"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Thursday, April 25, 2013

Kau Selalu Di Hatiku - Chapter 12



Flash Back Tujuh Tahun yang lalu...

“I love you, Ken..” bisik Novi pada Kenny.

“I love you more, Nov...” lalu mereka berciuman dalam kamar itu. Kenny mencumbu tubuh kekasihnya di atas ranjang. Mencium lehernya dengan lembut, menggoda tubuh kekasihnya dengan elusannya yang pelan. Mereka berciuman panjang dan lama. Menghabiskan sisa waktu berdua di dalam kamar hotel yang disewakan Kenny untuk Novi menginap.

Novi telah sampai di Jakarta dengan penerbangan terakhir sore ini. Kenny menjemputnya di bandara dan langsung mengantarkannya ke hotel. Kenny bahkan menginap di hotel itu, mereka akan bermesraan sepanjang malam tanpa melakukan lebih dari itu. Kenny menepati janji yang dibuatnya pada dirinya bahwa dia tidak akan menodai cinta mereka dengan nafsu sesat. Kenny menghormati hubungan mereka dan Novi semakin mencintainya karena hal itu.


Namun seminggu lamanya Novi di Jakarta, Kenny hanya menemaninya selama dua hari yang singkat. Novi lebih banyak berdiam diri dalam hotel meski sesekali dia akan keluar melihat-lihat lingkungan di sekitar hotel yang tidak banyak hiburannya. Di hari ke empat liburannya di Jakarta, Novi akhirnya memberanikan diri berkeliling Jakarta dengan menaiki bus kota. Pengalaman mengesankan yang akan diulanginya lagi nanti bila memiliki kesempatan untuk berkunjung ke ibukota lagi.

Suatu malam Kenny datang menggedor pintu kamarnya. Meski mereka selalu berhubungan lewat sms dan telephone, tak pelak kedatangan Kenny malam itu mengejutkan Novi. Mereka seharusnya bertemu besok pagi namun Kenny yang berdiri kalap di depan pintu kamar Novi memaksa masuk dan tak memperdulikan Novi yang bertanya-tanya kebingungan mendapati Kenny seperti itu.

Penampilannya kacau, bawah matanya hitam, nampak Kenny kurang tidur dan Novi tahu mengapa dia seperti itu. Nilai mata kuliah Kenny jatuh dan dia terpaksa harus mengikuti ujian susulan dan belajar dengan keras. Dia tidak dapat membagi waktunya dengan baik antara kampus dan membantu usaha keluarganya. Malam ini pun Kenny bertengkar hebat dengan ayahnya mengenai hal ini. Kenny bersikeras akan meneruskan keduanya karena baginya kedua hal itu sama pentingnya.

Ayahnya juga tak kalah keras kepalanya dari Kenny. Mereka sering bertengkar mengenai masalah ini dan Kenny akan selalu mengeluh pada Novi ketika mereka mengobrol di telephone. Seperti kali ini, Kenny tidak dapat menyembunyikan air matanya. Dia menyesal harus bertengkar dengan ayahnya. Kenny depresi karena nilai kuliahnya yang buruk, tertekan karena tidak bisa bekerja dengan maksimal dan benci pada dirinya karena tidak bisa menemani Novi selama dia di Jakarta.

“Maafkan aku, Nov... Aku malah tidak bisa menemanimu saat kamu sudah bersusah-susah datang kesini. Ahhh... aku payah. Aku bingung harus bagaimana lagi. Aku tak mungkin melepaskan salah satu dari itu. Apa yang harus aku lakukan, Nov..?” tanya Kenny frustasi.

Novi tahu Kenny tidak perlu jawaban, laki-laki itu tahu dia tidak bisa memilih satu di antara dua, sebagaimana dia tidak bisa memilih dua di antara tiga; pekerjaan, kuliah dan asmara. Novi mengelus punggung Kenny, menepuk pundaknya, berusaha menghiburnya. Pikiran Kenny kalut, dia hampir tak dapat menemukan kewarasannya. Maka ketika Kenny menatap mata Novi, dia tahu.. malam itu akan menjadi malam yang paling disesalinya seumur hidupnya, namun tak akan pernah dia ingkari, dia menginginkannya.

Kenny merangkum wajah Novi sebelum membawanya mendekati wajahnya. Mereka pun berciuman dengan lembut. Kenny kemudian membaringkan tubuh Novi dibawah tubuhnya. Kenny telah dikuasai oleh gairahnya, dia melupakan janjinya. Maka saat jam dinding berdentang untuk yang ke sebelas kalinya, Kenny pun mendapatkan pelepasannya di dalam tubuh Novi. Mereka kemudian berpelukan tanpa bicara, tak ada yang ingin membahas apa yang terjadi malam itu. Malam yang mungkin sama-sama mereka sesali namun tak pernah mereka ingkari, mereka menginginkannya.

~~~~

Present Day...

Kenny mengemudikan mobilnya dengan cepat ke arah rumah kontrakannya. Dengan kasar dibantingnya pintu kamar, duduk di atas ranjang kamarnya yang kosong. Dia lalu berdiri untuk menutup tirai hingga kamar itu menjadi gelap gulita. Dalam gelap Kenny menumpahkan segala kesedihannya seorang diri. Melepaskan tangisan yang telah menusuk dadanya, air mata pun mengalir dengan deras di pipinya. Kenny terluka dan kecewa, dia tidak pernah menyadari penderitaan yang diberikannya pada orang-orang yang dicintainya.

“NOVVIIIIIII!!!!! MAAFKAN AKUU!!!!!” teriak Kenny di sela-sela tangisnya yang tiada henti.

~~~~

Kenny terpekur di atas ranjangnya hingga keesokan paginya. Otaknya berputar memikirkan cara untuk memperbaiki semua kesalahan masa lalunya. Masa depan yang dikiranya tak akan pernah dilihatnya lagi kini memunculkan dirinya. Kenny merasa Tuhan masih berbaik hati padanya karena memberikan kesempatan kedua baginya, bagi cintanya pada Novi. Kenny pun bertekad untuk memperjuangkan cintanya kali ini hingga titik darah penghabisan.

“Tunggulah aku, Nov. Aku akan mengobati luka dalam hatimu yang kutorehkan dulu. Aku akan berlutut dan menangis darah agar hatimu terenyuh dan menerimaku lagi. Demi diriku, demi dirimu.. demi anak kita...” Kenny memejamkan matanya untuk sesaat. Semalaman dia tidak bisa tidur dan kepalanya berdenyut menyakitkan.

Sebelum menyusun rencana permintaan maafnya pada Novi, Kenny harus membereskan sebuah ganjalan yang tidak boleh ada dalam hidupnya. Hesti... Kenny harus menyingkirkan wanita itu bila ingin Novi menerimanya lagi, setidaknya untuk saat ini hanya itu yang bisa Kenny lakukan.. sebagai permulaan.

~~~~

Kenny mengajak bertemu Hesti yang baru saja pulang dari shopping di butik-butik mewah di seputaran Kuta. Mereka duduk-duduk di restoran tempat Hesti menginap. Tanpa basa-basi, Kenny langsung mengutarakan maksudnya. Dia tidak pernah berbasa-basi saat berkenalan dengan wanita di depannya ini, hubungan mereka di dasari atas rasa saling membutuhkan dan tak terikat akan tanggung jawab apapun. Mereka berhak memutuskan hubungan bila salah satu dari mereka menginginkannya.

“Aku ingin putus.” Ujar Kenny datar. Hesti hanya mengernyitkan dahinya sebelum meletakkan cangkir kopi yang sedang di sesapnya.

“Boleh aku tahu alasannya, kenapa?” tanya Hesti mencoba mengulur waktu. Dia nampak tidak rela melepaskan Kenny seperti ini. Kenny adalah satu-satunya laki-laki yang memiliki hubungan lebih dari enam bulan bersamanya.

“Tidak. Itu bukan urusanmu.” Jawab Kenny dingin. Dia lalu bangkit dari duduknya, menatap Hesti yang tengah memalingkan wajahnya pada pemandangan di sampingnya, tak ingin melihat kepergian Kenny.

“Selamat tinggal, Hesti. Semoga tak ada dendam di antara kita. Aku menghargaimu, namun... saat ini ada yang harus kuperjuangkan. Terima kasih untuk segalanya. Aku tak menyesal mengenalmu, hanya saja rasa itu belum ada. Aku tak akan pernah bisa membalas perasaanmu. Aku akan memerintahkan orang untuk mengantarkanmu ke bandara saat kau ingin kembali ke Jakarta.” Lalu Kenny mengenakan kacamata hitamnya dan berlalu dari hotel itu dengan mobilnya.

Hesti menghela nafasnya, tersenyum miris pada dirinya sendiri. “Hahh... Dari awal memang aku sudah tahu, kau tak akan pernah menjadi milikku Kenny Alexander... Semoga kau mendapat apa yang kau perjuangkan itu. aku akan selalu mencintaimu.” Dia kemudian kembali ke kamarnya, mengepak barang-barangnya dan siap untuk penerbangannya ke Jakarta, sore nanti.

Sebuah beban dirasanya terangkat dari pundaknya, dadanya mulai bisa bernafas lebih lega. Tanpa membuang waktu lagi, Kenny membawa mobilnya menuju Imperial Cuisine, dia ingin melihat seperti apa kini wanita yang dicintainya itu.

Seperti biasa Kenny menempati kursi favoritnya, disamping jendela yang dihiasi bunga-bungaan mini yang menebarkan wangi di udara. Kenny menyukainya, memberi efek relaksasi pada penciumannya. Dari sini dia juga dapat mengamati dengan seksama seluruh kegiatan di dalam restoran. Memperhatian pelayan yang sedang sibuk menghidangkan makanan di atas meja, melayani tamu, menjawab pertanyaan-pertanyaan tamu ataupun menerima pesanan tamu yang baru datang. Dari sana Kenny juga dapat melihat ke arah dapur, dimana sesekali akan dilihatnya Novi berlalu lalang di dalam sana tanpa menyadari kehadirannya di ruang restoran.

Kenny melihat bagaimana wanita yang dicintainya telah berubah dari luar, Kenny yakin di dalam hatinya pun Novi pasti telah berubah. Akan sulit bagi Kenny untuk mendekati Novi lagi. Novi kini lebih gemuk dari yang terakhir diingatnya, namun bagi Kenny dia sama menariknya seperti dulu. Wajahnya yang bersinar saat mendiktekan perintah kepada koki-koki lain memancarkan wibawa yang tak terbantahkan di mata pegawainya. Novi telah dewasa, Novi yang sekarang tidak serapuh dulu. Novi yang sekarang telah hidup dan bangkit dari reruntuhan takdir, berdiri di atas kakinya sendiri, dia tidak memerlukan siapapun dalam hidupnya lagi.

“Tapi dia perlu cinta... Dan aku memiliki cinta ini untuknya. Kami memiliki cinta yang tak akan pernah padam, hanya perlu untuk dikobarkan lagi.”

Kenny mendatangi restoran itu setiap hari. Setiap makan siang dan makan malam, dia selalu menyempatkan waktunya untuk datang. Mengamati dari jauh Novi yang sedang bekerja, keluar masuk kantornya, mengatur suplier, berbincang dengan Kevin, dia merindukan wanita itu. Hatinya sesak dipenuhi keinginan untuk menghampirinya, keinginan untuk memeluk tubuh Novi dan anak mereka, mengakui Kevin sebagai anaknya pada dunia, mengaku pada Kevin bahwa dia bukan hanya sekedar ‘Papa pura-pura’ namun dia adalah Papa kandungnya.

Kenny semakin dekat dengan Kevin, dia menghadiahinya dengan mainan dan mengajaknya jalan-jalan saat Novi tak ada. Kenny berharap bila dia tidak dapat meluluhkan hati Novi, setidaknya dia akan memiliki dukungan dari anaknya. Novi tak mungkin bisa menolak permintaan Kevin dan Kenny mengandalkan hal itu sebagai rencana cadangannya.  


57 comments:

  1. Kamsia mbak Shin. Kirain beneran hari ini puasa hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. lupa aku kalau mustinya puasa hari ini. wkkwkwkw

      Delete
  2. Tuuh kan beneeerrr
    Kenny yg bikin hamil novii
    Hihihi
    Tapi itu putusnya kenapa ya mb shin?
    Makasih mb shin udah post :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah lho belum tentu... kan belum positif...

      Delete
  3. Bagus hesty dah diputusin.. mulai manuver pdkt deh
    ... novi jangan gampang balik ke tuh si ken.. biar dia klabakan dulu

    ReplyDelete
  4. Semoga Kevin bisa jadi jembatan buat mama papa nya

    ReplyDelete
  5. ayo kenny cemumun.

    apa pun yg kau lakukan dimasa lalu terhadap novi.
    tetep semangat bwt masa dpn.
    tuhan maha pemaaf ap lg novi yg cman manusia biasa..


    thanks mb shin.
    love u

    ReplyDelete
  6. go semangat semangat buat kenny yeyeye lalala yeyeye lalala #aneh hahahaha
    makasih kak

    ReplyDelete
  7. Jd mreka putus gara2 brantem am papapnya n hrus milih di antara k 3 itu?org tuanya g stuju wktu itu ya ?hmmm asneb
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba cin

    ReplyDelete
    Replies
    1. rindong asneb lagi nih.. ihihihihiih

      Delete
  8. Satu pertanyaan udah terjawab, tinggal nunggu alasan kenapa ken dan novi pisah?? Mbak lanjut satu part lagi yaaaa.

    Makasih mbak shin

    ReplyDelete
  9. Makaciiiih mb cin, wah ga sangka nih hesty bs segampang itu lepasin kenny
    Ayo kenny perjuangkan cinta dan anakmu
    akhirnya liat novi jg nih, getar2 cinta semakin berkobar
    Aseeek

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha... gak doyan aku say konflik orang ketiga. capek ati ngetiknya. lol...

      Delete
  10. ganbate kenny.....

    ak mendukungmu...
    kenny yeyeye... kenny yayaya....
    *ala pom pom girl lol

    ReplyDelete
    Replies
    1. lol... minjem pom pom nya donk ikut ngasi semangat... go kenny.. go...

      Delete
  11. Gitu dong Kenny hrs semangat mperjuangkn Kevin sma Novi...

    ReplyDelete
  12. hueee.... tuh kan mellow lagi. tapi semangat ken, ayo dapetin novi!
    ekekekkekek...makasih jeng shin
    muuaaahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. mellow sebelah mananya Jeng? wkt hesti diputusin ya? wkwkkwkw

      Delete
  13. Makasih mb shin,,,ken2 ganbatte ahh

    ReplyDelete
  14. Huaaaaaaaa -________-
    Makin penasran, 13 dong mba shinn...

    ReplyDelete
  15. selamat berjuang papah . gitu donggg . jempolan dah .
    moga2 ga ada aral rintangan ....

    ReplyDelete
  16. Udah diposting ya...? Ane kira besok baru di posting hahaaa... Makasih low cinta ... Wink#

    ReplyDelete
  17. Hesti dah diputusin...kayaknya gak dendam
    dah gak da ganjalan lagi kan koko kenny
    ayo semangat.....cepetan temuin novi

    ga sabar nunggu pas mereka ketemu nich
    thanks mba Shin...

    ReplyDelete
  18. Aq kira Hesti kan ngamuk pas diputusin secara sepihak oleh Kenny ... Ternyata diterimanya dengan lapang dada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dadanya selebar lapangan soalnya say :hak..hak..hak..:

      Delete
  19. tuh kan bener yg ngamilin emg si kenny tp knp mrka putus sampe bikin novi sakit hati bgt sama kenny?
    untunglah hesti ga ngamuk pas diputusin ya kirain bakal ngamuk2 ga nerima
    ciyeeee kenny mulai curi2 pandang ke novi nih ya
    ayo dong samperin novi jgn natap dr jauh aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah tau darimana??? kan gak dibilang hamil say...

      Delete
  20. masih menggantung knp putusnya kenny n novi
    tp berita bhgia bgt kenny mw memperjuangkan cintanya lgiiiiii....
    mantabsssss
    semangqt kenny
    demi kevin n novi...

    thanks mba shin

    ReplyDelete
  21. Yeyyy... Akhirnya di upload juga..
    Cemungud kenny perjuangkan cintamu..hehehe

    ReplyDelete
  22. Mendy : huwaaaa.. Sweet bgt.. Smoga Little Kenny bsa mluluhkn hati Novi utk mnrima Kenny kmbali..

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa-apaan ini??? numpang komen wkkwkwkwkwkkwkwkwkwkkwkw ;P~~~~

      Delete
  23. Kira2 gimana ya reaksi mereka berdua pas tatap muka langsung???

    ReplyDelete
    Replies
    1. chapter berikutnya jawabannya say.. ihiihihi

      Delete
  24. makasih mami shinn. kapan chapter berikutnya di post? sudah tak sabar. hohoho

    ReplyDelete
  25. Setelah beberapa hari gak bisa nyambung ke sini,finally, so sorry Cynnnta, daku lg lembur di kantor, gak sempat ke lapak mu... tengkyuuuu Cynnn, you give us so much love by writing this story... luph u, dear.... #sweet kiss to you

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, first is first cin.. i will always be here. no rush. tyt. do what u need to do the most. ;)

      Delete
  26. ga percaya aku kalo hesti bisa segitu mudahnya lepasin kenny...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sis.. Aku jga g prcaya... Jgn2 ada udang di balik rumput #eh? :p

      Delete
  27. Koko Kenny yg OK semoga Kevin memang anakmu
    dan semoga happy ending
    huhuhuh

    mbak Shin thanks banget yahhh udah ngucapin Met Ultah Buat aq di FB

    ReplyDelete
  28. huooooo stelah lama gk nengok nie blog ngrapel niech q baca si ko kenny hihi (^^,)v

    Thx u mbak shinn, love you moreee *ngikut2 kevin* hehehe :D

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.