"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Tuesday, March 5, 2013

Tenth Drama - Chapter 15




“Maaf semalam aku tidak membalas sms-mu. Aku sudah ketiduran” jawab Jung Nam pada sms yang dikirim Ho Min padanya semalam.

Chae Moon membaca sms yang Jung Nam kirim pada handphonenya, dengan malas dia mengetik balasan sms untuk laki-laki itu.

“Ho Min sedang disekolahnya, ini kakaknya yang membalas. Nanti akan aku sampaikan padanya” Chae Moon sedang bosan, ceramah guru di depan kelas hanya membuatnya mengantuk. Sembari mencuri-curi kesempatan dia berkirim-kirim sms dengan Jung Nam.


Jung Nam tersenyum membaca sms balasan dari Chae Moon, dia tidak menyangka kakak perempuan Ho Min lah yang membalas smsnya. Jung Nam teringat pada perkataan Ho Min yang menyebutkan usia Chae Moon, meski sesungguhnya dia tidak ingin terlalu dekat http://myowndramastory.blogspot.com-ShinHaido dengan gadis remaja itu tapi karena tidak ada pekerjaan lain lagi Jung Nam memainkan jari-jari tangannya di atas keyboard handphonenya.

“Aku ingin berkenalan kembali denganmu, mari kita lupakan perkenalan kita sebelumnya. Aku Park Jung Nam, usiaku dua puluh lima tahun”

Chae Moon memicingkan matanya melihat usia Jung Nam. Dengan cepat dibalasnya sms laki-laki itu.

“Jadi aku harus memanggilmu ajusshi. Park Jung Nam-sshi, terima kasih karena telah memberikan adikku hadiah-hadiah. Aku merasa tidak enak padamu. Semoga suatu hari nanti aku bisa mentraktirmu makan di suatu tempat untuk membalas kebaikanmu ini” Chae Moon tidak tahu mengapa dia ingin bersopan-sopan pada laki-laki ini.

Melihat usia mereka yang berbeda cukup jauh, Chae Moon semestinya tidak memiliki keinginan untuk berbicara hal yang tidak penting dengannya. Bila Chae Moon menginginkan teman bicara, tak kurang laki-laki teman sekolahnya yang tertarik padanya. Bahkan ada dua orang teman sekelasnya yang menyukainya namun Chae Moon selalu menolak mereka.

“Aku menunggu saat itu tiba. Bagaimana kalau minggu depan? Bukankah kalian libur sekolah hari minggu? Aku ingin bertemu dengan kakak perempuan Ho Min, dia berbicara banyak mengenaimu dan memuji semangat juangmu. Ho Min sangat bangga pada kakaknya, aku akan merasa terhomat bisa bertemu dengan seseorang seperti dirimu, nona Chae Moon” Jung Nam menyunggingkan senyum simpul di sudut bibirnya, tersenyum pada keahliannya merangkai kata-kata diplomatis meski sesungguhnya dia tidak begitu mengerti apa yang telah ditulisnya.

Chae Moon mengerutkan dahi membaca balasan sms Jung Nam. “Laki-laki ini mengetikan isi sms seperti seseorang berusia empat puluh tahun, mengapa dia mengaku masih berusia dua puluh lima tahun? Apa dia membohongiku?” tanya Chae Moon dalam hatinya. Namun dia tidak sempat membalas sms Jung Nam karena guru sudah mulai membagikan kertas tugas pada murid-murid di kelas.

Jung Nam meletakan handphonenya di meja, tak sabar menunggu balasan sms dari Chae Moon, saat tak kunjung juga tiba apa yang ditunggunya, Jung Nam keluar dari kantornya untuk makan siang.

Sebelum menuju rumah makan langganannya, Jung Nam mampir ke sebuah dealer mobil untuk membeli mobil baru. Akan sangat memudahkannya bila memiliki mobil sehingga dia bisa bepergian dengan beberapa orang lainnya. Saat itu Jung Nam membayangkan mengajak Ho Min dan kakaknya bepergian atau berekreasi ke tempat wisata. Jung Nam sudah menganggap dua bersaudara itu seperti adiknya sendiri terlepas niat Ho Min untuk menjodohkan mereka.

Ketika memilih warna mobil yang akan dibelinya, Jung Nam tidak menyangka akan ada seseorang yang mengenalinya disana.

“Park Jung Nam-sshi?” panggil seorang laki-laki padanya.

Jung Nam memutar tubuhnya mencari sumber suara pemanggilnya, wajahnya berkedut mengetahui siapa laki-laki itu.

“Lim Dae Jong-sshi. Tak menyangka bisa bertemu dengan orang sesibuk dirimu disini” sapa Jung Nam berbasa-basi. Dia tidak terlalu mengenal laki-laki ini selain dia adalah rival bisnis perusahaan mereka dibidang ekspor dan import.

Dae Jong berdecak, menyodorkan tangannya yang disambut dengan jabatan tangan tegas Jung Nam.

“Lama tidak berjumpa denganmu, bagaimana kabar Jung Min? Aku dengar dia sudah memiliki seorang anak laki-laki? Selamat. Bagaimana dengan dirimu?” tanya Dae Jong sinis. Jung Nam mengerutkan alisnya mendengar nada bicara Dae Jong yang tidak biasa, namun dihiraukannya.

“Ya, terima kasih. Kakakku baik-baik saja, sebentar lagi aku juga akan mendapat seorang keponakan lagi” jawab Jung Nam sembari tersenyum.

“Oh, ya? Keponakan lain dari adikmu? Sungguh disayangkan, kau bahkan dilangkahi oleh adikmu Park Jung Nam-sshi” sekali lagi senyum culas tersungging pada wajah laki-laki di depannya.

Jung Nam mencoba menyembunyikan emosinya, ingin sekali rasanya menghantam jatuh laki-laki itu yang dengan sengaja membuka topik mengenai kehidupannya. Jung Nam memang belum tahu dia telah memiliki seorang bayi perempuan yang begitu cantik dan menggemaskan, Dae Jong dengan kejam menggunakan pengetahuannya untuk menyindir musuh besarnya ini.

“Well, bukankah sama dengan dirimu Dae Jong? Di usiamu yang ke tiga puluh lima tahun ini kau bahkan belum tergerak untuk membina rumah tangga dengan seseorang. Bahkan banyak gosip-gosip aneh yang kudengar mengenai dirimu, apakah seleramu salah?” balas Jung Nam dengan licik.

Dae Jong mengetatkan rahangnya, dia tak mampu membalas sindiran Jung Nam. Sebelum Dae Jong mampu mengucapkan sepatah katapun, Jung Nam telah pergi meninggalkannya. Jung Nam telah menyelesaikan urusannya di dealer itu, dia tidak perlu datang kembali kesana. Mobil yang telah dibelinya akan dikirim langsung ke kantornya sore nanti.

~~~~

Dengan mobil barunya, sebuah mobil sport merah keluaran terbaru, Jung Nam menembus jalanan kota Seoul di malam hari. Dia baru saja pulang dari kantornya dan singgah sekejap di apartemennya untuk membersihkan diri. Malam ini Jung Nam akan bertemu dengan Butterfly dan dia bertekad untuk mendapatkan wanita itu malam ini juga.

Sementara itu, Chae Moon dan temannya Mu Ri sedang berada di dalam ruangan manajer mendapat peringatan terakhir. Mereka telah ketahuan menipu usia mereka untuk bisa dipekerjakan di klab malam itu. Dengan sedih manajer Oh meminta Chae Moon dan Mu Ri untuk mengembalikan kontrak kerja mereka.

“Maafkan aku, bila menuruti keinginanku kalian pasti aku pekerjakan. Tapi bila pengadilan mengetahui aku mempekerjakan anak dibawah umur, usaha ku ini akan disegel dan kita semua tidak akan memiliki pekerjaan lagi. Aigoo.. Begini saja, bila kalian sudah berusia delapan belas tahun, bila kalian masih ingin kembali kesini, aku akan dengan senang hati menerima kalian kembali. Tapi untuk saat ini, malam ini adalah malam terakhir kalian aku pakai. Setelah ini kalian terpaksa harus kupecat. Mengerti?” Manajer Oh tidak bermaksud untuk mengeluarkan mereka, namun peraturan http://myowndramastory.blogspot.com-ShinHaido pemerintah yang ketat dan sanksi yang akan dikenakan membuatnya ketakutan. Manajer Oh tidak berani mengambil resiko sebesar itu.

“Mengerti, manajer Oh. Maafkan kami selama ini menyusahkanmu. Dan terima kasih karena sudah menerima kami dengan baik selama ini” jawab Chae Moon sedih. Meski dia telah menabung uang yang cukup untuk menyicil apartemen namun sampai kapankah dia akan bertahan hidup mandiri? Untuk saat ini dengan terpaksa Chae Moon akan menahan semua penderitaannya tinggal bersama kedua orang tuanya yang tidak bertanggung jawab.

Mereka berjalan dengan tertunduk lesu di koridor menuju ruang locker wanita. Mereka hendak berganti pakaian. Menyadari malam ini adalah malam terakhir mereka, Chae Moon dan Mu Ri berpelukan dengan teman-temannya dan mengucapkan selamat tinggal dan mendoakan mereka yang terbaik. Akan sangat berat bagi Chae Moon pergi dari klab malam ini dengan cara seperti ini.

Saat pentas tari striptease dimulai, dengan semangat yang hampir habis Chae Moon melangkah ke depan panggung dan menarikan aksinya untuk yang terakhir kalinya sebagai Butterfly. Malam ini dia akan memberikan penampilan terbaiknya di depan pengunjung sehingga nama Butterfly akan selalu terkenang dalam ingatan mereka yang terdalam dan tak akan pernah terlupakan. Butterfly ingin meninggalkan kesan itu dalam kepala setiap laki-laki hidung belang yang memadati sisi panggung, tak terkecuali pada laki-laki yang biasa selalu menungguinya dengan tatapan penuh gairah.

Sebuah pikiran berani terlintas dalam kepala Butterfly, inilah kesempatan terakhirnya bertemu dengan laki-laki ini. Setelah ini mereka tidak akan pernah bertemu lagi, Butterfly akan menghilang dan digantikan dengan seorang gadis remaja SMU yang sederhana dan polos bernama Chae Moon.

Butterfly mendekati posisi tempat Jung Nam dengan setia menungguinya setiap malam. Laki-laki itu sedang menyesap minuman dalam gelasnya, wajahnya terlihat senang karena Butterfly berjalan ke arahnya.

Dengan gerakan tak disangka oleh Jung Nam, Butterfly melemparkan tubuhnya ke arah laki-laki itu. Mereka bergumul di atas lantai dansa dan berciuman dengan panas. Jung Nam merasa gairahnya bangkit dengan keras, dia tidak menyangka Butterfly akan melemparkan tubuhnya begitu saja padanya.

Tubuh Jung Nam pasrah dibawah tubuh Butterfly yang menciuminya dengan penuh nafsu, para pengunjung bersorak dan bertepuk tangan menyaksikan mereka bergumul di lantai. Lalu Butterfly duduk di atas pangkuan Jung Nam, dengan tatapan mata menggoda, dia melemparkan sebuah senyuman genit pada laki-laki itu.

“Satu jam lagi, temui aku di depan klab” lalu Butterfly bangkit dari atas tubuh Jung Nam dan berjalan melenggak-lenggok naik ke atas panggung, menyelesaikan aksi terakhirnya menghibur para pengunjung.

Debar jantung Jung Nam berdetak kencang, senyum licik tersungging dibibirnya. Setelah merapikan pakaiannya, Jung Nam menyulut rokok dan menanti di samping mobilnya, menunggu Butterfly keluar mencarinya.

Penantian selama satu jam yang cukup lama membuat Jung Nam gelisah dan emosi, dia merasa dibohongi, namun dengan patuh Jung Nam masih setia menunggu Butterfly keluar dari klab malam itu.


Saat matanya menangkap bayangan Butterfly, Jung Nam melemparkan rokoknya ke bawah lalu setengah berlari menarik tangan Buttefly masuk ke dalam mobilnya. Jung Nam sudah tidak dapat menunggu lebih lama lagi untuk segera berduaan dengan Butterfly di atas ranjang hotel. 


29 comments:

  1. kentang...khukhu, kejadian atau tdk?? Mbak shiiiin nge cutx pas bener??

    ReplyDelete
    Replies
    1. khe..khe..khe..khe... :ketawa licik:

      Delete
  2. weh~~~~~
    ingat bang anak dirumah,
    wkkwkwkwkwkkwkwkw

    ReplyDelete
  3. Aduh.... Mbak shiiiiiiiinnnnnnnn ...

    Teganya kau menggantung cintakuuuuuuuuu hahaha sebbel dech ..... Kentang goreng enak enak... Hmmmm

    Makasih ya sista :)

    ReplyDelete
  4. Finnaly... [τ̲̅н̲̅a̲̅и̲̅κ̲̅ ч̲̅o̲̅u̲̅] Ɣªª mbak shin... Χį!•◦°:pχį!°◦•:Dχį!•◦°:pχį!°◦•:pχį!•◦°:Dχį!°◦•:pχį!•◦°χį!:p. Ditunggu lanjtnnya mbak shin....

    ReplyDelete
  5. kentang.....kentang....kripik kentang thanks mbk shin :) *bzk lgi ya

    ReplyDelete
  6. kentang.....kentang....kripik kentang thanks mbk shin :) *bzk lgi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kentang enak gila... ihihihiih dua mingguan lagi mgkn baru ada jung nam lg wwwkwkw

      Delete
  7. Mbaaa shin kentang...ayoo laagiii..but thanks mba shin udh d posting :D

    ReplyDelete
  8. Walau kentang tp makasih sist udah post si akang jung nam:-)

    ReplyDelete
  9. mba shin.. Kentang brpa sih sekilo'y??
    Lg murah ya?? Pda hobi bgi kentang ne author
    .___.v

    Aaaaaaah Jung Nam - Cemumun *.*
    Thanks mba shin mwuuaaaaah :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sepuluh ribu doank sekilo. jd doyan buat kentang goreng deh ahahhaa

      Delete
  10. Owh,,,owh,,,,,panas!!!
    Jreng,,,jreng,,,apkh yg akn trjadi slnjutnya???
    Mbak shin,,,,,,makasih ya ud munculin kekasih q jung nam,hehe...
    Kurang mbak,,,,,,,,plizzz lagi dong!!??
    Mbak shin baik dech,,,,hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheheeh belum ngetik lg, semalem jg ngetiknya seadanya :D ntr deh minggu depan mdh2an dah ada lagi :D

      Delete
  11. sungguh benci aku sama si jenong om om itu. Beruntung jung nam nyerang balik n bikin si jenong om om kalah telak.

    ReplyDelete
  12. Chae moon mau myerah nich sma Jung Nam...

    ReplyDelete
  13. huaaaaa g sbar ngu bab slnjutnya.
    ayo game lg yuk biar bsa post lg..hihihi

    ReplyDelete
  14. Mbaaak mau lagiii.
    Tanggung ceritanya.
    Post lagi dong mbaaak. *pasang mata memelas*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha justru yg tanggung2 itu yg bagus.. bikin penasaran :D

      Delete
  15. Aduh jung nam, inget anakmu ituh X.X
    Mb shin mau lagi dooonk, gantung nih
    Hihihihi
    Makasih loh udh di post :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhahahaa.. pilih siapa nih kmrn? jung nam rossy apa jung nam cemumun?

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.