"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Monday, March 18, 2013

"My Name Is Cong?!" - Prologue



Gadis itu, dengan senyumnya yang khas, entah mengapa mengusik naluri mudaku lagi. Aku bukan anak remaja yang semestinya masih tergila-gila dengan anak remaja bau kencur sepertinya, tapi melihat gadis itu tertawa riang dalam foto keluarganya telah mengusik keinginanku untuk memilikinya, memiliki seutuhnya, bukan hanya teman sesaat yang biasa kutawarkan pada wanita-wanita yang singgah dalam hidupku. Tapi lebih dari itu, gadis ini.. Dia membangkitkan sesuatu yang telah hilang dalam hidupku, cintakah itu?


Yah, sejak diputuskan dengan menyakitkan oleh satu-satunya wanita yang kukira kucintai..itupun karena dia lebih memilih laki-laki lain yang dirasanya lebih baik dariku, yang lebih kaya dariku, yang lebih bermasa depan cerah dariku, lebih segalanya dariku.. sejak saat itu.. aku memutuskan tidak ada wanita manapun yang berhak menguasai dan mengatur hidupku lagi, atau hatiku. Tapi gadis ini, aku bahkan belum mengenalnya, hanya kutahu nama dan usianya dari ayahnya. http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido

Ayahnya, ya calon kakak iparku adalah ayah dari gadis ini. Kakak perempuanku, satu-satunya keluarga yang masih kumiliki, yang memiliki masa lalu yang membuatku khawatir padanya, akhirnya memutuskan telah membuka hatinya lagi untuk seorang pria lain setelah kematian suaminya yang mengenaskan karena diabetes akut.

Aku tak pernah sekhawatir ini sebelumnya dengan pilihan kakakku, Liliana.. biasa kupanggil Lili, sebelumnya telah menikah dengan mentorku, orang yang menyemangatiku untuk terus mengejar mimpi dan cita-citaku, Mas Riyanto, almarhum. Beliau menderita diabetes parah hingga harus menjalani amputasi pada bagian tubuhnya namun itupun tak dapat menyelamatkan hidupnya.

Aku tahu bagaimana kakakku Lili berkabung selama hampir lima tahun sebelum akhirnya bangkit kembali dengan sisa-sisa semangat yang dimilikinya, itupun karena Lili mengkhawatirkan study-ku yang terbengkalai antara sekolah dan bekerja.

Keluarga kami memang bukan keluarga kaya raya, orang tua kami meninggal karena kecelakaan tragis saat aku masih duduk dibangku SD, saat kami sekeluarga pulang ke kampung halamanan kami saat hujan lebat dan ban mobil kami slip hingga terjatuh ke jurang.

Demi menyelamatkan aku dan Lili, papa dan mama mengorbankan hidup mereka, mereka menggunakan tubuh mereka untuk memeluk kami sehingga tubuh kami hanya terkena benturan ringan. Tapi sejak saat itu, kami yatim piatu. Kami hanya memiliki seorang nenek yang penyabar dan menyayangi kami. Tanpa sedikitpun beliau mengeluh, nenek berhasil menyekolahkan kami hingga ke perguruan tinggi. Tentunya aku berusaha keras belajar agar mendapatkan beasiswa sehingga cita-citaku sebagai seorang dokter bisa kugapai.

Bahkan Lili, kakakku mengorbankan masa mudanya untuk bekerja keras membiayai hidup kami setelah kepergian nenek di usiaku yang ke lima belas tahun, saat itu aku sudah mulai menginjak bangku kuliah dengan beasiswa dari pemerintah dan beberapa yayasan penyedia beasiswa yang mendekatiku sejak di bangku SD.

Memang sejak kecil aku telah memiliki nilai-nilai akademik yang membanggakan, beasiswa demi beasiswa kudapatkan dan pengurangan jumlah kelas mengantarkanku lulus SMU pada usia lima belas tahun kurang. Hal ini pulalah yang membuat Lili semakin giat bekerja untuk membiayai pendidikanku. Hingga akhirnya aku meraih gelar Doktoral pada usiaku yang ke dua puluh delapan tahun.

Namun demikian, sejak usia dua puluh dua tahun aku sudah mendapatkan pekerjaan tetap di sebuah rumah sakit negeri dan swasta terkenal di ibukota, sejak saat itu aku mulai bisa membantu keuangan keluarga, bahkan mengumpulkan sedikit demi sedikit penghasilanku untuk membangun sebuah rumah sakit impianku nantinya, mungkin di Jakarta, atau kota asal kami atau mungkin di kota besar lain, aku belum terlalu memikirkannya, setidaknya hingga setahun yang lalu, sampai Lili mengatakan dia akan menikah lagi, dengan seorang laki-laki duda paruh baya, telah beranak tiga dan mereka semua telah dewasa, bahkan memiliki masa lalu yang membuatku mengerutkan dahiku dengan keras.

Aku sempat marah pada kakakku Lili karena keputusan gilanya, bagaimana mungkin dia melemparkan hidupnya pada laki-laki seperti itu? Apa kelebihan duda itu sehingga Lili mau menerimanya, sampai saat ini pun aku tak pernah berhasil mengungkap isi hati kakakku. Dia selalu tersenyum meskipun aku marah kesetanan dan melarangnya untuk menikahi laki-laki itu. Hahh.. Aku sangat menyayangi kakakku, aku hanya ingin yang terbaik untuknya.

Bila Lili mau, dia bisa menikahi laki-laki yang lebih baik dari calon suaminya ini. Aku bisa mengenalkan Lili pada rekan-rekan sejawatku, tapi dia bersikukuh, dia menemukan cinta pada diri laki-laki itu.

Huh.. Cinta? Masih adakah cinta di dunia ini? Bukannya hanya ada nafsu dan ketamakan? Bila kau tak memiliki simpanan uang dalam rekening bankmu, rumah mewah yang megah, deretan mobil mahal dan komunitas orang-orang borjuis..adakah wanita yang mau? Tidak!! Semua wanita sama, mereka hanya menginginkan apa yang kau miliki.

Cinta? Bisa dengan mudah dipatahkan hanya karena kau tidak memiliki apa-apa. Aku tak perlu cinta untuk mendapatkan wanita, cukup penuhi kebutuhannya dan mereka akan dengan rela merangkak dibawah kakiku, namun tak cukup pantas untuk berdiri disampingku. Tak ada wanita yang seperti itu.


Lalu.. gadis ini.. Apakah dia seperti itu juga?? http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido Aku tak pernah menginginkan seorang wanita dalam hidupku seperti aku menginginkannya, hanya melihat senyum dan tawa riangnya telah membuat hatiku merindukannya. Maka dengan alasan untuk memiliki sebuah foto keluarga, foto inipun kuminta untuk kusimpan untuk diriku. Mungkin aku akan melihat foto ini lagi bila aku merindukan gadis ini. Aku tak sabar lagi ingin bertemu dengannya, saat calon kakak iparku ini mengajak kami bertemu dengan keluarganya. Aku ingin tahu lebih banyak lagi mengenai gadis ini.. Camelia.. 


66 comments:

  1. wow.....my name is cong thanks mbk shin ;)

    ReplyDelete
  2. wow.....my name is cong thanks mbk shin ;)

    ReplyDelete
  3. Cong datang......
    The real cong, kemarin mah si neng :P
    Wow...
    Makasih mbak Shin... :*

    ReplyDelete
  4. Iih.. Liam, trnyata cinta terpendam ya sma Neng.

    ReplyDelete
  5. Liam2...ternyata udh ngincer dr sblom ketemu...huuuuw...#jitak liam

    ReplyDelete
  6. Horeee.. Ada ada story pov dari Liam... Xie xie mba Shin

    ReplyDelete
  7. bakal tambah tersepona sama liam, camelia beruntungnya dirimu:p

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. wow....perfecto, darl...

    Loph it...
    Mmuaacchh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah sejak kapan jd italiano cin? hihihi

      Delete
  10. yg ini dari sudut pandangnya liam ya mba?
    owh iya bca yg 'padamu' itu HWAITING ya mba. Aku padamu pokoknya :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe iya, ini LIam pov. makasi ya sista :)

      Delete
  11. Huaaaaaaaa M Shin udah mood build lg... ❤❤❤
    Tq ya M~ <3
    Liiiiiiaaammm... Camelia yg itu matre lho... Mending sm aq ;;)
    Wkwkwkwk...

    ReplyDelete
  12. Heran.
    Heran.
    Heran.
    Heran sama isi kepalanya Mba Shin, yg gada abisnya.
    Ide2 buat bikin story yg keren, adaaaaaa ajah.

    Ini Liam POV nya ya Mba.
    saya tunggu kelanjutan nya ya mba :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah bisa aj dirimu sist :) makasi banyak ya

      Delete
  13. asekkkk...dtnggu klnjutan ya mbak...trms mba

    ReplyDelete
  14. thanks mbak shin (gak langsing lgi tampilanya! Ahay,,) lope u so much mbak shin... *mumu*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha serba salah nih.. kolom komen jd putih gini, tulisannya gak kebaca dah hhahaha

      Delete
  15. Makasih mba shin... Ga sbr nunggu chapter 1 nyah....

    ReplyDelete
  16. Udah 9 kali baca nie... Prologue... Tetap berdebar2 <3
    'Lia'

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah banyak banget sist... hahahaha... :D

      Delete
  17. Liaaam...
    miss u...

    mbak shin lanjutkan

    ReplyDelete
  18. aw aw aw.. Si Kodok Liam punya POV jg.. Thanks mba shin ;)
    Lanjutkan... Smngat sllu.

    ReplyDelete
  19. WAR datang lagi ?? Horeeeee

    _sautsautan

    ReplyDelete
  20. WAR datang lagi ?? Horeeeee

    _sautsautan

    ReplyDelete
  21. Wowwwww,,,liaaaaaammmmmmmmmm....
    Keyeennn mksh Mba Shiiiinnn
    :D

    ReplyDelete
  22. Uwoooh yaampun Liam kereeen banget
    So sweeettttt :*
    Makasih mb shin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaa wah, Liam dibilang keren, pst seneng dia ihihihi sama2 sista :D

      Delete
  23. aihaihhh senangnya hatinya melihat idolaku dibikinin critanya
    ga sabar menanti kejutan2 dr mas liam
    thx ya mbak shinnn

    ReplyDelete
  24. ini pov nya di william ya kak
    ini masihlanjut tau dah end ?
    gomawo

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, ini pov nya liam. masih lanjut lah, ni baru awal musabab mengapa si Liam obsesi bgt godain si neng hahahaha

      Delete
  25. aku suka pic nya hahhaaha keren

    ReplyDelete
  26. tampilan blognya cantik dan kereeeeeeeeennn.

    ReplyDelete
  27. mba shine ini beneran prologe versi Liam atau Epilog ke 2 dr cerita neng sama Liam itu.habis karakternya tokohnya sama.
    kalo prologe berarti dimulai kisah baru versi kehidupan Liam dong. kayaknya bakal seru karena dengan begini isi hati Liam yang sebenarnya bisa terbaca. di versi si neng Liam terlalu misterius dan karakternya susah ditebak. kayak menyimpan banyak rahasia gitu.

    boleh deh dibuat,biar aku dan yg lainnya tidak timpang dalam menilai tokoh neng dan Liam. biar adil dan semua rahasia terungkap hehe :D

    makasih ya mba :P





    ReplyDelete
    Replies
    1. ya beneran lah cinta. kan ada tulisannya :D ya kan emang ceritanya sama, jd tokohnya ya sama donk ihihihi.. prologuenya LIam itu tentunya menceritakan tentang gimana dia ketemu si neng, bukan kisah baru lagi. :D hehehe sip sip kita tunggu aja apakah Liam bener2 punya misteri atau cuma laki2 mesum doank hihihihih

      Delete
  28. Yahhh tlt trs mau jd pengcomment pertama, tp gpp, thanks mbak shin, your the best....

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah telatnya jauh bgt sisstt..... makasi ya :D

      Delete
  29. ouch...
    cong will u...
    will u...
    will u...

    will u come back
    missing u much....

    ReplyDelete
  30. unconditional love.. i love this one..:)

    cinta tak perlu alasan.. krn cinta dtg dgn sndrinya tnpa kita sdari..:)

    ReplyDelete
  31. baru tau nih terlwt hiks ...
    suka picnyaa n kata2nyaa save ah ^^
    thanks shinn semangattt ^^

    ReplyDelete
  32. Wesh komplit... Saatnya membaca..... Thx darl...

    ReplyDelete
  33. Lah,, salah baca duluan yak...?

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.