"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Wednesday, April 10, 2013

Kau Selalu Di Hatiku - Chapter 1



Seorang wanita mendorong koper yang baru saja diangkatnya dari mesin pemutar koper di bandara lalu menghampiri sekerumunan orang-orang keturunan Tionghoa yang sedang berbincang-bincang dengan suara berisik dengan logat mereka yang kental. Sesekali gelak tawa keras terlempar keluar dari kerumunan mereka namun tak ada yang memperhatikan. Orang-orang yang baru saja turun dari pesawat Garuda Indonesia Airways tujuan Jakarta – Denpasar memiliki urusan mereka masing-masing dan tak terlihat tertarik dengan reuni keluarga besar itu.

Tak kurang dari dua puluh orang tua-tua, dewasa, muda, remaja saling berpelukan dan bertukar nomer handphone ketika akan keluar dari ruang tungguh bandara Ngurah Rai. Mereka kemudian menuju ke beberapa mobil yang telah menunggu untuk menjemput mereka dan mengantarkan ke sebuah hotel mewah di Denpasar, hotel yang dekat dengan tempat resepsi sebuah pernikahan salah seorang anggota keluarga itu.


Mereka sedang berada dalam sebuah mobil Alphard hitam yang sedang melintas di sepanjang jalan by pass I Gusti Ngurah Rai yang sedang dibangun ulang, mobil yang membawa mereka menuju Denpasar.

“Eh, Mei.. Lu nikah sama si Johan udah bilang belum kalau lu mau ngadain pesta lajang dulu disini? Ntar nyahok calon suami lu baru tahu rasa.” kekeh seorang pria dewasa pada adiknya yang tersenyum masam karena ledekan kakaknya.

Sambil memonyongkan bibirnya untuk mencibir kakaknya, calon pengantin baru yang bernama Kristin Monica Lee ini pun menjawab, “Sudah donk, Ko. Emang Ko Kenny kira aku kayak Koko? Suka bohong sama cewek-cewek yang jadi pacarnya Koko gitu? No way.. Aku percaya banget sama Ko Johan, dia juga percaya sama aku, jadi kami saling mempercayai.” Jawabnya yakin.

Laki-laki yang dipanggil Kenny itupun tersenyum pada adiknya, sebuah lesung pipi di sebelah kiri pipinya pun terlihat samar. “Si Johan beruntung banget dapetin lu, Mei. Oh ya, jangan lupa bilangin ke dia, kalau dia macem-macem sama lu waktu kalian sudah nikah, siap-siap aja hadapin gw, Kenny Alexander Lee, boss mafia di Jakarta, biar terkencing-kencing dia denger nama gw.” kekeh kakaknya lagi.

Kristin memukul pundak kakaknya dan mencubit laki-laki itu dengan sebal, “Apa sih, Koko?!! Ko Johan laki-laki baik-baik, jangan disamain ama koko yang suka nidurin anak orang sembarangan.” Jawab Kristin marah.

Seorang wanita tua berdecak tak sabar saat mendengar pertengkaran kecil anak-anaknya dan langsung mengomel tanpa henti. “Ck.. Kristin!! Jaga bahasamu, ya? Nanti kalau keluarga Johan dengar gimana? Malu mami nanti, awas ya. Kamu juga Ken, sukanya godain adikmu aja, gak nyadar ya diri sudah umur tiga puluh tahun belum juga nikah. Kamu itu anak laki-laki satu-satunya mami dan papi, kapan kamu mau ngasi kami cucu?? Kamu itu ya, susah banget dikasi tahu, itu lihat sepupumu si Albert, kemarin anaknya kembar. Masak kamu kalah sama cowok kuper yang harus dijodohin buat dapetin istri?? Atau jangan-jangan kamu sudah enggak laku lagi??” tanya ibu mereka antusias.

Kristin dan seorang laki-laki tua yang tak lain adalah ayah mereka tertawa terbahak-bahak sementara Kenny tersedak dan menutup mulutnya bila tak ingin tergagap menjawab pertanyaan ibunya. Nyonya Lee, yang biasa dipanggil Mami Liong hanya terbengong tak mengerti dan menunggu jawaban anak laki-lakinya yang sudah enam tahun belakangan bergonta-ganti pacar sama seperti seringnya dia berganti celana dalam.

“Mami sayang... Jangan bahas itu lagi ya, kepalaku pusingg... Nanti saat waktunya tiba, Mami pasti dapet cucu yang buanyaakk.. yakin deh sama Kenny, ok Mi?” jawab Kenny sambil mencium pipi ibunya dengan mesra.

Mami Liong pun bersandar di kursinya dan menghela nafas panjang, dia telah berusaha membujuk anaknya Kenny untuk menikah untuk yang ke sekian ratus kalinya namun pria dewasa yang seharusnya sudah memiliki minimal dua orang anak ini tak pernah memberikan jawaban yang memuaskan untuknya. Mami Liong pun cemberut dan mendesah sedih, di sampingnya Papi Liong menggenggam tangan istrinya, berusaha menabahkan hati istrinya yang tercinta.

“Yah.. Kapan mami bisa gendong cucu mami? Mami malu kalau sampai mami mati kamu belum juga ngasi mami cucu, Ken.. apa nanti jawaban mami ke leluhur kita? Sama Akongmu? Haiya.. Kenny.. Kenny... dulu mami memang suka marahin kamu kalau ngajak cewek sembarangan ke rumah, tapi sekarang sudahlah terserah kamu mau nidurin cewek manapun asal kamu kasi mami cucu, mami sudah senang..” kata Mami Liong putus asa. Suaminya yang duduk disampingnya menatap istrinya ngeri dan memprotes perkataan istrinya.

“Lah.. Istriku, kamu bilang apa, ha? Ken, kamu jangan denger kata mami mu, ya. Kalau kamu bawa cewek gak bener ke rumah, kamu papi usir ntar. Ngerti?” jawab Papi Liong serius.

Mami Liong dan Papi Liong kemudian berargumen kecil di antara mereka sementara Kenny menggeleng-gelengkan kepalanya dan Kristin tertawa cekikikan mendengar kakaknya diomeli oleh kedua orang tua mereka.

“Rasain!!” cibirnya pada Kenny.

Kenny menoyor kepala adiknya yang masih terkikik sampai mereka tiba di sebuah hotel apartemen di Denpasar yang terletak dibilangan kawasan jalan Teuku Umar. Mereka kemudian bergabung dengan anggota keluarga yang lain yang telah terlebih dulu tiba di hotel ini.

Para petugas dari hotel kemudian mengantarkan mereka ke kamar masing-masing, sementara Kristin dan Kenny mendapat kamar untuk mereka sendiri dan Papi serta Mami Liong mendapat sebuah kamar di sebelah mereka.

Suasana hangat dan ceria berkumpul bersama keluarganya memang selalu bisa dia andalkan untuk mengobati hatinya yang terasa pedih dan kosong. Kenny yang selalu mencoba menampilkan wajah tersenyumnya di hadapan seluruh keluarganya kini membuka topeng bahagianya dan memperlihatkan wajahnya yang sedih dan putus asa.

Ketika dia mengetahui tempat pernikahan adiknya akan di selenggarakan di pulau Bali ini, hatinya memberontak dan ingin berteriak dengan kencang. Kenny masih ingat bagaimana kebahagiaan yang dia bangun dimulai di pulau ini, Kenny juga teringat bagaimana kebahagiaannya juga hilang dan kandas di pulau yang sama. Enam tahun sudah Kenny menutup hatinya dan melemparkan kunci itu ke dasar samudera, menunggu seseorang yang memiliki kunci yang sama untuk membukanya kembali. Namun Kenny ragu bila kunci milik seseorang itu masih bisa membuka hatinya karena telah dia patahkan dengan kejam.. pada saat pertemuan mereka yang terakhir kalinya.

Kenny membuka jendela kamarnya yang terletak di lantai empat gedung hotel itu. Di Bali hanya satu buah hotel yang memiliki bangunan dengan jumlah lantai lebih dari empat, yaitu hotel Inna Grand Bali Beach. Karena kebijakan pemerintah daerah, maka tidak ada satu hotel pun di Bali boleh membangun gedung dengan tinggi lebih dari empat lantai atau lebih tinggi dari pohon kelapa.

Dia menyesap rokoknya dalam-dalam, menghembuskan nafasnya, dadanya yang telanjang tertiup dingin angin malam, matanya menerawang jauh pada langit yang gelap, bulan tertutup awan mendung dan malu-malu memunculkan sinarnya ke bumi. Ingatan Kenny kemudian kembali pada peristiwa tujuh tahun yang lalu, pada saat perkenalan awal mereka yang kemudian memunculkan bibit-bibit cinta di dalam hati.

Tujuh Tahun yang lalu...

“Aku sudah mendarat nih, Novi. Kamu pulang kerja jemput aku ya. Pokoknya aku nunggu kamu di bandara, aku cuma pengen kamu yang jemput.”

Tanpa menunggu jawaban dari orang yang ditelphonenya, Kenny muda dengan senyum tersungging dibibirnya menutup begitu saja panggilan yang dia lakukan pada lawan bicaranya. Bibirnya masih menyeringai senang karena dapat menggoda wanita yang baru dua bulan ini di pacarinya dari jarak jauh.

Kenny Alexander Lee alias Lee Hin Tje, berusia dua puluh tiga tahun, sedang menuntut ilmu di bangku kuliah semester akhir fakultas ekonomi. Kenny terlambat masuk ke perguruan tinggi karena terlalu senang membantu usaha ayahnya dan melupakan keinginannya untuk kuliah. Barulah ketika sang ayah memaksa akan mengusirnya dari tempat usaha mereka, Kenny bersungguh-sungguh dan tekun menyelesaikan kuliahnya. Kenny bersikeras setelah kuliah akan membantu ayahnya lagi mengembangkan usaha swalayan milik mereka.

Kenny memang senang bekerja, dia mengabdikan waktunya untuk bekerja sehingga usaha milik keluarganya semakin maju dan sukses. Ketika memulai usaha keluarga ini dua puluh tahun yang lalu, Papi Liong hanya memiliki sebuah ruko yang dijadikan tempat usaha sekaligus tempat tinggal bagi mereka sekeluarga. Kini Papi Liong telah berhasil mengembangkan usaha keluarga mereka dengan membangun beberapa buah swalayan besar dan beberapa rumah makan yang tergabung dalam bisnis franchise yang sedang marak belakangan ini. Usaha mereka juga telah ikut merambah perkebunan kelapa sawit di hutan Kalimantan yang diawasi dari jauh oleh Papi Liong.

Kenny adalah seorang laki-laki keturunan Tionghoa yang memiliki banyak sekali teman orang pribumi. Dia telah membaur bersama mereka sejak kanak-kanak karena memang Kenny bersekolah di sekolah rakyat dan bukan sekolah khusus untuk anak-anak sepertinya. Awalnya memang sangat sulit bagi Kenny agar diterima dengan lapang dada, namun karena sifatnya yang pantang menyerah dan supel, Kenny pun mendapat tempat dalam lingkungan barunya. Bahkan hingga sekarang Kenny masih berteman dengan kawan-kawan SD nya yang dulu kerap mengajarinya cara menggoda cewek, mengerjai kendaraan guru dan melakukan keonaran kecil namun cukup mampu membuat nama mereka tenar di kalangan guru BP. Kenny kecil adalah laki-laki nakal dan iseng namun dia bukanlah orang jahat.

Setamatnya dari sekolah dasar, Kenny masih menempuh pelajaran di bangku SMP negeri. Hanya ketika SMU lah orang tua Kenny mulai menyekolahkannya di sekolah swasta tempat berkumpulnya anak-anak orang kaya yang juga memiliki mata sipit seperti matanya. Namun demikian Kenny lebih memilih bergaul dengan teman-temannya yang dulu, dia merasa gerah dengan perkumpulan teman-teman sekolahnya yang terlalu menyombongkan kekayaan hasil jerih payah orang tua mereka. Kenny sebaliknya, dia tidak suka memperlihatkan kekayaannya.

Bagi Kenny, milik orang tuanya tidaklah otomatis menjadi miliknya, dia harus berusaha keras untuk memiliki sesuatu, dan dia bangga karena mampu membeli barang-barangnya dari upah yang diberikan oleh ayahnya karena telah membantu bekerja di swalayan, baik sebagai tukang bersih-bersih lantai, membersihkan kaca, mengatur ulang barang-barang ataupun pekerjaan ringan lainnya saat usianya masih muda. Papi Liong justru sangat senang memiliki anak yang mau bekerja keras dan belajar bertanggung jawab serta berusaha mandiri bagi dirinya sendiri.

Ketika lulus SMU pun Kenny lebih memilih menjadi penanggung jawab pengelolaan swalayan yang baru saja didirikan oleh ayahnya dan dia cukup sukses melakukannya. Ayahnya sangat puas dengan pekerjaannya, namun Papi Liong tahu apa yang terbaik untuk anaknya. Maka suatu hari Papi Liong mengunci pintu masuk swalayan dan menyeret Kenny ke kampus untuk belajar setelah mendaftarkan anaknya itu menjadi mahasiswa di universitas negeri terkenal di Jakarta. Karena ancaman ayahnya, Kenny akhirnya memilih untuk menamatkan kuliahnya terlebih dahulu sebelum berkonsentrasi untuk mengelola swalayan milik keluarganya.

Kenny memiliki hobi mengobrol lewat internet dengan orang-orang baru dari seluruh penjuru negeri, bahkan dunia. Tak sedikit dia memiliki teman chatting yang berasal dari pelosok negeri seperti Irian Jaya, Medan, Samarinda, Lombok hingga Pulau Dewata; Bali. Mereka akan saling bertukar nomer handphone, saling mengirimkan sms dan bila dirasanya temannya cukup menyenangkan, Kenny akan mengobrol dengan temannya itu sepanjang malam. Seperti yang dia lakukan sekarang, sudah dua jam lebih dia berbicara ngalor-ngidul bersama Novi, gadis berusia dua puluh satu tahun yang dikenalnya dari internet.

Mereka telah saling mengenal sejak dua bulan yang lalu, hingga suatu malam Kenny memiliki rencana lain mengenai arah pertemanan mereka.

“Novi.. Lu sudah tidur?” tanya Kenny pada Novi yang sedang asyik menonton film drama Korea kesukaannya yang baru kemarin di belinya dari pasar malam.

“Apa sih, Ken? Kan aku sudah bilang.. Kalau sama aku jangan pakai gw-lu.. Ughh..” jawab Novi sebal. Mereka memang telah sepakat sejak awal perkenalan mereka bahwa Novi tak ingin Kenny memanggilnya dengan cara seperti itu, bagi Novi, Kenny terlihat seperti ingin berkelahi dengannya bila memanggilnya dengan sebutan seperti itu.

“Ups.. Soryy.. lupa. Er.. Kamu sudah tidur?” tanyanya lagi.

“Ehm.. belum. Kenapa memang? Kamu sudah mau tidur, ya?” tanya Novi balik.

Sudah pukul satu malam ketika Kenny bertanya padanya. Keesokan harinya Novi harus kembali bekerja sebagai seorang koki di sebuah hotel apartemen di kotanya, biasanya dia akan menemani Kenny mengobrol hingga pukul dua Waktu Indonesia Tengah dan Kenny akan merengut karena Novi meninggalkannya sepagi itu.

“Belum sih...” jawab Kenny pelan. Dia sedang berpikir bagaimana cara mengutarakan perasaannya pada Novi tanpa membuat gadis itu marah dan menutup telephonenya.

“Terus..? Mau bilang apa?” Novi mematikan televisinya dan mulai menguap, memperbaiki letak selimut di atas tubuhnya dan mulai meregangkan badannya sebelum memeluk bantal guling dan memperbaiki letak handphone di telinga.

“Aku suka kamu, Novi.. Kamu mau enggak jadi pacarku?” tanya Kenny was-was. Jantungnya berdebar kencang menunggu detik demi detik yang terlewat dan memasang telinganya awas untuk mendengar jawaban dari pertanyaannya pada Novi, gadis Bali yang baru saja dikenalnya dua bulan lalu.

Meski mereka telah saling menukar foto, tapi mereka belum pernah bertemu. Dan bagi Kenny yang biasa memiliki pacar nyata merasa aneh pada dirinya karena justru menginginkan wanita yang begitu jauh darinya, wanita yang mungkin tak akan pernah ditemuinya. Wanita yang mungkin tak akan pernah disentuhnya. 


56 comments:

  1. Wakakakka biar dpt yg pertama cm cuss aj nulisnya
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba ciinn
    Bacah dlu

    ReplyDelete
    Replies
    1. untung gk ada game nya yg ndong? game siapa cepet pertamax dpt hadiah. ihiihihhi

      Delete
  2. hadeeehhh,,, keduluaaannn... (komeng dl sblm bc)
    mksh Mba Ciiinnnnn... hehehe

    ReplyDelete
  3. aduuhh,,, aduhhh,, part1 ajja dh bkin deg2n dluan.. hehehe
    Novi bkln jwab apah?? *kepo*
    mksh Mba Ciinnn... cemumut....cemumuttt..

    ReplyDelete
  4. Salam saiiiaannkk dulu. Aku masuk kamar dulu.

    Baca aaahhhhhh .. (?) gaK nyambung ya! Hahahaha

    Makasih sista... Lup yuuuuu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. paling enak emang baca sambil tiduran, trus tiba2 handphone jatuh di atas jidat. PLAKK! wkwkkwkwk

      Delete
    2. Aku sering banget tuh kayak gitu, untung yang nimpuk jidat bukan hape yg segede talenan wkwkwk

      Delete
    3. wkwkwkkw sial banget nasibmu sist.. ckckkkc...

      Delete
  5. aih aih.. Cinta dr dunia maya..
    Xoxoxooxo seru nih! *.*

    Thanks mba shin..

    ReplyDelete
  6. Hadir, sblm bobo lg
    Kecup dluu •⌣˚Ʈ♓ªƞƘ ♧ ƔoƱ˚⌣•‎​ mb cin muaaah

    ReplyDelete
  7. Bwt pnasaran ni crita.. Hahaha
    Thx mbak shin..:*

    ReplyDelete
  8. kenny & novi.....cuit cuit thanks mbk shin :)

    ReplyDelete
  9. Wah maminya Kenny gokil bgt ya , masa pEnGeN punya cucu dr anak semata wayangnya ampek nyuruh nidurin cewek sembarangan , tidur ama aku aja mas Ken hehe tidur Doank tanpa kutip haha

    btw sist knp gaK blh bangun hotel melebihi tingginya pohon kelapa, pEnGeN tau jd penasaran alasannya?

    Haiyaaaa... Org Tionghoa Indo suka sekali bilang haiyaaaa disaat2tertentu, klo org Cina lokal sini atau Cina lainnya seperti Singapura biasa bilang " aiyoooo KALO gaK gt aniawe = mami" haha , kdg2 aq jg suka keceplosan blg " aniawe / Wo De MA = My mother " haha mereka akan serempak menjawab "zai inni. = di Indonesia " hahaha ketawa ngakak bareng dech akhirnya, TP msh aja aku keceplosan di hari lainnya :D lol

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha :ngak ngerti: kl aku denger di film2 mandarin gt/silat biasanya sama kuping kedenger "aniangg.." wkkwkwkwk

      Delete
    2. Aniang = mami juga artinya sist .... Sama aja, hanya saja itu bahasa lbh sering digunakan dulu kala, sekarang kan Udah ada pembaharuan bahasa. Film/ silat YG sering aq tonton klo make cerita zaman dulu, mereka pasti bilang aniang ( mama) dan tiek ( papa ), sekrg ya mama papa mami papi pretttt haha. Klo YG aq maksud aniawe, Wo De MA itu klo kita biasa blg ya ampun haha... Gt sech ...

      Met pagi cinTa :)

      Delete
    3. met pagi juga (atau siang maklum baru bangun)
      hahah. aku kok lebih seneng denger aniang gt ya? ama tiek.. soalnya kesannya lebih manja gt. wkwkkwkw

      selain mami papi kan pake daddy jg. ihihihi...

      emang aniawe nyebutnya gmn tuh? kok kyk nya belibet ya?

      Delete
    4. Met siang juga dech sist hehe...
      Iya sist emng kita manggil aniang / niang, tiek itu kesannya manja, aq jg suka dengarnya tp skrg gaK ada YG manggil sebutan itu berubah jadi :

      abu = mama, apa = papa ( kayak org Korea manggil papa juga "apa"), setelah itu berubah jg jd laobu = mama , laopa = papa itu bahasa hokian (da'i), skrg anak2 pada manggil papa mama papi mami haha

      Oh ya aq cerita ya sist, aq pernah nonton drama serinya China Tiongkok mereka manggil
      Papa - apa
      mama - ama
      Susu (paman ) asu --> haha aq ketawa pas denger kalimat ini, aq blg tau gaK klo orang Indo (maaf) asu itu guguk hehee...

      aniawe itu bahasa hokian KALO dimandarinkan jd Wo De MA artinya My Mom , tp penggunaan kalimat ini hanya secara spontanitas aja seperti pada saat kaget atau pada saat terharu, klo kita biasa bilang astaga, ya ampuuuunnnnn, oh GOD , atau dll haha

      Waduh kok malah panjang geneeeee seehhhhh haha , sorry

      Delete
    5. hahahaha.. seru nih. jd belajar juga, tahu lebih banyak. aku pernah nonton film taiwan, judulnya apa ya lupa aku. jadi ceritanya tentang cewek yg punya adik tuli.

      nah, karena ngormatin adiknya, dia dimana2 ngikut pake bahasa isyarat tuh ngomongnya n gak pernah bicara. adiknya jd atlet renang yang mau latihan buat ikut olimpyc apa gt.

      trus ada cowok, dia anak dr pemilik rumah makan, suka disuruh jual box meal ama orangtuanya. nah, dia jual ke tempat latihan kolam renang ini kan, dia demen ama yng cewek, tp ngira yg cewek tuli jg (tuli = tuna rungu bukan ya?), jadinya dia ngomong pake bahasa isyarat jg.

      cewek n cowok ini sama2 mengira mereka tuna rungu.

      yang cewek dilema, dia gk berani nerima yg cowok karena dia ngerasa gak sanggup ngurus 2 orang tuna rungu (adiknya n cowok ini seandainya nanti mereka nikah)

      yang cowok sih gk masalah, bahkan orang tuanya yg tadinya gak begitu mendukung akhirnya dukung, bahkan belajar bahasa isyarat (orang tuanya lucu habis wkwkkwkw)

      suatu hari yg cewek ini di konfrontasi ama adiknya knp dia gak mau nerima yg cowok, apakah krn dia keberatan ngurus 2 orang tuna rungu? adiknya marah, bilang ke kakaknya bahwa dia bs ngurus dirinya sendiri, kakaknya disuruh nyari kebahagiannya.

      ceritanya yang cewek kan udah nolak yg cowok tuh, karena yang cowok juga rada2 malu2 gt ngungkapin isi hatinya.

      nah, suatu malam, di tempat latihan renang, yang cewek kan lg duduk2 tuh merenung, dateng yang cowok. duduk dibelakangnya.

      karena yang cowok ngira yang cewek gak bisa denger, maka dari itu dia nyerocos ngungkapin isi hatinya. yang cewek terkejut kan.. karena dia ngira yang cowok gak bs ngomong. ihihihii.. lucu abis.. pas yang cowok selesai ngomong, dia kan mau meluk yg cewek tuh dr belakang, yg cewek muter tubuhnya.

      yg cowok jd kejut n langsung aja dia nyebur ke kolam renang buat ngilangin gugupnya. ihihihihi

      nah trus yg cewek nanya, "kamu tadi bilang apa?" pake bahasa isyarat.

      yang cowok jawab beda.

      misal :

      tadinya bilang "aku ingin memperkenalkanmu ke orang tuaku sebagai cewek yang aku suka" berubah jadi "aku ingin ngenalin km ke orang tuaku jd temenku" (jelasnya aku lupa, yg jelas... beda banget deh dr yang dia bilang awalnya eheeh)

      nah yg lebih gokil lg tuh orang tuanya yang cowok.

      mereka pake pakaian resmi ni nyambut yg cewek. bapaknya pake dasi segala. lol

      mereka kan belum tahu yang cewek bs ngomong jg, jdnya mereka make kertas gambar buat nulis apa yang mau mereka bilang (n kebetulan udah ditulisin)

      di kertas itu ibu n bapaknya yng cowok ngisi gini +-

      "anakku itu orangnya baik, berbakti ama orang tua, blabablab -bagus2 dah pokoknya-"
      nah diterakhir kertas nya itu isi tulisan "jd maukah km jadi pacar/nikah anakku?" (ni lupa)

      yg cowok langsung kejut n bilang ke orang tua nya sambil geleng2. (karena dia belum nembak yg cewek)

      sambil yg cowok debat ama orang tuanya, yang cewek jawab pake suara "aku mau"

      maka kejutlah yg cowok n ortunya.

      "kamu bs ngomong? aku kira km gk bs ngomong"

      "ya kamu gak pernah nanya, aku malah kira km yg gak bisa ngomong"

      "kenapa bisa aku gak bisa ngomong?"

      "Kamu kan gak ada bilang"

      "tapi kan.. kan... aku jualan box meal"

      "emang apa hubungannya?" berbarengan ama ortunya yg cowok.

      wkkwkwk gokil deh...

      salah satu film yg aku suka nih. ihihihihihi

      disini cowoknya manggil bapak n ibuknya pake "pa" n "ma"

      Delete
    6. Ya..ya.. Aq tau n pernah nonton dua kali tapi aq lupa judulnya apaitu .

      cowok mantan pacarnya jolin tsai ( artis papan atas Taiwan, penyanyi), kedua orang tuanya cowok itu selalu menjadi pasangan suami istri di berbagai drama, klop bgt pokoknya. Dan si cewek tuli ( tuna rungu) itu jg terkenal di film 當年我們一起追女孩 ( dulu kita sama2 mengejar cewek ). Dan cewek satunya jg sering jd bintang iklan n film lainnya.

      Hahha kok persis bgt sist ceritamu MA cerita aslinya haha.. Ngakak aq nonton pertama kalinya males tp ttp aq lanjutin hehe, oh ya setelah si cewek bilang " apa hubungannya " kan papanya si cowok tanya, " terus gimana pacaran kalian ?" Si cewek blg kita nggak pake pacaran tapi pake pertandingan ( bahasa isyarat siapa YG lbh jago)

      Dan aq juga ketawa ngakak pas di kolom renang tiba2 cowok langsung njeburin diri ke kolom krn terkejut si cewek didepan mata tau apa YG akan dilakukannya ( nyium si cewek ) hahaha

      Kebanyakan emng mereka manggil "ma" n "pa" karena itu disingkat Dr kata mama n papa

      Btw dirimu nonton bahasa asli Mandarin apa terjemahan sist? Akan lebih bagusnya bahasa asli akan lebih terasa hehe, menurutku sih, nanti di bawahnya ada tulisan terjemahan biasanya. Klo YG aq tonton tulisan dibawah ya tulisan Mandarin. Itung2 menambah pengetahuan tulisan mandarin hehe

      Delete
  10. kenalan lewat dumay..... semoga cepet dpt baby liong kkkkkl

    ReplyDelete
  11. oh jadi kenny kenal sama novi tu dr dunia maya ya
    tp apa yg sebenernya trjadi ya sampe2 kenny jd kaya trauma(?)
    gokil ga keluarganya kenny, apalagi maminya
    aneh2 aja nih saking pengennya punya cucu smpe rela kenny nidurin siapa aja yg pntg dpt cucu haha

    ReplyDelete
  12. wakakakkk.. si Kenny sering banget ganti pacar udah kayak ganti celana dalam.. :D

    terima kasih mbak shin.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. lho... bisa aja Kenny ganti celana dalam tiga hari sekali sist.. :ehh:

      Delete
  13. Hwaa... baru dimulai saja sdh bikin penasaran untuk menanti bab yg selanjutna.
    Apakah ada game lagi tuk bab selanjutna?
    Makasih Mba Shin (^_^)
    *hugh*

    ReplyDelete
  14. Bangun tidur dapet suguhan part 1 langsung dilahap, mksh mb Shin;-)

    ReplyDelete
  15. yuhuuuuu ada yg baluuuuu
    bacaaaaaa

    ReplyDelete
  16. hmmm,,,keeeyeeennn,,

    Lanjut chapt 2... :)

    Danke cyiin,,, mmuuaaccchhh

    ReplyDelete
  17. akhirnya mba shin balik lagi hhi...

    mba bilangin ke kenny yah aku mau kok jadi pacarnya hha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhaa.. ntahlah... msih diawang2 nih sist lol

      Delete
  18. ehh, ken kok manis gitu sih????

    mbak shin, makasih ya....

    ReplyDelete
  19. komen dulu ah...

    akhirnya bs jg gabung komen disini..
    mba shin,ni dona yg klo ngobrol di tweeter namanya "altaabrisamali"

    mba...crt2nya sllu buat g bs ninggalin hp lama2..hehee

    semangat mba shin... ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha halo sista :aslinya lupa, maafkan ya. lol:
      makasi udah mampir kesini. mdh2an betah ya :)

      Delete
  20. wuihhh baru,,,makasih mba shin mmuuaahhhh

    ReplyDelete
  21. izin baca yaa.... Cerita ini jadi inget jaman Chit-Chat duluuu :D

    ReplyDelete
  22. izin baca yaa.... Cerita ini jadi inget jaman Chit-Chat duluuu :D

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.