"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Monday, March 25, 2013

Soul & Mate - SHORT STORY



story idea by +Merry Harjati 

warning : tidak untuk semua kalangan, bisa mengakibatkan mual dan muntah-muntah bila melebihi dosis

Awalnya cerita ini mau dipasang di FD C. Tapi berhubung delima antara dua pilihan dan bahasanya juga gak mesum-mesum banget.. Maka dipasanglah ia disini. muwahhaha... Thanks to sista Merry Harjati ;) -sekalian ngetest cara penulisan baru- 

Sudah sedari dulu kuperhatikan dirimu, sejak kita berpelukan dalam rahim, kitapun lahir ke dunia hanya berselang beberapa saat. Kau adalah adikku, dan aku adalah kakakmu. Kita selalu bersama, dan akan tetap bersatu sampai nanti.

Aku selalu memperhatikanmu, sejak kau bisa berlari dengan riang menyusul di belakangku, hingga kau mulai malu-malu berjalan disampingku, malu karena pemuda yang kau taksir berjalan disamping dan kau takut dia melihat kedekatanmu denganku. Sejak saat itu setitik kebencian mulai tumbuh dalam hatiku. Aku membenci semua laki-laki yang kau taksir, yang kau sukai. Tak akan kubiarkan satupun dari mereka mendekatimu. Karena kau.. hanya boleh di dekati olehku!!


Kau bahkan tak pernah menyadarinya, menyadari hingga kau dewasa kini, bahwa aku.. Aku selalu membinasakan semua pria yang berani mendekatimu, bahkan yang berani melirikmu, telah kuhancurkan hingga mereka tak akan berani mendekatimu lagi. Karena mereka tahu, aku akan membunuh mereka bila berani mencoba mendekatimu. Bahkan mencoba saja telah salah!! http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido

Kini kau selalu berada di dekatku, ditempat dimana kau seharusnya berada, disisiku. Kau telah tumbuh menjadi wanita dewasa yang menarik, rupawan dan anggun. Tubuhmu tinggi langsing dengan rambut hitam tergerai lurus jatuh dibelakang pundakmu, yang sedang kau sisir dengan lemah gemulai dihadapanku. Bahumu yang terbuka memperlihatkan kulit lehermu yang putih bersih menggoda setiap mata laki-laki yang pasti akan tertarik untuk melirikmu.

Tidak.. kau pantas mendapatkan lebih dari sebuah lirikan. Mereka akan terbelalak melihat kecantikanmu, yang akan mereka sesali kemudian karena berani melayangkan mata mereka pada tubuhmu yang indah. Tubuhmu yang hanya boleh dinikmati oleh mataku!! Mataku saja!!

Kau tak pernah tahu bagaimana langkah kakimu menggoda setiap laki-laki normal untuk menggerakan kepala mereka mengikuti kemanapun kakimu melangkah. Dari sampingmu, dimana tempatku selalu berada, aku selalu mengawasi setiap laki-laki hidung belang itu dan mengerti arti tatapan mata mereka, mengerti arti wajah mesum mereka yang telah dengan lancang mencoba membayangkan bagaimana tubuh telanjangmu di kepala mereka, kepala yang tak segan-segan untuk kuhancurkan dengan senapan!!

Saat kutarikkan sebuah kursi untukmu duduk dan kau membungkuk, belahan dadamu yang penuh, kencang dan mendesak gaun merahmu kini menjadi sorotan setiap kamera dan mata yang dengan terang-terangan mengintip, memuja indah dan ranumnya payudara mahkota tubuhmu yang dibungkus oleh gaun warna merah yang kau kenakan malam ini, saat menemaniku menghadiri pesta dansa perusahaan.

Kau adalah bintang pesta malam ini, semua mata tertuju padamu, semua pria ingin berdansa denganmu, memeluk pinggangmu, menempelkan tubuh mereka pada tubuhmu, merasakan lembutnya dadamu menumbuk dada mereka, membiarkan kau merasakan bagaimana ereksi mereka yang ditimbulkan oleh kedekatan tubuhmu dan harumnya wangi yang kau sebarkan pada hidung mereka. Kau.. adalah bidadari yang diciptakan untuk menggoda semua laki-laki yang melihatmu. Kecantikanmu membuat semua pria menghalalkan segala cara untuk memilikimu, yang sayangnya telah kusingkirkan dengan caraku. Mereka tak akan pernah sempat untuk menyentuhmu, meski hanya sehelai rambutmu saja..

Malam ini kau sungguh gembira, kau berterima kasih padaku atas pesta dansa yang kubuat khusus untukmu, kau mencium pipiku karena bahagia. Perasaanku dipenuhi dengan rasa bangga, sukacita, sesak oleh keinginan yang lebih. Kau telah memberiku harapan selama ini, kau.. dengan caramu yang tak kau sadari, telah membuatku semakin terobsesi padamu. Aku adalah laki-laki posesif, dan kau tak akan bisa lepas dari cengkeramanku.

Dua puluh lima tahun kita hidup bersama, dua puluh lima tahun aku mencintaimu dengan diam-diam, dua puluh lima tahun aku mengkhayal dengan kegilaanku, dua puluh lima tahun aku mencumbumu dalam mimpi, dua puluh lima tahun aku menderita karena gairah, dua puluh lima tahun aku bertahan dalam siksa, dua puluh lima tahun aku bertindak sebagai kriminal kejam yang menyingkirkan semua ancaman, dua puluh lima tahun aku menjadi seorang kakak yang protektif, dua puluh lima tahun aku mencoba menyembunyikan perasaanku, dua puluh lima tahun aku melihatmu dari jauh, dua puluh lima tahun aku hanya bisa mencuri ciuman dalam tidurmu, dua puluh lima tahun aku hanya bisa memperhatikan tubuhmu dari jauh, dua puluh lima tahun aku hanya bisa mendambamu dalam khayal, dua puluh lima tahun aku telah cukup bertahan, dua puluh lima tahun yang menderita, yang tak akan kuperpanjang lagi!

Kini.. saat usia kita dua puluh lima tahun, aku akan merubah semuanya itu. Akan kubalikkan menjadi sesuai keinginanku. Kini.. kau akan tahu betapa aku mencintaimu. Kini aku tak perlu berkhayal lagi. Kini aku akan melampiaskan kegilaanku. Kini aku tak akan menderita lagi karena gairahku padamu. Kini aku tak akan segan-segan menjadi kriminal di depan matamu. Kini aku tak ingin lagi menjadi hanya seorang kakak bagimu. Kini tak akan lagi ada yang kusembunyikan. Kini aku akan melihatmu tepat di depan mataku. Kini kau akan menjadi teman tidurku. Kini tubuhmu akan kutangkup dalam pelukanku. Kini aku tak perlu mendamba, aku penikmat. Kini aku tak ingin bertahan lagi, aku ingin bergerak. Kini aku tak akan menderita lagi, kini kau akan menjadi milikku!!

Awalnya kau ketakutan dengan sikapku yang mendadak berubah seratus delapan puluh derajat. Aku yang biasanya begitu lembut dan penuh kasih padamu telah berubah menjadi laki-laki kasar, pemaksa dan sadis. Aku memelukmu dengan dingin, memperlihatkan dominasiku pada dirimu. Ya.. kau adalah milikku sekarang. Kini kuumumkan pada dunia, kau adalah milikku!! Hanya milikku!!

Kau berlari di dalam kamarmu, sia-sia, mencoba menghindar dariku. Bisikan lirihmu memohon padaku tak kudengar, kau semakin memohon agar aku kembali menjadi diriku. Kau tak tahu.. inilah aku, inilah aku yang sebenarnya!! Kau tak pernah melihatku dengan jelas, selama ini kau dibutakan oleh pandanganmu pada laki-laki lain. Kini.. dimatamu hanya boleh ada aku!!

Tubuhmu menegang ketika tanganku menarik lepas dengan sekali koyak gaun mahal yang sengaja kubelikan untukmu. Kau menangis, tanganmu menutupi kedua belah payudaramu yang kini telanjang. Kau juga mencoba menutupi pahamu yang tak terlindungi sama sekali. Hanya celana dalam berenda yang kusiapkan untukmu yang masih kau kenakan, celana dalam berenda yang kubelikan untukmu, khusus untuk malam ini.

Kau tak berdaya menahan tubuhku yang menindihmu, menenggelamkanmu di dalam ranjang empuk yang membuai tubuh kita. Kini.. kau dan aku.. sama-sama polos dan tubuhmu bergetar menyadari kedekatan kita. Perlahan ciumanku membuat perlawananmu terasa tak berarti, kau mencoba menjernihkan kepalamu, tapi itu tak mungkin. Aku menyadari kau menginginkanku, hanya karena kau lebih waras, maka obsesimu tak menghancurkanmu seperti obsesiku padamu.

Tapi kini kau tahu, kita adalah satu dan selamanya akan selalu satu. Kau akan menjadi milikku dan aku akan menjadi milikmu!!

Tubuhmu bergetar lagi saat bibirku mulai membelai kulit tubuhmu yang halus, memuja dengan lidahku yang kasar, menyisir pori-pori kenikmatan yang tiba-tiba muncul dari permukaan kulitmu yang sensitif. Tanganmu kini bermain dengan rambutku, mengurai, mengacak, menarik, dan kau larut dalam buaian kenikmatan yang kutawarkan. Kau kini lupa pada segalanya.

Tubuhmu melengkung ketika bibirku merayu bagian intimmu, kau menyodorkan lebih, menginginkan lebih, dan kuberikan apa yang kau inginkan. Lidahku dengan ahli bermain dalam lubangmu, menjilat, menghisap, menggigit. Tubuhmu menggelinjang, tanganmu menekan kepalaku, kau menginginkan lebih, dengan sangat.

Kau suka ketika lidahku bermain dalam lubang gairahmu, tanganku pun mulai ikut andil membuatmu semakin gelisah dan merengek. Kau meneriakkan namaku dan memintaku untuk segera mengakhiri penderitaanmu. Tidak!! Tak segampang itu!! Inilah yang kurasakan selama dua puluh lima tahun hidupku.. Menginginkanmu tapi tak bisa kusentuh. Kini akan kuberikan penderitaan itu padamu, agar kau mengerti apa yang kurasakan selama ini telah menghabiskan seluruh kesabaranku hingga hari ini aku tak sanggup bertahan lagi.

Kucium paha dalammu, menjilat, mengecup dan kau menggelinjang lagi. Menangkupkan kedua pahamu pada pipiku, mendesak wajahku dengan bagian intimmu. Bagian intimmu yang basah menekan hidungku, mendesak mulutku. Dengan lidah tak kenal lelah kubuat kau semakin kepanasan dengan gairah yang meletup-letup. Kubiarkan kau merayu payudaramu yang telah menegang pada pucuknya, kau remas-remas dan mendesiskan namaku, matamu terpejam menikmati setiap sensasi yang kuberikan pada pusatmu.

Kau berteriak kencang, menahan nafasmu yang tersengal-sengal, tanganmu menjambak rambutku, membuatku meringis menahan kesakitan. Kau terserang klimaks pertama yang kuberikan padamu, aku tahu kau menyukainya.

Tubuhmu lemas, jatuh lunglai kebawah, tanganmu tergeletak tak berdaya, nafasmu terputus-putus dengan wajah lesu namun bisa kulihat kau bahagia. Kau tersenyum lemah ketika tubuhku merangkak naik di atas tubuhmu. Mata kita bertautan, saling memandang. Senyummu yang hangat menyambut wajahku yang dingin, kau menarik tubuhku mendekatimu, kau sarangkan sebuah ciuman pada pipiku, seperti yang biasa kau lakukan. Hanya saja kini kau mengatakan padaku bahwa kau mencintaiku.. mencintaiku sebagai seorang laki-laki..

Pertahananku hancur demi mendengar kau mencintaiku, perasaan yang kukira bertepuk sebelah tangan ini ternyata tersambut. Kau mencintaiku juga.. kau mencintaiku juga.. kuulang-ulang dalam kepalaku hingga puluhan kali, meyakinkan diriku bahwa kau bukanlah ilusi yang biasa hadir dalam mimpiku.

Tidak!! Kau nyata, dan kau masih tersenyum lembut padaku, senyum yang kutahu tak pernah palsu. Ya.. kau memang mencintaiku, dan aku sangat bodoh karena tak pernah menyadarinya. Aku terlalu sibuk menghancurkan lawanku, aku terlalu sibuk mengawasi sekelilingmu, semestinya kaulah satu-satunya yang harus kuawasi, yang harus kuamati..

Kucium bibirmu lekat-lekat, lidahku masuk kedalam bibirmu, memilin, melumat seluruh belahan bibirmu, bibirmu yang manis dan bengkak. Kuciumi seluruh wajahmu, lehermu menjadi sasaranku berikutnya.. Aku dipenuhi gairah akan dirimu, kini aku akan mencurahkan seluruhnya. Kau.. akan kusirami dengan gairah dan cintaku.

Kau membuka lehermu untukku, melengkungkan tubuhmu menerima setiap ciumanku, belaian tanganku, remasan jari-jariku. Kedua kakimu telah berada disampingku, mengunci pinggangku, merengkuhku dalam milikmu. Kejantananku yang berdiri perkasa, yang telah menunggu sekian lama untuk memasukimu kini berada di depan lubangmu. Lubang basah dan nikmat yang selalu terbayang dalam khayalku.

Kau melenguh, mendesah dan merintih ketika diriku memasukimu, mendobrak keperawananmu yang rapuh. Darah menyelimutiku, darah perawanmu yang berhasil ku koyak. Tautan kakimu pada tubuhku terasa menyakitkan, cengkeraman tanganmu pada lenganku menoreskan sayatan kuku-kukumu. Kau merintih, menahan kesakitan yang kuhujamkan dengan kencang dan teratur ke dalam tubuhmu.

Terasa sempit dan mendesak, dirimu menekanku dengan sangat. Menyakitiku dengan nikmat. Kuhujamkan keluar masuk dengan kencang, menatap wajahmu yang begitu kesakitan menahanku. Kau tak perlu menahannya, kubisikkan padamu. Lalu kau membuka matamu, menatapku yang memujamu. Kau mengangguk, tersenyum getir, dahimu masih mengkerut menahan sakitmu.

Kuciumi bibirmu, merayu, mengurangi kesakitanmu. Kukencangkan gerakanku keluar masuk tubuhmu, kau berteriak lagi. Lalu kupelankan gerakanku, teriakanmu berkurang. Digantikan desahan dan lenguhan ringan ketika gerakanku lamban membuaimu. Tanganku merayu bagian intimmu, basah disana, cairanmu dan cairanku yang keluar melumasi penyatuan kita.

Ekspresi wajahmu memabukkanku, kau membuat hatiku penuh dengan pemujaanmu, dengan lenguhan dan desahanmu menikmati penyatuan kita. Lalu kau merintih lagi ketika hujamanku semakin kencang keluar masuk dirimu. Bola matamu mulai bergerak tak beraturan, nafasmu semakin berat, bibirmu meracau seolah kau dalam keadaan trance, kau mendekap erat tubuhku, menelusupkan wajahmu di dadaku, lalu kau menangis dengan keras. Tubuhmu bergetar hebat, orgasme terhebat yang pernah kulihat pada wanita.

Aku menyusul tak lama setelahmu, dengan berakhirnya pertahananku, kusemburkan benihku di dalam mu, kau memekik tertahan merasakan panasnya cairan kenikmatanku. Cairan yang kutahan begitu lama untuk hari spesial ini. Tubuhmu memeras setiap tetes diriku, berdenyut-denyut menyiksa, memerasku hingga kukeluarkan seluruh isiku. Desahku berat, penderitaan ini kukeluarkan dalam erangan dan kesakitanku. Kau memberiku siksa ternikmat yang bisa kuraih di dunia, kau dengan dirimu, dengan tubuhmu, dengan hatimu.. Kau memuaskanku.

Kau menangis dalam pelukku ketika semua telah usai, kau menangis terisak menyadari perbuatan kita. Perbuatan yang kau takutkan akan membuatku meninggalkanmu. Baru kutahu mengapa selama ini kau begitu dingin padaku, kau hanya tak ingin mengungkapkan perasaanmu padaku, kau tak ingin aku membencimu karena cintamu.

Saat kau menyadari semua kekeliruanmu, maka semua penderitaan kita tak ada artinya. Kini kau adalah milikku dan aku milikmu. Kita bersatu lagi seperti bagaimana semestinya kita. Sejak hari ini kuresmikan tandaku pada dirimu, kau adalah wanitaku. Setiap laki-laki yang berani mendekatimu akan menerima murka ku.

Tak perduli gunjingan orang lain, kubelai lembut pinggangnmu di depan orang-orang itu. Mereka bergunjing sinis melihat kedekatanku pada tubuhmu, mereka membelalak iri ketika kucium bibirmu mesra di depan umum, mereka berhenti berbisik ketika kutatap tajam ke arah mereka, menebarkan aura kebencian pada siapapun yang berani menantang mataku. Mereka tertunduk seketika, mengkerut dalam tubuh mereka, tak bersuara. http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido


Kulangkahkan kaki menghelamu dalam pelukku, kau diam dan tersenyum, percaya dengan perlindunganku. Dalam pelukku tak akan ada yang melukaimu, mereka tak bisa menyentuhmu. Tak ada yang berani menentangku, meski seorang bayi mungil lahir dari rahimmu mereka diam tak berkutik, mereka tak berani melawan. Siapapun diluar sana berani mengataimu dan anakku hina, kuhancurkan seluruh keluarga mereka, mereka lebih hina dari kotoran. 

44 comments:

  1. Tink ^_* kedip mata .... 7x wkwkwkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. kedipin yg satu aja apa dua2nya nih?

      Delete
  2. Wow wow wow wow
    Keren mb shin
    Nahan napas bacanya
    *fiuh
    Hihihi

    ReplyDelete
  3. wowaaaa......*tak bisa berkata2 :)

    ReplyDelete
  4. wowaaaa......*tak bisa berkata2 :)

    ReplyDelete
  5. komennya... isi W semua... hee....T___T :artinya gak ada komen: hiks........... huaa... nangiss.... nangis.s.....

    ReplyDelete
  6. waktu awal2 baca aku nga nyambung sama ceritanya, tapi setelah dibaca perlahan2 akhirnya mengerti jg.payah ya aku agak lemot hehe :D

    mereka itu sepasang anak kembar cewek cowok kan mba?klo saling cinta itu berarti incestkan. nekad bener ya.memendam rasa cinta dari sejak lahir gitu.apa karna kelewat sayang dan posesif makanya bisa seperti itu.bukanya saling melindungi dan menyayangi sudah sewajarnya diantara saudara.tapi kalo seperti ini,harus bisa mencegahnya sejak dini.

    secara keseluruhan aku suka ide ceritanya mba shin.tak terduga dan dark banget.banyak kejutan2 yang bikin aku terperangah saat membacanya. cinta tabu seperti ini jarang orang berani membuatnya kan. kebanyakan orang menulis cerita yg save, cinta sepasang sekasih sewajarnya atau paling tidak cinta sesama jenis.tapi aku salut mba berani menulisnya dengan bahasa yang indah dan halus, sehingga ceritanya menjadi terlihat manis walapun temanya sangat mengejutkan.

    makasih ya mba shin :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahak ahak ahak... pujianmu sist.. sesuatu, makasi banyak ya.. aku sih gk pernah merasa risih membuat cerita dengan tema incest, yang penting disana ada cinta.. ahak..ahak.. bahasanya.. ehem... :hyden lain kasusnya:

      aku lg pengen nyoba nulis dengan gaya seperti ini. aku akui persediaan kosakataku itu2 aja. kadang memang harus baca novel orang lain biar bisa nemu kosakata baru lagi. pengen sesekali bikin novel sastra, yang didalamnya banyak kata-kata kiasan n dibulak balik muter kesana kemari yang bahkan hanya menjabarkan 1 kata bisa menggunakan ratusan bahkan ribuan kata. keren kan?? ahahaha.. merasa tertantang :kl kepala lagi adem: ahhaha... :D

      makasi banyak lho komen, saran n kritiknya. :D sesekali aku pengen jg orang ngeritik gaya tulisanku, isi ceritaku, alur n etc.. tentunya dengan halus.. karena hatiku kan rapuh.. :lebay:

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
    3. ikutan nimbrung, aku komen disini aja ah..
      ceritanya bagus, keluarga jauh ku juga ada yang kayak gini. sampai2 mereka diusir orang tua_nya karena yang perempuan hamil.

      gaya tulisan ini juga enak dibaca, gak ada percakapan_nya. hihi.. aku suka banget dengan cara mbak shin yang ingin terus2an belajar sesuatu yang baru.. cemungut.. \(^_^)/

      mbak shin, aku mau keripik.. eh, maksudnya keritik. bukan keritik sih mbak cuma masukan aja.. mmmm, gini mbak.. mmm, sebener_nya gak enak ngomong_nya.. mmm, cuma aku aja atau teman2 yang lain juga ya?.. mmm, baru2 ini aja dulu_nya sih gak merasa terganggu.. mmm, jangan marah ya mbak... mmm, huruf tulisan mbak shin terlalu kecil, mata ku jadi perih mbak.. sumpah deh.. (-____-)

      Delete
    4. oh ya? wow... kl di cerita2 sih udah lazim org bikn kyk gini ya sist? ternyata di nyata jg ada ya? kl boleh tahu gmn nasib mereka tuh setelah di usir?? :kasihan:

      hehehe makasi banyak sista atas keripiknya, keripiknya gurih, aku suka... ahahhaha... ternyata bukan hanya diriku ya yg merasa mulai ketusuk2 matanya liat tulisan kecil?? wkwkkw.. ini karena font nya beda aja sih sist. kl biasanya kan pake verdana, skrg pake TNR ihihhihi.. yah, nanti eike tindak lanjuti n makasi buat keripiknya :mwhah:

      Delete
  7. WOW...keeeyeeenn,,

    Hebat Merry Harjati,,
    Suka ma tutur bahasany,,
    Struktur kalimatny tinggi bangetz,,
    Kayak lg baca Sastra Angkatan '66...

    Hebaaat !!

    Cyiin,,makasiih ya dah dpost,,,
    Mmuuaacchhh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah waduh tua banget cin angkatan 66. wkkwkwkw...
      sama2 cin :D

      Delete
    2. @Riska, Aku ga hebat koq, cuman kasih ide ja. Itupun cuman bbrp kata ja @o@. Yg hebat tuh Mba Shin =). Dia bisa membuat cerita dgn indah ;) . Semangat trus Mba Shin (^_^)/

      Delete
  8. wow...
    Keren ide'y mba shin.. Keposesifan cinta seorang saudra kembar..
    Gaya penulisan mba shin yg ne bner2 beda dg tulisan2 mba yg lain, wlwpun awal'y bingung (mgkin cma aq :D) tp aq suka, bhsa pnulisan'y halus.. Mski tak ada 1 perckpan pun,tp mampu mnyampaikan crta'y dg indah.. ttp trus berkarya mba.. smga penulisan dg model sprti mkin bgus *.*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya cilo.. pengen bikin yg kyk gini sekali2.. malah jdnya kyk berpantun ria ahhahahaa...... aku pengen bikin cerita yang berinteraksi langsung dengan pembaca, jd biar pembaca merasa dia menjadi tokoh dalam cerita itu juga. ahhaha :D makasi ya :)

      Delete
  9. Bravo mbak.....
    Teruskan semangat juang mu mbak,dlm mncapai karya yang luar biasa...asyeekk,
    thks mbak shin........lope lope lope

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhahahha apaan sihhh?? emang mau perang??? ckckck... wah, jd kalong nih skrg?? ihihih asik ada yg nemenin...

      Delete
  10. Ceritanya beda ya mba.Tidak ada komunikasi/percakapannya,nama tokohnya juga gak ada.
    Betul2 buat konsentrasi penuh bacanya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha iya, baru nyadar kl gak ada namanya.. wkwkwkkwkw

      Delete
  11. KEEREEENNN!!! Aku suka cerita n karakter co nya d(^^)b

    ReplyDelete
  12. mamiiiii,,,this is soooooo cooooolllllllll,,,,(mengabaikan tema incest)
    keren penjabaran,povnya ngena,ga bertele tele,si pembaca dibuat naik kereta bukan lagi motor n mobil,emang ga cocok si ini kalo masuk fdc,,,(i know lah kriteria fdc,naik roller coaster,xixixi),,,
    mamiiii semangat,,,
    (mau deh jaga lapak bawang),,,
    :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak bertele2 karena aku gak bisa bikin yang bertele2 nao, padahal pengen wkwkkw..

      n makasi banyak ya :D

      apa?? jaga lapak?? udah basi!! sana kamu dibelakang, kupas bawang!! :hihihii:

      Delete
  13. ya ampun mba shin kejam amat ni cerita hhe...

    tatutttttt

    ReplyDelete
  14. Kejamny.. Hiii

    Rda geli jga klo byangin..x_x

    ReplyDelete
    Replies
    1. knp geli? kl cakepnya selangit gak bakal geli lah. wkkwkwkwkw

      Delete
  15. Keren mba...
    Suasana baru jdnya...
    Tq mba shin....

    ReplyDelete
  16. ohhh ini gk da percakapan sama sekali ya mba.. model baru niiih... dan bhsnya halus kok...

    dan kaget sih twins booo.... malah saling jatuh cinta... yak ampuuun.... tp bsa jg sih soalnya terbiasa berdua sih...

    tp ceritanya oke kok mbaaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, nyoba bikin cerita dengan gaya baru. tertarik nulis seperti ini. hahahaha... yah, untuk pertama kalinya mudah2an gak buruk :)

      Delete
  17. udah lama aq cari fanfic ttg twin gini stlh liat film jepang boku apa gitu lupa ttg twin juga yg main matsumoto jun...

    suka dehhh tp sayang cuma short story...

    ReplyDelete
    Replies
    1. boku wa imouto ni koi wo suru wkwkwkkw. kl gak salah.. yg kl diterjemahin ke inggris "i love my sister" aku juga suka yg pas matsumoto jun itu, hehehe.. hott.t.. meskipun gk diliatin apa2nya wkkwkwkw.. itu kan dari manga di filmkan sist :D

      Delete
  18. Waww.... Gaya bahasanya beda bangeddd.... Ini alter ego mba shin yaa...? Namanya sapa?
    Lebih putis. Beneran ga kaya biasa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha ndak ngerti.. alter ego apaan sih? alternatif ego gt?? ah dia gak segila itu, dia menyadari perasaannya sendiri kok :D cuman disembunyiin ama dia ehhehehee

      Delete
  19. Aku suka karya" mbak shin yg gak bertele" dgn bahasa yg indah
    tp gak suka sastra rumit yg bahasanya di indah"in sampe bacanya muter 7 keliling msh g ngerti jg artinya soalnya langsung heng... He he he jg buat apa baca?
    Tp semua cowo nya mbak shin ganteng selangit!
    G ad apa yg kyak hunchback of notredam tp msh bisa dpt bidadari?
    Apa kerena ketertarikan seksual jd semuanya keliatan guanteng!
    *ting ting (ngedip mata minta jwaban)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hhahahah sekali2 aku pengen lho sist bikin karya kyk gt.. pengen belajar muter2 kata2 cuman kok kyknya berat banget.. ahhahahah.. kadang kl ngetik ditengah jalan buntu sambil mikir "apa sih itu bahasa indonesianya"

      ahhaha soalnya kan bahasa utamaku bukan bahasa indonesia dan aku jarang ngomong bahasa indonesia yang luas. palingan ngomong ama suamiku aja masalah sehari2. lol.. ckckkckckckkckc...

      krn semakin aku bisa ngetik dengan cara berbeda (sukur2 bahasanya bisa njlimet n gak mengulang2 kata2 yg sama) setidaknya menambah kekayaan hatiku. krn dengan itu aku merasa lebih "pinter" dikit. meskipun kenyataannya gak ada yang berubah dengan hidupku. karena kepinteran kl gk mendatangkan duit ya sama juga boong...

      :beli beras kan pake duit, beli listrik kan pake duit: jd baiknya belajar yg baik2 aja biar pinternya berguna buat hidup. :ni ngetik cerita mesum gak ada baik2nya buat hidupku: wkkkwk :curcol:

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.