"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Tuesday, February 12, 2013

Tenth Drama - Chapter 11



Pukul lima pagi, Jung Nam tiba di apartemennya, membasuh wajahnya dan masuk ke dalam selimutnya. Dia meraba sisi kiri ranjangnya yang dingin, begitu merindukan kehangatan seseorang disana.

“Rossy.. Apakah kamu masih mengingatku? Atau kamu sudah menemukan laki-laki lain yang bisa memenuhi standar orang tuamu?” Jung Nam memejamkan matanya, namun begitu sulit untuk tidur. Ingatan akan percintaannya dengan Rossy masih begitu segar dalam kepalanya. Ketika dia merenggut keperawanan Rossy di dalam mobil itu, dan percintaan panas mereka setelahnya.


“Aku tidak tahu apakah aku masih ingin kembali ke sisimu, atau mencarimu lagi.. Perasaan ini semakin lama semakin memudar, digantikan dengan kebencian yang dulu sering menguasaiku bila mengingatmu. Mungkin bila kamu muncul dalam hidupku lagi dengan kondisi memprihatinkan aku bisa menerimamu kembali, tapi bila kamu terlihat seolah tak pernah merasa kehilanganku, maka aku tahu apa jawaban dari semua penantianku selama ini”

Pikiran Jung Nam melayang kemana-mana, sudah beberapa minggu ini dia tidak kembali ke rumah keluarganya di Ulsan. Dia terlalu sibuk menyaksikan aksi Butterfly di atas panggung hingga melupakan hal lain yang lebih penting dalam hidupnya daripada sekedar mengejar wanita penghibur di klab malam. Wanita yang mungkin sudah tak berharga lagi untuk dikejar.

Namun Jung Nam bersikeras untuk mendapatkan Butterfly, sesuatu di mata wanita itu membuatnya tak bisa melepaskan pandangannya dari Butterfly. Mungkin itu tekad, atau hanyalah kepercayaan diri yang berlebihan yang dimiliki Butterfly sehingga Jung Nam masih setia menungguinya setiap dini hari.

Butterfly mengingatkannya pada dirinya, begitu ingin menyenangkan orang lain sementara dia kesepian dalam hatinya, seolah semua yang ada di depan matanya hanyalah kesenangan semu dan ketika dia kembali dalam kamar apartemennya, Jung Nam merasa sendiri lagi. Perasaan yang begitu dibencinya sejak Rossy meninggalkannya, perasaan yang dulu tidak begitu dipikirkannya.

Namun perasaan kesepian itu kini mulai dia sisihkan untuk mengejar keinginannya mendapatkan semalam saja bersama Butterfly.. Mungkin.. setelah semalam saja dengan wanita ini Jung Nam akan berhasil memuaskan keingin tahuannya akan Butterfly..

“Ya.. hanya satu malam.. Dan dia tak akan berharga lagi, dia akan sama seperti wanita-wanita penghibur itu.. Mereka hanyalah pemuas nafsu belaka..” Jung Nam mengulang-ulang kalimat demi kalimat yang diucapkannya pada dirinya, mencoba meyakinkan dirinya bahwa Butterfly tak sehebat itu, Butterfly tak akan mampu membuatnya tergila-gila. Butterfly hanyalah wanita penghibur yang tidak ada bedanya dengan semua wanita yang ada di kelab malam itu...

~~~~

Pagi ini Ho Min berhasil mencuri kesempatan untuk mengirimkan pesan lagi kepada Jung Nam. Sebuah pesan singkat yang menanyakan kabar laki-laki itu dan mengapa tidak pernah membalas sms yang dikirimkannya.

Jung Nam baru saja terbangun dari tidurnya yang tidak terlalu memuaskan. Dia hanya dapat memejamkan matanya selama satu jam lebih dua puluh menit dan pekerjaan telah menunggunya kembali. Dengan cekatan Jung Nam membersihkan tubuhnya di kamar mandi, memakai setelan jas warna coklat tuanya lalu menikmati kopi dan makan pagi sekedarnya.

Secangkir kopi susu biasa dan dua helai roti dengan selai butternut menjadi peneman makan pagi Jung Nam kali ini. Tangannya membuka-buka email dan pesan yang diterimanya di handphonenya ketika pesan dari Ho Min muncul di layar.

“Siapa orang yang mengirimiku pesan-pesan ini? Tidak ada nama pengirim dan nomernya aneh, bukan nomer unik ataupun yang bisa aku ingat. Aku tidak pernah meninggalkan nomerku pada wanita-wanita itu, jadi ini tidak mungkin wanita yang kutiduri. Lalu siapa..?” Jung Nam mengerutkan dahinya, mencoba mengingat pernah memberikan nomer telphonenya kepada siapa saja.

“Aisshh.. Benar-benar menyusahkan” lalu Jung Nam memencet huruf-huruf untuk kemudian dikirimkan pada nomer handphone yang tak dikenalnya itu.

“Ya! Ini siapa?! Kenapa kamu menggangguku?” tanyanya dengan tanda seru. Jung Nam menunggu satu menit, dua menit hingga lima menit tak kunjung datang balasan dari pesan yang dikirimkannya sehingga Jung Nam melupakan sms itu dan berangkat ke kantornya.

“Aku benar-benar butuh mobil, bila tubuhku pegal-pegal seperti ini aku tidak sanggup menahan berat motor seberat ini.. Fiuh..” keluh Jung Nam saat mengendarai motornya menjauh dari basement parkir apartemen.

Sesampainya Jung Nam di kantornya, dia membuka handphonenya dan mendapati sebuah pesan balasan dari nomer yang tidak dikenalnya.

“Ya! Kamu yang siapa? Aku tidak pernah mengganggumu!”

Jung Nam mendengus kesal dan tidak percaya, mulutnya merengut dan menggerutu.

“Ya!! Lalu kenapa kamu mengirimkanku sms setiap saat? Tidak punya kerjaan, ha?”

Dengan gemas Jung Nam memencet tanda dial. Sesaat kemudian sebuah pesan balasan lagi diterimanya.

“Apa? Aku tidak pernah merasa mengirimkanmu pesan! Jangan sembarangan. Freak!”

Jung Nam semakin emosi, dengan kesal dilemparnya handphonenya ke atas meja. Berjalan hilir mudik lalu mengambil handphonenya lagi. Dengan kesal dia mengetikan huruf demi huruf pada kotak sms sebelum mengirimkannya kembali.

“Freak? Kamulah yang freak. Mengirimi pesan pada orang yang tidak kamu kenal dan berpura-pura tidak tahu. Aku akan melaporkanmu pada polisi”

Jung Nam kehabisan kesabaran dan menggertak si pengirim sms akan melaporkannya ke polisi. Setelah itu dia tidak menerima pesan balasan apapun lagi dari nomer itu.

“Aishh.. Hari yang aneh” lalu Jung Nam melempar tubuhnya pada kursi kerjanya yang empuk.

~~~~

Chae Moon memandang handphonenya dengan nanar, membaca kata demi kata yang tertulis dalam layarnya.

“Orang gila. Dia mengancamku?!” teriak Chae Moon kesal. Dia dan Mu Ri sedang berada di sebuah cafe dan menikmati es krim.

“Siapa?” tanya Mu Ri pada Chae Moon, dia sedang mengaduk-aduk es krim dalam mangkoknya. Pilihan es krim Mu Ri adalah rasa raisin dan rum dicampur dengan sedikit rasa stroberi.

“Tidak tahu, dia mengirimiku sms yang berisi ancaman, dia akan melaporkanku ke kantor polisi karena dia merasa aku mengiriminya sms terus menerus. Aku tidak merasa mengenalnya, mengapa dia mengatakan hal itu padaku? Aneh” sungut Chae Moon.

Mu Ri hanya menyeruput es krimnya tanpa mengomentari ucapan Chae Moon. Lalu diteolnya lengan temannya itu.

“Ya, Chae Moon. Aku melihatmu semalam dengan tamu itu. Mengapa kamu melakukannya? Bukankah katamu kita tidak boleh terpancing pada pelanggan?” Mu Ri nampak kebingungan dengan sikap temannya ini.

Chae Moon menunduk, menatap es krim di hadapannya.

“Dia lain.. Aku merasa dia berbeda” senyum terpasang diwajahnya.

“Berbeda seperti apa? Katakan padaku..” Mu Ri mendekati wajahnya pada Chae Moon, ikut senang melihat wajah tersenyum sahabatnya.

“Yah.. Aku suka matanya, saat dia menatapku.. Aku merasa aku tenggelam dalam sorot matanya. Dan aku merasa sangat senang karena dia menginginkanku” Chae Moon sedang berada di atas awang-awang membayangkan perhatian yang diberikan Jung Nam padanya semalam dan malam-malam sebelumnya.

“Ya.. Chae Moon.. Kamu tidak membohongi dirimu, kan? Laki-laki itu menginginkan Butterfly. Dia tidak tahu usiamu yang sebenarnya. Bila dia tahu.. Apakah dia masih akan mau padamu?” Mu Ri tidak ingin meruntuhkan harapan sahabatnya, namun rasanya salah bila membiarkan Chae Moon tenggelam dalam angan-angan semu karena mereka tidak mungkin bisa bersama, karena Mu Ri menganggap Jung Nam hanyalah salah satu laki-laki hidung belang lain yang menginginkan tubuh muda Butterfly, bukan pribadi dibalik itu yang tak lain adalah Chae Moon.

Chae Moon menyadari maksud Mu Ri dan dia terlihat sedih. Chae Moon menghela nafasnya, senyumnya masam.

“Kamu benar, Mu Ri. Dia hanya melihatku sebagai Butterfly. Dia tidak mungkin menginginkan hubungan seperti yang aku inginkan, kan? Dia hanya menginginkan tubuhku. Dan bila dia telah mendapatkannya dan mulai bosan, dia akan meninggalkanku” kata Chae Moon pelan.

Dia menyadari arti tatapan penuh gairah dalam mata Jung Nam, dia tahu apa yang diinginkan laki-laki itu. Saat dia bertemu dengan laki-laki di sebuah klab malam, Chae Moon harus memikirkan motif dibalik perhatian yang diberikan seseorang padanya. Dia sudah bertekad tidak ingin jatuh ke dalam lembah kenistaan dengan menjual tubuhnya. Meski untuk laki-laki semenarik Jung Nam.

“Maafkan aku.. Aku hanya tidak ingin kamu terluka, Chae Moon” Mu Ri menggenggam tangan sahabatnya dan menghiburnya.

“Tidak apa-apa. Kamu benar Mu Ri, dunia kami berbeda, aku juga tidak mengenalnya. Mungkin memang lebih baik bila aku tidak pernah mendekatinya lagi. Dia juga tidak akan menginginkanku lagi kan setelah ini?” suara Chae Moon parau, menahan kesedihan dalam hatinya.

Chae Moon telah memutuskan untuk turun dalam dunia hiburan ini, saat dia masih bergelut di dalamnya, Chae Moon tidak bisa melepaskan identitas dirinya sebagai Butterfly, tidak sampai satu tahun ke depan. Dia akan tetap menjadi Butterfly, penari striptease sebuah klab malam yang bertugas menghibur tamu dengan kemolekan tubuhnya. 


49 comments:

  1. finally chapter baru jungnam.. miss him so much...kekekeke
    sebelnya baca drama on going gini nihh. pasti kurang minta tambah...hahaa
    btw makasih...
    go go butterfly..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha sama2 sista :D penggemar chaemoon n jung nam ya? lol

      Delete
    2. iyaaa suka bgt love story moonnam ^^
      -leetha loleepop-

      Delete
  2. Oh butterfly .... Kasian bgt dirimu ... Aku ikutan sedih sayank,,,,,
    Mkasih mbak Shin... Bravo :)

    ReplyDelete
  3. puk,,puk Cemumun,,,
    Yang sabar yaaa,,,
    Ada kami dsini,,, lol

    Makasih cyiin,,,jangan lupa transf ke aq ya duitny,,,hehhhhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhaa udah cin.. coba cek dulu dah masuk apa belum??

      Delete
  4. yg tabah ya ce mumun..

    Wah kocak tu Jung Nam sms'an ma Ce Mumun tpi mlah pda jengkel..
    coba klo mereka sling tau nomer msing2, psti dah itu berbunga2
    Kekekke..

    Mba shin.. Mwuaaaah :D
    Mksih :)

    ReplyDelete
  5. eh iya yg jadi chae moon ini castnya siapa ya? penasaran soalnya ga ada di daftar cast love in the parks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. siapa ya dulu, lupa. kl gak salah yg main di school apa gt.. lupa. Merry Jane br hafal, Leli juga tahu dia. kl gk salah sih grup band cewek korea, yg main di drama itu jd cewek yg nyamar jd cowok masuk ke asrama cowok jd temen sekamarnya yg cowok, kl di drama jepangnya yg main si shun oguri :D

      Delete
  6. masih kerja baca jung nam... sedikit rileks. i love u mbk shin

    nambah lg dong...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaa belum ada cin lanjutannya lol.. agak susah aku ngetik nih si jung nam sampe mikir mau di drop lol.. pdhl alurnya udah ada, entah knp bingung cara bawa kesananya lol

      Delete
  7. Finally,jung nam muncul lagi. Thnx mbak shin :* kalo bisa bonus 1 chapter lagi mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahhaa belum ada cin.. ni lg berusaha melanjutkan ngetik setelah jwbin semua komen lol

      Delete
  8. ma'acih mbg shin..
    sailormoon tetap semangat y we love you,

    ReplyDelete
  9. mbshin tambah 2 chapter duuunkk.. kentaaang nie.. jungnam chae muun blm ada hot2nya.. xixixi.. ketjup2 mb shin*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha 1 aja gak ada, boro2 dua lol.. ngetik dl aku cin.. belum dapet ahhahaa

      Delete
  10. Kasihan Chae moon, mereka ber2 kayaknya punya benang merah yg saling menghubungkan Mb Shin tentunya he.he apa reaksi Jung Nam klo sms itu dr hp butterfly, kurang sist he.he thanks 4 u.;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha bisa aja dirimu cin.. lol... sip sip sama2 :D

      Delete
  11. kasihan sama butterfly...
    hiks, Jung Nam cuma pengen tubuhnya, setelah itu dia berniat meninggalkannya..
    tp mudah2an jung Nam sadar klo chae moon membutuhkannya..
    cepetan bikin mereka jadian mbak shiiiiiinn..
    sudah tidak sabaaarr... T__________T

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaa... br chap 11 mer.. belum saatnya lol.. mwah

      Delete
  12. keluarin rossy kang sama baby nya mba, biar lebih mantep hha
    walau saya bkalan galau tpi, bkalan seru ceritanya.. Wkwkwkwk

    ReplyDelete
  13. Kesian chae moon~ tapi rossy gimana ma anaknya
    Serunya tar kalo jung nam jadian ama chae moon,rossy dateng dah
    Hahhahha galau dah
    Mb shiiin mau lagi donks
    Mehehehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhahaha... nanti ya kapan2.. belum dpt ngetik nih. ni lg berjuang wkwkkww

      Delete
  14. mbak shin cemumut ea, lanjutin chapter berikutnya...
    Oh ya mbak shin jadiin cnta segi 4 donk (biasanya kn drama korea cnta segi 4 he2)
    Entr kan jung nam jelas galau musti milih rossy atau chae moon, nah entar ada cow yg deketin chae moon supaya jung nam cemburu
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhahaa iya makasi cin.. :D

      yup udah ada kok persiapan bakal ada second lead male ;) bentar lg dia muncul saat rossy jg muncul hehehehe....

      Delete
    2. wihhh keren tuhh ide second leadnya.. udah gitu second leadnya baik juga donk mba shin biar chae moon goyah dan jungnam makin cemburu n liar...hahahhaha

      ga bs login pake gmail jadi pake anonym aja.. -leetha loleepop-

      Delete
    3. hahahahha... aku belum memutuskan lho jung nam bakal ama rossy atau cemumun :D

      Delete
  15. iya mbak shin kan biar adil, msa' chae moon aja yg cemburu kan g adil...
    Hehe iya ide leetha juga keren, second leadnya yg pengertian, gentle, gak playboy (plus ganteng, tajir) hoho jung nam pasti cemburu berat. Dn berfikir klu cow itu jelas cocok dngn chae moon

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehhe... pastinya.. harus donk.. lol

      Delete
  16. Mbak shin, kangen sama rossy dan jung nam moment .. Hehehe
    Ditunggu next chapternya mbak shin ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha... penggemar jung nam rossy nih? jangan berantem aja ama penggemar jung nam cemumun ya lol... sip sip ditunggu ya sista :)

      Delete
  17. aa jung nam n ceu mumun is back...

    oppa jung nam style yihaaaaa.....
    *dance

    ReplyDelete
  18. Mbaa shin aayo semangatttt next chapternya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha.. ya ya ya..makasi supportnya lol

      Delete
  19. Udah chapter sebelas tapi belum gol gol juga. Laah hahaha

    Makasi mbk shin,sbr menunggu aksi jung nam menaklukkan chaemun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha lah ini nyari gol doank... di hyden golnya baru banyak cin.. lol

      Delete
  20. Mba shin semangat.........
    ditunggu chap slnjutnya...
    thanks

    ReplyDelete
  21. cemumun dear semangat ya,ehm bleh th second lead.ah tp jung nam hrs ma cemumun :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha.... no comment kl yg itu biar gak merusak ending ntr lol

      Delete
  22. Aiiihhh... Tmbah penasaran Shin. Konflik Πγª blm nich cinta segi 3....

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum cin.. cinta segiempat nanti lol..

      Delete
  23. Mba Shin, aku merasa ga adil buat Rossy, sy bisa ngebayang klo jd Rossy, gimana sakit rasana klo Jung Nam jd sama chae moon :(.
    Btw, thanks ya Mba dah diposting bab 11 na ^^

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.