"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Wednesday, July 17, 2013

Kau Selalu Di Hatiku - Chapter 27


Sepanjang film ditayangkan di bioskop, Kenny terdiam tak seperti biasanya. Dia membalas celoteh Kevin seperlunya dan terlihat memikirkan sesuatu yang sangat menyita perhatiannya. Ditengah-tengah pertunjukan Kevin memperhatikan ayah dan ibunya, suasana yang tadinya dibayangkannya akan gembira dan menyenangkan ternyata sungguh membosankan. Kevin mendesah sebal namun melanjutkan menikmati film kesukaannya.


Kenny tak dapat menikmati tontonan di depan matanya, pikirannya kembali melayang pada peristiwa delapan tahun yang lalu saat dia pertama kali berkenalan dengan Novi. Kenny tidak terlalu mengenal sosok H yang kadang dibicarakan Novi padanya saat mereka berbincang-bincang semalaman suntuk hingga dini hari, namun Kenny dapat menangkap dari nada bicara Novi, wanita itu memiliki perasaan yang lebih dari sekedar teman pada laki-laki itu.

Pertama kalinya Novi mengenalkan H padanya adalah saat mereka sedang online pada saat yang bersamaan di sebuah room chatting di internet. Saat itu Kenny juga dapat melihat dengan jelas H yang over protektif pada Novi. Saat itu Kenny masih melancarkan pendekatannya pada Novi dan hendak mengutarakan niatnya untuk menjalin sebuah hubungan jarak jauh.

Terkadang H akan menanyainya atau lebih tepatnya menginterogasi Kenny mengenai jati dirinya, H bahkan mengajak Kenny untuk bertemu muka hanya untuk mengetahui identitas aslinya lebih jauh. Kenny menolaknya, dia tidak tertarik untuk berteman dengan H, laki-laki itu membuatnya illfeel karena selalu berada di dekat Novi dan membuat perhatian Novi teralih darinya. Kenny kerap kali merasa cemburu bila Novi lebih banyak menghabiskan waktunya bersama H daripada membalas chattingannya. Tapi saat itu Kenny tak bisa berkata banyak, Novi belum menjadi miliknya.

Setelah Novi menerima pernyataan ‘suka’ nya, akhirnya Kenny mulai melancarkan dominasinya pada Novi, diantaranya adalah agar Novi mengurangi kedekatannya dengan H yang Kenny rasa selalu mencemarkan cara pikiran Novi dalam memandang Kenny. Kenny dan H adalah musuh bebuyutan bila Novi tak ada di dekat mereka.

Delapan tahun yang lalu...

Hendhy sedang memperbaiki jaringan internet yang bermasalah ketika suara dering handphonenya berbunyi. Saat itu tengah hari, setengah jam lagi waktunya untuk beristirahat.

“Ton, aku keluar dulu. Kalau ada yang nyari bilangin lagi di warung Bu Indah,” ujar Hendhy pada temannya yang sedang menjaga kasir sebuah warung internet tempat mereka bekerja.

Hendhy kemudian menerima telephone dari nomer yang tak dikenalnya.

“Halo? Siapa?” tanyanya.

“Aku Kenny, bisa kita bertemu?” tanya Kenny. Hendhy baru saja duduk di depan warung Bu Indah dan melepaskan kacamatanya, matanya terasa lelah karena pekerjaan yang tiada habis dan terpaksa harus dikerjakannya lembur.

“Katakan saja disini, aku tidak punya waktu untuk bertemu denganmu.”

Terdengar helaan nafas disana, “Baiklah. Sebenarnya, apa maksudmu dengan mencampuri hubunganku dengan Novi? Bila kami memerlukan pendapatmu, kami akan menemuimu. Tapi saat ini, kau hanya memperburuk hubunganku dengan Novi,” ujar Kenny dengan sedikit emosi. Dia baru saja mendapat sebuah pesan dari Novi yang mengatakan bahwa mungkin hubungan mereka tidak akan berhasil.

Mereka sedang dalam masa krisis awal-awal hubungan mereka karena Kenny belum terbiasa dengan hubungan jarak jauh dan Hendhy merecoki hubungan mereka dengan informasi-informasi yang didapatnya mengenai kehidupan Kenny dulu. Kenny tidak terima Hendhy membeberkan masa lalunya pada Novi, dia memiliki hak untuk memberitahukan mengenai masa lalunya pada kekasihnya saat dia merasa hubungan mereka memang sudah selayaknya mencapai level dimana Kenny sanggup mengungkapkan masa lalunya pada Novi. Kenny tidak terbiasa membuka aibnya pada orang lain yang baru dikenalnya beberapa bulan.

“Aku hanya tidak ingin Novi tertipu oleh laki-laki sepertimu, kau sama sekali tidak memiliki rasa tanggung jawab. Kau pemain wanita, apa yang membuatmu merasa kau cukup pantas untuk Novi?” tanya Hendhy datar. Dia sudah menanti hari ini, hari dimana Kenny akan mengkonfrontasinya mengenai informasi yang Hendhy berikan pada Novi.

“Dan kau rasa dirimu pantas untuk dia? Cuih!!” ketus Kenny marah, “Bila kau di depanku sekarang, aku bersumpah hidungmu sudah kupatahkan. Kau sudah punya waktu dua tahun lebih bersamanya dan tidak kau gunakan, sekarang kau ingin merecoki Novi dengan informasi-informasi palsu dan tak beralasan? Siapa disini yang munafik?! Kau sudah kehabisan kesempatanmu, H. Dan kini giliranku. Menjauhlah atau aku akan mencari kebusukanmu dan mengungkapkannya pada Novi. Bila kau bermain kotor, aku tak akan segan untuk membawamu terjun ke dalam lumpur bersamaku. Aku yakin kau menyembunyikan sesuatu dari Novi, bila tidak... Kau tak akan bersembunyi dengan nama yang bahkan tidak memiliki arti,” Kenny menutup handphonenya dengan marah. Sejak saat itu, selama sebulan kemudian Kenny akan mendengarkan keluh kesah Novi yang menceritakan tentang kepergian H yang tak pernah kembali lagi atau meninggalkan kabar. Kenny bersyukur H tidak mengganggu hubungan mereka lagi, dia juga berharap H tidak akan mengganggu mereka untuk selama-lamanya, namun rupanya dia salah.

Present Day...

“Papa..papa kok diem aja? Papa marah ya sama Kevin?” tanya Kevin dengan wajah polos saat ayahnya masih merenung kosong di kejauhan. Mereka sedang menikmati makan malam ringan di sebuah restoran penyaji Pizza di daerah Seminyak.

Kenny terhenyak menyadari anaknya memperhatikannya sedari awal, diapun merasa bersalah karena menghiraukan Kevin sepanjang malam itu. “Enggak, Papa gak marah sama Kevin. Papa cuma lagi banyak pikiran,” senyum Kenny mencoba menenangkan anaknya.

Kevin mengangguk, begitu mudah membuat anak kecil itu percaya. Kenny kemudian membujuk Kevin untuk menyantap pizza yang telah disajikan pelayan di atas meja mereka. Sementara Kevin sibuk dengan makanannya, Kenny mencoba melirik ke arah Novi yang sibuk dengan handphone di tangannya.

“Sibuk amat, ngobrol sama siapa?” tanya Kenny cemburu.

“Hendhy,” sahut Novi yang membuat Kenny menggertakkan giginya. Dia lalu menyambar handphone Novi dan memasukkan ke dalam saku celananya.

“Malam ini acara keluarga, kita makan bersama. Kau bisa menghubunginya lagi bila kau sudah sendirian di kamarmu.”

Kenny tidak perduli bila Novi marah padanya, dia tidak akan mengizinkan Novi dan Hendhy memiliki hubungan lagi meski sekedar teman. Kenny tidak akan memaafkan dirinya bila Novi mengetahui alasan mengapa H pergi meninggalkannya dulu.

“Kau sungguh egois!” ketus Novi namun tak berani membantah. Kenny hanya mendengus dan menoel hidung anaknya tanpa menghiraukan kekesalan Novi. Wanita itu kemudian melahap pizzanya dengan gemas, namun senyum kecil terukir di sudut bibir Novi.

Mereka telah kembali dari makan malam, Kenny mengantarkan Novi dan Kevin kembali sampai di depan pintu pagar rumahnya.

“Pulanglah, sudah larut.”

Namun Kenny tetap tak beranjak, dia menimbang-nimbang apa yang akan dia katakan berikutnya.

“Aku ingin menginap, Nov. Sudah malam, aku tidak ingin mengganggu orang tuaku. Aku bisa tidur di sofa bila kau tak mengizinkanku tidur di kamarmu.”

“Di kamarku?! Dalam mimpimu, Ken!” ketus Novi sebal. Kevin sedang tertidur dalam pangkuan Kenny, maka dari itu Novi tidak bisa berbuat banyak karena mau tak mau Kenny harus masuk ke dalam rumah untuk membaringkan Kevin di atas ranjang.

Kenny tertawa cengengesan, dia sangat suka menggoda Novi dan membuat wanita itu marah karena hanya dengan cara seperti itulah dia masih bisa berdekatan dengan Novi.

“Baringkan dia disana, pelan-pelan.”

Kenny kemudian menyelimuti tubuh Kevin setelah membaringkannya di atas ranjang di dalam kamarnya. Kenny memandangi wajah anaknya, wajah perpaduan dari wajahnya dan wajah Novi.

“Bagaimana mungkin aku tidak bisa mengenali wajah anakku saat pertama kali aku melihatnya?” bisik Kenny getir.

“Itu karena kau terlalu disibukkan dengan wanita lain.”

Novi tidak mengerti mengapa malam ini dia merasa begitu membenci Kenny, setiap kata-kata yang terucap dari mulutnya selalu bernada kasar dan memancing pertengkaran di antara mereka. Namun kali ini Kenny hanya terdiam tak membantah.

“Aku tak pernah menyangka kau akan hamil, Nov... Aku tak tahu bagaimana perjuangan dan pengorbananmu selama ini. Aku telah menyakitimu, beribu maaf tak akan cukup kuucapkan. Tapi aku tak akan menyerah, aku akan membuatmu menerimaku lagi.”

Kenny berbalik menghadap Novi yang sedang bersedekap, mata mereka bertautan, kedua insan ini sama-sama letih dengan segala masalah yang masih mereka rasakan. Kenny dengan masalahnya antara Hesti dan Hendhy, duo H yang harus dia singkirkan, dan Novi dengan satu-satunya masalah yang dia rasakan saat ini, intimidasi dari tubuh Kenny yang semakin merangsek mendekatinya di dalam kamar gelap anak mereka.

“Apa yang kau lakukan?” tanya Novi gugup.

Tangan Kenny telah mencekal pergelangan tangan Novi, membawa tangan wanita itu ke atas, pada bibirnya, lalu dikecupnya ringan.

“Hanya kau satu-satunya wanita yang kucintai, Nov. Hanya kau satu-satunya wanita yang ingin kunikahi, apapun yang terjadi. Aku akan menikahimu, aku akan membangun keluarga kita dari awal, aku akan membahagiakanmu dan Kevin. Aku bersumpah atas nama kedua orangtuaku, atas nama anakku, aku tak akan menyerah atas keadaan, aku akan menjadikanmu milikku lagi.”

Tubuh Novi bergetar mendengar tekad Kenny, kata-kata yang begitu ingin didengarnya dulu saat mereka masih begitu saling mencinta, namun apakah kata-kata itu bermakna sama saat ini? Ketika segalanya telah berbeda, cukupkah cinta yang dimiliki Novi untuk bisa menerima Kenny lagi?

Novi menggeleng untuk mengenyahkan kelimbungan hatinya namun Kenny telah menangkup dagunya, menautkan pandangan mereka dan perlahan-lahan mata Kenny menutup, nafasnya terasa begitu hangat membelai pipi Novi. Novi pun tahu, itulah saatnya dia harus memejamkan mata.

“Aku mencintaimu, Novi...” bisikan Kenny menghilang saat bibir mereka bersentuhan, bibir hangat yang menyebarkan kerinduan mendalam dari dalam hati mereka, gairah yang telah terkunci selama hampir tujuh tahun lamanya dari dalam tubuh Novi, gairah yang kini menginginkan kebebasannya.

****KENA BADAN SENSOR MYOWNDRAMASTORY****temukan cerita lengkapnya dalam novel yang akan terbit nanti

Sebuah kecupan ringan Kenny layangkan untuk yang terakhir kalinya di atas bibir Novi, ciuman terakhir untuk malam itu. 



110rb/pcs (belum ongkir)
minimal 4pcs = 100rb/pcs


Suplier Mukena Bali : Hubungi/add PIN BB 32FDE75E atau sms ke 081246671304 atau email ke drama.story@yahoo.com untuk keterangan lebih lanjut

38 comments:

  1. arrrggggghhhhhh,,,,,
    kecewa penonton....
    kenapa ada badan sensor sih mbak shin?lol...
    jadinya kurang maknyoss..haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... maklum... puasa... hihihiih...

      Delete
  2. Yeah... mbak shin is back ladiesssss

    Thanks mbak shin...
    SEMANGATTTTTTTTT

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha sama2 say.. ;D aku belum back kok......

      Delete
  3. mb shin dah come back... Aaaaawwww mksh mba

    ReplyDelete
  4. mb shin dah come back... Aaaaawwww mksh mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2 may :D tp belum comeback kok... kmrn lg BT aja, gak ada postingan jd ya udah keluarin KSDH aja :D

      Delete
  5. Aseeeekkk ad crita kenny lg...tp knp d sensor mba?hikshikshiiks :'(
    Thks mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan puasa nong.... sensooorrr :wkekekek:

      Delete
  6. ehey mba shin.. Udah deg2an nih bcanya hhe
    kapan dong novelnya terbit udah ga sbr pengen bca lanjutannya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha........ habis lebaran mdh2an... biar semua dpt THR dl.. wkwkkwkwkw

      Delete
    2. hha asik asik...
      nanti mba shin buka PO kan????

      Delete
    3. buka sist, apa baiknya dibuka PO barengan ama VE atau KSDH ya? tergantung siapa yg duluan kelar nih proyeknya :binung: biar bs ongkirnya ditekan sedemikian hingga... :bisa ndak ya?:

      Delete
  7. Aaaakkkkkkkk,,,akhrnya tayaaaangggggggggggg......
    Yeaaayyyyy gpp dah kena sensor yg pnting ktmu lg sm Kenny... Xixixixixi
    Mksh Mba Ciiiinnnnn jgn lp kbr2n klo dh terbit novelny yaaakkk
    :p

    ReplyDelete
  8. hahahahahahahaha sensornyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ga bisa dibukan ya ? intip2 dikit gituuuuuuuuuuu

    ooooohhhhhhhhhhhhhh penasarannnnnnnnnnnnnnnnnn
    wekekekekekekekek

    ReplyDelete
  9. Yeayy,,kenny is back.
    ☀•“WēēW“•☀ knp tiba2 ada badan sensornya ntu mba shin?hikshiks...
    Tengkyu so much ya mba shin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. oiya donk.. biar laku novelnya nanti. wkkwkwkwkwk

      Delete
  10. huakakakakakaka
    aseli ngakak
    authornya emanggg yaaa
    udah larut dibawa suasana ehhh kok yaaa pippppppppppppppppppppppppp
    sensornya bunyi
    hahahahaa

    keren mbak shin,,kerennn asliii

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkekekekek :seringai licik:

      makasi sist mwah...

      Delete
  11. huaaaaaaa akhir'y kenny dtg lagi
    melancarkan aksi merebut hati novy kembali

    tp..................knp ada sensor sihhhhh

    aaarrrrrrrrrrggggggggggggg :(

    ReplyDelete
  12. kak kapan nie novelnya jadi aku penasaran tingkat dewa woaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. mdh2an habis lebaran rampung ya dek ceritanya, baru serahin ke penerbit. ahahhahahah

      Delete
  13. Replies
    1. sama2 ka... tp sambungannya belum dijadwalkan untuk ditayangkan ya.. ahahhaa

      Delete
  14. Naik cetak bukuny kpan?-"-
    Ak order deh tu buku!-"-
    Sensor sgala pula! Huh!-"-

    ReplyDelete
  15. yuhuuuuu kenny comeback juga akhirnya
    kenny harus semangat ya menyingkirkan duo H yg suka bikin rusuh itu
    aaaaaa mba shin pinter bgt deh bikin penasaran
    kenapa adegan ehemnya di sensor hihi
    jd penasaran kan sama novelnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahahhaa.... iya donk biar ada yg beli wkekekkeke

      Delete
  16. Mbaaaaaaaaa...knpa di sensorrrrrrrr....
    Buka aja...

    ReplyDelete
  17. Mbak Shin nakaaaallllll gaK mau bagi2 ... Hiks hiks TP maksih bgt loh kita emng lagi puasa. Siang2 gaK boleh uhuk-uhuk puasa lahir batin pokoknya hahaha hahaha

    miss you :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha gitu ya? baguslah kl begetoh.. biar makin kepo.. wkekekkeke

      Delete
  18. Lagi donkkkkkkkk

    ReplyDelete
  19. wohoooooooooooo.. udh lama aq g' nongol.. kangen mba shin.. ne jd novel kan? brpa harga'y mba?
    mba shin sms aq yah :D.. hp qu rusak lbh dr sebulanan yg lalu. semua kontak ilang.. trus d tambah sibuk KKN, t4 KKN g' da sinyal.. :( *curcol
    ne nyolong ke warnet krn lg lbur dr KKN :D

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.