"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Wednesday, February 27, 2013

Looking To You - Chapter 27



Dalam lift yang naik dengan lambat membawa kami ke lantai dimana apartemenku berada, tubuhku dan tubuh Calley telah beradu dalam ciuman panas kami. Bibir kami mencari-cari dengan liar, menguasai dalam nafsu yang tak tertahankan. Tangan Calley mencabut lepas kemejaku dari celana panjangku, mengendurkan dasi dan membuka semua kancing bajuku. Bila aku tidak tahu lift ini memiliki cctv mungkin akan kusatukan tubuh kami di dalam sini. Tapi aku tak akan melakukannya, pengelola apartemen ini bisa menuntutku karena melakukan hubungan tak senonoh diruangan publik. Aku belum segila itu.


Pintu apartemen kubuka kasar, tubuh Calley kuangkat dalam gendonganku. Calley memelukku masih dalam posisi kami saling berciuman, kedua kakinya melingkari pinggangku dan kami masih berciuman hingga kubaringkan tubuh Calley diatas ranjang, menindihnya. Kulepaskan seluruh pakaianku dengan cepat, pakaian Calley menyusul berikutnya. Mata wanita ini begitu liar, dia sudah sangat bergairah. Aku bisa melihat senyum nakal Calley disana. Tubuh kami yang telah bertelanjang sepenuhnya menunggu untuk disatukan.

“Apakah kau ingin mengatakan sesuatu, Darling..?” tanyaku pada Calley. Dia nampak tergoda untuk menguasaiku, sama seperti saat Calley pertama kali berada dalam Cry of Lust Hall. Sisi lainnya yang agresif.

“Kau tahu aku sangat menginginkannya, Darren..” senyum Calley tersungging manja. Dia menindih tubuhku yang pasrah berguling dibawahnya.

Kubiarkan Calley menikmati tubuhku, bermain menyiksaku dengan gesekan selangkangannya yang basah pada Darren junior. Dia tersenyum menggoda, membuatku tak berdaya dan mencoba memasang senyum tersiksa. Bagaimana aku bisa bertahan lebih lama? Hanya dengan gesekan bagian hangat itu pada batang ereksiku, kejantananku telah berdenyut keras. Bila Calley tidak menghentikan apa yang sedang asyik dilakukannya sekarang, aku akan membasahi tubuh kami dengan cairanku. Dan cairan itu akan sia-sia, karena kami sedang dalam proses untuk membuat keturunan disini.

“Kau akan membuatku keluar, Calley..” bisikku gelisah. Beberapa gesekan lagi dan aku yakin Calley akan tertawa senang diatas siksaan yang dia berikan padaku.

“Belum, Darren. Tidak akan semudah itu kubiarkan kau mencapai klimaksmu. Kau harus memuaskanku terlebih dulu” dan Calley menghentikan gerakan tubuhnya di atasku. Thanks God!!

Calley menduduki dadaku kini, daerah kewanitaannya yang hangat dan basah mengeluarkan cairan yang kini meleleh pada dadaku. Terasa sungguh seksi, aroma kewanitaannya menggoda nafsuku untuk menciumi daerah itu, dan Calley memiliki ide sendiri mengenai caranya menikmati diriku.

“Ciumi aku disana, Darren..” perintahnya padaku. Aku tidak tahu apa yang akan Calley lakukan, hingga dia berjongkok di atas kepalaku. Well, dia menyodorkanku surga duniaku.

Oh, Calley.. Dimana kau belajar hal seperti ini, apakah disela-sela jam kerjamu yang padat dalam kantor kecil itu kau juga membuka situs-situs porno? Oh, kau sungguh nakal. Tak mungkin aku menolak bagian terindah tubuh wanita ini, dengan lahap kunikmati daerah kewanitaan Calley yang terpampang di atas mulut dan hidungku. Calley tidak mengizinkanku memakai tanganku, oh well.. Aku tidak bisa menggunakan jariku untuk membantuku. Calley tahu dia akan kalah bila aku menggunakan jari tanganku disana.

Calley mulai mendesakan kewanitaannya di mulutku, sungguh nikmat. Rasanya memang sedikit amis, tapi semakin lama kau akan menyukainya. Seperti saat kau menjilati mulut bagaian dalammu, tak ada yang berbeda, well mungkin aromanya yang khas yang akan membuatmu semakin bergairah. Lalu Calley mengangkat tubuhnya, wajahnya sayu memandangku.

Calley mengarahkan pantatnya di atas pangkuanku, dengan perlahan Calley menggenggam Darren junior dan membimbing ereksiku itu ke dalam lubang intimnya. Calley memekik, meskipun bagian sensitif itu telah sangat basah, tapi tetap saja Calley adalah seorang wanita yang hanya sehari yang lalu kehilangan keperawanannya. Apa yang Calley pikirkan? Apakah dia berharap akan secepat itu kesakitan itu akan hilang, senyumku tidak bisa kusembunyikan lagi. Melihat Calley meringis membuatku sedikit iba padanya.

“Jangan tertawa, Darren. Bila aku sudah terbiasa kaulah yang akan meringis dibawahku” ancam Calley galak. Oh, aku sungguh takut Calleyku.. Dan hari itu akan sangat kunantikan.

Akhirnya Darren junior tersembunyi sepenuhnya dalam genggaman Calley junior. Ereksiku dijepit dengan kejam dalam dinding-dinding kewanitaan Calley yang berkedut-kedut memijat ereksiku. Rasanya sungguh nikmat, begitu hangat dan seksi. Cairan Calley memuluskan gerakan penyatuan kami, dengan perlahan Calley mulai bergerak naik turun di atasku. Dia bersungguh-sungguh dengan ide menguasaiku, aku salut padanya.

Kubiarkan Calley bergerak lamban di atasku, dia masih meringis kesakitan. Tangannya bertumpu pada dadaku sementara kakinya berjongkok menahan berat tubuhnya. Calley mendesah antara sakit dan nikmat. Dahinya berkerut menahan nyeri yang mendesak dalam setiap gesekan organ intim kami. Ereksi ku menggerus dinding-dinding kasar daerah kewanitaan Calley yang memberikan siksaan kenikmatan tiada tara pada tubuhku.

Ketika kurasa tubuh Calley mulai rileks, kupegangi pinggulnya dan kutarik tubuh Calley hingga menindih tubuhku. Dia telah melayang dan tak menyadari apa yang dilakukannya. Calley mengerang menikmati sensasi penyatuan tubuh kami ketika kuhujamkan kejantananku keluar masuk tubuh Calley dengan kencang. Lalu Calley tersadar dengan erangannya yang memabukkan pendengaranku.

“Ahh...ah... Darren...” begitu terus berulang-ulang.

Keringatku menetes, aku tak perduli. Mataku hanya menatap langsung wajah kekasihku yang sedang terbuai dalam nikmat gerakanku tanpa henti menghujamnya dengan kejam. Tubuh Calley bergetar liar diatasku, dia mengerang sambil memejamkan matanya, memanggil-manggil namaku dengan isak tangis yang terlambat datang. Saat itulah kusemburkan cairanku dengan deras di dalam Calley. Rahangku mengeras menahan kenikmatan yang kurasakan. Hingga Calley terlelap diatas tubuhku kemudian, tubuh kami masih terhubung. Dan campuran cairan kenikmatan kami perlahan-lahan meleleh di selangkanganku dan membasahi bed cover dibawah. Kusarungkan selimut pada tubuh kami dan tak lama kemudian aku ikut menyusul Calley dalam tidur yang nyenyak, tenagaku terkuras dua hari ini. Calley.. Kau sungguh luar biasa..

~~~~

Sudah seminggu Calley tinggal bersamaku di apartemen, dia mulai terbiasa dengan jadwal pekerjaanku, meski sebelumnya Calley tahu bagaimana jadwalku, tak elak aku bisa melihat kesedihan dimatanya bila aku pulang terlalu larut.

Apa yang harus aku lakukan untuk mengusir rasa kesepian calon istriku? Tak mungkin aku meminta Calley bekerja lagi untukku. Sebentar lagi kami akan menikah, dan aku telah memberitahukan seluruh keluargaku. Nanti malam untuk pertama kalinya aku akan memperkenalkan Calley pada Daniel, Paman Thomas, Bibi Amanda dan Dorothy. Aku tidak perlu mengkhawatirkan Dorothy mengamuk bila aku membawa Calley kerumah mereka, kan? Kami sudah setuju untuk tidak akan mengganggu kehidupan masing-masing, dan aku berharap Dorothy masih memegang janjinya padaku.

“Apakah penampilanku sudah bagus, Darren?” tanya Calley khawatir. Dia sangat menantikan pertemuan dengan keluargaku, tak heran Calley menginginkan semuanya lancar dan dia tidak mempermalukan dirinya nanti.

Sedikit tidaknya aku telah menceritakan mengenai keluargaku pada Calley. Aku juga telah menceritakan mengenai kehidupanku dimasa lalu, Calley akhirnya mengerti mengapa aku begitu bersikeras menolaknya di awal-awal perkenalan kami. Kau tak akan tahu bagaimana aku bisa menangis seperti anak kecil saat kuceritakan itu semua pada Calley. Dia ada disana, mendengarkan tanpa menyelaku. Tak pernah menghujatku, kupercayakan rahasia hidupku padanya. Dan aku bersyukur, aku telah memilih wanita yang tepat untuk hidupku dan anak-anakku nanti.

Untuk kehidupan seksku bersama Calley, tiada pagi yang kulewatkan tanpa bercinta dengannya. Bila setiap hari seperti ini, maka tahun depan kami akan memiliki seorang bayi yang mungil. Sungguh hadiah pernikahan yang sempurna.

Kubukakan pintu mobil untuk Calley, dia menghela nafasnya saat kami berada di depan pintu masuk rumah Paman Thomas. Saat kupencet bell rumah itu, Paman Thomas menyambut kedatangan kami dengan suka cita. Dia membawa kami ke tengah ruang keluarga, disana telah menunggu Daniel, Bibi Amanda dan Dorothy, yang tersenyum kecut. Aku mencoba menghiraukan sepupuku yang satu itu dan berharap dia tidak akan membuat kehebohan pada makan malam ini.

“Darren, kau benar-benar tahu bagaimana memilih istri. Aku sangat menyukai calon menantuku ini” kata Bibi Amanda sembari memeluk Calley yang tersenyum malu-malu dipuji oleh Bibiku.

Lalu Calley bersalaman dengan Paman Thomas, senyum pamanku membuatku gembira. Mereka semua menerima kehadiran Calley dalam keluarga kami. Bahkan Daniel memuji Calley karena telah berhasil menaklukan playboy liar sepertiku, yang membuatku malu tanpa kepalang. Meski masih tersenyum kecut, Dorothy menyalami tangan Calley dengan sopan. Semoga dia juga menerima kehadiran Calley dengan baik.

“Jadi kalian akan menikah dua bulan lagi? Apakah ada yang bisa kami bantu?” tanya Paman Thomas padaku.

Aku menggelengkan kepalaku, semua sudah terkontrol. Bila memiliki sekretaris sehandal Diane, aku tidak perlu khawatir lagi. Dia adalah sekretaris paling hebat di dunia, bersama dengan Calley, Diane merumuskan bagaimana mereka menginginkan pesta pernikahan kami diselenggarakan. Kami berencana menyewa sebuah mansion klasik dan mengadakan pesta kebun di sore hari hingga malam tiba. Dengan pesta dansa yang meriah, aku jamin pesta pernikahan kami akan menjadi pesta paling sukses di New York tahun ini.

Calley dan Diane juga telah mengatur orang-orang yang akan kami undang, dan kau tidak akan percaya jumlah mereka lebih dari lima ribu orang. Hingga kemudian terpaksa kami kurangi menjadi hanya dua ribu lima ratus orang lebih. Aku ingin menyelenggarakan pesta pernikahan, bukan pesta pembukaan grammy awards.

Aku memandang Calley di depanku, dia sedang berbincang-bincang dengan Bibi Amanda dan Dorothy, terlihat mereka asyik dengan percakapan mereka. Kulihat Calley sedang memainkan cincin emas yang bertengger di jari manisnya yang lentik, cincin emas yang kupasangkan akhirnya seminggu yang lalu. Bila kau lupa, saat aku melamar Calley, aku bahkan tidak memiliki cincin pertunangan, aku sungguh tidak bermodal. Tapi syukurlah kini aku bisa mengatakan, aku telah melamar calon istriku dengan baik. Saat pernikahan kami dilaksanakan di depan altar, cincin itu akan digantikan dengan cincin pernikahan kami yang saat ini masih dibuat oleh jewellery langgananku di Eropa. Sebulan lagi cincin itu selesai dibuat dan langsung dikirimkan ke kantorku. Aku harus menyembunyikannya agar Calley tidak melihatnya sebelum hari pernikahan kami. Dan aku pun tersenyum memikirkan saat itu tiba.

“Aku senang melihatmu bahagia, Darren” Daniel merangkul pundakku, dia baru saja duduk disampingku. Kami bersama Paman Thomas duduk di depan televisi sementara para wanita duduk di kursi meja makan.

“Thanks, Dan. Aku juga mengharapkan yang sama untukmu. Apakah kau sudah berhasil memperbaiki seleramu?” tanyaku serius. Akan sangat menyedihkan bagi Daniel bila dia masih berkutat dengan masalah seleranya pada wanita.

“Well, meski tidak drastis. Aku berjuang keras agar bisa menikmati tubuh seorang wanita meskipun aku masih menutup wajah wanita itu dengan kain. Sungguh menyedihkan. Aku hanya melampiaskan nafsuku tanpa bisa memberikan hal yang sama pada partnerku” jawab Daniel sedih.

Namun demikian, itu sungguh kemajuan yang pesat. Entah sudah berapa lama Daniel menjalani therapy ini, bisa kukatakan dia sangat berhasil. Aku hanya berharap dengan melihat apa yang bisa kudapatkan bersama Calley, Daniel akan terpacu dan lambat laun mengobati kejijikannya pada wanita. Aku berharap yang terbaik untuk kakakku ini.

“Aku turut senang dengan kemajuanmu, Daniel. Mungkin bila kau bergaul dengan David, kau akan bisa segera menghilangkan selera jijikmu pada wanita. Kau tahu, kau bisa melakukannya dengan setiap wanita yang berbeda, setiap minggu. Mungkin dengan jenis wanita tertentu seleramu akan membaik, kenapa tidak kau coba?” tanyaku.

Aku tidak bermaksud mempermainkan atau mengolok-olok Daniel dengan tawaranku. David adalah laki-laki yang baik, dia teman yang baik, bahkan sahabat yang baik. Dia tidak akan mengkhianatimu, dia justru berkorban untukmu. David adalah pria yang tulus ingin menolongmu. Sebagai seorang sahabat, David adalah makhluk terbaik. Namun aku tidak yakin David adalah seorang kekasih yang baik. Dia memiliki er.. nama yang sangat buruk dan reputasinya ini mungkin tidak akan disukai oleh calon mertuanya bila suatu saat nanti David jatuh cinta pada wanita baik-baik. Seperti Calley..

Namun demikian, David tetap adalah pria yang hebat dan luar biasa. Dia tidak akan menyerah untuk mendapatkan apa yang dia inginkan meski harus menghalalkan segala cara. Satu hal yang tidak begitu kuketahui mengenai David adalah keluarganya, dia paling tidak suka membicarakan tentang keluarganya. Dan hey, aku bahkan tidak tahu apa-apa mengenai keluarga David selain dia berasal dari keluarga kaya raya yang kolot.

Entah apakah orang tuanya tahu bila David menjalani bisnis kasino dan meniduri ratusan wanita setiap tahunnya. Well.. untuk ukuran dunia dewasa ini, aku rasa tidak akan ada yang perduli berapa jumlah wanita yang telah kau tiduri.. Right, David?

Dan seperti kau ketahui, Daniel sangat tidak menyukai David. Dan diapun menolak tawaranku mentah-mentah. Oh, Daniel.. Bila kau tahu.. dan senyumku tersungging untuk kakakku ini.

Setelah makan malam yang lezat dan menyenangkan, aku dan Calley lalu berpamitan. Kami sudah sangat lelah ketika sampai di apartemen dan langsung bergelung dalam balutan selimut kami. Calley meringkuk dalam pelukan tubuhku dan terlelap tak lama setelahnya. Kupandangi wajah wanita ini, wanita yang memiliki hatiku. Bagaimana dia bisa begitu cantik dan menawan hingga membuatku tergila-gila padanya.

Sebelum kususul Calley memejamkan mata, kubisikkan kata cinta pada wanita ini dan mencium keningnya mesra.


“I love you, My heart.. Have a sweet dream” 





54 comments:

  1. Replies
    1. hahha pertamax, petrol, solar.. lol sama2 sista :D

      Delete
  2. wow ad ayang darren


    makash mb shin..

    *cium dari eka blue.
    bkan bleu atau beluuuu t

    ReplyDelete
  3. aaaakkkk katanya td g ad stok :p
    tks y mba shin
    cusss baca

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah, drpd kosong.. keluarin dah LTY kwkwkw. habis baca malah ngilang. grr.....

      Delete
  4. Ooh,,Daniel,,,, jika kau mencobanya,, mungkin kau akan ketagihan. wkwkwk.

    ReplyDelete
  5. Mba,,,, daniel'a untuk aku ja yah...

    #lirik kanan kiri takut ada riska....

    Mba shin titip daniel'a yah, jgn ampe riska liat...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kl duit br aku mau dititipin sist. sini duitnya

      Delete
  6. cieciecie~~~~~
    ditunggu undangannya ya om tnate, kekekekek

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha dr kmrin komentarnya mnt undangan mulu nih winda wkkwkwkw belum nyampe2 ya kartu undangannya? pdhl udah dikirimin lho

      Delete
  7. w0w, jadi punya anak 4 darren??? kwkwkwkkwkwk thak u mbak shin *lope*

    ReplyDelete
    Replies
    1. darren sih maunya 10 sist, ntah tuh si calley mau apa gak ihhiihhihi

      Delete
  8. "ohh calley d mna kau bljar hal ini"
    klo pertanyaan ku oh mba shin d mna bljr halini..xixixiixii becanda mba...
    calley nakal

    ReplyDelete
  9. Wuaaah yaampun mb shin, so sweet banget :3
    Untung lancar2 ajah, keluarganya nerima dgn senang hati
    Hihihi
    Ditunggu undangannya yah Darren :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahahhaaa... iya, bntr lg ending nih. mesti say goodbye jg ke darren - calley eehee

      Delete
  10. whoaaaa ..sejak kpn calley jadi nakal gitu????hehehe
    #matur nuwung sanget mba shin, hug ahhh :)

    ReplyDelete
  11. Mbak,jung nam ku kapan muncul ya?? Kangen dia dan mumun :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ihihih ampyun... jung nam masih stuck sist :gara2 ve menggalau gila lol: nunggu moodku normal lagi baru bs ngetik jung nam ahahahha sabar ya ^^>

      Delete
  12. Hahaha,,mas Daren
    '' I love you to"

    ReplyDelete
  13. darren n calley's back...

    tinggal nungguin jung nam n ceu mumun :-P

    mbak shin david kapan nongolna???
    gak sabar nunggu klanjutanna...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha david nantiii.... :penggemar david ya??: wkwkkwkwkkw

      Delete
  14. Waduh Darren hadir... Akupun hadir hihihihi , makasih sistShin sayank... Hug n kiss :)

    ReplyDelete
  15. Co cweeet >.<

    Mba Shin, Daniel ma sy ajh deh biar sembuh :D
    Thanks ya mba *kiss n hug*

    ReplyDelete
  16. Itu ganteng bgt fotonya, matt bomer ya, hahhhaaaa, pcr kumiu mbak.......

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha bukann.. ini Henry Cavill...

      Delete
  17. Untung ada LTY,bisa sedikit2 buat aku move on dari VE.
    Thanks mbag shin. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha bs aja dirimu sist. sama2.. :D

      Delete
  18. Hbs nangis mbca Ending VE... Skrg senyum2 mbca Ending LTY... Heheh. Mudh2n Cerita Daniel ga stuck jga ya Shin...

    ReplyDelete
  19. Hbs nangis mbca Ending VE... Skrg senyum2 mbca Ending LTY... Heheh. Mudh2n Cerita Daniel ga stuck jga ya Shin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. haahahahhaa belum ending kok ini cin. apa mau aku kasiin konflik lg? lol

      Delete
  20. wow.....makin hot aja pasangan ini hihihi thanks mbk shin :)

    ReplyDelete
  21. tengkyu mbak shin..
    jalan ceritanya gak bisa ditebak.. konflik apakah yang akan terjadi.. tetap di myowndramastory.. yaeh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah dah mau ending nih sist, perlu konflik lg? hahahhaa

      Delete
  22. makin pnasaran aja nih sis sama kelanjutannya..
    di tunggu ya sis

    ReplyDelete
  23. mbak Fathyyyyyy,,,,,DaNieL is MINE !

    Ga boleh dganggu gugat !!

    Cyiin,,,kapan nih pestany Calley??kita2 diundang, kan???hehhehehe

    ReplyDelete
  24. aihh sex in the morning, is the best ! just remember untuk selalu menyediakan permen di samping tempat tidur mu wkwkwk

    Mba shinn lophe u,,, ak dan daniel gimana nich ? Ms cm sebagai bumbu heheh :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha pengalaman pribadi rupanya ya sista??

      Daniel masih bertapa dl nyembuhin penyakit jijiknya, kl dah sembuh baru unjuk :ereksi: dia. wkkwkwkwkkw :kaburrr:

      Delete
    2. bring him to me,i'll make him enjoyed ''uh uh'' hahah *langsung nyari nope mak erot o.O

      Delete
    3. wkkwkwkwkw... mak erot bukannya dah RIP? ndak ada harapan donk si Daniel? lol

      Delete
  25. Jgn dksi konflik lgi Shin... (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩) .. Perasaan q dh diaduk2 VE.. kya Πγª fans Daniel byk jga ya shin.. Pra readers ga sabar nungguin cerita roman Daniel. Heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhahahah artinya udah ending segini aja donk, dah puas segini aja liatin darren?? ahhahaha...

      Delete
    2. iya nih daniel banyak penggemarnya ternyata. ahahhaa.. kenapa bisa ya? :D ada yg tahu?

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.