"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Wednesday, January 9, 2013

Looking To You - Chapter 1



Pernahkah kau merasa begitu menginginkan seseorang namun menahannya hingga keinginan itu pelan-pelan menghancurkan kewarasanmu dan merubahmu benar-benar menjadi seorang yang berengsek?

Well, itulah yang terjadi padaku sekarang. Tepatnya sejak Calley Conahan memasuki pintu kantorku dengan wajahnya yang lugu dan tanpa dosa, dengan setelan blazer membosankan yang tak akan pernah aku rasa menarik bila dikenakan oleh wanita lain.


Tapi wanita ini? Calley? Sedikit gerak-geriknya yang sekecil apapun menarikku bagai magnet dan perlahan-lahan menghancurkan pertahananku. Sudah dua setengah bulan sejak pertama kali dia bertugas menjadi Asisten Pribadiku, pekerjaan yang sebenarnya tak perlu bertemu denganku setiap hari.

Tetapi disinilah aku, mengaduk-aduk kantornya dan mendapati diriku duduk di atas meja kerjanya, merasa bersemangat untuk membuatnya kewalahan. Dengan memberikannya tugas-tugas yang bahkan Sekretarisku Diane akan menjengitkan mata saat aku mendiktekan pekerjaan-pekerjaan itu untuk Calley melaluinya.

Aku ingin memiliki alasan untuk bertemu dengannya, memiliki alasan untuk membuatnya sibuk dengan diriku. Dia selalu bersamaku, mengerjakan pekerjaan kecil sekalipun yang aku perintahkan. Bahkan pekerjaan-pekerjaan yang tidak termasuk dalam job descriptionnya. Dan jangan pernah menanyakan kriteria pekerjaan apa lagi yang ingin kumasukan ke dalam deskripsi pekerjaan yang aku ingin dia lakukan untukku.

Dengan senang hati aku akan menghapus butir-butir deskripsi itu dan menggantinya dengan deskripsi-deskripsi pekerjaan lain yang sangat aku inginkan dia kerjakan untukku.

Mungkin aku bisa mendiktekannya sedikit untukmu?

1.          Melayaniku di atas ranjang? Terdengar menggairahkan? Tidak?

2.          Atau mungkin melayaniku setiap saat di dalam suite kantorku saat jam kerja? Oh aku sungguh sangat tergoda untuk melakukannya sejak hari pertama kaki-kaki jenjang itu menginjak lantai kantorku dengan langkahnya yang membuat mataku membelalak. Hanya dengan memandangi lekuk tubuhnya bisa membuatku berdiri disana.

3.          Sex panas didalam mobil akan kutambahkan saat dia menemaniku makan siang. Dengan alasan harus mengerjakan perintah-perintah kecil lain, aku bisa memonopolinya seharian, mungkin sehari-semalaman. Ya..ya.. sehari-semalaman. Mungkin hingga pagi, dan di apartemenku setelahnya? Sebelum kami berangkat ke kantor? Dalam perjalanan menuju kantor? Shit!!

Aku tak bisa melanjutkan imajinasiku lagi. Darren Junior telah mendesak belahan celanaku hingga mata terlatih siapapun akan tahu apa yang sedang bergejolak dalam tubuhku sekarang.

Dan jangan katakan Diane harus tiba-tiba muncul di kantor kecil ini saat Darren Junior mengintip dari balik retsleting celana panjangku dengan lekuk kepalanya yang menyembul melalui terusan pahaku. Sekretarisku itu memiliki mata terlatih seperti elang, dia adalah teman kuliah kakakku Daniel, dan dia memiliki pengalaman dengan laki-laki lebih dari pengalamanku dengan wanita.

Meski dia tak pernah menggodaku, karena itulah aku senang mempekerjakannya. Dua orang dominan dalam hubungan seks tak akan membawamu kemana-mana selain ego yang saling menjatuhkan. Untungnya Diane tidak memperlihatkan hal itu di tempat kerja. Dia profesional.

Dan Calley.. Wanita ini selalu membuatku menarik nafas panjang, menahan gairahku yang selalu meledak-ledak disampingnya. Dan aku bersyukur dia hanya mengira aku terlalu marah karena pekerjaan-pekerjaan kantor yang tiada habisnya, bukan karena alasan lain seperti tatapan mataku yang begitu ingin menelanjangi tubuhnya dari pakaian jelek itu. Demi Tuhan, tak bisakah dia memakai pakaian lebih seksi sedikit?

Dan memporak-porandakan pertahananku lagi? Mungkin bukan ide yang baik. Aku pun mendengus.

Dia mengangkat kepalanya, menatapku yang mendengus. Sedikit kekhawatiran tersirat diwajahnya. Kertas-kertas file yang aku percaya tak berguna itu hanya mengalihkan perhatiannya dariku, dan aku tak suka. Ingin kurenggut kertas itu dan menyingkirkannya dari tangan Calley hingga aku bisa memuaskan nafsuku padanya.

Kantor kecil ini cukup luas untuk kami berdua, cukup nyaman untuk melakukannya di atas meja, atau bersandar pada dinding, mungkin pada daun jendela dan menempelkan pantatnya yang pasti seksi itu pada kaca transparan dan tak perduli ada yang akan melihatnya –karena gedung perkantoran milikku berada di lantai tigapuluh, siapa yang cukup gila untuk mengawasi kami?-  atau mungkin dia bisa duduk diatas pangkuanku saat aku sibuk bermain dengan payudaranya yang menggiurkan.

Calley Conahan, kau membuatku gila!

“Sore ini, bertemu klien di restoran The Altavoire, Calley? Aku ingin kau mengikutiku. Ada pekerjaan untukmu” kataku dari atas meja kerjanya. Sudah lima menit lebih aku duduk disana memperhatikan gerakan tubuhnya yang naik turun seirama dengan nafasnya.

Mencium wangi jasmine dari tubuh Calley merusak seluruh indera tubuhku. Apakah di dalam sana wangi jasmine itu masih akan tercium.. Aku sangat ingin mengetahuinya, sekarang.

Tapi aku hanya mengerang, siksaan ini akan semakin berat setiap harinya.

“Ok, Darren” jawabnya sekilas. Dia tak tersenyum padaku, aku tak menyalahkannya.

Setelah berhari-hari aku kehilangan kewarasanku karena masalah pekerjaan yang tak beres dan penundaan pengiriman barang lima puluh container menuju Milan, Italia, siapa yang tak akan murka? Dan Calley lah sasaran semua kemarahanku.

Mungkin aku terlalu berlebihan, dia berada disana, di kantorku, pada saat yang tidak tepat. Saat aku menutup telephoneku dengan marah, dan dia masuk ke dalam kantorku dengan setelan membosankan itu lagi, yang begitu ingin kucabik-cabik hingga tak berbentuk.

Ya, sore itu.. setengah bulan yang lalu... Saat dengan marah aku menarik tubuhnya ke dalam pelukanku. Mencium bibir perawannya –well, aku tak tahu bila dia masih perawan, melihat dari penampilannya aku ragu dia pernah memiliki kehidupan seks diatas ranjangnya, atau mungkin aku salah, tak ada wanita seusia Calley perawan, sepanjang pengetahuanku- oh ya, bibir perawan itu terasa begitu manis, dan aku meneguknya seperti itu adalah cairan penyelamat hidupku, mengobati kehausanku pada bibirnya yang merekah indah, dan yang seringkali digigitnya bila aku memarahinya.

Hey, aku suka bila dia melakukannya, aku membayangkan mulutku lah yang menggigit bibir itu.

Calley tak berdaya dengan ciumanku yang penuh nafsu padanya, melepaskan semua frustasiku yang telah menumpuk sepanjang dua bulan itu padanya, masalah pekerjaanlah yang aku jadikan alasan saat lima menit kemudian bibir kami terlepas. Dengan nafas terengah-engah dan bibir yang membengkak panas aku meminta maaf padanya.

Dan aku beruntung dia tidak menamparku, tapi mengapa dia harus menamparku? Aku merasakan tubuh Calley meleleh dibawahku, tanganku menopang tubuhnya yang goyah akibat ciumanku.

Bila tidak ingat Daniel akan tiba di kantorku sesaat lagi, mungkin..mungkin dia sudah berada di atas ranjangku sejak saat itu.

Haha.. aku hanya menipu diriku sendiri, maukah Calley menjadi kekasihku? Minimal teman seranjangku? No way! Dia terlalu suci untuk menerima tawaran itu. Wanita yang setiap hari minggu ke gereja membaca bait-bait Tuhan ini tak akan mau berkeliaran telanjang di dalam apartemenku dan kusetubuhi sepanjang hari, sepanjang malam.

Yang hanya membuatku semakin geram. Dia tak tersentuh, Darren.. Begitulah yang selalu kuingatkan pada diriku.

Baru kuketahui ayahnya adalah seorang pendeta di sebuah Gereja kecil di salah satu distrik kota New York, dan ibunya seorang pemimpin dan pendiri yayasan panti asuhan yang telah mengadopsi anak-anak terlantar dari pemukiman kumuh di dekat kota Berkshire dan sekitarnya.

Orang-orang bersih dengan hati mulia, sangat jauh berbeda denganku. Aku.. laki-laki dengan masa lalu kelam yang bahkan mengingatnya pun tak ingin kulakukan. Bila kakakku Daniel tak disana, aku tak tahu apa jadinya hidupku lima belas tahun yang lalu, saat ibuku mati di depan mataku, karena laki-laki itu..yang sampai kini masih membusuk di dalam tanah kuburan yang basah, digerogoti cacing-cacing menjijikan.


Ya, aku senang mengetahui akhirnya dia telah mati!! Laki-laki itu, ayahku sendiri. Karena akulah yang telah membunuhnya.. 

Looking To You - Chapter 2 


41 comments:

  1. Wow pagi yg membara M Shin... ;)
    Begadang ya M ?
    Pengen liat komentar.x M Riska... Hehehe...
    Nge_fans bgt deh sm coment.x yg lucu2...
    Oh ya, Tq ya M Shin udah sharing karya.x <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih sist, td dah tidur sore, eh dibangunin ama gugukku. akhirnya begadang deh.. kepikiran 1 cerita, akhirnya diketik aja drpd meledak2 dikepala. wkkwkwkwkw..
      makasi sist ya dah mampir.. :mwahhh: rajin bgt bangun paginya... ^^

      Delete
    2. hahhahhahaay,,,ada yang merindukanku ternyata,,
      I miss u, too Lisa Orchid,,, :)

      Delete
  2. Wkwkwk... Bukan cuma rajin bangun pagi lho M. Aq lebih rajin buka blog.x M Shin... Tiap 1/2 jam... Semenjak baca si Jungmin... Pernah baca drama yg tentang si penulis naskah... Trus cwo.x ilang ingatan, eh malah dia ML sm cwe lain... Ckckck sampai sekarang kalo d ingat2 bawa'an.x jengkel abisssss (reader yg g bisa nrima kenyataan), maka.x drama itu aq g selese baca.x... Ama si Yura sm siapa tuh si K sm si T ya? G mau baca (benar2 g mau nrima kenyataan wkwkwkwk)...
    Love like penguin couples :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhahahhaha... wah wah... thema dramanya menggalau semua soalnya sist.. alasanku cuman 1 :namanya aja drama cin: hueheuehue.. mdh2an gak kapok2 ya baca2 drama disini :D huahauhuauha... mwah..

      Delete
  3. mbae,,,,
    karya dadakan, bagus mba,,
    cuma mw one shoot aja kah mba??
    buat bbrpa bab y mba hehehehe

    NB : maaf smlm aku yg malah ketiduran mba,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahhaha iya nih.. bikin dr jam 3 pagi sampe jam 4-an. hiihihi...
      btw one shoot apaan yah? sekali tembak? err..

      rencananya sih aku mau bikin agak panjang, mgkn beberapa chapter ya, biar kyk novel2 githu.. pengen nyoba bikin, bisakah aku? huehuehuehue. ya gpp.. dah malem jugaan. ni jg rajin dah bangun..

      Delete
  4. sakit badan mba tidur kelamaan, semalam sepi bener, biasa bercanda juga sama mba hehehe,,, masih melek apa dah tidur lagi??

    cuma ceereita kaya cepern aja, mba....
    beberapa chapternya bisa berpuluh-puluh,hehehehe
    salut bisa gembangin cerita tiap hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha.. coba si Hugi gak gangguin aku, mgkn aku masih ngorok sist skrg.. kirain bakal tidur cuman 1jem eh ternyata lama jg. ahhahahaha..

      masih melek, lg ngetik 9th drama, chap 36. chap 37 belum e.. hee..

      hoo ya ya, one shoot artinya kl gt. :D

      hahahaha.. hanya pelru berimajinasi sist.. dateng tuh cerita.. ^^

      Delete
    2. mba masih melek juga?
      aku sapa di g+ kok gak bls2,,,
      btw brp jam tidur? hugi knp??

      Delete
    3. aku gak online di G+. cuman di blog aja. sambil ngetik entar ke distract banyak hiburan ahhahaha.. hugi bangun2, gangguin org lg enak2 tidur. ni aja lg gigit2 keset dia. aku td tidur dr jam 1/2 12 sampe jam 2 kl gk salah.

      Delete
  5. hahahaha,,,
    akku sapa juga di bbm, masih lemotkah??
    lama juga y mba, knp gak tidur lagi?
    nti sakit loh,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. aku gak megang bb sampe jam 12-an sist.. males. banyak kerjaan gak kelar kl megang bb trus. ahahaha.. bikin ketagihan soalnya. cuman 2,5jam bentar tuh, aku minimal tidur puas itu 8 jam. wkwkwkkw. ntr siang mgkn tidur lagi, ni jam 8 mau rebus ayam ama masak nasi, ngeluarin anak2 etc etc. mana ujan badai angin lagi skrg... ckckckc

      Delete
    2. wew,,,, jakarta juga ujan, kalo anginnya semalam,,,,
      rebus ayam untuk mba n koko or untuk anak2 (keren euy anak2nya dikasih makanan mateng heheheh)

      berarti tidurnya masih kurang 5,5 jam lagi y mbae,,,

      Delete
  6. pagi2 buka blognya mba shin dapet bacaan baru yang yah hhe tau kan tau dong HOT. hhe
    mba ditunggu ji jeong n jung in nya.... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaha sip sip... lg setengah jam lg ya cin

      Delete
  7. ehm,,,,ceritany kereeeeeeeeeeeeeen,,
    ngbayangin si Darren menahan hasrat binti gairahnya slma temu pandang dengan si Calley,,
    si Calley ntuh pengen juga kan ama si Darren??
    masang gaya jinak2 merpati yagh??haisssssshhh,,,bakal PD ke 15 klo ntar dlanjutin ceritanya,,
    nigh bakal dlanjutin kan sistah??minimal 10 bab gitu,,,bisa kan???
    pliiiiiiiiiiiisssssssssss

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaa... belum tau cin. mgkn... ya..mgkn ndak. yg jelas bukan pegangan utama sih. kl pas senggang br diterusin -yg penting gk sampe lupa aja plotnya-haahaha

      Delete
    2. Amiiinnn,,,smga ga bakal lupa ma plotny,,,
      Nanggung bener soalny klo cuma one shoot story cyiiinnn,,,

      Delete
    3. hahaha iya sist. sengaja dibuat nanggung.. biar bisa aku lanjutin ^^

      Delete
  8. Bikin panjang Ya Shin cerita Πγª. Heheh "ngarep.com "... Kya Πγª seru klo perawan ktemu pria Hot.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaa mudah2an ya sist.. ^^

      kl perawannya bule kyk gmn ya? kl perawannya korea kan udah tahu tuh sifatnya gmn. malu2 kuting.. kl bule? jgn sampe malu2in kuting aja..lol

      Delete
  9. aw aw aw aw ! Another great work from hot author miss shin ! ( prok ,prok ,prok ! ) heheh well done hun ! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. thank you hon.. hope u like it ;) :prok prok prok tepuk pramukaa...

      Delete
  10. cerita baru lagi yeayy.. :D
    aku jadi sering berkunjung disini terus ngerefresh ada cerita lagi apa nggak,hihi
    oya sist yang first drama gak dilanjutin kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha asikk.. mdh2an ada terus ya sist cerita barunya

      yg first drama pengen lanjutin sih, tp belum nemu keinginan untuk buka lg. terlalu mainin perasaanku wkwkwkw. pengen yg ringan2 dl cin.. huahauhauha :* mdh2an bs dilanjutkan tahun ini, biar finishhh..

      Delete
  11. tanggung mba Shin..hahaha
    mau lagiiiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha sip sippp... ditunggu ya sist...

      Delete
  12. mari bersama-sam teprok pramuka agar mba shin mau meneruskan cerita ini !! *orasi ala mahasiswa wkwkwkwk :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah orasi yg damai.. contoh negeri yg berbudaya...

      Delete
  13. bagus mbak shin,
    cerita ini masih bersambung? kalo emang iya aku setuju ( dikasih 10 jari untuk voting suaranya)
    11th dramanya mbak.....hikhikhik....ayo donk (dengan wjah sendu dan memelas) ngerayu nih ceritanya...hhihihihihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih kok sist.. cuman belum tahu kapan sempet ngelanjutinnya lagi :D

      ntar 11th drama jam 10-an ya ;) tenang, untuk hari ini udah ada 1 chapter wkwkkwkw...

      Delete
  14. hehe namun yg orasi ini bkan mahasiswa jeng, melainkan mahasewot karna menunggu sang author memposting cerita selanjutnya hehehe ( mewakili perasaan para reader yng kepo wkwkwk )

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahahhaha... be te we. i like ur blog. bener2 mahasewot yg bikin tuh blog. wkwkkwkwkw :peace: cin..

      mdh2an deh ya, kl dah ada stok 9th n 11th drama buat besok, br aku ngetik yg ini lagi ahahaha...

      Delete
  15. oh,daren junior...wkwkwkw.. lucu.

    ReplyDelete
  16. baru mo mulai baca mbak.. penasaran dengan kisah darren yang yang sedang hot dibicarakan dikalangan balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua.. hiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaha sip sip... ditunggu komen2nya ya sist :D

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.