"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Monday, April 22, 2013

Kau Selalu Di Hatiku - Chapter 8



Di waktu senggangnya, Kenny akan berjalan-jalan di pantai Kuta, berharap takdir akan membawanya bertemu dengan wanita itu. Namun dua bulan sudah dia ada disini tak sekalipun Kenny menemukannya. Setelah mengarungi jalanan trotoar pantai Kuta dan tempat-tempat yang dulu sering dia kunjungi bersama wanita itu, Kenny akan kembali ke rumah kontrakannya. Kenny juga sedang membangun sebuah rumah pesanan ayahnya di daerah Renon, sebuah rumah mewah dengan luas tak kurang dari dua puluh lima are, berisikan kolam renang, taman bermain anak-anak dan segala permintaan ayahnya yang selalu didiktekan melalui telephone pada Kenny. Namun rumah itu baru akan selesai dibangun tahun depan dan Kenny tidak ingin ayahnya memaksanya untuk mengawasi pembangunan rumah ini karena Kenny merasa lebih memerlukan dirinya bekerja di kantor pusat daripada mendiktekan perintah kepada mandor yang membangun rumah impian ayahnya.


Lalu suatu pagi Papi Liong menelphone Kenny untuk menjemputnya di bandara Ngurah Rai satu jam kemudian. Kenny sedang menghadiri pameran automotif di Mall Bali Galeria ketika Papi Liong menelphonenya. Dia tidak dapat mencegah dahinya berkerut memikirkan keganjilan yang sedang terjadi karena belum genap seminggu ibunya pulang berlibur dari Bali dan kini ayahnya yang biasanya tidak suka bepergian tanpa ibunya justru mengabarkan dia sedang menuju Bali. Meski demikian Kenny tak berkomentar, dengan patuh dia menjemput sang ayah lalu mengantarnya ke rumah kontrakan.

“Papi mau lihat perkembangan bisnismu disini, juga rumah yang kamu bangun. Sudah berapa persen sekarang?” tanya Papi Liong saat mobil yang membawa mereka melintas di sepanjang jalan by pass Ngurah Rai menuju Sanur.

“Baru tiga puluh persen, Pi. Mereka masih mencari bahan-bahan yang Papi mau di Jawa. Memang agak susah, belum lagi furniture yang Papi minta harus di import dulu dari China. Memangnya harus dari luar ya, Pi?” tanya Kenny bingung. Dia tidak tahu apa yang diinginkan oleh ayahnya dan mengapa harus membangun rumah yang hanya akan mereka tempati sewaktu-waktu.

Papi Liong berdecak, dia kukuh pada pendiriannya dan Kenny tidak diizinkan untuk membantah. “Sudahlah, nanti juga kamu lihat bagaimana hasilnya. Pasti suka, lah. Papi buat rumah ini kan untuk kamu tempati nanti sama istri dan anakmu.” Kata Papi Liong dengan wajah datar. Tanpa sepengetahuan Kenny, Papi Liong datang ke Bali dalam rangka mengemban sebuah misi penting dari Mami Liong untuk mempertemukan Kenny dengan ibu dari Kevin, cucu mereka.

Maka Kenny hanya bisa menganga ketika Papinya meminta untuk diantarkan ke Imperial Cuisine saat waktu makan malam. Meskipun Kenny tidak akan pernah bosan makan ditempat itu namun menurutnya makan di restoran ini selama dua bulan dan hampir setiap hari adalah suatu pemborosan dan suatu hari mereka bisa bosan. Namun Papi Liong berkata lain.

“Lah, kamu sudah disini setiap hari. Bisa makan disini terus, Papi dan Mamimu?? Jauh.. Kan makanan enak cuman disini. Jangan pelit, lah... Duitmu kan banyak, masak nraktir Papi segini gak sanggup?” protes Papi Liong sewot sambil menyendok Sup Asparagus with Soft Crab Meat ke mulutnya.

Kenny hanya tertawa tak percaya mendengar penuturan ayahnya. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya dan tak ingin mendebat ayahnya lagi. Lalu Kevin datang menghampiri mereka.

“Akong, Om Kenny... Tumben kesini lagi, Kevin nungguin lho. Oma gak ikut?” tanyanya dengan penuh keingin tahuan.

Papi Liong menghentikan santapannya lalu menarik tubuh Kevin agar duduk di kursi disampingnya.

“Kevin sudah makan? Duduk disini sama Akong ya, buat nemenin Om Kenny. Kalian kan huruf depan namanya sama. Kok bisa sama ya? Siapa yang milihkan nama ini?” tanya Papi Liong berturut-turut.

Kevin termangu bingung lalu menyeringai senang. “Oh, ya? Kevin baru sadar kalau nama Kevin sama huruf depannya dengan Om Kenny.” Jawab Kevin terkikik geli. Dia lalu melanjutkan jawabannya.

“Kevin sudah makan, Akong. Tadi dimasakin sosis sama Mama, Kevin lagi bosan makan ayam,” Kevin mengerucutkan bibirnya seolah menolak disuapi daging ayam. “Kata Mama, nama Kevin diambil dari nama Papa dan nama Mama Kevin.” Jawabnya senang.

Sebuah keinginan muncul dalam hati Papi Liong namun dia tidak tega untuk menanyakannya. Meskipun usia Kevin baru lima tahun, tapi anak kecil ini pasti sudah bisa merasakan sedih dan sakit hati serta kehilangan, maka Papi Liong tidak mengungkapkan keinginannya. Namun dia terguncang ketika mendengar Kenny bertanya pertanyaan yang tak berani diungkapkannya. Tubuhnya menegang menunggu reaksi Kevin.

“Memang siapa nama Papa dan Mama Kevin?” tanya Kenny setelah menghirup teh hangatnya.

Kevin cengengesan, “Rahasyaaa....” jawab anak kecil itu sebelum kabur dan berlari mengelilingi ruangan dan melambai-lambaikan tangannya pada Kenny dan Papi Liong.

Papi Liong menghela nafas lega dan berharap Kenny tidak memperhatikan raut wajahnya tatkala mendengar pertanyaan itu. Sedang Kenny hanya tertawa senewen, merasa tertipu oleh bocah cilik itu.

“Anak nakal.” Ketusnya sebal. Papi Liong hanya tertawa kecil menanggapi ucapan Kenny.

Setelah menyantap makan malam, mereka menikmati hidangan penutup. Papi Liong sambil lalu dengan sengaja membuka topik pernikahan Kenny.

“Nanti kalau kamu nikah, Papi pengen punya mantu yang bisa masak seenak ini, Ken. Bila perlu kamu nikahin pemilik restoran ini, kan dia yang masak. Dia yang ciptain makanan-makanan ini. Hebat...” kata Papi Liong sambil menyeruput es buahnya.

Kenny hampir tersedak mendengar candaan ayahnya. Dia menatap wajah ayahnya, ekspresi datar tak menunjukkan air muka apapun.

“Papi ngomong apa sih? Memangnya pemilik restoran ini cewek? Lah kalau cowok? Masak Kenny nikah sama... er... apa istilahnya kalau orang sejenis? Ah.. homo?” tanya Kenny tak percaya.

Dengan santai Papi Liong melanjutkan ocehannya. “Lah, pemilik restoran ini kan cewek. Papi dulu sempat lihat, cantik kok. Sehat, montok. Mami mu suka, Papi juga suka, apalagi masakannya enak gini. Kan lumayan bisa ngirit gak usah ke restoran terus. Lagian, dapet bonus tuh si Kevin. Anak cakep gitu, masak kamu gak pengen punya anak kayak dia?”

Kenny menggeleng-gelengkan kepalanya, tidak ingin memasukkan ocehan ayahnya kedalam kepalanya. Kenny tidak percaya orang tuanya sudah se-putus asa itu sehingga memintanya menikahi wanita yang telah memiliki seorang anak. Namun dia ingin menggoda ayahnya.

“Memangnya pemilik restoran ini gak punya suami, Pi?” tanya Kenny pura-pura tertarik. Ayahnya pun terpancing, dengan bersemangat Papi Liong menjelaskan bagaimana pemilik restoran tempat mereka makan ini berusaha sendiri membangun usahanya dari nol dengan kondisi memiliki seorang anak kecil dan seorang ayah yang baru saja meninggal. Tak pelak Kenny merasa iba sekaligus takjub mendengar kisah perjuangan pemilik restoran ini.

“Kamu harus bertemu dengannya sesekali, Ken. Dia belum pernah menikah, jadi statusnya masih singel.” Lanjut Papi Liong.

Kenny menyandarkan punggungnya di kursi, tertawa mendengar semangat ayahnya yang menggebu-gebu demi mendapatkan seorang istri untuk dirinya.

“Pi.. Emang kalau cewek lain gak boleh ya?” tanyanya.

Papi Liong berpikir keras, dia tidak ingin terlihat memaksa sehingga Kenny akan curiga dengan maksudnya. “Ehm... Pokoknya harus bisa masak enak seperti ini. Kalau kamu punya pilihan, suruh belajar disini. Dia harus bisa masak makanan-makanan ini.” Jawab Papi Liong menutup percakapan mereka mengenai calon istri Kenny.

Setelah membayar makanan mereka dan berpamitan pada Kevin, Kenny dan Papi Liong masuk ke dalam mobil. Handphone Kenny berbunyi sebelum menutup pintu mobil untuk ayahnya.

“Ada apa?” tanya Kenny dingin. Dia sedang tidak ingin diganggu oleh penelphonenya namun justru orang itu nampaknya bersikeras untuk mengganggu hidup Kenny selalu.

“Aku sudah di bandara, jemput aku. Sudah tiga bulan kau menghilang dan tanpa kabar. Memang kau kira aku apa? Pemuas seksmu?!” bentak suara yang terdengar dari speaker.

Papi Liong mengernyitkan dahinya mendengar kata-kata kasar orang itu. “Siapa?” tanyanya langsung.

Kenny menutup handphonenya, menjawab singkat pada ayahnya. “Hesti.”

Papi Liong berdecak tak senang, dia sama sekali tidak menyukai pilihan wanita Kenny kali ini. Hesti terlalu sombong dan memiliki gaya hidup yang tidak disukainya. Menurut Papi Liong Hesti adalah wanita yang lebih suka bersenang-senang daripada membaur bersama keluarga. Wanita seperti Hesti adalah wanita dengan gaya hidup yang tidak bisa diterimanya; pergaulan bebas, seks bebas, minum-minuman beralkohol dan narkotika.

“Apa sih yang lu cari dari wanita itu, Ken?” desis Papi Liong marah. Kenny menyadari kemarahan ayahnya, laki-laki ini akan menggunakan kata ‘lu’ dan ‘gw’ bila emosinya naik. Kenny diam tak ingin mendebat ayahnya, dia sendiri tidak tahu mengapa dia masih mempertahankan hubungannya dengan Hesti, selain hanya untuk seks.

“Lu boleh deketin siapa aja, tapi Papi gak akan pernah restuin wanita seperti itu masuk ke dalam keluarga kita. Jangan cemari darah keturunan Papi dengan wanita-wanita seperti itu, lu ngerti?!” bentak ayahnya keras.

Kenny hanya mengangguk, pandangannya jauh keluar. Kenny duduk di kursi samping pengemudi sementara Papi Liong di bangku penumpang belakang dan seorang sopir mengemudikan mobil untuk mereka.


“Jangan sampai lu bawa wanita itu ke rumah, Papi gak mau lihat dia di Jakarta, tidak juga disini.” Tutup Papi Liong sebelum masuk ke dalam rumah kontrakan, meninggalkan Kenny termangu di samping mobil sebelum mengemudikan mobilnya menuju bandara untuk menjemput Hesti. 


86 comments:

  1. Yessss.... akhirnya di apdet juga malam ini. Kamsia mbak Shin :)

    ReplyDelete
  2. Yeaayy †ђąηk ўσυ mba shin

    ReplyDelete
  3. Asyiiiiiiikkkkk
    Mksh mBa Shin....
    eeeeeh readers menang tho???
    Lgsg posting chap 8!!!
    ga suka ma hesti, galak bgt ma kenny
    putusin aja ngapa kennn...!!!

    ReplyDelete
  4. Woreeee asiiik
    Di post
    Makasih mb shiin
    Jiaaah kirain chapter ini novi bkal ketemu ama kevin
    Eh malah nenek lampirnya dateng
    Hadeeeh
    Makasih ya mb shin *peyuk*

    ReplyDelete
  5. Ntuuuu jawabannya papi liong oyeee banged...suka jwbnya wkwkwkwk sewooot sgala :p

    Ntu si hesti buang ke laut aje, heran!!!

    Dan kevin kenapa pake rahasya sgl :(

    "̮° Ł‎​ђąηk ўσυ °"̮ mbakkk

    ReplyDelete
  6. asiik di post.. Tp Kenny blum ktmu Novi.. Ah :'(
    Tu si kunti Hesti jauh2 deh.. Ntar aq jambak2 nih..
    *esmoni gaje! :D

    Mba shin.. Thanks ya.. #kecup

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha ngakak baca komenmu sist sila wkwkwkkk lol :D

      Delete
    2. hahaha bener aku jg ngakak bacanya si "kunti"hahaha

      Delete
  7. Thx u mbak shin..
    Tmbah bu.. Dkit bgt chapter 8-ny..:(

    ReplyDelete
  8. Siakeee.. si Hesti kenapa harus nongol lagi sih? Grrrrr....

    ReplyDelete
  9. Readers.. Mbak shin mau post ksdh 9 klo kita komen 100 lgi..
    Aturan mainny sma kyk yg tdi..

    ReplyDelete
  10. makaseee mbak shin. makin kepo aje ni. hidup akong LIONG! ayo kenny kepo lg kek sama anak lu sendiri. haha
    thx mbak shin.

    ReplyDelete
  11. enak juga nih mbak.kagak menang game tapi masih dapet hadiah....
    hehehehehehe....makasih mbak.........

    ReplyDelete
  12. 999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
    chapter 9 pyisss

    ReplyDelete
  13. Sue! Mak lampir dateng, berharap dia kena celaka 13

    ReplyDelete
  14. Hadeeeuuh hesty gengges bgt siiy
    Toyor niy hahahaaa
    Makacih makaciiih mb ciin :*

    ReplyDelete
  15. Yang bener ni ada part 9 mau diposting?

    ReplyDelete
  16. nama papa mamanya kevin itu kenny-novi
    aduuuuuuh kenapa juga kevin mesti main rahasia2an sih pdhl bagus tu kl misalnya kenny tau nama ortunya kevin
    papi liong semangat bgt sih promosiin yg punya restoran ke kenny hihi
    ayo dong mba shin pertemukan mereka segera

    ReplyDelete
  17. lah ekeu ketinggalan game nya :D

    ya ampyunnn ngapain lagi sih ntu c'hesti. Bikin esmosi org aja. Pake bentak2 abang kenny lagi.. Mba jangan bilang hesti bkalan lama2 dibali? *gaya lebay*
    mba kan org bali. Kalo mba ketemu sama c' hesti jitakin dia bwt aku yah :D

    ReplyDelete
  18. Kenny @ semoga harapanmu kan segera terkabul saii..

    makasih sist Shin ...
    C''moon ... Game lagiiiiiii ... Uhuyyyyy hahha

    ReplyDelete
  19. Mba ceritanya mirip sinetron (dalam artian miripnya "sebetulnya jarak dekat tapi selalu nyaris ketemu"

    Jadi bisakah eh bisakah dijelaskan bagaimana bisa lahir si kevin :d

    ReplyDelete
  20. Tuh kan... Di damprat MA babe-Mu sendiri klo gaK nurut... Jauhi si cewek perusak hatimu Kenny saiiyankkk ... Cari temukan Novi meskipun ampek ke ujung dunia haha ... Emng ujungnya dunia dimana! Hahaa ngakak

    ReplyDelete
  21. Ternyata msh blm ktmu jg
    Papi dh semakin memancing tuh ken,xixixixi
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba cin

    ReplyDelete
  22. Ternyata msh blm ktmu jg
    Papi dh semakin memancing tuh ken,xixixixi
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba cin

    ReplyDelete
  23. Ternyata msh blm ktmu jg
    Papi dh semakin memancing tuh ken,xixixixi
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°º ya mba cin

    ReplyDelete
  24. ka shinnn sekarang aku greget ama kevin :D
    nah loh pengacau datang hohoho..... #ayo timpukin hesti hahha (eh!)

    ReplyDelete
  25. Hesti nakal aq cemplungin ke kali aja ya hahaa

    papanya Kenny ikutan semangat 45 kayak oma Liong ya... Haha gaya yang menular wkwkwkkk

    ReplyDelete
  26. aduh kak kpn ktemunya si novi sm si kenny g sbr kak

    ReplyDelete
  27. Hah cepet amet batas waktunya jam 12, sinyal lagi lemot ni, tapi demi part 9, hajar bleh

    ReplyDelete
  28. Si Kenny dikejar2 hesti, apakah novi ada yang suka juga selain Kenny? Biar tambah dramanya

    ReplyDelete
  29. Suka ama papa + mama liong...

    Skaligus kasian, pasti pengen peluk2 kevin tuh, pengen manjain cucu

    ReplyDelete
  30. Jangan jangan pas mereka ketemu lagi pas ada si hesti, wah kacau

    ReplyDelete
  31. Replies
    1. mba shin korting lah 50% kayaknya banyak yang udah pada tidur

      Delete
    2. chapter 9 nya diskon 50% jg donk isinya, mau? lol

      Delete
  32. ih papi, khan blm tentu pemilik restoran bs masak jg... bs jd koki nya yg masak... hehe.
    eh tp sebenernya papi mawcari mantu ato cari tukang masak? ahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan papi liong udah tahu siapa pemilik restorannya :D

      Delete
  33. ko di jam q msh jam 10.30 y?msh lama dunk? Mba shin ko hesti sich?novi aja x yg ktmu kenny.duh gregetan pke bgt.pgn getok kenny biar sadar

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya emang mash lama kok may, tp kan komenya belum nambah2. ahhaha msh sisa 1 jam ;)

      Delete
  34. Novi koq bikin geregetan yaw....ayo, kluar donk nov....

    ReplyDelete
  35. Bingung mw komen apalagi...

    Kira2 kalau novi ketemu kenny akan jadi seperti apa pertemuan mreka...

    ReplyDelete
  36. Kenny tu pa ya gag curiga sm kelakuan ma2+papi liong.... Nyadar donk ken..... Usaha!!!

    ReplyDelete
  37. mba shin...bner2 jd ratu kentang n kepo de..... huff...kpn c mreka ktmu..kpan c tw pnyebb mrk putusssss...hmm

    ReplyDelete
  38. Apakah kenny akan berjuang demi kevin dan novi...

    ReplyDelete
  39. hade, 1 jam lagi ya? tulis apa ya?

    ReplyDelete
  40. intinya penuh2in ya mbak, sampe 100 komen. mo nulis apa aja boye. yakan yakan

    ReplyDelete
  41. akankah kenny bertemu novi di chapter berikutnya?

    ReplyDelete
  42. apa yang akan terjadi setelah keduanya bertemu?

    ReplyDelete
  43. hati yang berdebar- debar ataukah seperti tersayat- sayat?

    ReplyDelete
  44. Hayo mbak shinnnn post lagi aku mau baca omomomomomomomomomooooooo...

    Btw td gbs ikut komen krn hang bb aku...

    Kenny ituloh ayolah cptn ktmu novi (˘̩̩-˘̩ƪ)
    Makin kagum ama kevin, pinter amat tuh anak ya...
    Trus si pami liong jg salut !! :D

    ReplyDelete
  45. apa yang keluar dari mulut mereka bila melihat satusamalain? hujatankah? kebisuankah?

    ReplyDelete
  46. mbak shin, gara2 ngejer 100 bisa2 aku berpuisi disini. ahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkkwkw bolehlah... mau meracau, ngigau gk jelas jg boleh, yg penting nyambung

      Delete
  47. makasih ya sis critanya. unyu2 gitchu yah engkok sama ama nya si kepin, pinpin kapan babe lu bisa sadar? haha
    thx sis.
    _iq_

    ReplyDelete
    Replies
    1. engkong maksudnyaa

      salam kenal sis..

      _iq_

      Delete
  48. ken bangun ken, ud dipancing juga ga kena2 kailnya. anak di depan mata ga kliatan. smangat koko kenny cari mami dari anakmu. jangan patah semangat

    ReplyDelete
  49. ken bangun ken, ud dipancing juga ga kena2 kailnya. anak di depan mata ga kliatan. smangat koko kenny cari mami dari anakmu. jangan patah semangat

    ReplyDelete
  50. ken bangun ken, ud dipancing juga ga kena2 kailnya. anak di depan mata ga kliatan. smangat koko kenny cari mami dari anakmu. jangan patah semangat

    ReplyDelete
  51. novi di bab ini ga kluar sama skali ya. duh lucunya si kevin manggilnya akong dan oma.

    ReplyDelete
  52. penasaran deh mbak, knapa si kenny ga brasa punya anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah gmn bs berasa wong gk tahu. masak setiap anak kecil yg wajahnya mirip dikit ama dia diberasain anaknya sendiri? ntr ada puluhan anak2 donk? wkwkkw

      Delete
  53. penasaran juga sama si novi ga nyari2 kenny jg. knapa ga dicari gituloh

    ReplyDelete
  54. ayo lah akong sama oma tiap minggu giliran ke bali. recokin kenny biar ke restoran terus, kepo2 ttg restoran itu, plus biar si nenek lampir ga ganggu lagi
    #ikuttt dong oma ke bali. aku juga cucumu. ehehehe

    ReplyDelete
  55. kenny ajak kevin main ke kontrakan mu gih. kali aja si kevin dicariin emaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf ya mbak shin nyampah. piss ya mbak

      Delete
  56. saya nyerah deh mbak mo ngoceh apa lagi.
    hanya pasrah. berharap kebaikan mbak shin mau post chap 9. masih kurang bnyk dan tinggal stengah jam lg.
    intinya terus berkarya ya mbak shin. slalu ketagihan crita2 mu. FIGHTING!!
    thx mbak. maaf nyampah. hohohoho

    ReplyDelete
  57. Loh kok nda ada pengumuman'a??

    Wah2 papi liong mesti lbh agresif nih kalo ƍäªk si hesti bakal lbh dulu. Ayo papi liong, aku medukungmu... Cup jauh papi liong, mami jgn cemburu yah, kecupan anak kok mi "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮

    ReplyDelete
  58. yah ga tembus. hix
    yasudalah, yg penting usaha. hehehe
    thx kak

    ReplyDelete
  59. aish kenapa sih Kenny dan Novi blm ketemu2 jg, klo si Hesti muncul lg bisa runyam urusannya nanti.

    ntar si Novi makin menjauh dan bisa misahin kevin dg kenny.

    papi liong tendang hesti kelaut dong. biar nga jadi nyamuk diatara novi-kenny.

    kevin ayo dong kasih tahu om kenny siapa nama mama tercintamu sayang

    makasih mba shin :D

    ReplyDelete
  60. Sepertina papi n mami Liong berniat menjodohkan Kenny dengan Novi.
    Hanya saja Kenny belum mengetahui siapa pemilik n koki di restoran tersebut.
    Duuhhh makin penasaran ja jadina....
    Makasih Mba Shin *big hugh*

    ReplyDelete
  61. AHAaa ! Eyke demen deh ama sikap tegasny Papi Liong..
    Tuh si Hesti kudui dkasih pelajaran kayakny..
    Ganggu misi negara aje..

    Thankies cyiinn...

    ReplyDelete
  62. Ah... Papi Liong to the point bgt.. Kenny mmg oon bgt, Ʊϑɑ̤̈̊ħ dksi tau terang-terangn msi ga ngerti maksud papi Πγª... Salut dech sma mami liong mbuat anak sma suami tunduk smua. Heheh. ☺•.•ŤћªªŇќķ•.•ўººU•.•☺ ya Shin..

    ReplyDelete
  63. blom ketemu juga ya.....:'(:'( thanks mbk cin <3

    ReplyDelete
  64. hahahahaha makin cintah deh gw ama mami n papi liong
    kocak banget ini emak babeh
    kompak gitu
    wekekekekekekekek

    ReplyDelete
  65. hmm rasa haus aku am cerita mba shin blom terpuaskan nih,,telat bgt y aku br tau website nya mba,,lanjut lg donk buat "selalu di hatiku"..setiap hari aku pantengin di wattpad,,,eh ternyata di website nya udh chap ke-8..ttp blom puas sblm kenny ketemu am novi,,

    ReplyDelete
  66. kapan ketemunya mereka ya nggak sabar,gimana reaksi kenny nanti ya

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.