"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Wednesday, August 14, 2013

GAME 2 - PESERTA KEDUA - LINDA MARLINA


Mohon maaf karena baru sempat memposting game kedua, dikarenakan baru beli kartu untuk modem. Berikutnya adalah game 2, kiriman dari +linda marlina 

Silahkan dinilai 1-10. Berikan komentar terbaik anda untuk diikut sertakan dalam lomba komentar paling cantik se-myowndramastory. muwhahah... (maaf gak sempat ngisi tanggapan2 dalam cerita, maklum kartunya baru aja dibeliin.. ni langsung main komputer :D)


~*~*~**~

Awal perkenalanku dengan blog myowndramastory sebenernya tidak disengaja. Ini dimulai dari hobi aku yang sangat suka membaca cerita. Baik itu novel, cerpen atau pun cerbung. Selama ini media yang aku gunakan untuk menyalurkan hobi membacaku adalah buku novel, komik, tabloid dan majalah. Untuk tabloid dan majalah aku paling suka dan aku tunggu adalah cerpen atau cerbung yang ada didalamnya.

Selama ini aku sangat terbantu dengan media-media itu, tapi  sekarang sudah tidak. Memang untuk novel dan komik aku masih sering membaca sampai sekarang tapi untuk tabloid dan majalah sudah lama aku stop berlanggan. Hal itu  terjadi setelah  aku mengenal dunia maya. Jujur aku katakan bahwa aku sangat amat terlambat mengenal dunia maya terutama social media seperti Facebook, Twitter, Blog, Wattpad dsb. Aku mengenal Facebook kurang lebih 4tahun. 1 tahun pertama Facebook tidak aktif. Itu dikarenakan aku kurang mengerti dan memahami social media ini. Bahkan akun Blog dan Twitter ku pun belum ada berusia 1 tahun, yah bisa dibilang aku katro dalam hal teknologi hehe J.

 Jujur aku mengenal internet pertama kali adalah saat aku masih menjadi mahasiswa tahun 2006. Media internet saat itu yang aku kenal hanya akun E-mail yang diberikan oleh kampus untuk semua para mahasiswa secara gratis sebagai media para mahasiswa untuk berkomunikasi tentang masalah perkuliahan. Baik itu untuk materi kuliah bahkan untuk berkomunikasi dengan para dosen. Bahkan untuk email ini saja aku tidak menggunakan secara optimal karena kebutaanku dengan Dunia maya. Itu terbukti seringnya aku mengumpulkan tugas kuliah dalam bentuk soft copy langsung kepada Dosen-nya. Payah yah -_-

Lupakan tentang curhat aku diatas. Nah kita beralih bagaimana akhirnya aku bisa mempunyai Facebook dan mengenal dunia maya. Awal mula kenapa aku pengen mempunyai facebook itu karena seringnya aku tersindir oleh teman-teman kuliahku yang sudah lama terpisah jauh setelah kami wisuda. Mereka sering update satu dengan lainnya melalui facebook ini. Sering bertukar cerita, berita dan berkomunikasi hal-hal yang tidak aku ketahui. Yah bisa dibilang aku akhirnya kehilangan kontak karena kesibukan mereka masing-masing. Aku yang sangat menyayangkan hal itu jadi mempunyai inisiatif untuk menjalin komunikasi dengan mereka kembali.

Maka dengan dibantu oleh adik sepupuku yang Melek teknologi aku minta dibuatkan akun email dan facebook. Perlahan-lahan aku diajarkan olehnya bagaimana untuk mengoperasikan facebook dan email. Sedikit-sedikit ilmu yang aku serap sangat membantu aku untuk berselancar didunia maya. Dan dimulailah aku mencoba untuk mengkontak teman-teman kembali dengan meng-add akun mereka.

Awal mulanya inisiatif aku untuk berkomunikasi dengan mereka lumayan lancar. Hingga teknologi dan social media baru hadir yaitu Blackberry dan Twitter. Karena teman-temanku selangkah lebih maju dalam hal teknologi mereka akhirnya berpindah ke social media itu. sedangkan aku yang baru mengenal satu social media yaitu facebook akhirnya kembali tertinggal beberapa langkah dari mereka. Hasilnya aku kembali ditinggalkan oleh teman-temanku.

Karena sering sepinya akun facebookku, akhirnya membuat aku memutuskan berhenti dari dunia maya. Aku kembali dengan kebiasaan lamaku membaca novel dan komik. Aku kembali menjadi orang yang tertutup. Mulai rutin membeli novel-novel dari penulis-penulis ternama. Sampai disuatu ketika, setelah aku selesai membaca sebuah novel yang sangat aku gemari ceritanya, ada sebuah keinginan dihatiku untuk memberikan sedikit pujian atau komentar atas novel itu kepada penulisnya, sebagai bentuk apresiasiku terhadap karyanya. Awalnya aku bingung bagaimana memberikan komentar itu karena aku tidak punya medianya, lalu aku mencoba mencari tahu dari pengenalan atau ucapan terima kasih penulisnya yang ada didalam lembaran novel itu. pucuk dicinta ulam pun tiba, ternyata penulis itu mempunyai akun facebook. Akhirnya aku kembali mencoba meng-add penulisnya dan sedikit memberikan komentar tentang karyanya itu. ternyata usulan pertemananku diterima dan penulis itu sangat welcome dengan insiatif aku untuk sharing tentang buku-bukunya.

Lalu aku melakukan hal yang sama dengan beberapa penulis yang karyanya aku baca. Dan ternyata mereka juga welcome dengan aku. Kemudian entah bagaimana akhirnya aku punya inisiatif untuk meminta pertemanan dengan beberapa teman yang punya minat baca sama seperti aku. Kami kemudian sering berbagi cerita tentang buku-buku cerita yang bagus dan memberikan kritik dan saran membangun tentang buku-buku yang kami baca.

Untuk kritik aku mulai tidak berani memberikannya bagi penulis-penulis semua. Karena aku pernah punya pengalaman buruk dengan salah satu penulis novel. Selama ini aku lengah, aku kira penulis-penulis hanya menyukai pujian dan sanjungan dan mereka bisa menerima sedikit kritik dan saran dari pembaca. Ternyata tidak semua bisa menerima kritikan. Terbukti atas kasus yang pernah aku alami dengan penulis sebuah novel. Awalnya aku berkomentar sesuai dengan interpretasi yang aku dapat dari novel yang aku baca itu. aku suka novelnya, tapi memang ada beberapa hal yang aku kritik dan sedikit aku beri saran dari novel itu.

Aku tidak mengira sama sekali saat aku mendapatkan sebuah inbox dari penulis itu yang memberikan aku makian dan cacian yang tidak pantas selayaknya seorang manusia. Aku lumayan shock saat dia membuat sebuah status yang menyindir diriku, yang merupakan orang awam dalam hal dunia tulis menulis berani-berani mengkritik seorang penulis yang telah menerbitkan beberapa buku. Puncaknya dia memblack-list aku dari pertemanan.

Akhirnya aku tidak punya keinginan lagi untuk memberikan komentar-komentar untuk novel-novel yang aku baca. Aku tidak ingin hal itu terulang lagi. Jujur aku sangat takut bila kata-kata yang aku berikan untuk orang lain bisa menyinggung. Karena tidak ada niat sedikitpun dihati aku untuk menyakiti perasaan orang.

Kemudian ada salah satu teman baruku difacebook yang sama-sama suka membaca sepertiku mengajak aku untuk bergabung dibeberapa grup, yang mana didalam grup itu banyak sekali para author online yang menshare cerita mereka secara bersambung. Cerita mereka bagus-bagus sekali, tetapi aku belum berani membaca seluruhnya karena aku belum meminta izin dengan penulis-penulisnya. Lalu aku dengan inisiatif pribadi meng-add pertemanan dengan mereka sekaligus meminta izin untuk dibolehkan membaca cerita-cerita mereka yang dipost digrup-grup tersebut.

Akhirnya aku kembali menemukan dunia baru digrup-grup itu. Kelaparanku akan cerita-cerita bagus bisa terpuaskan dengan banyak cerita-cerita online yang dipost disana. Satu demi satu cerita aku ikuti, dan aku lumayan aktif memberikan komentar pujian untuk para penulis-penulis itu agar selalu semangat untuk menulis.

Tapi lagi-lagi tidak ada yang abadi. Dibeberapa grup yang dibentuk secara tunggal oleh seorang penulis online yang karya-karyanya aku ikuti, aku kembali terpuruk. Karena sikap otoriter pemilik grup. Dalam grup cerita ini kami sebagai anggota grup bener-bener terikat dalam berkomentar terutama untuk cerita-cerita yang dia posting. Kami tidak boleh menyinggung sang penulis dan tidak boleh tidak berkomentar untuk cerita yang ditulisnya. Singkatnya semua hal-hal yang tidak sukai oleh admin grup itu tidak boleh kami langgar.

Puncaknya saat aku dan beberapa anggota grup berinisiatif memberikan kejutan Ultah untuk penulis online itu, dimana kami mengira itu bisa sedikit memberikan bentuk perhatian kami kepadanya, malahan jadi bumerang penulis itu untuk memuntahkan amarahnya kepada aku dan teman-temanku. Alasannya dia tidak suka kami merayakan ultahnya. Lagi-lagi aku dibuat kecewa oleh seorang penulis, karena dengan mudahnya melontarkan kata-kata kasar dan caci makian yang tidak pantas. Puncaknya sang penulis akhrinya membuat status digrup untuk meminta kami keluar dari grup dalam waktu 2 x 24 jam, atau dia sendiri yang akan mengeluarkan kami dari grup. Aku akhirnya memutuskan untuk keluar dan tidak berusaha untuk ikut di grup-grup cerita lainnya. Aku cukup trauma dengan hal itu.

Kemudian aku kembali dengan dunia nyataku. Kembali sibuk dengan novel-novel baru. Hingga disuatu hari aku melihat dua cover buku yang oleh sebuah shop online yg berteman denganku, karena dia mentag foto novelnya  ke akun facebook-ku. Shop online itu sedang membuka PO buku yang judulnya A Story About Serena dan Sleep With That Devil. Awalnya aku tertarik membaca sinopsis ceritanya, tetapi belum berniat untuk ikut PO. Lalu oleh shop online ini aku disarankan untuk membaca ceritanyanya disebuah blog yang linknya diberikan oleh shop online itu.

Lalu aku mencoba membuka blog itu. awalnya aku lumayan kaget karena baru sekali itu melihat blog yang postingan ceritanya dewasa dan bercover bule-bule. Tetapi aku bisa menerima karena aku kira ini segmennya memang untuk pembaca-pembaca dewasa. Aku kemudian membaca cerita-cerita dua novel diatas. Dan ternyata aku suka dengan ceritanya. Tetapi sayangnya aku tidak bisa memberikan komentar karena aku tidak punya akun penghubung dengan blog itu.

Awalnya aku mengira penulis Santhy Agatha itu adalah penulis luar dan cerita novel itu adalah terjemahan. Tetapi saat aku melihat komentar yang dibalas oleh penulisnya baru aku tahu ternyata dia penulis lokal. Karena sifat ingin tahuku, akhirnya aku mencari tahu penulis itu lewat google. Dan ternyata aku terhubung kedalam blog pribadi penulisnya. Disana aku menemukan banyak sekali cerita-cerita menarik yang sangat layak untuk dibaca. Tetapi sesuai dengan kebiasaanku, aku tidak berani membaca karya atau blog seseorang sebelum meminta izin terlebih dahulu. Aku sangat takut apabila penulisnya tidak rela bila aku membaca ceritanya begitu saja tanpa izin. Kembali aku menemukan kendala untuk berkomunikasi dengan penulisnya. Lalu aku mencoba mencari nama penulis itu di facebook. Dan ternyata ada. Aku kemudian berinisiatif untuk meminta pertemanan sekaligus meminta izin untuk berkunjung diblognya. Tapi entah kenapa aku tidak mendapatkan respon dari penulis itu.aku mengira mungkin penulisnya belum membaca atau belum sempat membalas pertemananku.

Kemudian aku mencoba sharing dengan teman di facebook ku tentang hal ini. Nah oleh dia aku disarankan untuk membuat akun Twitter atau akun Gmail. Aku dilema. Secara pribadi aku mau membuatnya tetapi lagi-lagi kendala gagap teknologi menghambatku. Akhirnya dengan kebaikan temanku yang mungkin kasihan dengan diriku yang katro ini, dia membuatkan aku akun Twitter dan akun Gmail. Kemudian mengajarkan bagaimana mengoperasikannya. Untungnya aku bisa menangkap yang diajarkan. Walaupun tidak terlalu mendetil, setidaknya di Twitter dan Gmail aku sudah bisa meng-add pertemanan dan berkomentar. Hehe J

Seperti burung yang telah mendapatkan sayapnya, aku kemudian mulai berselancar di twitter, kemudian aku memfollow mba Santhy di twitter sekaligus meminta izin untuk membaca cerita yang ditulisnya di blog. Ternyata permintaanku diterima dan aku diizinkan untuk membaca ceritanya. Nah kemudian aku mulai berkunjung secara berkala. Mungkin karena ada trauma dibeberapa kejadian dulu aku tidak seaktif dulu dalam memberikan komentar. Paling dalam sebauh novel aku hanya memberikan 1 kali komentar saja. Itupun aku batasi hanya khusus untuk cerita itu sendiri. Tetapi aku rajin sekali membaca komentar-komentar yang diberikan teman-teman disana.

Karena kesukaan aku membaca komentar-komentar itu sedikit banyak aku tahu nama-nama teman yang rajin memberikan komentar. Dan diantaranya ada yang sangat aku suka komentar-komentar yang dia berikan. Entah untuk komentar lucu ataupun komentar iseng. Kemudian dari isengnya aku memperhatikan itu aku kemudian mencoba menfollow beberapa nama-nama teman disana. Dan ada 1 atau 2 orang yang memfollow back, yang akhirnya yang memperkenalkan aku dengan penulis blog bernama SHIN HAIDO.

Awalnya aku mengira SHIN HAIDO itu adalah nama salah satu Aktor asal Korea yang mempunyai blog untuk para fans setianya untuk bisa berkomunikasi dengannya, dan mempostingkan cerita tentang kehidupan kesehariannya sebagai seorang aktor. Seperti penulis Raditya Dika yang suka memposting cerita diblog. Ditambah lagi dengan foto aktor Korea yang mencolok sebagai PP akun twitter tersebut. Aku iseng-iseng mencoba mencari nama Shin Haido di twitter dan ternyata aku sedikit terkejut karena aktor itu bisa berbahasa Indonesia. Tetapi karena aku lumayan kritis aku membaca beberapa tweet yang ada di akun itu. ternyata kebanyakan tweet itu berisi tentang cerita diblog. Lalu rasa penasaranku timbul ingin melihat blog myowndramastory itu seperti apa.

Kemudian aku mengklik blog yang ada di Avatar twitter, dan ternyata aku menemukan sebuah harta karun baru dimana aku bisa menemukan banyak sekali surga cerita. Secara sekilas aku membuka satu-satu cerbung yang ada tetapi tidak semua karena ternyata cerita-cerita yang telah diposting amat sangat banyak. Atas inisiatif pribadi aku memfollow twitter akun Shin Haido sekaligus meminta izin untuk membaca cerita. Dan ternyata aku difollow back sama Shin Haido.

Awalnya aku bingung harus bagaimana menyapa, karena di foto PP twitter dan blog Shin Haido adalah laki-laki tetapi aku sedikit aneh karena beberapa teman menyapa dengan panggilan mba yang artinya perempuan. Tetapi akhirnya aku memutuskan untuk ikut menyapa seperti teman-teman dengan sapaan mba. Dan untungnya aku tidak salah. Atas inisiatif pribadi aku menyapa lewat buku tamu yang ada diblog, sebagai layaknya seorang pengunjung baru.

Dan aku sangat serprise ternyata mba Shin Haido ternyata seorang yang amat sangat ramah dan welcome terhadapku. Jujur awalnya aku agak takut-takut berkunjung secara lancang, tetapi mendapatkan respon yang amat sangat positif tentu amat sangat mengembirakan buatku. Dimulailah aku membaca 1 atau 2 cerita sekaligus tetapi karena amat sangat banyak ceritanya aku terpaksa mencicilnya satu persatu. Tetapi tetap saja aku tertinggal, karena mba Shin Haido secara rutin memposting cerita bersambung yang baru. Yang mana semua ceritanya amat sangat menarik hatiku. Dengan amat sangat terpaksa cerita-cerita cerbung lama aku tinggalkan dulu dibelakang dan aku fokuskan dengan postingan-postingan cerita yang baru.

Perkenalan aku akan  cerita-cerita yang ditulis oleh mba Shin dimulai dari cerbung “Lu Tu Musuh Gw Cong” yang mana membuat aku akhirnya jatuh cinta dan kecanduan dengan cerbung-cerbung mba Shin. Cerita cinta yang kocak dan ditulis secara sederhana dan apa adanya amat sangat menarik hatiku. Membuat greget hatiku saat membaca kisah Neng dan Dr. Liam. Kemudian aku amat sangat terkejut dengan beberapa potingan cerbung yang ditulis mba Shin diblog. Yang menurutku amat sangat unik. Kenapa? Karena mba Shin sangat amat pandai meramu cerita sesuai genre yang ditampilkan. Misalnya, cerbung yang setting ceritanya tentang Korea, mba Shin bener-bener bisa memvisualisasikan cerita seperti drama korea yang banyak beredar saat ini. Cerbung yang bersetting Indonesia, mba Shin memvisualisasikannya dengan amat sangat sederhana, mendetil dan membumi. Cerbung bersetting Barat, mba Shin memvisualisasikannya bener-bener seperti novel terjemahan dan seperti drama sejenis Frends, Sex in City, dsb

Pokoknya menurutku mba Shin itu ibarat makanan sudah Sangat Komplit. Jago dalam menulis, dan meramu cerita memikat hati plus ramah dan baik hati. Mba Shin tidak segan-segan menerima ide-ide kreatif teman-teman yang mau memposting cerita, bahkan dengan suka cita menyediakan media untuk teman-teman mau berkarya dengan ide Brilian mengajak teman membuat cerita-cerita singkat yang bertema-tema unik. Bahkan mau ikut terlibat dalam proyek-proyek cerita teman-teman. Mau menerima dan memberikan masukan kesesama teman-teman diblog untuk memajukan atau mengasah bakat menulis mereka. Two Time Up buat mba SHIN HAIDO pokoknya dah wkwkwk J

Mba Shin melalu cerita ini, aku juga ingin meminta maaf apabila selama aku berkunjung diblog mba ada salah ucap dan kelakuanku yang tidak berkenan dihati. Maaf kan apabila aku jarang memberikan komentar-komentar atau lebih tepatnya SILENT  READER. Itu memang sengaja aku lakukan karena aku tidak ingin kejadian-kejadian yang pernah aku alami dulu  terulang lagi. Aku sangat takut apabila nantinya aku menyinggung atau hilap kata yang nanti bisa menyakiti hati mba Shin, padahal jujur dengan hati terdalam aku sangat senang bisa bermain dan membaca cerita diblog mba. Sekaligus aku ingin mengucapkan banyak terima kasih karena memperbolehkan aku untuk membaca cerita karya-karya mba diblog-blog mba yang banyak itu. semoga mba tidak bosan menerima kehadiranku disana. Terima kasih ya mba J  *hug & Kiss :*


10 comments:

  1. aq kash nilai 8 buat ceritanya..

    panjang yah hehe..
    cerita dari ketemu sama author gaje yg sombong sampei ketemu sama author baik hati yg kadang2 eror.
    *melirik ke mb shin..

    bnyk pengalaman bnyk pelajaran yg dapat diambil kan?
    g semua orang suka dgn kritikan..
    tpi kmu jangan minder teruz mash bnyk ko author yg baik ky mb shin n reader yg imut ky aq.
    *wink :-P

    ReplyDelete
  2. 9.

    Ini bnr2 sebuah kisah pengenalan yg detail2nya. Krg lbh pengenalanku jg sama spt ini. Cm minus author yg sengek gk trm dikritik. Malah yg ada aku dikomplain fans author yg bukunya kuksh cm 2 ato 3 bintang.

    ReplyDelete
  3. pukpuk... Tnang aja mb chin author yg baek ko... Q ksh nlai 8,5

    ReplyDelete
  4. ​​Ђм(.̮)Mmm˚°◦º kasi nilai 9
    Miris jg bacanya..
    Puk2 linda, ampe sgtunya si authornya ampe blacklist n nyruh left..kejam2
    Orang yg aneh menurut aq mereka tuh..
    Yg penting skrg di terima dg baik sama mba cin,cemamat *peyuk
    Aq sih kenal author baik2 smua (secara crita2 mereka aj yg aq baca n kenal mereka)xixiixixixi
    Klo aq kenal mba cin dlu baru baca crita2nya(awalnya g+)sekitar bulan 10 taun 2012(klo G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ salah)krna sring liat mba cin posting d g+ jd aj eke penasaran ampe melahap smua critanya...hehehehe
    Pokoknye TOP martkoTOP smua critanya, slalu d nanti

    ReplyDelete
  5. AKU KASIH NILAI 10!
    Kenapa? Soalnya kakak tuh rendah hati banget. Baik, dan sangat menghargai orang. Udah jarang banget loh, orang yang sifatnya kayak kakak :)
    Awal cerita, aku ketawa2 mulu bacanya, soalnya lucu :D
    Pas ke tengah-tengah agak sedih dan miris. Dan ketika sampai di akhir, aku yakin kakak adalah orang yang jujur. Karena menurut penilaianku, cerita kakak tentang kak Shin sangat tulus. ;)
    GOODLUCK!

    ReplyDelete
  6. Nilai 9 Suka bacanya, gaya penyampain cerita polos#tauajambakshinblognyapolossemua#. Pertama kesannya serius tp terselip kelucuan yg bikin ketawa mungkin saking polosnya si author sampe shock jg ada pengusiran dr blog sampe gregetan #gaptekgakgitujgkali#, sampe akhir nya happy ending tuk authornya yang menemukan mbak shin, eh salah maksudnya myowndramastory#dikira'gxg'..plak#. Seemmaangat.

    ReplyDelete
  7. panjang yahhh,,,,,, hohohoh
    widihhh,,, smoga aku gk nmuin penulis yg seperti itu,,, Tapi jujur sih,, perjuangan mbak linda ini nemuin sibalita unyu n kece myowndramastory ku ancungi jempol,,, jujur lagi nihh,,,, nemuin author kayak mbak shin yang ramah tamah begini susahh,,,, aku ajah yg komentnya dibalas langsung ama mbak shin kegirangan jejingkrakan,,,, kayak ketemu idola di depan mata,,,, eh bneran tapi mbak shin pehulis favoriteku loh *kode-kode mbak shin*
    Aku kasih 9,5 buat mbak linda dehh,,,

    ReplyDelete
  8. 10 driku :D
    Gaya pnulisanny ringan, tdk brlebihan, dan mudah dimengerti :)

    ReplyDelete
  9. "kadang dunia maya emang lbh kejam dari dunia nyata" 9 buat cerita ini :) *JAYA TRS MYOWN

    ReplyDelete
  10. OK.... nilai sudah masuk database... dan akan segera dikalkulasi :D terima kasih untuk semua komentator dan penilai.... Tunggu pengumumannya nanti malam ya (mau itung-itung dulu pake kalkulator)

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.