakan semburan cairan kenikmatan Hyun Jae dalam tubuhnya.

Kaki Hyun Jae gemetar saat semburan demi semburan spermanya keluar memenuhi dinding rahim Linda, dengan cekalan kuat dia memegang pinggang Linda mencegahnya terperosok jatuh ke bawah. Ketika nafas terengah-engah mereka masih meramaikan ruangan kamar itu, Hyun Jae mencabut kejantanannya dan membaringkan Linda di atas ranjang.

Mereka bercinta begitu keras dan lama. Hyun Jae merasa seluruh cairannya telah dia habiskan kali ini, dan ragu bila besok dia melakukannya lagi dan spermanya telah terisi kembali. Hyun Jae mengambil tempat di samping Linda, menyelimuti tubuh telanjang mereka hingga batas dada.

“Tinggalah bersamaku malam ini..” dan Hyun Jae pun memeluk tubuh Linda tak mengizinkannya pergi dari pelukannya malam itu.

Linda merasa seluruh tubuhnya ngilu, Hyun Jae bercinta dengan maksimal bersamanya. Linda masih bisa merasakan cairan sperma Hyun Jae yang menetes keluar dari lubang kwanitaannya, membasahi seprai putih dibawah mereka. 


39 comments:

  1. Wow... Gimana ya rasa.x sampe "terkencing2" ? #menghayal... M Shin :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha coba aja dipraktekin sist.. ama suamii... bukan suami org lain ya. wkwkwkkw. atau cek di mbak google dengan key word : squirting sex female :D :D :D :D :D

      Delete
  2. sisssstaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh,,,
    Mw request,,,,bisa ga si Jung djadiin sama Linda??
    Trus Mbak Fathy djadiin sama Jahe, kemiri, tumbar dsb,ny???
    Hhehheheeeeee,,,

    Nunggu mbak Fathy koment dlu aaaaghhh,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha... bisaa.. gampang diatur.. lol

      Delete
    2. @riska mau dijitak pake apa??
      jae bukan jahe....

      @mba shin : udah cukup ceritanya seperti alur ini, aku dah ikhlas melihat jae berbahagia dengan linda,,,,

      Delete
    3. hahahaha.. ya ya ya.. aku jg gk tau nih bisa bikin ending orisinilnya apa gak, soalnya udah melenceng dr cerita awal nih chapternya

      Delete
    4. @mba shin : ending orisinilnya mang maunya gimana??
      ada dua,,, hmmm ini aja dah biki sport jantung, orisinilnya bikin + sport jantung deh,,,

      Delete
    5. jitak binti getok binti jewerlah aku sesuka hatimu mbak,,,
      aku Rela,,,
      ntar aq bakal ngasuin smua hasil Bully-anmu ke misuaku yang bernama Chris,,,,,huuhhuhuhuhuuuuuu

      Delete
    6. @riska : typo tuh "ngasuin"??? klo dalam bahasa jawa artiya kasar loh,,,,

      silahka aduin ke chris paling juga dia dh ngacir duluan liat jae :P

      Delete
  3. whoaaaaaa....so hot,akhirnya mereka bersatu lagi :) kali ini apakah hyun jung akan merelakan linda untuk kembaeranya??? dinantikan bab selanjutnya...thanks mbk shin <3

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. bumbu apa nih? pecel? terasi? gado2?

      Delete
    2. @rena : jgn ikutan2 riska yah... nti aku jitak juga nih,,,, hehehe

      @mba shin : maunya bumbu apa??

      Delete
    3. bumbu rujak. dah lama gak ngerujak hee

      Delete
    4. @mba shin : dah bangun???
      ayolah kita ngerujak,,, tpi rujak gak pake jahe y mba,,,,

      Delete
    5. itu kacang ijo sist kl pake jae..

      Delete
    6. enakkan mba makan bubur kacang ijo??

      Delete
  5. holly molly guaca molly !! Hotty !!

    ReplyDelete
  6. dihbskan slma 1 malam,
    tuch om choi balas dendam, hahhhaha

    ReplyDelete
  7. Jakarta ujan..... dingiiiiin bgt......
    tp bgtu baca lgsung kepanasan
    thanks sistah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha.. syukur deh.. biar gk membeku sist kedinginan ^^. sama2...

      Delete
  8. itu beneran hyun jae? Msh ga percaya. Keinget sama senyum culas bin liciknya hyun jung.

    ReplyDelete
  9. yah mba kok kbr. Makin yakin kalo itu bukan hyun jae. Secara kata mba shin kan endingnya bkalan bikin shock..
    jasnya sama n linda juga ga bisa bedain itu hyun jae apa hyun jung. Udahlah aku pasrah aja. Gimana yg nulis aja *udah putus asa duluan hha* nyiapin hati plus persediaan air mata hha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhhahaa.. ntr malem deh lg 1, siapa tahu besok libur gk bs kasiin postingan lagi :D

      Delete
  10. huuuuaaaaaa......hooootttt....
    ternyata linda bisa ketipu juga
    mbak 1 lagi yaaa...yaaa....yaaaa...
    heheheheehehe...:)

    ReplyDelete
  11. Huaduhduhduh....
    Ilerku jg netes nih mbak shin ngebayanginnya, 6bulan g ktemu si jae badai yach!

    ReplyDelete
    Replies
    1. badai katrina sist.. eh salah. badai Linda. lol

      Delete
  12. Q ga terima klo itu si Jung..... Ga terima pokok Πγª Shin... " Sambil nangis bombay Dpojok". Btw... Q plg semangat mbca d Chapter klo ada tulisan "warning 18 yo or older" heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhahaa... ketahuan ya motifnya wkwkkwkw.. :peace:

      Delete
  13. love will find the way, no matter what happens, it can find you even you in the hell ....

    jadi linda jangan kabur lagi yah,,,,
    kasihan mas jae,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiaaahhh,,,kayak lagu love will find The way adjaa,,,
      sedaaaaaaaaaaappppp

      Delete
    2. sedap2 aja, apa yg sedap riska??
      udangku tuh sedap hehehehe

      Delete
    3. oh really? emang di neraka ada cinta sist?? ketularan komik2 nih pst yg bilang "jatuh cinta dengan raja kegelapan" eh raja neraka dink, raja kegelapan kan si jung min. wkwkkwkwk

      Delete
    4. wkwkwkwkkk,,,,
      jae kan bakal nyari linda kemnapun dia pergi mba, ke ujung dunia, ke neraka juga dia ladenin, demi linda

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.