"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Friday, August 16, 2013

Catching Angel's Heart - Chapter 12


Dengan mempelajari semua berkas-berkas masa lalu Evellyn, David berangkat ke Lousiana dan membuka sebuah bar diskotik besar sebagai markasnya dalam menjalankan rencananya mendekati Evellyn. Dari berkas-berkas itu David mengetahui bila Evellyn masih tinggal dengan orang tuanya yang tak lain adalah senator Jackson yang kapan hari dihiraukannya.

Shit!! Mana aku tahu bila dia adalah ayahnya!” ketusnya kesal. David menjatuhkan punggungnya pada sandaran kursi dan menekur membayangkan wajah Evellyn yang sedang menangis ketika berada dalam ruangan sempit itu bersamanya.


David tak pernah menyadari sebelumnya kekuasaan dan kesewenang-wenangannya selama ini mampu menghancurkan hidup seseorang. Telah banyak dia menutup mata atas kelakuan-kelakuan bejatnya dulu tatkala masih melawan ayahnya. David secara sengaja melakukan hal-hal yang dapat membuat ayahnya marah hanya agar Mr. Steel senior memperhatikannya. Tapi tuan tanah diktator itu hanya menjadikan David sebagai aset penerus darah keluarga mereka, sedikitpun dia tidak memberikan hatinya pada anak semata wayangnya itu.

Telephone di atas meja kantornya berbunyi, David menaikkan alisnya, jarang sekali sekretarisnya tidak memberitahukannya mengenai siapa yang menghubunginya.

“Ya?” tanya David acuh pada pemanggilnya.

“Seminggu lagi telah ditetapkan, kau akan menikah dengan Tracy dan semua telah disiapkan. Jangan coba-coba membuat ulah, aku tak akan memaafkanmu bila kau menggagalkan kerja sama keluarga Eastwood dan keluarga Steel. Nanti malam pukul tujuh kau harus sudah siap di rumah!”

Tanpa memberi salam pembuka maupun penutup, Michael Steel memberi perintah pada David. Dia mengumpat marah, tak sedikitpun David memiliki peluang untuk memberikan alasan mengapa dia tidak bisa datang.

“Setan!! Orang tua sialan!!” makinya sembari mengetatkan tinjunya.

David menyambar jas nya dan pergi ke bawah, mobil limousine telah menunggunya. David bergegas pulang ke rumahnya sebelum ayahnya murka karena keterlambatannya. Di rumahnya David telah ditunggu oleh beberapa orang yang ditugaskan untuk meriasnya, nanti malam mereka akan mengumumkan hari pernikahan David pada kerabat dan komunitas mereka, komunitas orang-orang kaya yang memiliki cara pandang sama seperti ibunya, angkuh dan arogan.

Tanpa bisa membantah, David tak banyak bicara saat para perias menata rambut dan pakaiannya. Mau tak mau David mengingat kembali masa kanak-kanaknya dimana dia harus selalu dirias oleh pelayan bila orang tuanya menghadiri pesta untuk kalangan mereka. David diajarkan bagaimana menjadi seorang bangsawan sejak dia kecil, darah bangsawan yang selalu dibangga-banggakan oleh ayahnya.

Lalu handphonenya berbunyi.

“Ya,” jawabnya.

Suara serak seorang laki-laki menjawab David. David menyunggingkan senyum sinis sebelum memerintahkan lawan bicaranya untuk melanjutkan apapun yang sedang dia kerjakan.

Great. Sudah waktunya beraksi.” lalu dia menutup handphonenya masih dengan senyum sinis di sudut bibirnya.

~*~*~*~

Malam itu kediaman keluarga Steel nampak begitu bersinar. Rumah klasik abad ke-18 itu disorot lampu dari segala penjuru yang menerangi setiap detilnya. Pada halaman yang dihiasi dengan lampu-lampu temaram dan kebun bunga dengan tenda-tenda tempat dimana pesta itu diadakan.

Michael Steel tengah berbincang-bincang dengan calon besannya Mr. Eastwood ketika muncul calon mempelai wanita dengan gaun malam yang memperlihatkan lekuk indah tubuhnya beserta belahan dada yang sanggup membuat setiap laki-laki disana membuka rahangnya lebar-lebar karena terkesima dengan rupa wanita itu. Pada gaun di bagian punggungnya yang memperlihatkan lekukan pinggul dan tulang belakang tempat dimana laki-laki sangat senang untuk mengklaimnya di atas ranjang.

Beberapa pria nampak mencibir sekaligus terpesona dengan penampilan Tracy, mereka berbisik-bisik di antara mereka tanpa bersuara.

“Pertunangan kedua keluarga ini hanyalah kedok bagi Michael Steel untuk melangkah ke dunia politik. Dengan Mr. Eastwood sebagai donor utama kampanyenya, aku yakin Mr. Steel bisa meraih kursi senator dari negara bagian manapun yang dia inginkan,” bisik seorang pria pada temannya.

“Menurutmu negara bagian mana yang akan dia pilih?”

“Bila dia terobsesi dengan kursi nomer satu di negara ini? Dia harus mengambil alih kursi senator dari Texas atau California. Keduanya sangat strategis, terutama California. Dia memiliki akar disana, kan?” lanjut pria itu.

Percakapan mereka terhenti ketika David keluar dari ruangan utama di dampingi calon ibu mertuanya, Mrs. Eastwood. Nampak Mrs. Eastwood cemberut sepanjang hari, rupanya siasatnya untuk mendapatkan sedikit kehangatan dari calon menantunya gagal. David terlihat tak tertarik lagi padanya.

“Kau akan menyesal, Dave. Karena menolakku malam ini,” desis Catherine Eastwood meski dia tidak menghilangkan nada nakal dari suaranya. David hanya berdecak sinis dengan kedua tangan di saku celana. Matanya memandang dengan malas pada sekumpulan orang-orang munafik yang terpaksa harus disapanya demi menghindari murka diktator kejam, Mr. Steel Senior.

“Ah.... Ini dia telah tiba, calon menantuku,” ujar Mr. Eastwood sembari menarik pundak David dari kerumunan tetamu yang berusaha menyalaminya satu per satu, mengucapkan selamat atas pertunangannya.

“Selamat malam, Sir,” sapa David sopan. Mr. Michael Steel menaikkan dagunya tinggi, puas dengan kesopanan yang ditunjukkan David pada tamunya.

Don’t call me, Sir. Panggil aku Ayah! Dad! Dalam waktu dekat kita akan resmi menjadi keluarga!” Mr. Eastwood dan orang-orang yang berdiri di samping kerumunan itu tertawa keras menyambut lelucon yang disampaikan Mr. Eastwood, David hanya menyeringai sebelum menyelinap pergi dari sana dengan beralasan mencari Tracy.

“Permisi, aku ingin mencari tunanganku dulu,” ujarnya yang disambut riuh sorakan dan siulan dari tamu.

Di sudut halaman itu, David menyalakan rokoknya, terhindar dari pandangan siapapun, dia bersandar pada dinding, mencoba menghitung bintang di langit dengan sia-sia. Di kebun rumahnya, tamu undangan masih sibuk dengan hidangan dan hiburan yang ramai. David tak merasa ingin berbaur dengan mereka, dia merasa kesepian di tempat seramai itu. Dia bahkan tak tahu apa yang diinginkannya untuk hidupnya. Berdiri dan bersalaman dengan orang-orang itu membuatnya muak dan hampir muntah. David sungguh ingin segera lepas dari kungkungan hidup seorang David Steel.

“Rupanya kau disini. Aku mencarimu kemana-mana.” Suara seorang wanita yang telah dikenal David menyapa punggungnya.

“Sayangnya aku tak ingin dicari, terutama olehmu.”

Wanita itu berdecak senang, dia menyodorkan rokoknya yang dinyalakan oleh David. Mereka kemudian bersandar di dinding, berdampingan.

“Kau mungkin tidak tahu, tapi mimpiku sejak kecil adalah bisa menikah denganmu. Dan mimpiku akan segera terwujud,” ujar Tracy setelah meniup asap rokoknya ke udara.

David berdecak, pertama kalinya dia tertawa meski dengan miris dan sinis. “Your dream comes true, hah? Lalu ini adalah mimpi burukku!” rutuknya menyesal.

“Hei.. menikahiku tak seburuk itu, Dave. Kau bisa memiliki semua aset keluarga Eastwood nantinya dan juga seorang wanita seksi sebagai istri. Dan juga pintar,” rayu Tracy dengan meremas kejantanan David, membangkitkan gairah dalam diri laki-laki itu.

“Aku setuju kau seksi, tapi pintar? I don’t think so, Tracy.” David menghempaskan tangan Tracy, menolak hand service yang biasanya selalu diterimanya. Dia bingung dengan dirinya, seolah semua wanita terlihat menjijikkan dan tidak menarik untuk dia sentuh.

“Kau akan lihat... Aku sesungguhnya pintar, Dave. Aku tahu semua yang kau lakukan di belakangku, dan bila kau telah menjadi milikku... tak akan kubiarkan kau berbuat seperti itu lagi. Aku akan mengurungmu dalam kuasaku, dalam tanganku. Cukup hanya aku untukmu!”

“Kau terlalu posesif, aku benci wanita seperti itu. Jangan menyakiti dirimu, karena aku tak selemah itu,” geram David saat mencengkeram leher Tracy ke tembok. Hidungnya mengendus wajah tracy, lidahnya dia julurkan menjilati pipi wanita itu, “Kita lihat nanti sejauh mana kau berani bermain denganku. Kau tak tahu siapa aku sebenarnya, Tracy. Dan jangan coba-coba membuatku marah. Aku bukan milik siapa-siapa, bukan kau, bukan ayahku, dan aku tak ingin ada yang sesumbar mengaku-aku diriku. Atau dia akan kuhancurkan!! Camkan itu!!”

David memperbaiki gaun Tracy yang kusut oleh desakan tubuhnya, rokok di tangan wanita itu diambilnya untuk dia hisap sekali sebelum dibuang begitu saja ke tanah. “Ingat! Malam ini kau boleh tertawa terbahak-bahak, tapi saat waktunya tiba nanti... Jangan salahkan aku bila kau menangis,” dengusnya sinis dan meninggalkan Tracy seorang diri dengan wajah pucat pasi.


Sepeninggal David, Tracy menghela nafas panjang, menebah dadanya dan berujar pelan, “Aku memang tak pernah tahu bagaimana harus bersikap di depanmu. Andai kau tahu apa penderitaan yang kulalui hanya untuk membuatmu menjadi milikku, masihkah kau akan bersikap sesinis itu padaku?” Tracy memantapkan semangatnya, dia bersumpah akan membuat laki-laki itu menjadi miliknya. David harus menjadi miliknya, karena laki-laki itu telah mengambil miliknya yang paling berharga! 



35 comments:

  1. Ow owww..
    Jdiny yg ngambil virginity-ny si Tracy tu David ya?
    Ckckck
    Btw, klo dia ga mau, knapa trima aj wkt si David ngajakin sex?
    Ckckck
    Wanita bego, picik..-_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhaha coba baca ulang deh bab dimana tracy n david pertama ketemu. disana ada dijelasin dikit gmn caranya david dptin keperawanannya tracy :D

      Delete
    2. Bntr,,bntr... Lg ngmgn Tracy or Evelyn?? *garuk2 kepala*

      Delete
    3. Sist Mendy Jane @ haha, lom baca dari awal ya..? Kasian low padahal si embaknya (trasi eh tracy :P) di paksa ama mas dapit hiks hiks

      maksih sist Shin ...

      Delete
  2. Yeyeyeye nari hula2 dulu ah. akhirnya Mr. Steel muncul thank u shin *cipok kanan kiri. Loh bukannya tracy juga mau, trs knp juga stlh kejadian virginity nya dia diambil dia bs tdr sana sini sm cow lain kan bukan hanya sm david aja. Itu mah pd dsr nya dia jg gak punya malu lagi ato malah doyan ya, kalo mang dia ngerasa dipaksa sm david kalo wanita yg punya harga diri mah bakal ngelakuin apa yg dilakuin evelyn. Ini mah dsr tracy nya jg gak punya malu skrg mau ngelimpahin kesalahan 100 % ke david. Oke lah dia memang cow jerk tp tracy jg mau kok dan milih terlibat dr pd ambil jln yg lain buat hidupnya.

    ReplyDelete
  3. yuuuhuuuu mba shin haido
    Mr.David Steel is back !!!!!!
    Thank you yah mba shin kalau bisa sama sih duren duda keren (namanya siapa yah mba udah lama enggak baca) maaf yah kalau banyak mau yah ????

    ReplyDelete
  4. yey ada om david...
    deuh kalo nikah sama tracy terus evellyn gmn?
    itu ibu nya tracy udah nenek juga tetep aja pengen daun muda huh..

    ReplyDelete
  5. Yeay,,,mr. steel ada lanjutannya
    Tengkyu mba shin

    ReplyDelete
  6. Mba Shin,makacih banyak yaaa....luaaammaa banget penasaran nunggu munculnya om david & evelyn ;)

    ReplyDelete
  7. Yeayyyyy uda dilanjut:D orang tuanya david nyebelin seenaknya aja -_-

    ReplyDelete
  8. Cuit... Cuit... Cuit...

    David dah jadi rebutan,,,

    Drpd jdi rebutan mending ke Indo, Vid....

    Mba shin °·♡·♥τнänkчöü♥·♡·° dah dilanjut...
    Semangat ya mba (˘⌣˘)ε˘`)

    Btw GWS mbakku...

    ReplyDelete
  9. Dr bab ini blh dibilang jdlnya Hunting Angel's Heart...

    ReplyDelete
  10. Wiiiiiihhhhhhhhhh.... Dapiiiddd is beeekkkkkkkk.... Xixixixixi
    Wooowww,,apaaakah yg drncanakan Dapid x nii??apapun ituuuu saiia stjuuuuuh aslkan dy g jd nkah s Tracy... Xixixixixi

    ReplyDelete
  11. Ih waawww....david muncul lg...hmpir lupa am critanya...xixixixixii
    Tracy udh lah jgn paksa david,dy mwnya am aq :p
    º°˚˚°º♏:)Ą:)K:)Ä:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚°ºea mba cin

    ReplyDelete
  12. Komen lagi aahhh apa ya? Haha *padahal niatnya mau baca komen2 readers xixixixiixi

    ReplyDelete
  13. Whoa diupload jg nih akang dapit..hihihi..tq shin

    ReplyDelete
  14. akang dapit back,,,,,thanks mbk cin :*

    ReplyDelete
  15. david pengen deh aku lempar kamu pake bakiak ck ckck heheh jgn marah ya mbak shin soalnya daku liat cowok kyk gitu jd ngeri sendiri euuuuwww sila dilanjut :D

    ReplyDelete
  16. hehe sempet2nya sih Chatrine usaha ngerayu David buat bercinta dimalam pesta pertunangan anaknya sendiri. ibu dan anak 11 12 dlm hal terobsesi dg pesona seorang David Steel.

    btw penasaran nih dengan rencana David buat PDKT dengan Evellyn. ditanggepin atau bakal ditendang ama cewek itu si David nantinya.

    ayo dilanjut lagi mba Shin. makasih :D

    ReplyDelete
  17. Lgi nunggu ....... Bab berikutnyaaaaaaaaa :((

    ReplyDelete
  18. Next chapter mdh2an ngga lama ya MB shin....pliiiiiiiiiiiiiiiiiiiisssss

    ReplyDelete
  19. Knp ga dilanjut??? Pdhal bgus bgt nie.. Hehehe. Cepetan dilanjut ya thor

    ReplyDelete
  20. pengen banget baca lanjutannya plissss

    ReplyDelete
  21. helloooooo........ mbak shin kmn seh???!!!!! qo blm d lanjut ceritanya?

    ReplyDelete
  22. Asyik ah.. Saya baru lihat lanjutannya. Mau lagi dong sist.. Kurang panjang nih. Di tunggu next chap selanjutnya.. *dave I love u* kecup dari juah :*

    ReplyDelete
  23. mbak.. lanjutannya mana? pliss...

    ReplyDelete
  24. Mbak lanjut dooong hihi udh lama bgt ga di updt:( prefer david dibanding darren hihi

    ReplyDelete
  25. kapan dilanjut kak?
    lama banget nggak di update, udah bsen nunggu tau :(
    buruan update please !!

    ReplyDelete
  26. Mbak lanjutin dong, udah lama banget mbak ga update cerita ini.
    Penasaran tingkat dewa ini mbak. Hiks...hiks...hiks.

    ReplyDelete
  27. plisssssssss.. lanjutin dunk!!!!!

    ReplyDelete
  28. Apa ya?!kl blg sruh lanjutin udh bnyk yg billng. .q sih cm mw bilang.kangen sm david

    ReplyDelete
  29. Davidddddddddd!!!

    Makkkkk!!! Ane kangennn David.... David nya donkssss...... Pleaseeeses

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.