"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Thursday, March 7, 2013

Tenth Drama - Chapter 16



Setibanya mereka di dalam kamar hotel, tanpa membuang-buang waktu Jung Nam menciumi bibir Butterfly dengan penuh nafsu. Tak dibiarkannya Butterfly meletakan tas nya sebelumnya, Jung Nam telah menarik pinggangnya ke dalam pelukannya. Tubuh mereka menempel begitu dekat, Butterfly dapat merasakan tumbukan ereksi Jung Nam yang telah mengeras dengan sangat.

“Aku menginginkanmu, sejak pertama melihatmu mataku tak bisa terlepas darimu. Malam ini, kamu tidak akan bisa lari lagi dariku. Malam ini kamu akan menjadi milikku” bisik Jung Nam disela-sela ciuman panasnya.

Tubuh Chae Moon meleleh, kakinya lemas merasakan setiap kecupan bibir Jung Nam pada bibir dan lehernya. Bibir laki-laki itu membuat jantungnya berdebar kencang tak mampu dikuasainya. http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido Chae Moon tak berdaya saat Jung Nam telah melepaskan helai demi helai pakaian yang membungkus tubuhnya hingga Chae Moon bertelanjang bulat di depannya.

Jung Nam memandang dengan terpesona pada tubuh telanjang gadis di hadapannya. Dikelilinginya tubuh Chae Moon sembari menatap dengan penuh gairah. Jung Nam melepaskan pakaiannya hingga dia telanjang sepenuhnya sama seperti Chae Moon. Dipeluknya tubuh gadis itu lalu diciuminya lagi bibir Chae Moon kini dengan lembut.

Tangan Jung Nam menjelajahi setiap jengkal tubuh Chae Moon, berkelana di atas pucuk payudaranya yang telah mengeras, kemudian bibirnya yang sedang menciumi leher jenjang Chae Moon turun menggantikan tangannya pada puting gadis itu. Dihisapnya puting payudara Chae Moon dengan lembut, memainkan lidahnya dengan perlahan memutar dan memilin lalu dihisapnya lagi dengan kuat.

Jung Nam tidak terlalu memperhatikan payudara Chae Moon yang masih berukuran sedang, ukuran anak remaja seusianya. Bagi Jung Nam yang telah dikuasai oleh nafsunya, gadis di depannya adalah Butterfly, penari striptease yang telah mengaduk gairah dan emosinya selama dua bulan belakangan.

Lalu diangkatnya tubuh Chae Moon dengan mudah, dibawanya gadis itu ke atas ranjang. Tubuh mereka saling bertautan dengan Jung Nam berada di atas Chae Moon, menindih dengan posesif. Jung Nam mendesakan kejantanannya pada daerah kewanitaan Chae Moon yang menyebabkan gadis remaja itu menahan nafasnya, sedikit kekhawatiran terlintas dalam pikiran Chae Moon namun Jung Nam tak pernah menyadari hal itu. Dia dibutakan dengan mutlak oleh nafsu birahi yang memenuhi pikirannya.

“Tubuhmu indah sekali, kamu begitu.. mungil” terlihat Jung Nam sedang berpikir, dahinya mengerut.

“Berapa usiamu Butterfly?” tanya Jung Nam tiba-tiba.

Dengan gagap Chae Moon menjawab pertanyaan yang tidak pernah diduganya. Saat ini Chae Moon sedang melayang dalam gairahnya pada laki-laki yang sedang menindihnya, tak terpikir sama sekali Jung Nam akan menanyakan usianya saat mereka berada dalam posisi seperti itu.

“A..aku sembilan belas tahun” jawab Chae Moon berbohong.

Jung Nam hanya mengangguk, mempercayai begitu saja jawaban Chae Moon. Dia memang tidak terlalu memikirkan kecurigaannya. Dalam pikirannya, Jung Nam menganggap Butterfly memang memiliki tubuh mungil nan seksi yang begitu menggiurkan dan telah membuatnya tergila-gila selama ini. Tak pernah terpikir olehnya Jung Nam akan bercinta dengan gadis dibawah umur.

Dengan tangannya, Jung Nam menangkup payudara Chae Moon, begitu ranum, putingnya yang kecil seperti tak pernah tersentuh sebelumnya. Jung Nam menciumi pucuk payudara Chae Moon penuh nafsu, lidahnya mengelus nikmat pucuk itu sebelum menghisapnya lagi.

Tak kurang dari lima menit Jung Nam menikmati masing-masing payudara Chae Moon, gadis itu hanya bisa memejamkan matanya sementara Jung Nam merangsangnya dengan hebat. Chae Moon bisa merasakan desakan pada bagian terintimnya, berdenyut-denyut meyakitkan dan basah.

Jung Nam mengangkat wajahnya, diamatinya wajah Chae Moon yang meringis menahan segala rangsangan yang dirasakan oleh tubuhnya. Wajah mereka sayu saat kemudian mata mereka bertemu. Jung Nam mendekati bibir manis Chae Moon, mencium bibir itu dalam, sementara itu sebelah tangannya mulai merayap turun mencari daerah kewanitaan Chae Moon yang telah basah sempurna.

“Kamu sangat basah dibawah sana..” suara Jung Nam terdengar berat, dia bahkan tidak mengenali suaranya sendiri.

“Apakah kamu ingin aku memberikanmu kenikmatan dibawah sana?” tanya Jung Nam tanpa kedip. Dia mencari sedikit saja tanda penolakan dalam mata Chae Moon. Namun tak didapatkannya.

Mata Jung Nam bersinar, senang dengan penemuannya. Jung Nam lalu merosot kebawah, wajahnya kini berada tepat dihadapan bagian intim Chae Moon dan terpesona dengan pemandangan yang dilihatnya.

“Kamu sungguh sempurna, tak pernah aku melihat yang sesempurna milikmu, Butterfly..” mata mereka bertemu lagi, mata Jung Nam yang penuh dengan gairah dengan mata sayu Chae Moon.

Dengan lidahnya Jung Nam memberikan kenikmatan tiada tara pada Chae Moon, gadis itu melenguh, badannya bergelinjang kesana kemari merasakan sensasi di bagian klitorisnya yang sedang dihisap Jung Nam. Jari tangan laki-laki itu juga tak mau kalah bermain meraba dinding-dinding kemaluan Chae Moon. Pertama-tama pelan, lalu semakin cepat keluar masuk dengan berirama.

Jung Nam senang melihat reaksi tubuh Chae Moon saat jari tangannya keluar masuk tubuh gadis itu. Dibantu bibir dan lidahnya, Jung Nam menghantarkan Chae Moon pada orgasme pertama dalam hidupnya.

“Ahhh...” desah Chae Moon, pinggulnya bergetar hebat saat tubuhnya dilanda orgasme yang baru pertama kali dirasakannya.

Senyum pengertian tersungging dibibir Jung Nam. Dengan berbisik Jung Nam menyalahkan gadis itu karena selalu bersikap jual mahal padanya.

“Seharusnya kamu menerimaku dari dulu, sehingga kenikmatan ini sudah kamu rasakan jauh sebelumnya” sindir Jung Nam.

Chae Moon hanya menggigit bibirnya, pipinya merah merona karena sindiran Jung Nam. Meski Chae Moon telah menyerahkan tubuhnya pada laki-laki ini, namun mengetahui bahwa Jung Nam hanya memandangnya sebagai wanita yang bisa ditidurinya menimbulkan rasa perih dalam hatinya.

“Ya, seharusnya dari dulu aku sudah menerimamu..” Chae Moon mengulang ucapan Jung Nam, laki-laki itu sekejap termenung memikirkan kata-kata Chae Moon.

“Ya, kenapa kamu tidak melakukannya dari dulu?” tanya Jung Nam kemudian. Tubuhnya kini telah berada di atas tubuh Chae Moon lagi, tangannya menggenggam ereksinya dan mengarahkannya pada lubang senggama Chae Moon.

“Arghh!!” Chae Moon memekik tertahan saat Jung Nam menghujamkan kepala ereksinya dengan kasar. Tubuh laki-laki itu menegang kaku diatasnya.

“K..kamu.. masih perawan?” tanya Jung Nam tak percaya.

Chae Moon menatap mata Jung Nam, ekspresi terkejut memenuhi wajah laki-laki itu dan sedikit keangkuhan terpancar disana. Jung Nam merasa bangga karena akan menjadi yang pertama bagi Butterfly, penari striptease yang telah membuatnya mati kutu.

“Ya, ada masalah?” tantang Chae Moon. Dia menatap mata Jung Nam yang dibalas dengan sebuah senyuman oleh laki-laki itu.

Jung Nam mencium lembut bibir Chae Moon, lalu kembali tersenyum dengan hangat pada gadis itu.

“Tidak, tidak ada masalah. Aku merasa terhormat. Aku tak sabar lagi untuk mengoyak penghalang kenikmatan kita. Apakah kamu sudah siap? Awalnya memang sakit, tapi setelahnya kamu akan melenguh nikmat dibawahku” Jung Nam telah menghujamkan ereksinya keluar masuk daerah kewanitaan Chae Moon tanpa menunggu jawaban gadis itu. Matanya tetap mengawasi Chae Moon, bila gadis itu menunjukan ekspresi kesakitan, maka Jung Nam memelankan gerakannya.

Wajah Chae Moon mengkerut menahan rasa sakit yang memenuhi daerah kewanitaannya, meskipun Jung Nam telah bergerak perlahan di atasnya, Chae Moon tetap merasakan kesakitan yang tak terhingga pada bibir kemaluannya hingga ke dinding-dinding daerah kewanitaannya.

Namun Chae Moon belum merasakan kesakitan yang harus ditahannya, saat Jung Nam menghujam dengan kejam, saat itulah Chae Moon memekik histeris, air matanya turun seketika dengan deras.

“Shh..shh.. Tidak apa-apa.. Kamu akan baik-baik saja, sudah tidak akan sakit lagi. Kamu berhasil.. Kamu hebat, kamu akan bertahan” diciuminya bibir Chae Moon dengan penuh kasih sayang, http://myowndramastory.blogspot.com - ShinHaido mencoba meredakan tangis gadis itu dengan ciumannya. Peluh berkucuran dari tubuh Jung Nam yang bergerak semakin kencang diatas tubuh Chae Moon.

Jung Nam melupakan pelindungnya sama sekali, dia bahkan tidak ingat untuk menyelipkan kondom di dalam dompetnya. Saat tubuh Jung Nam mengejang di atas Chae Moon, saat tubuh mereka berpelukan dengan erat, saat dimana orgasme menghantam mereka berbarengan, Jung Nam melepaskan benihnya dalam tubuh gadis perawan Chae Moon, namun bibirnya membisikan nama panggung gadis itu.

“Butterfly..” 


48 comments:

  1. akhir na gol jg... jung nam kq gk pake pelindung sih??? kalo chae moon hamil gmn??????

    ReplyDelete
    Replies
    1. :D enakan gak pake kali cin. lagian kan macih pelawan aihh...

      Delete
  2. Wduhh,,hamil jgn2 nnti
    Gpp deh asal jgn sm Rossy Kang
    Kshn Chae Moon bgtu Rossy mncul pstiii nnti dcuekkn *mengarang bebas*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha dua kubu yg sangat bertentangan :D cemunan vs rosnam ihhiihih

      Delete
  3. Aduch....senang nya hatiku,jung nam muncul Lagi.... Makasih ya mbak q....iiiihh gemez dech!
    Lagi ya mbak......hehe

    ReplyDelete
  4. owh my god... Andwe, nih cerita paling komplek nan rumit diantara park family

    ReplyDelete
    Replies
    1. :D makasi sista pujiannya heheihiehie

      Delete
  5. Jung nam jahat (o ‵-′)ノ”☆(>﹏<)
    ƍäªk inget sama rossy (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

    Mba shin tega (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩) (-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩)‎ (-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jung nam brengsek...
      *nangis dpelukan mba fathy..

      Delete
    2. haihaihiaihaa tatut ah liat komen2 dua ini :kabur:

      Delete
  6. Yach Mumun ... Kok kamu serahkan sich sayangggggg ... Geleng2 kepala diriku jdnya

    makaish mbak shin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahhahaha geleng2? angguk2? pusing2 deh.. ahhaha

      sama2 sista :D

      Delete
  7. jung nam jahat, napa suka menabur benih ke perempuan lain... jebol segel lagi...
    ga kuat mbk shin... hiks hiks hiks

    ReplyDelete
  8. d poligami nih, alamat. Ywd, mbak shin aku terserah ama mbak deh. Mau dibawa kemana nih ending. Asal g sad ending aja :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha makasi sista :D kl no sad ending kyknya gak janji :wong endingnya belum ketemu: ahahhaa

      Delete
  9. Apes chae moon sm jung nam,
    Getok si jung nam hahahaha

    ReplyDelete
  10. aqu meleleh,.

    setelah sekian lama penantian akhirnya jebol gawang juga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha.. ekaa... kok dirimu yg meleleh ka?? ihihihi

      Delete
  11. aku kecewa denganmu park jung nam...
    *berlalu pergi dan takkan kembali lagi.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. hak..hak.hak... :tarik kolornya amanda biar gak berlalu:

      Delete
  12. Wowowowowowow
    Waaaa mb shiin, siang panas ini makin panas baca inih
    Hihihihi

    ReplyDelete
  13. wah.....cemumun jebol gawang, hamil jga jagan2 :) jung nam poligami aja biar adil hahahaha :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah boleh jg tuh buat endingnya ne :D

      Delete
  14. wah2.... Ditunggu lg bab selanjutnya... Tralalalal

    ReplyDelete
  15. hhuuuuuffhhh,,,keyeeennn sceneny,,,

    "tak pernah aku melihat yang sempurna selain milikmu, Butterfly",,
    Lha??
    Trus kmren wktu maen ama si Rossy dmobil,,itu ga sempurna apa??

    Gablek nih Jung Nam,,
    Dasar ya lelaki,,,giliran ngliat ms. V langsung amnes m'dadak,,

    Bom Jung nam,,

    Well,,mana yang t'baiklah utkmu Jung Nam,,
    Tapi,,hati2 bila dirimu akhirny dgugat oleh Cemumun ya,,,



    *aku nulis apa itu di atas???*

    ReplyDelete
    Replies
    1. jung nam menang bnyk,ngejebol 2 perawan.eeh hahah

      Delete
    2. rossy mah udah mateng... klo cemumun masih mengkel. wkwkwkwkw

      Delete
    3. @riska : kan wkt maen pertama di mobil cin, gak sempet liat2 dengan seksama. lagian rossy kan cuman belum jebol aja, tp udah sering pacaran. dia nyimpen V nya buat jung min, tp dijebol jung nam :hak..hak..hak...: digugat?? karena dibawah umur? wkkwkkw

      @rena : masih kalah ama Darren ren.. lol

      @eka : wkwkkwkw... masih keset.. eh...

      Delete
    4. iyee sih,,,V-ny spesial utk Jung Min,,
      Tpi pan wktu djebol ma Jung Nam,,dy fine2 aja,,
      Si Jung Nam seneng dpt dua V-,,, Victor Valdes,,wwkwkwkwkwkkwkwkw

      Delete
  16. Hah?! Tnpa kondom?!
    Gmna klo hmil?!
    Sdar mas.. Udh pny buntut 1
    Ckckck

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah kan belum tahu.. masih doyan seneng2.. baru jg 25 tahun cin.. aih... ohoohhoo

      Delete
  17. O.o jungnam mainnya ga aman..
    tp feelingku kynya chaemoon ga hamil..

    jungnam masih bs seneng2 nanti klo rossi dah muncul bawa anak.. baru nihh jungnam jadi galauers...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhahahahaha... thanks komennya cin :D

      Delete
  18. #emot kanget, bru tw udh d post
    Gol gol gol
    Jgn2 tar jung nam poligami
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba shin haido marokocodot

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaha apaan tuh marokodocot?

      Delete
    2. G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ tw ap, itu kata2 syahrini klo g slah,ahahaha

      Delete
  19. woah akhirnya Jung nam menjebol pertahanannya Chae Moon,
    hohohooho
    syukuran om,
    terus anamu ini gmana dong om T.T

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhahahahhaa... kan bs punya mama baru.. lol

      Delete
  20. Setelah nunggu akhirnya dichapter 16 jebol juga itu gawang.Wkwk
    Jung nam emg ga suka pake pelindung kyknya,buktinya sm rossy jg gt.Hamil dia kan.
    Kalo caemun hamil ya tak papa toh,asal bisa dinafkahi lahir batin,yakan mas jung nam?
    Muehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhahahahhahaha... ntr rossy garis keras ngamuk2 donk sist???

      Delete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.