"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Monday, March 11, 2013

"Lu Tu Musuh GW Cong!" - Chapter 9



Seminggu lagi berjalan seperti biasa, hanya perasaanku yang makin berat yang menggantung di udara. Semakin lama terasa makin sesak bila mengingat perbuatanku dengan Liam dibelakang Edo. Apakah berciuman dengan laki-laki yang bukan pacarmu bisa disebut berselingkuh? Karena aku sangat membenci perselingkuhan, perbuatan menjijikan yang patut dibumihanguskan dari muka bumi ini, dan pelakunya justru diriku. Oh, mami..


Belakangan ini aku juga mulai jarang melihat Neli, kami memang tinggal di tempat kos yang sama tapi rupanya Neli cukup sibuk karena harus mengurus tugas kuliah training ke hotel, dia tidak memiliki banyak waktu untuk mengobrol denganku. Tanpa sahabatku itu dunia terasa sepi. Hari ini sabtu, Edo tidak bisa menjemputku, untuk pertama kalinya kami tidak kencan di malam sabtu, tak apalah, aku bisa menghabiskan malam ku dengan bermalas-malasan diatas kasur sambil membaca novel kesukaanku.

Tapi perutku lapar, mau tidak mau http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido aku harus keluar membeli makanan. Kunyalakan motorku, malam ini perutku ingin makan nasi campur dan bakso. Banyak sekali, kan? Kalau aku seperti ini terus, maka dalam waktu satu tahun saja beratku akan bertambah sepuluh kilo. Fiuhh..

Kuparkirkan motorku diparkiran rumah makan langgananku, disini nasi campurnya paling enak. Selain harganya tidak terlalu mahal, rasanya pun tidak mengecewakan. Sering aku berbelanja ditempat ini dan membungkus nasi campur untuk kubawa pulang dan memakannya di kamar kos, makan sendirian disini bukanlah ide yang baik. Hanya sesekali aku makan disini seorang diri dan dalam lima menit ada saja cowok-cowok iseng yang ingin berkenalan denganku, bukannya aku tidak suka, hanya saja aku lagi tidak mood berkenalan dengan cowok-cowok baru.

Dipelataran parkir, aku melihat mobil yang mirip dengan mobil Edo, tak mungkin donk mobil BWM biru full modifikasi sama persis kecuali memang ini milik Edo. Dengan penasaran kulayangkan mataku ke dalam ruangan rumah makan itu, ya aku menemukan Edo, sedang duduk berdua dengan seseorang, mereka berpegangan tangan? Astaga!! Seperti petir menyambar di siang hari, aku kaget setengah mati. Edo?? Benarkah itu Edo? Tapi kenapa? Bukankah dia bilang harus mengantar maminya berobat ke dokter? Namun mengapa dia disini sedang berpegangan tangan dengan seorang cewek, mesra banget lagi.

Jantungku berdebar kencang, aku emosi, ya aku emosi banget. Marah? Jelas. Pacarku menduakanku terang-terangan di depan umum. Bagaimana kalau teman-temanku melihat mereka sedang berduaan seperti ini? Pasti teman-temanku langsung mengolok-olokku. Anehnya hatiku tidak terlalu sakit melihat Edo menduakanku, sedikit perasaan lega muncul dihatiku, tapi tak kusangka.. hatiku sakit justru karena mengetahui cewek yang sedang digenggam tangannya oleh Edo tak lain dan tak bukan adalah sahabatku sendiri.

Mereka begitu riang, tertawa sambil berpegangan tangan, seperti dua orang yang sedang jatuh cinta, dan Edo mencium tangan Neli??? Nafasku kutahan, rasanya kakiku tak bisa berpijak lagi di bumi, begitu menyakitkan ternyata bila sahabatmu menusukmu dari belakang. Neli.. bukankah dia yang mencomblangiku dengan Edo? Lalu kenapa dia melakukan hal ini padaku? Kalau Neli memang suka sama Edo, bukankah lebih baik dia mengatakannya langsung daripada bermain api dibelakangku? Meskipun aku rela Edo pergi bersama cewek lain, tapi mengetahui bahwa cewek itu adalah sahabatku sendiri rasanya aku tak rela.

Aku bingung dengan apa yang harus aku lakukan, apa lebih baik bila kudatangi mereka, meminta penjelasan dan mengakhiri ini semua? Atau berpura-pura tidak melihat apa yang mereka lakukan dan menjadi penghalang hubungan dua orang itu? Atau aku bisa melenggang masuk ke dalam rumah makan, menimbulkan suara berisik hingga mereka menyadari kehadiranku. Melihat mereka terbirit-birit dan bersembunyi nampak menyenangkan, mereka pasti akan salah tingkah dihadapanku bila merasa bersalah telah bermain api dibelakangku. Sungguh.. aku ingin sekali memberi hukuman pada manusia-manusia yang suka berselingkuh.

Edo dan Neli jelas-jelas sadar dengan apa yang mereka lakukan, mereka memilih untuk mengkhianatiku. Sementara aku, aku tidak pernah memilih untuk mencium Liam, laki-laki hidung belang itulah yang selalu memaksakan kehendaknya padaku. Dan sialnya, tubuhku selalu menuruti kemauannya. Dengan nafas kuhembuskan panjang, kulangkahkan kakiku masuk ke dalam rumah makan itu, berpura-pura tidak pernah melihat mereka disana. Seorang pelayan mendekatiku dan menanyakan pesananku.

“Makan disini, Mbak?” tanya pelayan itu sopan.

“Ya, makan disini aja, Mas” setelah memilih makananku, akupun duduk di kursi jauh memunggungi mereka, namun dari kaca jendela di depanku, aku bisa melihat dengan jelas apa yang sedang mereka lakukan. Mereka belum melihatku sama sekali, nampaknya sedang asyik dengan dunia mereka sendiri.

Ughh.. mami.. Bagaimana aku harus menghadapi kedua orang itu bila mereka bertemu muka denganku? Bisakah aku tetap tersenyum dengan tulus setelah mengetahui betapa mereka telah mengkhianatiku dan merobek-robek kepercayaanku dibelakangku? Mereka sungguh kejam, meski tak separah hubungan mami dengan papa, tapi.. bila dikhianati pacar dan sahabatku saja rasanya seperti ini, aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya dikhianati oleh suamiku nanti. Tak terasa air mataku menitik, di ruangan publik ini. Sungguh sial.

“Neng?” suara yang kukenal memanggilku. Huh?! Siapa?

Kuputar tubuhku pada asal suara itu, si jelek Liam!! Kebetulan sekali dia kesini, seolah rumah makan di kota ini hanya disini. Kulihat dia bersama dua orang temannya, sama-sama berpakaian kemeja lengan pendek dengan sebuah pena di saku kemejanya. Bahkan kemejanya masuk ke dalam celana panjangnya, rapi banget. Mau kondangan ya mas.. Seperti sales obat-obat yang sering kulihat saat membeli obat di apotik.

Dengan pakaian serapi itu, Liam terlihat begitu cemerlang, wajahnya bersinar atau hanya bayanganku? Dia masih nampak memiliki aura berwibawa yang terakhir kulihat dirumah papa. Tapi mau apa dia kesini? Masak aku harus bertemu dengannya juga?

Kudengar temannya si Liam ini bertanya padanya. “Temennya, Dok?” hee?? Dok? Kodok? Dahiku berjengit.

“Bukan, dia.. teman baik saya” hah? Sejak kapan kita berteman? Dalam mimpimu mungkin?

Tanpa diundang Liam dan teman-temannya duduk semeja denganku, dia nampak senang mendapat kursi disampingku. Dengan makanan ditangannya, Liam mulai menyuapkan makanan dari piring ke mulutnya.

“Ndak makan? Kenapa dilihatin aja?” tanyanya sok peduli.

“Gak apa-apa” jawabku cuek. Hariku sudah cukup sial sebelum kedatangannya dan aku tidak ingin dia menambah kesialanku lagi. Saat Liam mengambil sebuah air minuman mineral dingin dari kulkas rumah makan, dia melihat Edo yang baru saja berdiri dari duduknya, dengan Neli mengikutinya tentunya. Tanpa basa-basi, Liam pun memanggil pacarku itu.

Kulihat Edo menoleh, demi melihat Liam dan diriku yang sedang memandangnya tanpa kedip tubuh Edo menegang tak bisa bergerak. Tertangkap basah kamu sekarang, Do!! Dan Neli!! Tega-teganya kamu. Aku memalingkan wajahku, tak ingin melihat wajah mereka lagi, tapi Liam sudah memanggil dan Edo diikuti Neli menghampiri meja kami.

“Kenapa duduk jauh-jauhan? Kalian sudah putus?” tanya Liam lancang. Kucubit pahanya hanya karena dia sedang berdiri dan itulah bagian tubuhnya yang paling dekat dengan tanganku.

Edo menggagap, tak tahu harus menjawab apa, akupun tak ingin menjawabkan untuknya. “Yah, sayang sekali. Aku kira kalian akan bertahan lama, kasihan si Eneng. Ya, sudahlah. Silahkan lanjutkan urusan kalian, aku tak ingin mengganggu, malam ini Neng biar aku yang menemani” katanya melanjutkan.

Apa sih maunya si Liam? Dia berasumsi sendiri, menjawab sendiri, dan mendeklarasikan dirinya sendiri. Tanpa sepatah katapun Edo mengangguk pada Liam dan pergi dari rumah makan ini bersama Neli, bisa kulihat wajah Neli yang ketakutan dan wajah merah padam Edo. Mami.. hatiku sakit, hatiku perih. Aku telah kehilangan sahabat dan pacarku sekaligus malam ini, dan sekarang hanya iblis kegelapan yang kebetulan berada disampingku. Semoga aku tidak jatuh dalam perangkapnya..

“Dok, kami duluan ya. Mbak.. mari..” teman-teman si Kodok Liam pun berpamitan dan meninggalkan kami berdua duduk ditengah-tengah rumah makan yang mulai sepi. Dia masih menyedot teh yang diambilnya lagi dari kulkas rumah makan, kuat sekali minumnya nih orang satu.

“Jadi.. Kau kosong malam ini?” huh? Pertanyaan apa itu? Maksoed loee...??

“...” aku tak tahu maksud si Liam, jadi kudiamkan saja pertanyaannya tanpa sepatah katapun keluar dari mulutku.

Dia menghela nafasnya, menyenderkan tubuhnya di kursi. Tangannya dinaikan kebelakang, menahan berat kepalanya.

“Bagaimana kalau kau jadi pacarku, Neng?” mataku mendelik kesal. Permainan apalagi yang dia mainkan sekarang? Setelah mengancamku dan kini dia ingin membuatku menjadi pacarnya? Sorry Jack!! Aku tidak akan pernah mau menjadi pacar cowok mesum yang sudah punya pacar kayak kamu, meski setampan apapun dirimu.

“Memangnya aku cewek apaan? Seenaknya kamu ngomong gitu!” bentakku marah.

“Lho, kok marah? Aku kan hanya bertanya, siapa tahu karena kau kesepian, kau mau menerima tawaranku. Aku tak akan menawarkan hal ini dua kali” jawabnya. Meski kau tawarkan berkali-kalipun tak akan kuterima. Wekkk..

“Aku tidak kesepian, aku tidak perlu kamu temani. Aku pulang!” dengan kesal kudorong kursiku namun tangan Liam menahanku tetap duduk.

Dia memutar tubuhnya menghadapku, kepalanya bertumpu pada telapak tangannya yang bertopang pada siku di atas meja. Liam mengamati wajahku dengan seksama. “Ya, kau kesepian. Pasti kau baru saja mengetahui pacarmu menduakanmu, karena reaksimu sungguh terlihat. Kau menangis, kan? Kenapa harus menangis demi laki-laki seperti itu? Masih banyak laki-laki baik di muka bumi, aku contohnya” dia tersenyum menggodaku.

“Gombal!! Kau itu bajingan, laki-laki berengsek, busuk, mesum, hidung belang, mata keranjang..” dia menutup mulutku dengan tangannya.

“Ssttt.. Kau akan merusak reputasiku bila meneruskan makianmu. Aku tidak keberatan kau mengataiku, tapi tidak disini. Bila kita hanya berdua.. Aku senang mendengar makianmu, membuatku bergairah” bisiknya pelan.

Apa??!!! Dan tubuhku berdesir mengetahui Liam bergairah mendengar makianku. Laki-laki ini memiliki kelainan. Tubuhku langsung merinding.

“Jadi? Bagaimana? Terserah maumu, kau bisa menggunakanku untuk membalas dendam sakit hatimu pada Edo dan wanita itu, aku tidak keberatan kau menggunakanku” mata Liam berkilat sekilas, atau itu hanya imajinasiku?

Aku tidak menyangka diriku akan mempertimbangkan tawaran Liam, jantungku berdebar-debar memikirkan kemungkinan kami berpacaran. Bagaimanakah rasanya berpacaran dengan Liam? Seperti apakah dia aslinya? Aku ingin tahu, sungguh ingin tahu. Tapi bukankah dia sudah memiliki pacar? Aku akan melanggar prinsipku bila menerima tawarannya.

“Tapi kamu sudah punya pacar, aku tidak mau menjadi perusak hubungan orang lain” jawabku kesal. Jangan sampai dia mengira hanya karena ingin balas dendam aku akan merendahkan diriku hingga seperti itu.


Mulut Liam hendak berbicara lagi namun diurungkannya. Dahinya berkerut memikirkan sesuatu. “Yah.. Kan hanya kita berdua yang tahu. Kan cuma untuk bersandiwara di depan Edo, kan? Keluarga kita tidak usah tahu, papamu bisa membunuhku bila dia tahu aku berpacaran dengan anak gadisnya” kudengar sedikit nada kesedihan dalam suara Liam, tapi senyum licik dibibirnya membuatku membuang pikiran itu jauh-jauh. http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido Laki-laki mesum ini hanya ingin mempermainkanku, dan sayangnya keinginanku untuk balas dendam pada Edo lebih besar, setidaknya dengan memperlihatkan pada Edo dan Neli bahwa aku tidak akan sakit hati meskipun mereka mengkhianatiku. Aku masih bisa move on, dengan cara berpacaran dengan si Liam berengsek ini. 


97 comments:

  1. Komen pertama neh mbak shinnn !!!
    Uwahh knp edo n neli jahat bget sih ?!
    Sialan mrk !! *ngamuk*

    Iyaa kyknya mndg Neng jadian ama Liam aja deh !
    Oya btw, Liam itu pasti dokter. Krn panggilannya "dok" n pakaiannya rapi jali :D


    Ayo mbakkk post lg chap selanjutnya, udah nyumbang 1 suara nihhh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hak hak hak.. ati2 hypertensi kl ngamuk2 cin.. lol..

      Delete
  2. Neli ama edo pantesnya disembelih, taburkan garam +kan perasan jeruk nipis...trus terserah mau dibakar + digoreng!!!oh iya jangan lupa taburkan merica!!!
    Khusus untuk neli special for you abis dibakar / digoreng diinjek2 ampe gepeng!
    #episode sadis

    ReplyDelete
  3. aaaaa si cong ternyata pak dokter ya...
    makinnn seru nihhh cong mau jadi cowonya neng....
    chapter 10 mba shin.... hhheee

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. same-same.. :pake logatnya shin chan: kwkwkkw

      Delete
  5. lagi lagi lagi *megang pom-pom*
    seru bgt mba shin

    ReplyDelete
  6. Neng jaadian ma Liam aza..edo mah ke laut aza..mba shin ayo posting lg laaanjutannya..

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. yah neli kq mlh jd pagar mkn tanaman...?
    tp gpp lh kn msh ad kodok liam ^ ^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hak hak hak.. pertama namanya ular, skrg kodok.. banyak nama si Liam lol

      Delete
  9. owh,,,si Liam tugh Dokter???
    Pantesan kudu make kacamata,,,

    Hmm,,,,konspirasi yg menarik,,,
    Tinggal menunggu sapa yang jatuh dluan,,,

    ReplyDelete
  10. thnk u mbak shin *peluk*
    eneng knpa nasibmu sma dngn diriku? *nangis d pojokkan*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaah sm ya nisa??puk2 nisa
      Yg sabar ya

      Delete
    2. haish,,,sesama korban dselingkuhin,,,
      Hmmm,,,sabar saiaank yaaa,,,

      Delete
    3. thank u mbak rini and mbak riska, msh nyesek sih. Kami msh berteman, tpi hubx terasa aneh. Apalgi kami 1 kampus, trpksa aku hrz melihat "kemesraan" mrka brdua. Ukh...

      Delete
    4. sabar cin.. setidaknya dengan km tahu itu sebelum kalian nikah, kamu udah diselamatkan dari sebuah rumah tangga yg hancur :) semestinya yg jd pacar mantanmu skrg berpikir, krn next time bisa aja dirinya yg digituin ama mantanmu ;)

      Delete
  11. Apa mksud si edo n neli itu ya #cari emot nonjok
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba shin
    Muah muah

    ReplyDelete
  12. wah dokter toh.. hmmm kpikiran sesuatu..

    Liam buat aq ajah mba shin *.* #maksa

    Thanks thanks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku dukung Sila ama Liam~~supaya ga ganggu kangmas El-ku lagii..wkkwkwkwkkk

      Delete
    2. kepikiran apa sil?
      @riska : ahhahaha

      Delete
  13. yaampuun kirain edo itu co baik nyatany...

    cemumun neng mash ad cong yg benar2 mengisi hatimu

    ReplyDelete
  14. Komen2... Ngamuk2... Neh kok edo n neli jhtt abis yaw... Krg ajar..huft pgn rasae menimpuk mrk... Uhm,tp kok neng mlh am liam..pcre liam ♏ªΰ trh dmn neh???? Binun punya gawe... :D=))º°˚°º≈нåнåн庰˚°º≈º=)):D..:)нáàª:$;)нàâª:&=Dнà᪪>:O
    ‎​​​​. <=-P_ \ː̗;;)ː̖/ B)/ \=D/Ħªª☀
    /. <3. /__ :pサªª☀
    ☁ίί☁. .☁/ \☁. ☁ί. ;)ћªª☀

    ReplyDelete
  15. ayeeee....makacih mbk shin, mau lgi sampe bab 11 hehehe mbk shin2 klo cong udah kelar bikin lgi yg kyk gini ya seru deh :)

    ReplyDelete
  16. ayoo.

    yg komen lg.
    biar cong 10 n 11 di post.

    yg ngerasa suka ma cerita mb shin.
    ikut komen n gabung ma kita..

    jangan jd silent readers trz yg malu malu kucing

    ReplyDelete
  17. yg penting komen dulu deh biar ke daftar komennya soalnya blm sempet baca kelonin anakku tidur dl ya...tq mbak shin yg baik hati cong 9 nya bisa rilis walaupun kuota readers kalah...kecup2 basah mbak shin :-)

    ReplyDelete
  18. akhirnyaaaa bisa komeeennnnn.....horeeeee!!!!
    ayo manah lanjutannya jeeeng.... nanggung kieee

    ReplyDelete
  19. Dasar edo brengsek , penghianat
    Neli makan temen
    Uuh sebel
    Hahahaa esmosi, oh ya hmm kena si liam d blg ky sales obat?? Inspirasi dr mana ya itu? Pura2 ga tau hahaiii
    •⌣˚Ʈ♓ªƞƘ ♧ ƔoƱ˚⌣•‎​ ciin :*

    ReplyDelete
  20. baru selesai baca...ya ampuuun...edo n nelly haiiissshhh...speechless...knapa kudu sok nyomblangin pdhal naksir jg ckckck...

    ReplyDelete
  21. Tuh kan.... Edo selingkuh...
    makanya Neng ama Liam aja ya..
    hehehe...
    thanks Mba Shin

    ReplyDelete
  22. dok....kodok hahaha lucu si neli kok gitu sih bknya dia tmn deket neng*sebel
    thanks mbk shin :)

    ReplyDelete
  23. Mbak Shin baiik banget..tuh khan liam lebih baik dr edo, yg slingkuh ga perlu dipikirin ya neng..Mksh..;-)

    ReplyDelete
  24. dok....kodok hahaha lucu si neli kok gitu sih bknya dia tmn deket neng*sebel
    thanks mbk shin :)

    ReplyDelete
  25. Oh, mami.......... Lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi lagi..... Mba shin puhlease.....

    ReplyDelete
  26. dah berapa nih?? sampe jam 5 wib aja ya buat dapetin 40 komenya ;) semangat!!

    ReplyDelete
  27. Ooowaalah,,, tak kirain si edo itu cwok baik2
    tak tahu y, dia jg suka selingk to "
    Klo gitu eneng sama liam aj deh
    Denger2 dia seorg dok "
    Kodok to dokter kak shin
    Suwun 2 dah di post chapter 9
    chapter10 11 juga mauuuuuu bngetz

    ReplyDelete
  28. Komen koe sistah....

    Edo n neli minta di geplaakkkkk tuh pale hehehe

    Neng ati2 sandiwara cinta jd serius cinta YG membahana hahahaha
    Kodok liam gila ye... Di maki malah berga*rah wkwkwkkk

    Mbak shin tengkyu... :)

    ReplyDelete
  29. Weleh...weleh...edo n nelly smoga mendptkan balasan ayg setimpal...pukpuk neng lupain aja si edo untung msh pacar blm jd suami...neng sama koko liam aja ya..wlaupun suka mesum tp gemesin wkwkwk...tp boleh ga ya mereka jadian secara liam khan adik ipar bokap si neng berarti mereka pny hubungan semenda tuuh...hemm malah jd galau...

    ReplyDelete
  30. Akhirnya sudah kubaca juga sampe bab ini hoho, udah eneng camelia terima aja ntuh si
    akang dok liam kalo kagak gue embat loh, heuheuheu ngarep...

    ReplyDelete
  31. Suka banget sama cerita ini...penasaran sama liam n lili, lili koq ga prnh kedengeran suaranya ya...jgn² dia bisu. Edo n neli pergih sana gih jauh² ga usah deket² neng lg...kalian tdk layak buat neng...

    ReplyDelete
  32. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  33. Date line... Brp neh yg komen.??? Jd ditmbh g mbak shin.... Aduuuccchhhhh puhleeeaaassseeee dipost lg... "Wajah memelas" .  °•‎​‎​ώªªķªªķªª˚◦
    \ː̗=))ː̖
    ^ \_
    ^

    ReplyDelete
  34. Mbak shin yg baiiiikkkkkk hhhhaaaaaaaatttiiiiiiiiiiii diposting lg dunkkkkkkkk... Puhhhhllleeeeeaaaassseeee

    ReplyDelete
  35. yah yah yah :'(
    G' smp 40..
    Mba shin ksih ajah yah puhliiiiiiiisssss *emot nangis*

    ReplyDelete
  36. dari penasaran kenapa bertubi-tubi upload, akhirnya kubaca cerita ini ngebut.
    baru selesai nieh.
    Aduh mbak shin, agak nyesal juga bacanya....
    masalahnya......mengungkit luka lama hikssssss
    ditunggu lanjutannya mbak shin.

    -my first comment-

    ReplyDelete
    Replies
    1. baru 29 ya sampe sini. komennya nao gk masuk, di delete soalnyaahahhaha

      Delete
    2. Naoooooooooooo,,,,knpa kw delete komentmuuuuuu???

      Delete
  37. Mbakkkkk
    Si neli n edo sialan! Dsar si neli!
    Baik d dpan! Nsuk dri blakang! Ckck

    Udh deh.. Si neng sma liam ajah!
    Ccok x
    Liam psti dokter!

    ReplyDelete
  38. Aq nyumbang komen 30 mbak shin,hehe....
    Lagi lagi lagi lagi 100x.........*mijit mbak shin biar luluh hatinya*;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kurang 9 ayoo siapa lagi yg belum??? sisa 30 menit lagi nih buat nyari 40 komen

      Delete
  39. ayo mba shin lanjut lagi cong 10 sama 11nya penasaran sama pembalasan eneng sama si edo semprul + neli lele hehe

    ReplyDelete
  40. arrrgghh...edo n neli bener2 ya pasangan yg serasi..sama2 pengkhianat...smoga bahagia deh..n neng jg bahagia sama dok liam...lagi dong mbak shin...plisss

    ReplyDelete
  41. Komen keduax dihitung jg ga mbak...ayok semangat posting lagi...ngobatin beteku...
    Kucingku dijual tanpa ijinku #nangis

    ReplyDelete
  42. kurang 26 menit, entr g d posting klu kurang hiks3x #nangisbombay

    ReplyDelete
  43. wuah...jadi sistem mainnya pake komentar?
    seru seru,.....
    mbak shin jangan lama" uploadnya, aku penasaran ama edo dan neli.
    benci banget ama orang kaya mereka...
    ya ampun...nyesek aku nyesek banget baca bab ini.....

    ReplyDelete
  44. sungguh teganya edo dan neli....
    oh koh liam dokter ya... cus konspirasi liam ma edo dimulai... thanks mbk shin

    ReplyDelete
  45. Kt mba shin, yg pnting komen dlu,biar chapt 10 keluar, tp aq blm bc dr chapt brap coba,.,

    ReplyDelete
    Replies
    1. kurang lg 7, baru 33. 10 menit lg...

      Delete
  46. kan bener firasat aku kalo si edo dodol sukanya sama si neli lampir bukan eneng :( nyesek bgt loh bacanya hiks :'((

    ReplyDelete
  47. gebukin edo...
    #emrosi

    ReplyDelete
  48. WOW~~~si Liam Dokter???
    Dokter apa??
    Dokter Umum atau Dokter Spesialis??

    aq suka ama Dokter...heehhehehhehhe

    pliiiiiiiiiiss,,lnjutannya yaaa...

    ReplyDelete
  49. Edo dan neli main kerumahku yuk... Aku lagi cari donor buat kambing guling. Lumayan kalian berdua buat nyumbang dagingnya...:)

    ReplyDelete
  50. edo ngeseliiiiiin!!! kalo emang udah suka sama neli ngapain pura2 suka juga sama eneng sih ?! kan kasian :( mending neng sama liam kodok aja :3

    ReplyDelete
  51. kepo... Lagi3x
    g ada akun... Pakek in dulu deh

    ReplyDelete
  52. rida pengen edo d mutilasi!? Thanks mbak shin

    ReplyDelete
  53. pliiis mbak shin tambahin doongs...we want more...we want more....more...more...

    ReplyDelete
  54. Hmmmmm

    Ada apa dg Neli n Edo, knp mereka tega mengkhianati Neng Cameliq??

    Liam save neng 4 them....

    Padahal brhrp biar Edo n Neng bs bersatu jadi aku n Liam bs dtg k pernikahan mrka berdua.... :(

    ReplyDelete
  55. Koment dolo, mba Shin, msh diitung kan???? pliss...

    ReplyDelete
  56. hee... brapa nih total?? anonimnya banyak hee... tp brp org itu aslinya??

    ReplyDelete
  57. mangap eke komenya so late,,,
    neng ati2 ma liam,,,
    edo n si nenek lincah buang aja ke laut jdiin makanan hiu ya???pliiiiiiissss
    nglirik hiu peliharaan pada klaperan

    ReplyDelete
  58. Mba shin baik banget deh ngasih chapter 9,Neng jangan sensian ama DokKodok Liam nanti gemes sendiri lo

    ReplyDelete
  59. cong tambah julukan lg jd kodok :)
    gpp kodok dicium jd prince hehehehe
    kelaut aja tuhhh edo n neli sakit hati emang terutama si nelinyaaa
    Liam dokter kandungan ya wkwkwkwkwkwk
    jgn2 liam uda putus ama cedwenya tp ga bilang2 lg

    ReplyDelete
  60. Ayook mbak...chap 10 dst donk...
    Penasaran abis mw liad si neli mw membela diri mcm apa...

    ReplyDelete
  61. Ya ampuuuunnnn mbak Shin masih masak ote - ote hehehe -->sotoy dikit :D

    Abiz masak di posting ya sistah hahaha

    ReplyDelete
  62. Nnanti ya jam 9-an biar aku agak legaan dikit. Mangap..

    ReplyDelete
  63. makasi semua atas komen2nya.. aku menyerah untuk jawab satu per satu.. muwahahhahaha.. kecup buat semua deh :smoooochhhhh:

    ReplyDelete
  64. Neli!!! Kurang ajar!!!
    LIAM. I AM TRULLY MADLY DEEPLY INTO U dah...
    hebat si kakak pertama, bikin suspencex kaga ngira2 :-D

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.