"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Sunday, April 28, 2013

Kau Selalu Di Hatiku - Chapter 14



“Lalu bagaimana dengan Kevin?” tanya Kenny dingin. Dia sedang mengatur emosinya agar tidak meledak dan bersikap kasar pada Novi dan memaksanya ikut bersamanya.

Novi menyipitkan matanya, tak pasti dengan maksud Kenny. Novi belum mengetahui tentang Kenny yang mengetahui bahwa Kevin adalah anak kandungnya. “Kenapa dengan Kevin? Tunggu!! Bagaimana kau bisa tahu mengenai Kevin? Kau seharusnya tak tahu!!” jawab Novi panik. Dia gelisah dan hendak bangkit dari duduknya.

“Kevin adalah anakku, Nov. Aku tahu dia anakku, tak pernah aku melihat ada hasil cetak sesempurna itu. Kevin hanya memiliki mata dan senyummu, selebihnya adalah milikku. Kevin adalah anakku dan aku berhak menjadi bagian dalam hidupnya. Aku berhak, Nov!!” balas Kenny tak kalah gusar.


Meski dia tahu dirinya terlihat egois, Kenny akan menghalalkan segala cara agar bisa bersama dengan orang-orang yang dicintainya. Dia akan menggunakan Kevin sebagai senjatanya mendapatkan Novi kembali. Seperti kata ayahnya, Kenny akan memperjuangkan cintanya hingga ke tetes darah terakhir.

“Tidak!! Kau tidak berhak, Ken. Kau telah melepaskan hakmu saat kau memutuskan hubungan kita. Aku telah melenyapkan semua kenangan di antara kita, kau tidak bisa seenaknya datang padaku dan mengklaim apa yang bukan milikmu. Kau lebih rendah dari binatang bila kau berani mengusik hidup kami. Kami bisa hidup tanpamu, sebelum kau datang pun kami baik-baik saja dan kami akan tetap hidup bahagia meski kau tak menampakkan batang hidungmu. Kedatanganmu hanya mempersulit hidupku, kau hanya mengacaukan hidupku yang tenang. Enyahlah dari hidupku, Ken. Jangan ganggu hidup kami lagi dan jangan kau datang lagi kesini. Aku tak akan membiarkan Kevin bertemu denganmu lagi!!”

Dengan marah Novi bangkit dan masuk ke dalam restoran. Langkahnya tergesa-gesa agar Kenny tak dapat mengejarnya bila laki-laki itu bersikeras membalasnya.

Kenny berlari masuk ke dalam restoran, membuntuti Novi yang setengah menangis menghilang ke dalam kantornya. Novi bahkan memerintahkan pegawainya untuk menghalangi tubuh Kenny masuk ke area pegawai.

Tanpa bisa melakukan apapun, Kenny hampir kehabisan akal. Dengan gelisah dia memikirkan cara untuk bisa berbicara lagi dengan Novi. Dia pun teringat dengan microphone yang digunakannya menyanyi tadi. Langsung saja Kenny berlari ke atas panggung, merebut microphone dari pembawa acara dan suaranya terdengar kemudian hingga ke dalam ruangan kantor Novi.

Kantor itu gelap, Novi tidak menyalakan lampunya sama sekali. Dia tidak ingin Kenny melihatnya sedang menangis terisak, Novi bahkan mengunci pintu kantornya. Dia tidak ingin Kenny memaksa masuk dan melihatnya hancur karena menolaknya. Novi terluka karena mengingkari perasaannya pada Kenny. Tak semudah kata orang, meskipun mereka mungkin saling mencintai, Novi tak akan pernah sanggup menjalani lagi kesakitan akibat memperjuangkan cinta yang tak mungkin bersama Kenny. Hidupnya sudah tenang dan nyaman, Novi tak butuh lebih dari itu, dia merasa cukup dengan keadaannya sekarang.

“Novi... Aku ingin kau mendengar jawaban Kevin atas pertanyaan-pertanyaanku padanya. Aku harap kau mendengar suara anakmu, anak kita.. meskipun aku tahu kau sangat muak dengan suaraku,” Kenny menghela nafasnya sebelum melanjutkan lagi. “Aku akan menanyakan Kevin bila dia menginginkan diriku sebagai ayahnya. Kau tahu jawabannya apa, Nov? Maka dengarkan lah suara anakmu ini.” Lalu Kenny memberikan microphone pada Kevin.

“Mama... Kevin mau punya Papa kayak Om Kenny. Mama izinin ya, Ma... Kevin pengen Om Kenny jadi papa-nya Kevin. Ya.. Ma...” rengek Kevin hampir menangis.

Kevin masih menangis meskipun Kenny telah menghiburnya. Kevin menangis karena ibunya tidak mau menggubrisnya, Novi masih berdiam diri di dalam kantornya yang gelap. Tanpa diketahui siapapun, hatinya terluka mendengar permintaan anaknya. Novi dilema di antara harga diri dan ketakutannya untuk berjuang dengan menuruti permintaan Kenny yang pasti akan membahagiakan anaknya. Novi tahu Kevin telah merindukan sosok seorang ayah sedari lama, namun dia tak pernah mengatakannya. Kevin selalu mencoba menjadi laki-laki kecil yang kuat dan tak pernah mau mengeluarkan air mata di depan ibunya.

Usaha Kenny gagal, sampai pukul dua belas malam dia menunggu di luar restoran, Novi tak kunjung keluar. Para pelayan telah pergi, restoran telah ditutup, Kevin telah diajak pulang oleh neneknya dan Novi tak keluar juga dari kantornya. Barulah ketika seorang satpam memberitahukan Kenny bahwa Novi telah pulang kerumahnya melalui pintu belakang, maka Kenny mengemudikan mobilnya dalam keputus asaan menuju rumah kontrakannya. Dia kehabisan akal untuk memperoleh hati Novi lagi.

~~~~

Novi sedang gelisah dalam tidurnya, sudah beberapa hari ini Kevin tidak mau berbicara dengannya bahkan anaknya itu lebih memilih tidur bersama neneknya atau babysitternya. Novi sedih dan bingung apa yang harus dia lakukan agar Kevin kembali seperti dulu lagi. Novi tahu jawabannya namun dia belum bisa menerima tawaran Kenny untuk kembali padanya, Novi tak akan kembali padanya, terlalu banyak perbedaan yang tidak mungkin dia satukan dengan Kenny.

Kenny adalah orang kaya raya dengan perusahaan dan pekerjaannya sendiri yang lebih banyak berpusat di Jakarta, meskipun Novi bersedia kembali padanya, Novi harus mengorbankan restorannya dan tidak bisa mengelola usaha yang didirikannya dengan darah dan keringat ini dari dekat. Restoran ini akan jatuh bila Novi tidak mengawasi kwalitas makanan yang dikeluarkan restorannya. Novi tidak ingin tergantung dari Kenny, dia telah menggantungkan masa depannya pada laki-laki itu dulu namun hanya kekecewaan yang Kenny berikan padanya.

Selain itu Novi merasa tidak percaya diri dengan penampilannya, berdiri di samping sosok Kenny yang begitu elegan dan tampan, Novi merasa rendah diri. Dia merasa tak sekelas dengan laki-laki itu dan lebih memilih meringkuk di belakang layar menjadi penonton. Novi memiliki kepercayaan diri yang sangat tipis bila menyangkut penampilan fisiknya, telah lama dia melepas keinginan untuk kembali langsing, dia menerima nasibnya yang memiliki keturunan berbadan gemuk dari ayahnya.

Disingkapnya selimut dari atas tubuhnya, Novi memakai sandal hangatnya berjalan ke kamar ibunya. Kevin sedang tidur di samping neneknya dengan memegang robot-robotan baru yang dibelikan Kenny untuknya. Laki-laki itu datang setiap hari dan duduk di restoran miliknya berjam-jam untuk bermain dengan Kevin. Novi tak menggubrisnya dan Kenny tak pernah mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengannya karena Novi selalu kembali ke rumahnya lewat pintu belakang.

Kenny tak kenal menyerah, dia memang laki-laki seperti itu sejak dulu. Dia tak pernah menyerah dengan hubungan mereka kecuali saat itu, saat dimana semua terjadi tanpa kendali dan Kenny untuk sejenak menyerah pada hubungan mereka. Keputusan yang disesalinya hingga kini dan Novi tak akan semudah itu memaafkannya.

Novi mengangkat tubuh anaknya dan menggendongnya dalam buaiannya. Kevin sudah begitu besar, Novi harus menggunakan tenaga ekstra untuk menggendong anaknya. Sudah lama Kevin tidak pernah merengek minta digendong olehnya, Kevin adalah laki-laki mandiri, dia tidak ingin ibunya menganggap dia masih anak kecil. Kevin ingin segera membuktikan bahwa dia sanggup melindungi ibu dan neneknya karena dialah satu-satunya laki-laki di rumah ini. Setidaknya sampai Kevin bertemu dengan Kenny, sosok laki-laki yang diidolakannya, sosok seorang ayah dalam bayangannya dan Novi tak dapat berbuat banyak tatkala Kenny menggunakan cara licik itu untuk mendapatkannya kembali.

Novi membaringkan tubuh kevin yang masih tertidur di atas ranjangnya, menyelimuti buah hatinya sebelum mengecup keningnya. Dia duduk di sisi ranjang, mengamati wajah tak bersalah anaknya, hatinya semakin bimbang antara mengikuti ego nya dengan memikirkan masa depan Kevin yang masih panjang, anaknya memerlukan seorang ayah yang memang telah mengetahui keberadaannya.

“Kevin... maafkan mama ya, Nak...” lalu Novi memeluk tubuh anaknya sambil mengusap air mata yang menetes.

Keesokan harinya Novi kembali bekerja seperti biasa, hanya saja ada yang tak biasa pada jendela dan pintu masuk restoran miliknya. Jendela-jendela tinggi dan lebar itu kini telah dihiasi dengan puluhan vas besar dengan bunga mawar merah dan putih di sepanjang kiri dan kanan pintu masuk. Sedangkan pada jalan setapak ke dalam restoran, kelopak bunga mawar khusus di gelar di atas karpet merah dan tak ada yang boleh menginjaknya selain Novi, para pelayan restoran dipesan khusus untuk menjaga jalan bunga mawar itu oleh Kenny, yang menunggu kedatangan Novi dengan setangkai bunga mawar putih yang dulu biasa diberikannya saat mereka bertemu.

Novi merasa hatinya hampir luluh karena perhatian Kenny, dia bisa melihat sejauh mana Kenny bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya kembali namun Novi tidak akan semudah itu menerima Kenny, laki-laki itu pantas untuk dipersulit dan Novi dengan senang hati akan mempersulitnya.

Sedikitpun Novi tak menginjakkan kakinya di atas karpet, dengan pintar dia berkelit dan melompat tanpa harus menyentuh karpet bunga mawar itu. Sementara Kenny menatap tak percaya dan tersenyum miris, dia menggeleng-gelengkan kepalanya dan tertekuk kalah tatkala Novi membuang muka saat melewatinya. Kenny tak bisa berkata-kata, tubuhnya tak sanggup digerakkannya meski hanya sekedar memberikan setangkai bunga mawar pada Novi.

Barulah saat Novi telah masuk ke dalam kantornya Kenny bisa tertawa terbahak-bahak menyadari kekukuhan wanita itu. Dia pun mengeraskan suaranya agar Novi mendengarnya. Kenny tahu Novi mendengarnya, walaupun dia memperlihatkan sikap dingin padanya, Novi memperhatikan dengan seksama setiap langkah Kenny, setiap kata yang diucapkannya dan setiap gerak yang dilakukannya. Kenny tahu masih ada cinta di antara mereka.


“Novi... Aku tak akan menyerah, aku akan mendapatkanmu kembali. Kau dengar? Aku akan mendapatkanmu lagi, Novi. Tunggu saat itu tiba.” lalu Kenny keluar dari restoran itu masih dengan terbahak-bahak. 


22 comments:

  1. Kok ksar bgt sih si Novi?:'(
    Prjuangkn cintamu Ken!!!

    ReplyDelete
  2. Kenny licik pisan euy... kapan tuh rekam suara kevin....
    Btw sayang bgt mawarnya jdi karpet... mana gagal pula dinjak....... mebding kirimi aja novi tiap bbrp menit setangkai mawar sampai tu rmh makan penuh mawar... lama lama jga respon si novi...

    ReplyDelete
  3. Aku tak tauuu kl pertamax itu pertama kali... Ayo lah !!! (۳˚Д˚)۳

    ReplyDelete
  4. wkwkwkwk
    novi, kekanakan banget sih.... geli baca sikapnya novi... tapi kenny juga pantes sih sedikit dipersulit,,, biar kenny tau novi bukan cewe yang bisa begitu aja luluh sama rayuan kenny..

    ayo kenny, novi berjuang!!!!!!! :D

    ReplyDelete
  5. Suka bagian akhirnya. Tetap semangat Ken!

    ReplyDelete
  6. kok novi jadi kekanakan, wkwkwk juga bagian akhirnya,,,tetap semangat ken, kamu bisa,,,makasih mba shin

    ReplyDelete
  7. wkwk... gmes bgt ama novi marah2 tapi mau(?) tu haha :D

    ReplyDelete
  8. Aseeek deh nih ad bunga merah sgla prikitiiiiwww
    Ayo ken semangat,
    Novi bagus bgt sikapmu, biar kenny berjuang dlu mendapatkanmu
    Kevin anak pinter bantuin papa ya nak
    Makaciiiih mb cin :*

    ReplyDelete
  9. Ad sedih ad lucunya,xixixix
    Teruskan perjuanganmu ken2
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba cin

    ReplyDelete
  10. mgkn emang kenny mesti dikasih pelajaran ya
    gpp kok dia dipersulit buat mendapatkan cintanya novi lagi siapa suruh dulu nyianyiain novi gitu aja
    tp semoga mrka cpt bersatu ya
    kasian kevin sampe ngambek gt sama mamanya

    ReplyDelete
  11. aku baca part ini antara sedih sm mau ngakak deh mba.... sedih pas awal2 nya tp adegan terakhir bikin ngakak....
    ampun dah kelakuan novi udah kaya bocah seumuran kevin yg lg ngambek.... pke acara loncat2an sgala... aku jd kenny jg bkal ngakak bgt lah.... hahaha

    makasih mba shin ditunggu next chapter nya semoga ada bonus tambahan jg ya :-)

    ReplyDelete
  12. Ihhh guemeeess dech ma novi sbnrnya mau ma kenny tapi msih jaim aja "̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ ๑ˆ⌣ˆ๑ "̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇
    Go Kenny Go mbak shin lol XD

    ReplyDelete
  13. Syukurlah perjuangn teman2 bhasil lbh 100 comment.. Tdi mlm mata q Ʊϑɑ̤̈̊ħ ga mau di ajak krja sama.. Jdi Πγª pasrah. Ternyata berhasil.. Hehehe..

    ReplyDelete
  14. Duhhhh, yang pas awalnya bikin aku terharu dan deg-degan banget. Tapi pas ken ngajak kevin buat ngomong juga ke mamanya melalui mic, wiiisssss, kesempatan terbuka lebarr.
    Dan sejak kapan koko ken jadi penjual kembang???? Hahahahaha, sini bang kembangnya buat mandi aku aja dari pada sia-sia, kan ga jadi diinjek sama novi...
    Koko ken, semangat buat merebut kembali hati emaknya kevin. Hihihihihi,,,

    makasih mbak cantik

    ReplyDelete
  15. Owalah pagi2 Dah dpt bonus Part 14 ... Wow menakjubkan :D

    ReplyDelete
  16. go kenny go kenny go.
    cemumun kennya


    thanks mb shin

    ReplyDelete
  17. Makanya Ken, sekali kau sakiti perempuan, itulah akibatnya. Perempuan kan lebih sensitif n lebih perasa di banading laki2. Gak gampang memaafkan klo kesalahanmu tidak fatal. Ga heran Novi sekarang jutekin kamu.
    Hari pembalasan.......wkwkwkwkwkakakakak.........
    Mantab Mba Shin, 2 jempol buat Mba Shin..........

    ReplyDelete
  18. klo trlalu cpt Novi mmaafkn Kenny nti Πγª ga ada tantangan Πγª ... Jdi lain Kenny jga lbh brusha mjga perasaan Novi supaya tdk terluka lgi.

    ReplyDelete
  19. Mampir lagi sapa tau ada YG baru hihihi ngarep.com Wkkkwkwkwk

    ReplyDelete
  20. Hihihihi
    Gpp lah kenny rada dipersulit gitu
    Biar berjuang jg dia
    Hahaha
    Sumpah bagian akhirnya bikin ngakak mb shin
    Makasih mb shin :D

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.