"Let's Cry And Laugh In The Name Of Drama. Here I Present Us The Drama From The Bottom Of My Heart. I Wish You An Enjoyment Journey Within The Drama-Story"

"karena tanpamu, aku tak bernyawa" VE


Saturday, February 13, 2016

Hai, dear lovely Readers...



Halo semuanya yang masih setia mampir ke sini untuk membaca kembali ataupun yang baru berjumpa dengan blog myowndramastory, apa kabarnya semua? 

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kapan nih cerita-cerita di sini akan dilanjutkan (di-tamat-kan), atau kenapa sih penulisnya gak bikin cerita baru lagi, dan berbagai pertanyaan lain yang mungkin terbersit saat teman-teman mampir ke sini, dan bahkan menyibukan diri untuk sekedar mengirim email ke email penulis. 

Well... saya hanya bisa mengucapkan terima kasih untuk perhatian dan penghargaannya. Namun apa daya saya sendiri sudah merasa tidak ingin menulis lagi. Keinginan itu sudah jauh terpendam mungkin karena belum menemukan sebuah kekuatan ataupun passion untuk menuliskan khayalan yang masih terpenggal itu untuk menjadikannya lengkap. 


Saya tentu juga menyayangkan hal itu. Karena pada saat menulis, saya bisa mengungkapkan banyak hal di dalam hasil tulis itu. Baik itu berupa cerita, buah pikiran, imajinasi, ataupun hal-hal yang bisa dipetik hikmahnya oleh pembaca. 

Tapi kadang kala ketika suatu hal sudah tidak bisa dinikmati lagi, hasil yang tercipta (apabila tetap dipaksakan untuk dilakukan) tidak akan memberikan sesuatu yang memuaskan. Bahkan bisa dikata, hasilnya sama sekali tidak mampu menceritakan sebuah kisah sebagaimana pantasnya kisah itu diceritakan. Sehingga saya merasa sangat tidak adil bagi kisah itu dan tokoh-tokoh di dalamnya apabila saya memaksakan cerita yang terpaksakan itu kepada mereka. 

Hei... saya memang menganggap tokoh-tokoh itu hidup walau hanya di dalam khayalan belaka. Tapi kalian juga merasakannya, bukan? Saat dimana hati menjadi berat ketika ikut bergabung di dalam dunia sebuah kisah, melihat kesedihan, bahagia melihat keindahan... karena mereka memang hidup, dan kita semualah yang menghidupkan mereka di dalam hati dan khayalan kita. 


Hingga hari ini, detik ini... saya belum sanggup memberikan sebuah akhir yang pantas untuk mereka sehingga saya menunda dan entah kapan mungkin penantian itu berakhir. Hingga hari itu tiba, saya hanya berharap para pembaca yang telah setia selama ini masih menyisakan ruang walau setitik bagi kedatangan akhir itu. 

Salam 


Shin Haido 

p.s I read the emails, but maybe I won't reply it as soon as possible. I'm totally tired of writing.... 

6 comments:

  1. Smangat mbak Shin, slalu d nanti karyanya, moga scpatnya kembali.

    ReplyDelete
  2. Mbak aku sudah hampir 2 bulan ingin memesan novel mbak tapi kok belum dubalas-balas ya? Hehe terimakasih

    ReplyDelete
  3. Saya salah satu penggemar karya2 Mbak Shin. Terima kasih ya Mbak atas karya2 luar biasa dari Mbak yang sudah sy baca.he..he...
    Semangat ya Mbak Shin. Kami tunggu karya2 Mbak selanjutnya.

    Warm Hug.

    ReplyDelete
  4. Saya salah satu penggemar karya2 Mbak Shin. Terima kasih ya Mbak atas karya2 luar biasa dari Mbak yang sudah sy baca.he..he...
    Semangat ya Mbak Shin. Kami tunggu karya2 Mbak selanjutnya.

    Warm Hug.

    ReplyDelete
  5. Saya... Saya... Sesak dada ini mba shin. Tapi mau bagaimana lagi. Saya setia menunggu. 😢

    ReplyDelete

Silahkan Tinggalkan Komentarmu.